<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505</id><updated>2012-02-16T20:32:15.635-08:00</updated><category term='Bugil'/><category term='aids'/><category term='dosen'/><category term='Artis Film Porno'/><category term='ABG'/><category term='Perawan'/><category term='Bule'/><category term='Kondom'/><category term='Om om'/><category term='Alat Kelamin'/><category term='Artikel'/><category term='Mahasiswa'/><category term='Foto'/><category term='Penyakit Kelamin'/><category term='Mahasiswi'/><category term='Janda'/><category term='Story'/><category term='Dr Boyke'/><category term='Gadis'/><category term='Pesta Seks'/><category term='Seks'/><category term='Konsultasi'/><category term='Eropa'/><category term='Bali'/><category term='Inggris'/><category term='Jepang'/><category term='Pemerkosaan'/><category term='Pelacur'/><category term='SMA'/><category term='Selingkuh'/><category term='Kisah 1001 Malam Abunawas'/><category term='Malam Pertama'/><category term='singapore'/><category term='Adik Kakak'/><category term='ML'/><category term='Tante'/><category term='India'/><category term='Guru'/><category term='Prancis'/><category term='Italia'/><title type='text'>Kumpulan Cerita 17 Tahun ML alias mau lagi</title><subtitle type='html'>Just for Fun</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>158</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2157202591361853830</id><published>2009-11-19T23:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T23:12:02.421-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><title type='text'>Mau Lagi ??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dfKed8Kbe-c/SwZBHHOX_sI/AAAAAAAAAAU/c6OlxdGv6v4/s1600/breasr-cancer-791552.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 144px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dfKed8Kbe-c/SwZBHHOX_sI/AAAAAAAAAAU/c6OlxdGv6v4/s200/breasr-cancer-791552.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406079993159089858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2157202591361853830?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2157202591361853830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2157202591361853830' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2157202591361853830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2157202591361853830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2009/11/mau-lagi.html' title='Mau Lagi ??'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dfKed8Kbe-c/SwZBHHOX_sI/AAAAAAAAAAU/c6OlxdGv6v4/s72-c/breasr-cancer-791552.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2799012088497286375</id><published>2009-11-19T22:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T23:01:47.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ML'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adik Kakak'/><title type='text'>ML dengan Adik Ipar</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://koleksi-cerita-dewasa.blogspot.com/2007/11/ml-dengan-adik-ipar.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;Usiaku sudah hampir mencapai kepala tiga, ya... sekitar 2 tahunan lagi lah. Aku tinggal bersama mertuaku yang sudah lama ditinggal mati suaminya akibat penyakit yang dideritanya. Dari itu istriku berharap aku tinggal di rumah supaya kami tetap berkumpul sebagai keluarga tidak terpisah. Di rumah itu kami tinggal 6 orang, ironisnya hanya aku dan anak laki-lakiku yang berumur 1 tahun berjenis kelamin cowok di rumah tersebut, lainnya cewek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... begini nih ceritanya.&lt;br /&gt;Awal September lalu aku tidak berkerja lagi karena mengundurkan diri. Hari-hari kuhabiskan di rumah bersama anakku, maklumlah ketika aku bekerja jarang sekali aku dekat dengan anakku tersebut. Hari demi hari kulalui tanpa ada ketakutan untuk stok kebutuhan bakal akan habis, aku cuek saja bahkan aku semakin terbuai dengan kemalasanku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pagi sekitar pukul 8 wib, baru aku terbangun dari tidur. Kulihat anak dan istriku tidak ada disamping, ah... mungkin lagi di beranda cetusku dalam hati. Saat aku mau turun dari tempat tidur terdengar suara jeritan tangis anakku menuju arah pintu. seketika itu pula pintu kamar terbuka dengan tergesanya. Oh... ternyata dia bersama tantenya Liza yang tak lain adalah adik iparku, rupanya anakku tersebut lagi pipis dicelana. Liza mengganti celana anakku, "Kemana mamanya, Za...?" tanyaku. "Lagi ke pasar Bang" jawabnya "Emang gak diberi tau, ya?" timpalnya lagi. Aku melihat Liza pagi itu agak salah tingkah, sebentar dia meihat kearah bawah selimut dan kemudian salah memakaikan celana anakku.&lt;br /&gt;"Kenapa kamu?" tanyaku heran " Anu bang..." sambil melihat kembali ke bawah.&lt;br /&gt;"Oh... maaf ya, Za?" terkejut aku, rupanya selimut yang kupakai tidur sudah melorot setengah pahaku tanpa kusadari, aku lagi bugil. Hmmm... tadi malam abis tempur sama sang istri hingga aku kelelahan dan lupa memakai celana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, Liza hanya tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir "Abis tempur ya, Bang. Mau dong..." Katanya tanpa ragu "Haaa..." Kontan aja aku terkejut mendengar pernyataan itu. Malah kini aku jadi salah tingkah dan berkeringat dingin dan bergegas ke toilet kamarku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari setelah mengingat pernyataan Liza kemarin pagi, aku tidak habis pikir kenapa dia bisa berkata seperti itu. Setahu aku tuh anak paling sopan tidak banyak bicara dan jarang bergaul. Ah... masa bodoh lah, kalau ada kesempatan seperti itu lagi aku tidak akan menyia-nyiakannya. Gimana gak aku sia-siakan, Tuh anak mempunyai badan yang sangat seksi, Kulit sawo matang, rambut lurus panjang. Bukannya sok bangga, dia persis kayak bintang film dan artis sinetron Luna Maya. Kembali momen yang kutunggu-tunggu datang, ketika itu rumah kami lagi sepi-sepinya. Istri, anak dan mertuaku pergi arisan ke tempat keluarga almahrum mertua laki sedangkan iparku satu lagi pas kuliah. Hanya aku dan Liza di rumah. Sewaktu itu aku ke kamar mandi belakang untuk urusan "saluran air", aku berpapasan dengan Liza yang baru selesai mandi. Wow, dia hanya menggunakan handuk menutupi buah dada dan separuh pahanya. Dia tersenyum akupun tersenyum, seperti mengisyaratkan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi aku menyalurkan hajat tiba-tiba pintu kamar mandi ada yang menggedor.&lt;br /&gt;"Siapa?" tanyaku&lt;br /&gt;"Duhhhh... kan cuma kita berdua di rumah ini, bang" jawabnya.&lt;br /&gt;"Oh iya, ada apa, Za...?" tanyaku lagi&lt;br /&gt;"Bang, lampu di kamar aku mati tuh"&lt;br /&gt;"Cepatan dong!!"&lt;br /&gt;"Oo... iya, bentar ya" balasku sambil mengkancingkan celana dan bergegas ke kamar Liza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membawa kursi plastik untuk pijakan supaya aku dapat meraih lampu yang dimaksud.&lt;br /&gt;"Za, kamu pegangin nih kursi ya?" perintahku "OK, bang" balasnya.&lt;br /&gt;"Kok kamu belum pake baju?" tanyaku heran.&lt;br /&gt;"Abisnya agak gelap, bang?"&lt;br /&gt;"ooo...!?"&lt;br /&gt;Aku berusaha meraih lampu di atasku. Tiba-tiba saja entah bagaimana kursi plastik yang ku injak oleng ke arah Liza. Dan... braaak aku jatuh ke ranjang, aku menghimpit Liza.&lt;br /&gt;"Ou...ou..." apa yang terjadi. Handuk yang menutupi bagian atas tubuhnya terbuka.&lt;br /&gt;"Maaf, Za"&lt;br /&gt;"Gak apa-apa bang"&lt;br /&gt;Anehnya Liza tidak segera menutup handuk tersebut aku masih berada diatas tubuhnya, malahan dia tersenyum kepadaku. Melihat hal seperti itu, aku yakin dia merespon. Kontan aja barangku tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami saling bertatap muka, entah energi apa mengalir ditubuh kami,&lt;br /&gt;dengan berani kucium bibirnya, Liza hanya terdiam dan tidak membalas.&lt;br /&gt;"Kok kamu diam?"&lt;br /&gt;"Ehmm... malu, Bang"&lt;br /&gt;Aku tahu dia belum pernah melakukan hal ini. Terus aku melumat bibirnya yang tipis berbelah itu. Lama-kelamaan ia membalas juga, hingga bibir kami saling berpagutan. Kulancarkan serangan demi serangan, dengan bimbinganku Liza mulai terlihat bisa meladeni gempuranku. Gunung kembar miliknya kini menjadi jajalanku, kujilati, kuhisap malah kupelintir dikit.&lt;br /&gt;"Ouhh... sakit, Bang. Tapi enak kok"&lt;br /&gt;"Za... tubuh kamu bagus sekali, sayang... ouhmmm" Sembari aku melanjutkan kebagian perut, pusar dan kini hampir dekat daerah kemaluannya. Liza tidak melarang aku bertindak seperti itu, malah ia semakin gemas menjambak rambutku, sakit emang, tapi aku diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah dan harum memeknya Liza, maklum ia baru saja selesai mandi. Bulu terawat dengan potongan tipis. Kini aku menjulurkan lidahku memasuki liang vaginanya, ku hisap sekuatnya sangkin geramnya aku.&lt;br /&gt;"Adauuu.... sakiiit" tentu saja ia melonjak kesakitan.&lt;br /&gt;"Oh, maaf Za"&lt;br /&gt;"Jangan seperti itu dong" merintih ia&lt;br /&gt;"Ayo lanjutin lagi" pintanya&lt;br /&gt;"Tapi, giliran aku sekarang yang nyerang" aturnya kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhku kini terlentang pasrah. Liza langsung saja menyerang daerah sensitifku, menjilatinya, menghisap dan mengocok dengan mulutnya.&lt;br /&gt;Ohhh... Za, enak kali sayang, ah...?" kalau yang ini entah ia pelajari&lt;br /&gt;dari mana, masa bodo ahh...!!&lt;br /&gt;"Duh, gede amat barang mu, Bang"&lt;br /&gt;"Ohhh...."&lt;br /&gt;"Bang, Liza sudah tidak tahan, nih... masukin kontol mu, ya Bang"&lt;br /&gt;"Terserah kamu sayang, abang juga tidak tahan" Liza kini mengambil posisi duduk di atas tepat agak ke bawah perut ku. Ia mulai memegang kemaluanku dan mengarahkannya ke lubang memeknya. semula agak sulit, tapi setelah ia melumat dan membasahinya kembali baru agak sedikit gampang masuknya.&lt;br /&gt;"Ouuu...ahhhhh...." blessss... seluruh kemaluanku amblas di dalam goa kenikmatan milik Liza.&lt;br /&gt;"Aduuuh, Baaaang..... akhhhhh" Liza mulai memompa dengan menopang dadaku. Tidak hanya memompa kini ia mulai dengan gerakan maju mundur sambil meremas-remas payu daranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut menjadi perhatianku, aku tidak mau dia menikmatinya sendiri. Sambil bergoyang aku mengambil posisi duduk, mukaku sudah menghadap payudaranya. Liza semakin histeris setelah kujilati kembali gunung indahnya.&lt;br /&gt;"Akhhhh... aku sudah tidak tahan, bang. Mau keluar nih.&lt;br /&gt;Ahhh... ahhh... ouhhh"&lt;br /&gt;"Jangan dulu Za, tahan ya bentar" hanya sekali balik kini aku sudah berada diatas tubuh Liza, genjotan demi genjotan kulesakkan ke memeknya. Liza terjerit-jerit kesakitan sambil menekan pantatku dengan kedua tumit kakinya, seolah kurang dalam lagi kulesakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ampuuuun... ahhhh... ahhhh... trus, Bang"&lt;br /&gt;"Baaang... goyangnya cepatin lagi, ahhhh... dah mau keluar nih"&lt;br /&gt;Liza tidak hanya merintih tapi kini sudah menarik rambut dan meremas tubuhku.&lt;br /&gt;"Oughhhhh... abang juga mau keluar, Za" kugoyang semangkin cepat, cepat dan sangat cepat hingga jeritku dan jerit Liza membana di ruang kamar.&lt;br /&gt;Erangang panjang kami sudah mulai menampakan akhir pertandingan ini.&lt;br /&gt;"Akkhhhhhh..... ouughhhhh.... ouhhhhhh"&lt;br /&gt;"Enak, Baaaangg...."&lt;br /&gt;"Iya sayang.... ehmmmmmm" kutumpahkan spermaku seluruhnya ke dalam vagina Liza dan setelah itu ku sodorkan kontol ke mulutnya, kuminta ia agar membersihkannya.&lt;br /&gt;"mmmmmmuaaachhhhh..." dikecupnya kontolku setelah dibersihkannya dan itu pertanda permainan ini berakhir, kamipun tertidur lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan demi kesempatan kami lakukan, baik dirumah, kamar mandi, di hotel bahkan ketika sambil menggendongku anakku, ketika itu di ruang tamu. Dimanapu Liza siap dan dimanapun aku siap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2799012088497286375?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2799012088497286375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2799012088497286375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2799012088497286375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2799012088497286375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2009/11/ml-dengan-adik-ipar.html' title='ML dengan Adik Ipar'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2415374996346484917</id><published>2008-10-12T13:17:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:18:22.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Seks Selama Hamil</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Seks Selama Hamil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Boyke yang baik, Dok, istri saya positif hamil. Saya sangat bersyukur karena kami sudah menunggu sejak dua tahun lalu. Tapi masalahnya, saya ini termasuk orang yang keranjingan seks. Sejak menikah, kami selalu melakukan hubungan seks setiap hari, walau cuma sebentar. Usia istri saya sekarang 24 tahun, sedangkan saya 30 tahun. Istri saya sedang mengandung 2 bulan. Kehamilan istri jelas kami sambut dengan bahagia karena kami akan memiliki momongan hasil buah cinta kasih di antara kami. Pertanyaannya, dok: Bagaimana cara berhubungan seks yang aman agar kandungan istri saya tidak terganggu? Frekuensi berhubungan yang ideal selama istri saya hamil, berapa kali seminggu? Apakah betul, saat kandungan berusia 8-9 bulan, aktivitas seks harus ditingkatkan? Pantangan apa yang tidak boleh dilanggar saat berhubungan agar kehamilan istri saya tidak terganggu? Atas jawabannya, sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Buat Pak Dokter Boyke, sukses ya, Dok! &lt;em&gt;Irwan Hanafie / Petukangan Utara, Jakarta Selatan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya seks selama kehamilan boleh-boleh saja, selama keadaan ibu dan janin sehat. Yang dapat menentukan janin dan ibu sehat adalah dokter atau bidan yang merawat selama ibu hamil. Posisi hubungan seks yang aman adalah wanita di atas (female superior) atau pria dari belakang (dog position). Seks yang sehat adalah 1-4 kali per minggu, baik pada wanita sedang hamil ataupun tidak. Hubungan seks saat kandungan memasuki usia 8-9 bulan tidak perlu ditingkatkan. Melakukan 1-4 kali per minggu cukup sehat. Pantangan yang dilarang dalam hubungan seks selama hamil adalah berlaku terlalu kasar, misalnya, menggunakan alat bantu seks yang dimasukkan ke dalam vagina, dan lain-lain. Hal itu sebaiknya tidak dilakukan untuk menghindari luka inveksi pada liang vagina dan keguguran pada jabang bayi. Ok.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2415374996346484917?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2415374996346484917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2415374996346484917' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2415374996346484917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2415374996346484917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_4128.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Seks Selama Hamil'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-305783241264067328</id><published>2008-10-12T13:16:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:17:33.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Cinta dan Keperawanan</title><content type='html'>Cinta dan Keperawanan&lt;br /&gt;Salam hangat untuk dokter Boyke… Saya pria berusia 29 tahun. Dalam waktu 6 bulan lagi saya akan menikah. Calon istri saya berniat melakukan pemeriksaan yang berhubungan dengan organ reproduksi. Apakah saya juga perlu melakukan hal yang sama? Kalau ya, pemeriksaan apa saja yang sebaiknya saya jalani? Dok, boleh tanya yang agak “aneh” kan? Apakah keperawanan itu hanya bisa dibuktikan lewat darah yang keluar saat pertama kali berhubungan badan? Bila tidak ada darah, apakah ada ciri lain yang menandakan pasangan hidup saya itu masih perawan? Kata sejumlah kawan, vagina yang masih seret itu menandakan perempuan bersangkutan masih perawan, benarkah? Tanpa bermaksud tak percaya dengan istri, saya hanya ingin tahu saja akan hal-hal yang akan saya hadapi tak lama lagi. Terima kasih banyak, Dok… Rudi Djamil / By Email&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Merupakan hal yang positif bagi Anda dan calon istri untuk melakukan pre-marital check up. Pemeriksaan ini dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada anak yang dilahirkan kelak ataupun pada kesehatan pasangan. Seorang calon suami yang menderita sifilis, selain menularkan penyakit tersebut pada pasangan juga dapat menggangu janin di dalam kandungan pasangan. Janin yang dikandungnya kelak akan mengalami kecacatan atau keguguran. Biasanya check up meliputi pemeriksaan organ reproduksi dan laboratorium darah. Hanya 65% wanita mengalami pendarahan vagina pada senggama pertama, sedangkan 35%-nya tidak berdarah karena mungkin robeknya selaput dara pada tempat yang tidak ada pembuluh darahnya, atau karena memiliki selaput dara yang elastis. Ciri-ciri seseorang masih perawan hanya bisa dilihat dari selaput daranya oleh dokter. Sebenarnya makna suatu perkawinan tak tergantung pada selaput dara, tetapi pada cinta Anda kepada pasangan calon istri atau sebaliknya. Kalau Anda memang cinta pada calon istri, Anda harus mau menerima pasangan Anda itu seperti apa adanya. Seret tidaknya vagina tidak menentukan seorang wanita masih perawan atau tidak. Ok, selamat melangsungkan perkawinan.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-305783241264067328?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/305783241264067328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=305783241264067328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/305783241264067328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/305783241264067328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_7388.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Cinta dan Keperawanan'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8783658408795882251</id><published>2008-10-12T13:15:00.002-07:00</published><updated>2008-10-12T13:16:36.917-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Asap Rokok Hambat Kehamilan</title><content type='html'>Asap Rokok Hambat Kehamilan&lt;br /&gt;Dokter Boyke…. Saya perempuan berusia 29 tahun. Dalam satu tahun terakhir ini, saya dilanda kecemasan karena tak kunjung hamil setelah 3 tahun usia perkawinan. Terus terang, saya memang perempuan karier dengan jabatan cukup tinggi di sebuah perusahaan dan juga perokok berat. Saya mulai merokok saat masih duduk di bangku kuliah dan makin parah hingga saat ini. Sehari saya bisa menghabiskan 3 bungkus rokok jenis mild. Aktivitas seksual kami tidak ada masalah, bahkan boleh dibilang cukup “hot” karena kami melakukannya rata-rata 3 kali seminggu dengan kualitas hubungan yang luar biasa. Artinya, kami berdua sama-sama selalu bisa mencapai puncak. Namun, sebagai pasangan suami istri, kami tentu juga ingin mempunyai keturunan. Apakah ketidaksuburan ini disebabkan oleh kebiasaan saya yang suka merokok? Ataukan, karena faktor suami yang juga suka merokok? Apakah saya harus benar-benar berhenti merokok atau cukup mengurangi saja? Apakah suami juga harus berhenti merokok? Kalau boleh tahu, zat apa sih yang terkandung dalam rokok, khususnya yang menyebabkan kemandulan? Selain berhenti merokok, apa yang harus saya lakukan agar saya bisa hamil? Apakah ada vitamin khusus untuk meningkatkan kesuburan saya maupun suami? Dari banyak pengalaman pasangan suami istri lainnya yang perokok, apakah berhenti merokok benar-benar bisa memperbaiki tingkat kesuburan seseorang? Putri Ananda / Petukangan Utara, Jaksel&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Sudah jelas tertulis dalam pernyataan bahaya merokok pada iklan maupun bungkus rokok bahwa rokok dapat menyebabkan kanker, impotensi dan kemandulan. Oleh karena itu jika ingin cepat hamil, baik suami maupun istri harus berhenti merokok. Suami yang merokok dapat menjadikan istrinya perokok pasif dan menimbulkan kesulitan hamil juga, bahkan jika wanita tersebut bisa hamil, janinnya dalam kandungan akan mengalami pertumbuhan yang terhambat. Zat-zat yang terkandung dalam rokok yang membahayakan tubuh adalah nikotin, tar, gas CO dan ratusan zat berbahaya lainnya. Beberapa ahli bahkan mengumpamakan seorang perokok sama dengan bernafas dengan hidung ditaruh pada knalpot mobil yang dinyalakan. Selain berhenti merokok, mengonsumsi makanan bergizi, berolah raga, memanaj stres yang ada, dapat meningkatkan kesuburan suami dan istri.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8783658408795882251?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8783658408795882251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8783658408795882251' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8783658408795882251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8783658408795882251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_3107.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Asap Rokok Hambat Kehamilan'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1948186428691485739</id><published>2008-10-12T13:15:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T13:15:47.613-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Tips Kencangkan Otot Vagina</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Tips Kencangkan Otot Vagina&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Boyke yang terhormat…. Dok, saya ibu rumah tangga dengan tiga anak yang masih kecil-kecil, masing-masing berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun. Saya berbahagia sekali memiliki buah hati tersebut karena mereka lucu-lucu, menggemaskan, dan pandai berbicara. Kehadiran mereka menjadi teman yang tidak membosankan selama menunggu suami pulang kerja. Tetapi satu hal yang kini mencemaskan saya adalah bentuk vagina saya sepertinya sudah tidak seksi lagi dan karenanya rasa sensasi ketika making love (ML) dengan suami jadi jauh berkurang. Saya susah mencapai orgasme. Akhirnya saya jadi tak terlalu bersemangat bermesraan dengan suami. Saya malah merasa lebih asyik bersua dan bercanda dengan anak-anak. Dok, apa yang harus saya lakukan agar bentuk vagina saya bisa seperti dulu lagi? Apakah saya harus melakukan operasi vagina agar “menciut” lagi? Adakah cara lain, tanpa perlu melakukan operasi? Dok, saya sering mendengar iklan produk yang katanya bisa merapatkan vagina yang sudah kendor, apakah klaim itu benar? Apakah vagina akan semakin kendor bila kita tidak melakukan tindakan perbaikan? Apakah kasus yang saya alami ini biasa terjadi pada perempuan lain yang telah melahirkan 4 anak? Apakah usaha perbaikan ini tidak terlambat, mengingat usia saya sudah 39 tahun? &lt;em&gt;Ratna Wulandari by email&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Iklan-iklan memperbaiki bentuk vagina melalui krim-krim tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Lebih baik mengikuti senam otot-otot panggul pada masa nifas dan setelah melahirkan. Hal tersebut telah terbukti dapat mengembalikan kekencangan otot vagina. Pada umumnya wanita yang melahirkan secara normal mengalami perubahan vaginanya. Jadi, hal ini merupakan hal yang umum saja. Sudah diteliti bahwa senam kegel dapat mengembalikan sensasi yang hilang setelah melahirkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1948186428691485739?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1948186428691485739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1948186428691485739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1948186428691485739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1948186428691485739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_7639.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Tips Kencangkan Otot Vagina'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-7409916239775018964</id><published>2008-10-12T13:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:15:05.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Jakun dan Disfungsi Ereksi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Jakun dan Disfungsi Ereksi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Boyke yang terhormat Kenalkan nama saya Aprianto, pria berusia 22 tahun. Dok saya punya masalah dengan jakun, yaitu tidak menonjol seperti teman-teman pria lainnya. Padahal, tubuh saya kurus. Dari info yang saya dengar dari teman-teman, pria yang jakunnya tidak nongol seperti saya, kemampuan seksnya tidak kuat. Katanya saya memiliki kecenderungan untuk menjadi seorang perempuan. Apakah info itu benar? Apa yang harus saya lakukan agar leher saya berjakun seperti pria kebanyakan. Sebenarnya apakah fungsi jakun itu? Apakah saya harus operasi untuk mendapatkan jakun? Treatment apa yang saya harus lakukan…dok? Dok, teman saya pernah mengeluh katanya ia akhir-akhir ini sering mengalami kesulitan dalam berhubungan seksual dengan istrinya. Apakah keluhan itu akibat stress yang dialaminya akibat beban kerjanya yang begitu banyak. Karena saya tidak mengerti tentang seks, saya katakan untuk rajin berolahraga untuk meningkatkan staminanya. Usaha itu katanya sudah dilakukan, tetapi kok tidak pengaruh ya? Apakah ada cara lain dok? Saya lihat wajahnya tidak lagi sumringah seperti dulu-dulu…. &lt;em&gt;Aprianto / Kebayoran Baru, Jakarta Selatan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan jakun memang dikaitkan dengan adanya perkembangan seks sekunder pada pria, di samping perubahan suara, tumbuhnya rambut/kumis serta adanya mimpi basah pada saat pubertas. Pertumbuhan jakun tidak dikaitkan dengan kemampuan seks. Yang jelas, jakun itu pasti tumbuh hanya mungkin tidak terlalu menonjol. Seperti juga kumis tidak selalu setiap laki-laki tumbuhnya lebat. Fungsi jakun sebenarnya hanya dikaitkan dengan tanda seks sekunder saja, tidak ada fungsi yang khusus. Jadi tidak perlu cemas, selama fungsi ereksi dan ejakulasi anda masih normal, semua akan berjalan baik-baik saja. Mengenai temanmu itu, ia nampaknya mengalami disfungsi ereksi, di mana salah satu penyebabnya adalah stress dan kelelahan. Beban pekerjaan yang menumpuk selain mengakibatkan kelelahan, juga timbul stress yang berkepanjangan. Apalagi jika di tambah dia tidak berolah raga, tubuhnya gemuk, mempunyai kebiasaan merokok dan minum minuman keras, maka semua faktor tersebut memperburuk kemampuan ereksinya. Anjuran anda agar ia berolah raga sudah tepat, karena tubuh yang bugar akan membuat seksnya menjadi bugar. Namun, jika faktor stressnya tidak teratasi, tetap saja akan terjadi disfungsi ereksi. Saran saya, coba anjurkan ia untuk berkonsultasi dengan konsultan seks untuk diobati, karena selain stress, beberapa penyakit seperti gula (diabetes melitus), darah tinggi, kelainan pembuluh darah, kelainan syaraf dan gangguan hormon dapat pula menjadi penyebab disfungsi ereksi.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-7409916239775018964?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/7409916239775018964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=7409916239775018964' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7409916239775018964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7409916239775018964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_8671.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Jakun dan Disfungsi Ereksi'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1335881888217470008</id><published>2008-10-12T13:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:14:27.777-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Jumlah Sperma Kurang</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;strong&gt;Jumlah Sperma Kurang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Boyke, Sejak menikah dua tahun lalu, kami belum juga dikarunia keturunan. Setelah berkonsultasi dengan dokter, istri saya dinyatakan normal dan sehat. Masalahnya ada pada saya, yaitu jumlah sperma dibawah rata-rata. Apa maksud informasi ini dok? Padahal, saya tidak punya punya penyakit berat seperti stroke atau jantung. Kalau melihat penampilan saya pun orang tidak akan menyangka saya memiliki sperma dibawah rata-rata, karena tubuh saya proporsional dan terlihat bugar? Mengapa sperma seseorang bisa di bawah rata-rata? Bila kondisinya demikian, apa yang harus saya lakukan dok? Apakah ada cara yang cepat dan tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma? Apakah masalah ini bisa diatasi dengan makanan tertentu atau olahraga tertentu. Sampai jumlah berapa sperma bisa dikatakan diatas ratarata itu. Bagaimana mengetahui kalau sperma saya telah meningkat? Bila kondisinya sudah diatas rata-rata, apa yang saya harus lakukan lagi agar istri saya cepat hamil. Terima kasih banyak atas informasinya. &lt;em&gt;Rudi Ismadi / Ciputat, Tangerang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan sperma dalam membuahi sel telur agar terjadi kehamilan sangat tergantung pada jumlah dan kwalitas sperma. Biasanya dokter akan menilai volume semen (normal 2-5 ml), jumlah sperma (minimal 20-40 juta/ml), gerakan sperma (minimal 60 persen harus mampu bergerak lurus dan cepat) serta bentuk sperma yang normal yang jumlahnya sekitar 80 persen. Penyebab jumlah sperma yang kurang dapat disebabkan oleh karena kelelahan, tidur yang kurang, kegemukan ataupun kebiasaan merokok dan minum minuman keras, serta stress berkepanjangan. Adanya gangguan hormon testosteron, adanya varicocele (pembuluh darah vena di buah zakar), infeksi (misalnya penyakit kelamin), kelainan khromosom dapat menjadi penyebab jumlah sperma yang kurang. Berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), vitamin E (tauge) dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Namun di samping mengalami kehidupan yang sehat, coba berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya. Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan dokter akan memeriksa ulang analisa sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan. Jika jumlah dan kwalitas sperma sudah baik, selama tidak ada gangguan kesehatan reproduksi pada istri, biasanya mudah terjadi kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1335881888217470008?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1335881888217470008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1335881888217470008' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1335881888217470008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1335881888217470008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_5571.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Jumlah Sperma Kurang'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4572439681742615198</id><published>2008-10-12T13:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:13:21.912-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :Sulit Orgasme</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Sulit Orgasme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke sayang … Saya mungkin termasuk seorang istri yang kurang beruntung dalam kehidupan seks kami. Terus terang saja dok, saya jarang sekali mengalami kepuasan setiap kali melakukan senggama bersama suami. Ini karena sikap suami saya, yang entah karena egois atau memang ada kelainan, setiap kali melakukan hubungan seks, ia cepat sekali selesai. Saya belum apa-apa, atau baru mulai “panas”, suami sudah langsung “tancap gas” dan terkesan terburu-buru. Biasanya setelah puas, suami saya langsung tidur mendengkur. Tidak jarang, bahkan langsung membelakangi saya. Hal macam ini sudah berlangsung bertahun-tahun, dan biasanya saya hanya bisa tercenung melihat suami yang sudah terlelap. Akibatnya, saya sering melakukan onani. Beruntung, saya cukup terhibur dengan kehadiran tiga anak perempuan yang cantik-cantik. Kehadiran mereka membuat saya tetap mencintai suami saya. Namun kalau mengingat kehidupan seks kami, saya jadi sedih dan sering uring-uringan sendiri. Bagaimana ini dok? Sebenarnya saya ingin sekali berkomunikasi dengan suami, tapi saya malu dan takut menyinggung perasaannya. Bukankah seorang istri tak pantas menuntut, apalagi menuntut soal yang “satu” itu? Memang, sejauh ini kami hidup berkecukupan karena suami termasuk orang yang terpandang dan sukses dalam karier di sebuah perusahaan BUMN dengan jabatan cukup tinggi pula.&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Mariana S / Cililitan, Jakarta Timur&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mariana di Cililitan, Etika berhubungan seks yang hanya mementingkan diri sendiri dapat mengurangi kualitas hubungan seks dan keharmonisan. Seharusnya, baik suami maupun istri dapat saling memberikan rangsangan seksual yang cukup sehingga pasangan puas. Seorang wanita membutuhkan waktu orgasme lebih lama dibanding pria. Oleh sebab itu, rangsangan-rangsangan pada daerah erogen (peka rangsang) harus diberikan sampai istri menjelang orgasme. Pada saat itu barulah tepat dilakukan penetrasi penis, sehingga orgasme dan ejakulasi dapat dicapai bersama-sama. Setelah dicapai orgasme, suami istri masih tetap melanjutkan rangsangan dan saling memeluk, saling mengucapkan terima kasih atas kenikmatan yang diberikan. Itulah etika seksual yang umum dilakukan. Sebenarnya untuk mengkomunikasikan masalah seks pada suami, mudah saja selama suami dapat berpikiran bahwa hubungan seksual bertujuan untuk kepuasan bersama. Tak perlu takut, sampaikan saja pada saat yang tepat (di tempat tidur) dan cara yang tepat (dengan kata-kata yang lembut, tanpa menyalahkan). ***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4572439681742615198?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4572439681742615198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4572439681742615198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4572439681742615198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4572439681742615198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_9494.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :Sulit Orgasme'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5757107177343885469</id><published>2008-10-12T13:11:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:12:38.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Eksperimen Seks</title><content type='html'>Eksperimen Seks&lt;br /&gt;Yth dr Boyke Sebagai seorang suami yang telah membina rumah tangga selama 10 tahun dengan dua anak, akhir-akhir ini saya senang sekali melakukan eksperimen dalam bersenggama. Terakhir, saya menyukai sekali berhubungan seks dengan posisi berdiri. Dengan begitu, saya merasa lebih nyaman dan bisa mengendalikan diri hingga mampu bertahan lama.Masalahnya, istri saya justru lebih menyukai posisi duduk di atas (menelungkup). Karena, dengan posisi demikian, ia merasa bisa berperan aktif mengatur penetrasi di titik-titik sensitif vaginanya sesuai yang dikehendaki. Oleh sebab itu, setiap kali berhubungan seks, kami biasa menerapkan gaya bersenggama berdiri dan dengan posisi konvensional (istri di bawah saya di atas), atau sebaliknya, saya di bawah istri di atas. Pertanyaan saya, apakah bersenggama dengan posisi berdiri itu normal? Bagaimana pula dengan aneka posisi lainnya, seperti yang pernah saya lihat di gambar-gambar porno? Hanafi Rauf, Tanjung Priok, Jakarta Utara&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Hanafi Rauf di Tanjung Priok Posisi dan variasi seks dilakukan oleh pasangan untuk mengatasi kejenuhan dan kebosanan dalam berhubungan seks. Posisi berdiri yang dilakukan oleh pasutri (pasangan suami istri) merupakan salah satu posisi yang normal. Biasanya memang pasangan pria lebih dapat menahan ejakulasinya. Pada beberapa pria dengan wanita yang mungil, pria memangku si wanita dan posisi ini dikenal dengan posisi “monyet memanjat kelapa”. Pada posisi istri di atas (female superior), istri lebih mudah mencapai orgasme arena — seperti pernah saya jelaskan — titik G-spot (titik orgasme pada wanita) lebih mudah terangsang oleh penis. Melakukan berbagai posisi seperti yang ada di film porno boleh saja, asal tidak mengganggu kesehatan dan norma-norma yang dianut seperti seks saat haid atau sex anal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5757107177343885469?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5757107177343885469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5757107177343885469' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5757107177343885469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5757107177343885469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_2037.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Eksperimen Seks'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4348465563120536734</id><published>2008-10-12T13:10:00.002-07:00</published><updated>2008-10-12T13:11:33.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Premarital Check-Up</title><content type='html'>Premarital Check-Up&lt;br /&gt;Dokter Boyke yang terhormat, Saya karyawati di sebuah bank swasta. Sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan dengan pacar saya, seorang duda bule dari Los Angeles, Amerika Serikat. Pertanyaan saya, mengapa setiap pasangan yang akan menuju jenjang perkawinan sangat dianjurkan memeriksakan kesehatannya ke dokter? Padahal saya sehat, calon suami saya juga begitu. Keluarga kami juga menganjurkan kami memeriksakan kesehatan ke dokter. Jika kami memenuhi anjuran tersebut, apa saja yang akan diperiksa dokter? Apakah soal keperawanan? Terus terang saya memang pernah melakukan hubungan badan dengan pacar pertama saya dulu. Dan hal itu sudah pernah saya kemukakan dengan calon suami bule ini. Ternyata calon suami mengaku senang dengan kejujuran itu. Dia mengatakan ingin menjadi suami saya, bukan didasari soal keperawanan atau bukan, tapi lebih karena ingin beristrikan wanita Indonesia. Suami saya juga menyatakan sehat dan tidak mengidap penyakit menular. Saya jadi penasaran, jangan-jangan anjuran pemeriksaan kesehatan bagi calon pasangan pengantin hanyalah jembatan mengisi kantong-kantong pungli di lembaga yang menangani urusan itu. Rina Ismayantibr / Balikpapan, Kaltim&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Premarital check up memang dianjurkan bagi setiap pasangan yang akan menikah. Bukan selaput dara yang diperiksa, melainkan penyakit yang kemungkinan ditularkan atau diturunkan. Apalagi bila suami Anda seorang “bule”. Beberapa penyakit kelamin yang berbahaya, terutama HIV, clamidia, HSV II akan diperiksa melalui laboratorium, karena di samping dapat menular terhadap pasangan juga dapat menimbulkan kecacatan pada janin, jika pasangan wanita tersebut hamil. Apalagi jika Anda tertular HIV/AIDS yang hingga saat ini belum ada obatnya dan mematikan. Pemeriksaan premarital biasanya meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum ditambah dengan kesehatan reproduksi. Masing-masing rumah sakit biasanya memberikan pilihan dari paket yang sederhana sampai yang lengkap. Jangan berpikir negatif tentang premarital check up, karena itu untuk keperluan pasangan yang akan menikah, sehingga kalau pun hasilnya kurang memuaskan, dokter memberikan pilihan solusi yang terbaik. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4348465563120536734?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4348465563120536734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4348465563120536734' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4348465563120536734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4348465563120536734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_9578.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Premarital Check-Up'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-6598231690576365085</id><published>2008-10-12T13:10:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T13:10:44.922-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Khitan dan Penis Kecil</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Khitan dan Penis Kecil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke yang terhormat, Saya seorang WNA dari Batam yang sebentar lagi akan menikah dengan seorang wanita yang pernah bersuami. Melalui Dr Boyke saya mohon bantuan nasihat atau petunjuk menyangkut permasalahan saya sebagai&lt;br /&gt;berikut: Berdasarkan kesepakatan dengan keluarga calon istri saya, sebelum melangsungkan pernikahan saya harus dikhitan dulu. Adakah risiko bagi saya sekiranya saya tidak mau dikhitan dan apa pula manfaatnya bagi&lt;br /&gt;saya jika dikhitan? Perlu Dr Boyke ketahui kalau saya akhirnya menolak dikhitan itu sematamata karena rasa malu, mengingat usia saya sudah 33 tahun, sedangkan yang saya ketahui umumnya pria Indonesia dikhitan di usia anak-anak. Menurut cerita rekan-rekan saya, pria WNI jika ukuran penisnya kecil kelak tidak bisa membahagiakan istrinya. Padahal saya ingin sekali membahagiakan istri saya, namun ukuran penis saya tergolong kecil. Jika sedang kajung (berdiri/tegak) ukuran maksimal hanya sekitar 10 cm. Menurut Dr Boyke apakah bentuk ukuran penis salah satu kunci membahagiakan istri? Adakah alat yang bisa menolong saya membesarkan dan memanjangkan bentuk dan ukuran penis saya? Atas bantuan Dr Boyke saya ucapkan terima kasih. &lt;em&gt;Jle di Batam&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Khitan sebenarnya bertujuan untuk kebersihan penis. Dengan dikhitan smegma yang terkumpul di kepala penis akan hilang dan tentunya akan menjadi lebih bersih. Khitan sendiri dapat menurunkan risiko terjadinya kanker penis dan menurunkan risiko tempat smegma sebagai sumber penyakit menular seksual. Ukuran penis tidak menentukan kepuasan seks, karena letak G-Spot, yaitu pusat orgasme wanita pada 1/3 bagian atas vagina, sehingga penis dengan ukuran kurang dari 10 cm dapat mencapainya. Lagi pula keharmonisan perkawinan tidak ditentukan oleh seks semata, faktor komunikasi, toleransi dan pemanfaatan waktu luang bersama pasangan itu lebih penting.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-6598231690576365085?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/6598231690576365085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=6598231690576365085' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/6598231690576365085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/6598231690576365085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_7780.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Khitan dan Penis Kecil'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-600567384291605665</id><published>2008-10-12T13:09:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T13:09:58.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Operasi Selaput Dara</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Operasi Selaput Dara&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke yang terhormat, Saya seorang karyawati swasta yang sebentar lagi akan menikah. Namun, belakangan ini saya dihantui rasa ketakutan kalau calon suami nanti akan menyesal bila menikahi saya, karena saya sebenarnya sudah tidak&lt;br /&gt;perawan lagi. Dulu, sewaktu pacaran yang pertama kali, saya memang pernah khilaf melakukan hubungan seksual dengan pacar saya. Ketakutan saya, jika suami nanti kecewa menyadari saya tidak perawan lagi dia akan meninggalkan saya. Padahal saat ini usia saya sudah 32 tahun. Menurut Dokter apakah kondisi saya yang sudah tidak perawan lagi bisa disempurnakan melalui operasi? Saya sering mendengar informasi dari beberapa teman bahwa kondisi seperti yang saya alami bisa ditolong. Kalau saja informasi itu benar, di rumah sakit manakah atau ke dokter siapa saya dapat menghubunginya? Mohon Dr Boyke berkenan membantu saya. Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;em&gt; RS / Jakarta Timur&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Operasi selaput dara (himenoplasti) merupakan suatu tindakan untuk merapikan kembali selaput dara yang robek. Biasanya dibuat luka baru dan dijahit kembali. Tindakan tersebut biasanya dengan menggunakan obat bius lokal saja dan biasanya pasien tidak perlu menginap. Masalahnya adalah tindakan ini biasanya dilakukan untuk kasus-kasus robeknya&lt;br /&gt;selaput dara akibat perkosaan ataupun kecelakaan, sehingga untuk dilakukan tindakan himenoplasti diperlukan kehadiran orangtua, sekaligus izin untuk melakukan tindakan. Sebenarnya calon suami anda harusnya bisa mengerti bahwa bisa saja akibat ketidaktahuan seorang wanita melakukan kekhilafan seperti yang anda alami. Toh banyak pula pria yang sudah tidak perjaka saat menikah. Untuk informasi tentang operasi selaput dara, coba hubungi klinik-klinik kandungan yang ada di Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-600567384291605665?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/600567384291605665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=600567384291605665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/600567384291605665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/600567384291605665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_9192.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Operasi Selaput Dara'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1969723659520117091</id><published>2008-10-12T13:08:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:09:15.384-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Seks Dubur</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;strong&gt;Seks Dubur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Boyke Yang Terhormat, Saya ibu rumahtangga yang baru melahirkan setahun lalu. Sejak melahirkan suami sering mengeluh masalah pelayanan seks saya. Suami mengaku tidak bisa mendapatkan kenikmatan lagi seperti ketika saya belum melahirkan. Anehnya, suami malah minta saya melayani kebutuhan seksualnya dengan cara menyimpang, yaitu tidak lagi menggunakan vagina, tetapi dubur. Terus terang saya tersiksa diperlakukan demikian, sebaliknya suami malah sangat menikmatinya. Apakah cara berhubungan badan seperti itu tidak berbahaya? Apakah cara itu tidak mengganggu organ dubur saya nantinya? Saya sangat khawatir mengingat sudah sekitar setahun terakhir ini suami hanya mau berhubungan badan dengan saya seperti itu. Ferina Zubair / Cibinong, Bogor&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Melakukan seks melalui dubur dapat menularkan berbagai penyakit, khusunya hepatitis C dan penyakit lainnya. Karena dubur tidak setebal dinding vagina yang memang dipersiapkan untuk bersenggama. Banyaknya pembuluh darah di sekitar dubur serta dinding yang lebih tipis –karena merupakan perpanjangan usus besar– memudahkan kulit dubur robek dan menimbulkan perdarahan hebat. Cobalah untuk melakukan senam kegel atau senam seks sehingga otot-otot vagina anda menjadi lebih ketat dan kencang melebihi kekencangan otot dubur anda. Saya kira suami akan kembali menyukai hubungan seks melalui vagina.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1969723659520117091?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1969723659520117091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1969723659520117091' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1969723659520117091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1969723659520117091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_8905.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Seks Dubur'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-338778094151342567</id><published>2008-10-12T13:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:08:14.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Istri Selingkuh</title><content type='html'>Istri Selingkuh&lt;br /&gt;Dr Boyke Yang Terhormat, Saya Sudirman berusia 35 tahun dan sekarang bekerja sebagai konsultan di sebuah lembaga pendidikan tinggi swasta di Jakarta. Pekerjaan saya memungkinkan untuk berhadapan langsung dengan banyak orang setiap harinya, terutama sekali para mahasiswi yang cantik-cantik. Saya punya permasalahan seks. Sejak beberapa tahun terakhir ini saya senang membayangkan istri saya berselingkuh dengan pimpinannya. Dengan jalan begitu, saya kemudian melakukan onani dan membayangkan betapa pria selingkuhannya menggauli istri dengan semangat. Terkadang saya juga membayangkan betapa senangnya bisa menggauli mahasiswi-mahasiswi yang saya temui. Dengan jalan begitu saya bisa mendapatkan kepuasan, kemudian lelap tidur. Sebaliknya, jika melakukan hubungan seks secara normal dengan istri,&lt;br /&gt;saya tidak bisa menikmatinya lagi. Istri bahkan pernah marah karena kelamin saya tidak berfungsi secara normal, meski sudah diupayakan dengan berbagai cara. Hal itu saya rasakan setelah saya menampung banyak isformasi dari teman bahwa istri saya “ada main” dengan pimpinannya. Mereka sering ke luar kota saat saya juga sedang tugas ke daerah. Apa yang harus saya lakukan agar seks saya bisa normal kembali&lt;br /&gt;Sudirman / Jl Merdeka, Tangerang&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Berfantasi seks yang menyimpang dengan membayangkan isteri selingkuh dengan orang lain atau berfantasi menggauli mahasiswi-mahasiswi yang Anda temui menunjukkan bahwa kehidupan seks Anda dengan isteri tidak memuaskan. Fantasi seks sering kali merupakan katup pengaman jika pasangan suami isteri mempunyai masalah dalam kehidupan seksualnya. Harga diri Anda terasa jatuh saat mengalami disfungsi ereksi yang menimbulkan kemarahan isteri. Kabar tidak jelas mengenai perilaku isteri yang sering “keluar” bersama bossnya mengakibatkan pikiran Anda semakin kacau dan sebagai “balasan” nya Anda pun seolah-olah menggauli mahasiswi-mahasiswi cantik di kampus. Saran saya, cobalah komunikasikan gosip tentang isteri Anda langsung pada isteri, lalu obati disfungsi ereksi yang Anda alami dengan pergi dokter ahli. Mudah-mudahan kedua tindakan ini membuat kehidupan seks Anda “normal” kembali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-338778094151342567?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/338778094151342567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=338778094151342567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/338778094151342567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/338778094151342567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_2230.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Istri Selingkuh'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3843632252334425668</id><published>2008-10-12T13:06:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:07:23.089-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Ejakulasi Dini</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Ejakulasi Dini&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pak Dr Boyke, Sejak beberapa bulan terakhir ini saya menderita ejakulasi dini. Jika kami melakukan hubungan badan, baru beberapa menit saja saya sudah orgasme padahal istri belum apa-apa. Karena itu istri pun sering marah marah dan sakit kepala. Saya sendiri jadi malu. Perlu dokter ketahui setiap hari saya bekerja keras di lapangan. Pergi pagi dengan menggunakan motor dan kembali ke rumah larut malam dan badan sangat lelah. Beberapa rekan menyarankan saya agar mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen khusus pria yang bisa menambah nafsu seksual, terutama pada ketahanan saat berhubungan badan dengan istri. Apa yang sebaiknya saya lakukan agar saya bisa kembali menjalakan fungsi sebagai suami kebanggaan istri? &lt;em&gt;Suryono / Jatiwaringin, Jaktim&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perilaku isteri yang sering marah-marah karena hasrat seksualnya tidak terpuaskan dapat dimaklumi. Namun sikap seperti itu sering kali makin memperburuk situasi dan suami biasanya akan menjadi ejakulasi dini akibat stress dan rasa malu saat bersenggama. Membugarkan tubuh, makan makanan bergizi, mengelola stress dengan baik merupakan upaya untuk memperbaiki ejakulasi dini. Namun pengertian isteri sangat dibutuhkan, khususnya untuk meningkatkan rasa percaya diri suami saat bersenggama. Cobalah melakukan seks tanpa dihantui rasa cemas, lebih relax, anggap seks suatu permainan, lakukan latihan kegel (membuka dan mengatupkan dubur) sesering mungkin. Dengan mencoba teknik dan variasi-variasi akan membuat Anda tidak terlalu cepat ejakulasi. Jika hal itu tidak membantu, hubungi dokter untuk memberi obat-obat yang dapat membantu menahan ejakulasi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3843632252334425668?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3843632252334425668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3843632252334425668' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3843632252334425668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3843632252334425668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_5891.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Ejakulasi Dini'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3439306608200226803</id><published>2008-10-12T13:05:00.002-07:00</published><updated>2008-10-12T13:06:40.419-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Kepuasan Tak Terhingga</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Kepuasan Tak Terhingga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke, Saya setuju sekali bahwa berhubungan seks adalah sesuatu yang menyenangkan. Celakanya, hal ini baru saya sadari akhir-akhir ini ketika suami saya melakukan perubahan-perubahan saat melakukan hubungan intim. Padahal, kami sudah hampir sepuluh tahun menikah dengan dua anak. Umur saya sekarang 31 tahun, dan suami (40 tahun). Sejauh ini kami melakukan hubungan seks sebagai hal yang rutin. Sebagaimana laiknya seorang istri, saya harus melayani suami, termasuk memenuhi kebutuhannya, melakukan hubungan seks. Memang sesekali saya merasa puas, namun tidak puas-puas amat seperti yang saya alami ketika berhubungan badan, akhir-akhir ini. Bermula ketika suami saya tiba-tiba membawa pulang gambar-gambar porno. Terus terang, ketika suami memperlihatkan gambar-gambar tersebut, saya menjadi jijik dan muak. Tak pelak, ketika suami mengajak untuk melakukan hal yang sama seperti di gambar porno, melakukan hubungan intim dengan berbagai gaya dan posisi, saya langsung menolaknya mentah-mentah. Namun dasar suami saya tergolong tipe orang yang pintar merayu, akhirnya permintaan suami, saya penuhi juga. Mulanya, saya merasa risih dan kaku, tetapi akhirnya saya merasakan enak juga. Bahkan saya cukup menikmati karena&lt;br /&gt;kepuasan-kepuasan tak terhingga yang kami alami setiap kali berhubungan seks. Pertanyaan saya, apakah berhubungan seks dengan aneka gaya dan posisi dihalalkan? Masalahnya, selama ini saya punya anggapan bahwa berhubungan seks harus dilakukan secara santun.&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Evie Zarkasi / Pejaten, Jakarta Selatan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berbagai posisi dan variasi memang dibutuhkan dalam berhubungan seks, sehingga seks tidak menjadi suatu&lt;br /&gt;“kewajiban” atau “tugas rutin” belaka. Mencontoh berbagai posisi dan variasi dari gambar porno atau film biru boleh-boleh saja, selama dilakukan antara pasangan suami isteri yang sah. Melakukan posisi variasi memang dianjurkan oleh Islam, surat Al-Baqarah ayat 223, menyatakan bahwa “Isterimu itu ladangmu, perlakukanlah ia sebagaimana engkau inginkan.” Artinya, posisi dan variasi seks dianjurkan asal sesuai dengan norma agama (tidak melakukan seks anal atau seks saat haid). Bahwa seks itu harus santun boleh-boleh saja, tapi kalau dilakukan setiap melakukan hubungan seks, bukankah seks&lt;br /&gt;menjadi membosankan? Inisiatif suami untuk mulai bereksperimen dengan aneka posisi patut diacungi jempol. Paling tidak, Anda pun sudah mulai merasakan kepuasan-kepuasan yang tak terhingga tadi. Ok.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3439306608200226803?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3439306608200226803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3439306608200226803' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3439306608200226803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3439306608200226803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_6606.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Kepuasan Tak Terhingga'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2425916926877045977</id><published>2008-10-12T13:05:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T13:05:48.935-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Ingin Puas Bersama</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Ingin Puas Bersama&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke yang terhormat, Satu hal yang paling saya sukai dari perilaku pasangan saya (suami) ketika berhubungan intim adalah suami saya suka sekali menjilati bagian leher. Dengan begitu, biasanya saya cepat sekali terangsang. Apalagi, kalau tangan suami mulai usil ke sana dan ke mari, saya seringkali merasa kelenjotan. Masalahnya, dalam kondisi demikian, suami saya seringkali kurang tanggap. Ada kesan suami saya sering terlalu mengulurulur waktu. Padahal, saya inginnya, kalau sudah demikian, suami langsung masuk ke “permasalahan utama”. Akibatnya, saya seringkali orgasme, mencapai kepuasan duluan. Sementara suami kelihatan masih tenang-tenang saja. Ketika suami mulai bernafsu dan memburu mencapai kepuasan, saya telanjur kelelahan. Dokter Boyke, apakah saya punya kelainan, terlalu cepat terangsang? Bagaimana cara meminta suami, agar ketika melakukan hubungan seks, kami dapat mencapai kepuasan bersama-sama?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Suci Arifin / Jembatan Lima, Jakarta Barat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Fore play (permainan pendahuluan) dengan menjilati dan mencium leher merupakan hal yang wajar karena leher merupakan titik erogen (daerah yang peka rangsang). Pada beberapa wanita yang mudah terangsang, rangsangan titik-titik tersebut sudah dapat membuat orgasme tanpa harus melakukan proses senggama. Lamanya fore play biasanya sekitar 15 menit, jika dilakukan lebih dari 15 menit bukan mengulur-ngulur waktu, namun memberikan kesempatan agar seluruh titik erogen mendapat rangsangan yang cukup. Tidak perlu cemas jika anda mencapai orgasme terlebih dahulu, karena hal tersebut merupakan hal yang normal. Memang, beberapa pasangan menginginkan orgasme dicapai secara bersama sehingga seks mencapai lebih “indah”. Mungkin kalau Anda menginginkan hal itu, Anda bisa memberi isyarat bahwa Anda sudah hampir mencapai orgasme, sehingga suami dapat segera melakukan penetrasi penis. Melalui suatu komunikasi yang baik tanpa perasaan malu, Anda bisa memintanya pada suami, sehingga Anda dapat mencapai kepuasan bersama. Saya yakin suami pun akan dengan senang melakukannya, bukankah seks bertujuan untuk kepuasan bersama?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2425916926877045977?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2425916926877045977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2425916926877045977' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2425916926877045977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2425916926877045977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_9469.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Ingin Puas Bersama'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2214405786062993329</id><published>2008-10-12T13:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:05:01.474-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Payudara dan Selingkuh</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;strong&gt;Payudara dan Selingkuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya pembaca setia Harian Suara Karya. Senang sekali membaca rubrik konsultasi seks yang dokter asuh di harian kesayangan saya ini. Kini perkenankan saya ikut nimbrung mengajukan beberapa pertanyaan mengenai hasrat seksual saya. Sebagai seorang sekretaris di sebuah perusahaan jasa, hampir setiap hari saya mendapatkan mitra kerja yang umumnya pria beristri. Sedangkan saya belum bersuami, kendati usia saya sudah 35 tahun. Saya sering diajak bos ke luar kota, dan kami melakukan hubungan seksual berdasarkan suka sama suka. Yang jadi persoalan, akibat seringnya saya melakukan hubungan gelap dengan bos, ternyata kondisi badan saya, terutama bentuk payudara saya berubah. Tidak&lt;br /&gt;kencang lagi. Adakah obat atau cara yang bisa saya lakukan supaya bentuk payudara saya bisa kencang lagi? Saya juga memiliki nafsu seksual yang tinggi. Akibatnya, jika bos tak ada, kebetulan ada bos lain yang mengajak saya “bobo bobo siang” di apartemen atau di hotel, kami pun melakukan hubungan seks berdasarkan suka sama suka. Adakah obat yang bisa saya konsumsi dan saya beli secara bebas di toko obat, agar nafsu seksual saya bisa lebih&lt;br /&gt;terkontrol? Apakah akibat saya dikuret karena menggugurkan kandungan tahun lalu, dan kini akibat keseringan saya mengkonsumsi jamu anti hamil, saya masih bisa punya anak jika menikah lagi di suatu saat nanti?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Seorang Sekretaris / di kawasan Sudirman, Jakarta.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mengingat usia Anda yang sudah mencapai 35 tahun, proses penuaan akan terus berlangsung. Perempuan usia 35 tahun, hormon-hormon kewanitaan mulai mengalami penurunan, sehingga kekencangan payudara juga berkurang. Krim-krim pengencang payudara tidak akan banyak menolong. Senam dada yaitu mengencangkan otot dada seperti mengangkat benda, dapat mengencangkan kembali payudara yang kendor. Saya sedih membaca perilaku seks Anda yang berganti-ganti pasangan, karena selain akan meningkatkan risiko terserang kanker mulut rahim, juga meningkatnya risiko terjangkit penyakit kelamin. Apalagi saat ini di Indonesia penyakit HIV &amp;amp; AIDS yang belum dapat disembuhkan itu&lt;br /&gt;sangat tinggi peningkatannya. Saran saya, segera menikahlah agar Anda terhindar dari hidup bebas dengan penuh risiko. Tindakan kuretase, minum jamu peluntur (jamu anti hamil) tentu saja dapat merusak organorgan reproduksi anda sehingga menjadi sulit hamil kelak.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2214405786062993329?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2214405786062993329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2214405786062993329' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2214405786062993329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2214405786062993329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_7901.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Payudara dan Selingkuh'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2635334437511694255</id><published>2008-10-12T13:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:03:06.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Jari-jari Hiperseks</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Jari-jari Hiperseks&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter, saya seorang janda berusia 37 tahun. Baru-baru ini saya menikah lagi dengan pria kesayangan yang usianya sudah 46 tahun. Saya telah hidup menyendiri selama 5 tahun dan suami menduda lebih dari 6 tahun. Sejak menikah hingga kini kami selalu melewatkan hari-hari bulan madu dengan permainan seks. Dalam sehari, jika saya dan suami tidak bekerja, kami bisa melakukan hubungan seks dua hingga tiga kali. Saya benarbenar mendapatkan kepuasan seks bersama suami saya yang baru ini. Tetapi dok, belakangan ini gaya seks suami saya agak aneh. Saya mengatakan demikian, antara lain karena suami selalu minta kami melakukan “pemanasan” dulu sebelum berhubungan badan. Nah gaya “pemanasan” itu yang menurut saya aneh sekali. Soalnya, suami selalu ingin menciumi vagina saya. Tidak cuma itu, suami juga menjilati bibir vagina saya. Bahkansaya merasakan ada jari-jari suami yang dimasukkan ke vagina saya. Lebih anehnya lagi dok, setelah memasukkan jari-jarinya ke vagina saya, jari-jari itu diisap suami sembari membisiki bahwa cara itu bisa membuatnya merasa supernikmat dari “pemanasan”. Saya juga ingin minta penjelasan dokter, apakah cara “pemanasan” yang dilakukan suami itu masuk kategori hiperseks? Saya juga sering memenuhi permintaan suami agar saya mengulum penisnya. Dan saya selalu melakukan itu dengan penuh kasih sayang, sehingga ketika saya mengulum secara berlama-lama penis suami, suami saya nampaknya sangat menikmati. Sehatkah cara demikian itu pak dokter?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Tanty / Kompleks Garuda Bintaro Jakarta Selatan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Suami anda bukan seorang hiperseks, tapi seorang pria yang menikmati seks dengan seni bercinta yang mengagumkan. Ia ingin setiap sentuhan, ciuman, hisapan dinikmati sepuasnya. Felasio (oral seks) yang anda lakukan terhadap suami tentu saja sangat dinikmatinya karena rongga mulut terdiri dari bibir, lidah, langit-langit, gigi yang memberikan sensasi bermacam pada penis suami. Cara tersebut digolongkan sehat karena pada dasarnya mulut dan alat kelamin adalah organ-organ intim yang dapat dijaga kebersihannya. Selama alat kelamin tersebut hanya digunakan oleh pasangan yang sah (suami/isteri) yang tidak bergantiganti pasangan, organ-organ intim tersebut sehat. Selamat menikmati sensasi seks yang menyenangkan !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2635334437511694255?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2635334437511694255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2635334437511694255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2635334437511694255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2635334437511694255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_2603.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Jari-jari Hiperseks'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-7642098037702259747</id><published>2008-10-12T13:00:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T13:02:16.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Hubungan Seks Berdarah</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;strong&gt;Hubungan Seks Berdarah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang terhormat dokter Boyke, Saya punya masalah dengan istri. Saat ini kami punya satu orang anak berusia 1 tahun 2 bulan. Yang saya tanyakan adalah setiap kami berhubungan badan, istri selalu mengeluarkan darah seperti kami dulu&lt;br /&gt;pertama kali melakukan hubungan badan setelah menikah. Saat ini istri saya memakai alat kontrasepsi pil. Apakah kondisi itu bisa membahaya buat kesehatan, baik istri maupun saya sendiri?&lt;br /&gt;Firmansyah / Buah Batu, Bandung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adanya darah setelah berhubungan seks harus diwaspadai, karena dapat merupakan salah satu tanda adanya kelainan pada mulut rahim. Kemungkinan yang paling berbahaya adalah kanker mulut rahim. Adanya erosi (luka) pada mulut rahim, polip pada mulut rahim juga dapat menjadi penyebab perdarahan setelah senggama. Selain itu ada kemungkinan istri mengalami infeksi pada vagina (vaginitis) yang membuat dinding vagina tipis atau pun cervicitis (mulut rahim terinfeksi) sehingga menimbulkan pendarahan setelah senggama. Saran saya, jangan anggap enteng penyakit yang diderita isteri. Segeralah berobat ke dokter kandungan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-7642098037702259747?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/7642098037702259747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=7642098037702259747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7642098037702259747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7642098037702259747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_215.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Hubungan Seks Berdarah'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3095622835770860680</id><published>2008-10-12T12:59:00.002-07:00</published><updated>2008-10-12T13:00:31.514-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Keputihan Berulang</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Keputihan Berulang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dear dr Boyke… Saya perempuan berumur 22 thn dan sudah menikah selama 1 tahun. Waktu kami masih bertunangan, saya pernah dikuret kemudian memakai alat kontrasepsi spiral selama 1 tahun. Sekarang saya sudah tidak lagi pakai spiral karena sering infeksi dan menyebabkan keputihan. Sampai sekarang ini saya sering keputihan, pernah kondisinya sampai berbau tak sedap. Kata dokter kandungan itu karena infeksi. Setelah berobat dan sembuh, kenapa keputihan itu muncul meski tidak sampai berbau, sedikit dan tidak gatal. Saya sudah mencoba berbagai macam obat, tetapi kok tidak kunjung sembuh. Pertanyaannya, kenapa saya sering keputihan, meski tidak berbau busuk — persis bau bawang merah– tidak gatal, banyak dan berwarna kuning? Sudah hampir 2 tahun ini, saya terus keputihan, hingga rasanya capek karena harus bolak balik ke dokter. Dengan kondisi ini, apakah saya masih bisa punya anak? Keluhan lainnya adalah rahim sebelah kiri saya sering sakit, hingga terasa pegal sampai kaki, ada apa ya dok? Saya harus bagaimana, apakah dengan pemeriksaan dalam melalui pap smear segala sesuatu dapat diketahui dengan jelas atau tetap membutuhkan tes laboratorium?&lt;br /&gt;Resti / Tanjung Priuk, Jakut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keputihan merupakan hal yang alami (bukan penyakit), biasanya tidak berwarna, tidak gatal dan tidak bau, khususnya terjadi pada perempuan yang dalam keadaan subur (pertengahan siklus haid), wanita terangsang dan sedang hamil. Namun, keputihan patologis yang disebabkan oleh penyakit terjadi karena kelainan organ reproduksi (myoma dan erosi) atau infeksi (penyakit kelamin dan jamur), alergi dan adanya benda asing (spiral). Coba konsultasikan masalah ini ke dokter kandungan, karena yang ibu alami merupakan keputihan penyakit dan harus diobati sesuai dengan penyebabnya. Jika keputihan sudah sembuh, masih mungkin punya anak. Penyakit ibu kemungkinan ada infeksi di saluran telur (adnexitis).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3095622835770860680?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3095622835770860680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3095622835770860680' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3095622835770860680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3095622835770860680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_181.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Keputihan Berulang'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8515411657182199552</id><published>2008-10-12T12:59:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T12:59:48.919-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Obat Kuat</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Obat Kuat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kepada yang terhormat Dokter Boyke, Saya selalu menyempatkan untuk membaca rubrik konsultasi seks Dokter Boyke di Suara Karya Minggu. Apakah obat kuat yang banyak dijual di toko obat maupun jalan-jalan bisa mempengaruhi orang berhubungan seks? Saya pernah mencoba pakai obat kuat dari China. Hasilnya, malah membuat jantung saya berdegup kencang ketika menghadapi pasangan saya. Obat kuat lainnya pernah saya coba, tetapi tidak memberi pengaruh apa-apa. Saya memang tidak punya kelainan seks. Tapi hanya ingin coba-coba. Apakah baik mengkonsumsi obat kuat sebelum berhubungan ? Apakah minuman ginseng, seperti Kuku Bima dan lain-lain memang baik diminum sebelum melakukan hubungan badan ? Terimakasih &lt;em&gt;Supriyo / Bintaro Tangerang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Obat kuat atau yang dikenal dengan sebutan afrodisiak biasanya mengandung kafein dan vitamin untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar. Beberapa obat kuat juga mengandung akar tumbuhtumbuhan / kulit tumbuh-tumbuhan (misalnya ginseng) yang dapat melancarkan sirkulasi darah. Afrodisiak yang mengandung kafein dapat membuat jantung menjadi berdebar-debar. Sebenarnya tidak perlu mengkonsumsi obat kuat agar seks hebat, karena dengan pola hidup sehat dan menjaga kebugaran tubuh, kemampuan seks akan tetap terjaga dengan baik. Apalagi jika Anda sendiri tidak mengalami gangguan seks. Kebiasaan mengkonsumsi obat kuat sebelum berhubungan seks dapat menimbulkan ketergantungan dan rasa kurang percaya diri jika tidak menggunakan obat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8515411657182199552?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8515411657182199552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8515411657182199552' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8515411657182199552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8515411657182199552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_1861.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Obat Kuat'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-732213535354883196</id><published>2008-10-12T12:58:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T12:58:59.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Gairah Meluap-luap</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Gairah Meluap-luap&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yth dr Boyke, Saya merasa, dalam usia 36 tahun sekarang ini, gairah seks saya meluapluap. Padahal sebelum-sebelumnya tidak demikian. Cukup sekali atau dua kali setiap melakukan making love, itu sudah cukup. Namun sekarang, saya menginginkan lebih, sementara suami saya (43 tahun) mungkin karena kecapean akibat kesibukannya di kantor, terbiasa melakukan hubungan seks 1-2 kali setiap berhubungan badan. Dengan anak tiga orang (1 laki-laki, 2 perempuan), saya dan suami memutuskan cukup dan tidak ingin menambah anak lagi. Maka, sejak tahun lalu, saya menjalani KB suntik. Dan, kami kini merasa bebas berhubungan badan kapan saja. Masalahnya, mengapa gairah seks saya meluap-luap? Apakah ada kelainan pada diri saya? Bagaimana mengajak suami agar mau berhubungan lebih dari 1-2 kali setiap melakukan hubungan badan? Terus terang, dok, saya jadi sering pusing. Apakah hal ini terkait dengan hubungan seks kami yang kurang akibat gairah meluapluap yang tak terlampiaskan?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Nita Anggraeni / Pondok Kelapa, Jakarta Timur&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan alat kontrasepsi KB dapat membebaskan kekhawatiran wanita untuk hamil. Perasaan nyaman saat melakukan hubungan seks, karena tidak mungkin hamil dapat menimbulkan gairah seks. Di samping itu, usia 36 tahun pada wanita, adalah saat gairah seks sedang pada puncaknya, sehingga tidak heran kombinasi ke-2 hal tersebut dapat memicu gairah seks Anda. Sebaliknya kesibukan dan kelelahan suami dalam bekerja terutama jika ditambah stress dalam pekerjaan dapat menurunkan gairah seks pria. Akibatnya, gairah seks istri yang tinggi tidak diimbangi oleh gairah seks suami yang mulai menurun, timbullah perasaan “bersalah” dari isteri, “jangan-jangan saya tidak menarik lagi!” Apalagi, efek samping KB suntik’ biasanya adalah kegemukan, sehingga wanita sering merasa dirinya tidak menarik karena gemuk. Untuk mengatasi “rasa bersalah” tersebut maka isteri mencoba untuk lebih sering melakukan hubungan seks dan jika tidak terlaksana menimbulkan rasa cemas (biasanya ditandai dengan sakit kepala, uring-uringan dan sebagainya). Untuk itu, cobalah komunikasikan hal ini dengan suami. Ajaklah suami untuk lebih mengerti kondisi Anda. Buatlah waktu luang bersama-sama, bukan hanya hubungan seks saja, tetapi waktu luang untuk saling berkomunikasi dan mengekspresikan keinginan masing-masing. Ok.***&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-732213535354883196?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/732213535354883196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=732213535354883196' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/732213535354883196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/732213535354883196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_7263.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Gairah Meluap-luap'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-7856350774596601775</id><published>2008-10-12T12:57:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:58:12.296-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Teknik dan Variasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Teknik dan Variasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke yang baik, Begini dok, saya laki-laki normal, berusia 37 tahun memiliki berat (64 Kg) dan tinggi ideal (168 Cm) sebagaimana laiknya pria Indonesia. Sementara kondisi istri saya (34) tergolong gemuk. Ketika berjalan, kami sering diibaratkan pasangan angka “10″. Menurut dokter, dengan kondisi demikian, sebaiknya bagaimana hubungan seks yang ideal bagi saya dan istri saya? Apakah cara konvensional, istri di bawah dan suami di atas, merupakan cara yang ideal dan wajar? Bagaimana kalau saya menginginkan posisi lain yang lebih bervariatif? Sejauh ini hubungan kami cukup harmonis dengan 2 anak yang lucu-lucu. Kehadiran anak-anak mampu melekatkan keharmonisan kami. Kami juga tak punya masalah dengan kehidupan seks kami. Setiap kali melakukan hubungan seks, kami biasanya sama-sama puas. Dengan kondisi kami, apakah mungkinkan bagi kami melakukan hubungan seks dengan teknik dan cara yang bervariasi?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Suranto A / Jelambar, Jakarta Barat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Istri yang gemuk bukan saja menyulitkan posisi hubungan seks tapi juga akan mengundang berbagai penyakit yang berbahaya (jantung, stroke, dan lain-lain). Paling baik sih, Anda meminta istri untuk melakukan diet agar lebih ramping lagi, dan lebih menarik lagi. Komunikasikan hal ini dengan bijaksana sehingga tidak menyinggung perasaannya. Posisi dan variasi seks tetap masih dimungkinkan pada wanita yang gemuk. Pada dasarnya posisi wanita di bawah, atau posisi menungging (dig position) masih dapat dilakukan. Yang jelas, sebaiknya istri Anda lebih pasif dan Anda yang lebih aktif. Selain posisi dan variasi, sebenarnya tempat atau lokasi melakukan hubungan seks pun dapat divariasikan, misalnya di karpet, di kamar mandi dan di tempat lainnya. Wewangian dan cahaya, semua dapat diubah-ubah sehingga menimbulkan suasana yang baru. Jadi, teknik dan posisi hubungan seks, hanyalah merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hubungan seks, diperlukan kretivitas dan inovasi dari suami istri untuk mengatasi kejenuhan saat melakukan hubungan seks.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-7856350774596601775?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/7856350774596601775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=7856350774596601775' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7856350774596601775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7856350774596601775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_3147.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Teknik dan Variasi'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-731106381679736136</id><published>2008-10-12T12:55:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:57:18.730-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Meninggal Karena Seks</title><content type='html'>Meninggal Karena Seks&lt;br /&gt;Pak Boyke yang baik, Pak Boyke saya sering dengar ada orang meninggal saat berhubungan seks. Saya juga kebetulan penderita kelainan jantung, usia saya sekarang 45 tahun. Sementara istri saya 30 tahun. Saya jadi takut kalau tiba-tiba saya meninggal saat berhubungan seks dengan istri saya. Mengapa jantung bisa mendadak berhenti saat berhubungan seks? Bagaimana cara mengatasinya? Sejauh mana pengaruh obat kuat pada kemungkinan serangan jantung? Bagaimana strategi bercinta agar seks mencapai puncak, tapi terhindar dari serangan jantung? Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih. Fikri / Pasar Minggu, Jaksel&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Biasanya orang yang sakit jantung meninggal saat berhubungan seks karena berhubungan seks bukan dengan istrinya. Karena debaran jantung bertambah maka tingkat stress yang dialami terus meningkat (takut dosa). Selain itu, serangan jantung juga bisa terjadi karena penggunaan obat-obat kuat. Karena itu bagi penderita jantung jangan melakukan selingkuh bila tidak ingin menyesal nantinya. Hubungan seks pada penderita jantung bisa mencapai puncak, sangat tergantung pada parah tidaknya penyakit jantung yang diderita. Yang terpenting adalah lakukan seks itu pada isteri sendiri, perlahan-lahan saja, anggap saja seks itu suatu hiburan yang menyenangkan. Lakukan hal tersebut dengan rasa cinta. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-731106381679736136?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/731106381679736136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=731106381679736136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/731106381679736136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/731106381679736136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_3821.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Meninggal Karena Seks'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2382086613003733080</id><published>2008-10-12T12:54:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:55:24.378-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Cairan Sedikit</title><content type='html'>Cairan Sedikit&lt;br /&gt;Pak Boyke yang terhormat, Dok, saya pengantin baru. Saya ada sedikit masalah menyangkut hubungan seksual kami. Masalahnya adalah saat saya akan bercinta dengan istri, kadang-kadang cairan dia sangat banyak keluar, tapi kadangkadang malah seret. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana caranya cairan kemaluan istri cepat basah bila akan bercinta? Kadang-kadang saya pakai baby oil, apa ini bahaya dok? Lalu apakah baby oil juga dapat mempengaruhi kehamilan? Apakah baby oil juga bisa membunuh sperma saya dok?&lt;br /&gt;Ahmadi / Pecenongan, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Coba rangsang titik rangsang pada istri (titik-titik erogen) seperti belakang telinga, leher, payudara, dan juga sekitar kemaluan (terutama klitoris). Lakukan secara santai dan penuh kasih. Situasi romantis seperti ini bisa mempengaruhi keinginan perempuan untuk melakukan hubungan seks, yang dampaknya akan mengeluarkan cairan. Bila terlihat cairan sudah mulai membasahi kemaluan istri, itu tandanya istri sudah mulai terangsang. Tidak berbahaya menggunakan baby oil untuk membantu kelancaran, karena minimnya cairan istri yang keluar. Namun, hendaknya Pak Ahmadi melakukan usaha-usaha perangsangan terlebih dahulu. Bila usaha itu tidak berhasil, altenatif penggunaan baby oil bisa dilakukan. Penggunaan bayi oil tidak mengganggu vagina. Istri Anda masih bisa hamil. Namun, baby jangan dimasukkan ke dalam vagina, cukup ditaruh diluarnya saja. Lebih aman lagi menggunakan air ludah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2382086613003733080?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2382086613003733080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2382086613003733080' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2382086613003733080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2382086613003733080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_1606.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke : Cairan Sedikit'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2111700645940748398</id><published>2008-10-12T12:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:54:27.453-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Burung Loyo</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;strong&gt;Burung Loyo&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth Dokter Boyke, Dok, saya pria berusia 43 tahun, baru saja menikah. Istri saya berusia 23 tahun. Jujur saja dok, saya adalah penderita diabetes. Seperti yang menimpa penderita diabetes lainnya, burung saya agak loyo. Pertanyaannya adalah bagaimana agar burung saya kembali kokoh secara alami? Untuk sementara, bagaimana cara memuaskan istri&lt;br /&gt;saya kendati burung saya agak loyo? Saya masih bisa punya anak atau tidak? Sekalian nanya, bagaimana caranya menyambungkan emosional agar hubungan seks kami membara?&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Budi / Pamulang, Tangerang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertama tentunya kadar gula darah Pak Budi harus dinormalkan dulu. Artinya Anda harus berobat ke dokter internist, baru masalah disfungsi ereksinya ditangani. Pada beberapa pasien jika kadar gula darah normal, kemampuan ereksinya kembali seperti semula. Mungkin Anda musti minum obat anti disfungsi ereksi untuk meningkatkan kemampuan seksual. Saya berharap Anda meluangkan waktu ke dokter, bukan minum obat anti disfungsi ereksi membeli di pasar bebas. Anda masih bisa punya anak. Karena itu segera ke dokter untuk memperbaiki kualitas hubungan seks Anda, sekaligus kualitas&lt;br /&gt;sperma Anda. Terlebih bila kondisi rahim pasangan Anda sehat. Untuk menyambungkan emosi agar hubungan seks Anda membara tidak bisa dilakukan sendiri. Cobalah diskusikan dengan pasangan seperti apa posisi yang diinginkan, tempat/ suasana juga mempengaruhi. Buatlah tempat senyaman mungkin, gunakan wangi-wangian, hal itu bisa membuat seks semakin membara.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2111700645940748398?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2111700645940748398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2111700645940748398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2111700645940748398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2111700645940748398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_8101.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Burung Loyo'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4331099514459694163</id><published>2008-10-12T12:51:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:52:59.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Perkawinan Sedarah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Perkawinan Sedarah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk dr Boyke, salam sejahtera. Saya termasuk pencinta rubrik Konsultasi Seks asuhan dr Boyke. Saya seorang karyawati swasta bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta. Umur saya 24 tahun, beragama Islam. Aku punya masalah yang ingin sekali aku tanyakan kepada dr Boyke.&lt;/span&gt; &lt;ol&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt; &lt;li&gt; Apakah perkawinan yang masih mempunyai hubungan darah atau famili secara agama sah dan diperbolehkan?&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Lantas, bagaimana dengan hasil keturunannya? Apakah kalau sampai punya anak nanti, anaknya akan cacat?&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Bagaimana kalau aku menikah dengan saudara dari mama, tepatnya anak kakak mamaku?&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sejauh ini, yang aku tahu, perkawinan yang masih mempunyai hubungan darah atau keluarga selalu menghasilkan anak cacat. Itu 100% benar atau tidak, ya dok?&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Apakah hanya anak pertama yang cacat? Bagaimana dengan anak kedua dan seterusnya?&lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;Saya mohon dok, tolong dijawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Soalnya saya bingung, dan mas itu sepertinya putus asa karena istrinya meninggal sewaktu melahirkan anaknya. Jadi, bagaimana ya dok?Terima kasih atas jawaban dr Boyke.&lt;br /&gt;&lt;em&gt; Ari / Jakarta Utara&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt; &lt;li&gt; Kalau pertalian darah itu jauh (bukan saudara kandung atau sepu puan) perkawinan diperbolehkan.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Pada perkawinan yang hubungan darahnya dekat, seringkali penyakitpenyakit yang diturunkan muncul (misal penyakit talasemia, hermopilia dan lain-lain).&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sebaiknya dihindari menikah dengan saudara yang hubungan darahnya dekat (masih saudara sepupu). Tapi jika “terpaksa”, cobalah konsultasi dengan ahli genetika.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Tidak benar perkawinan yang masih mempunyai hubungan keluarga akan menghasilkan anak cacat. Biasanya jika perkawinan itu terpaksa harus dilakukan, konseling genetika diperlukan, untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan penyakit yang diturunkan.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Tidak selalu anak pertama hasil perkawinan yang masih mempunyai hubungan keluarga cacat. Kemungkinan anak cacat itu biasanya dilihat dari kemungkinan gen yang membawa penyakit keturunan bertemu, sehingga menghasilkan keturunan yang cacat.***&lt;/li&gt; &lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4331099514459694163?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4331099514459694163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4331099514459694163' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4331099514459694163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4331099514459694163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter_12.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Perkawinan Sedarah'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3945397259253205210</id><published>2008-10-12T12:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:51:43.433-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dr Boyke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Hubungan Seks Ideal</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Hubungan Seks Ideal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dr Boyke yang baik, Maaf, to the point saja, ya dok. Begini pertanyaan saya! Idealnya berapa kali (seminggu) sih berhubungan seks yang sehat itu? Umur saya 30 tahun, suami 39 tahun.Dulu, ketika saya masih pengantin baru, kami seringkali melakukan hubungan seks hampir setiap hari. Saya ingat, ketika berbulan madu dan menginap di hotel, kami biasa melakukan making love (ML) rata-rata tiga kali sehari. Kemudian porsinya berkurang dengan sendirinya, dan kemudian kami biasa melakukan hubungan seks ratarata 2-3 kali seminggu. Setelah anak pertama dan kedua lahir, hubungan seks kami makin jarang. Apalagi setelah suami naik jabatan, dan semakin sibuk, porsi hubungan seks kami rata-rata hanya seminggu sekali, bahkan pernah sampai dua minggu sekali. Sejauh ini stiap kali melakukan hubungan seks, kami memang tak pernah punya masalah. Suami saya bukan tipe pria yang egois dan mau enaknya sendiri. Setiap kali berhubungan seks, suami saya selalu menunggu agar saya mengalami orgasme terlebih dahulu. Pokoknya, kami selalu sama-sama asyik.Pertanyaan saya, apakah kelangkaan hubungan seks kami merupakan tanda-tanda memudarnya pula kehidupan seks kami? Atau, mungkinkah suami saya mulai bosan? Bagaimana mendorong suami agar tetap melakukan ML minimal seminggu dua kali? Terima kasih.&lt;em&gt; Hetty S/Karawaci Tangerang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jawab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Frekuensi hubungan seks yang ideal adalah 1-4 kali per minggu, yang biasanya menurun sesuai dengan bertambah lamanya usia perkawinan dan proses penuaan.Stres fisik dan stres psikis (misalnya kelelahan) dapat menurunkan frekuensi hubungan seks pasangan suami isteri, apalagi jika hubungan seks tersebut dilakukan secara monoton, tanpa teknik dan variasi-variasi yang baru. Di samping itu, perubahan postur tubuh akibat kegemukan, melahirkan juga dapat mengurangi gairah suami untuk melakukan hubungan seks.Frekueensi hubungan seks — satu minggu sekali — masih normal untuk seusia Anda dan suami. Jika Anda menginginkan lebih, cobalah meminta pada suami dengan cara-cara dan teknik komunikasi yang baik. Saya yakin suami pasti akan memenuhinya, selama ia tidak mengalami disfungsi. Untuk mengatasi kebosanan dapat dicoba berhubungan seks di tempat-tempat yang romantis (hotel, misalnya), sekaligus merayakan bulan madu ke-2, ke-3 dan seterusnya. Untuk lebih menggairahkan hubungan suami isteri tadi, cobalah teknik, variasi baru sehingga seks merupakan rekreasi yang menyenangkan. Ok. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3945397259253205210?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3945397259253205210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3945397259253205210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3945397259253205210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3945397259253205210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kumpulan-konsultasi-sex-dengan-dokter.html' title='Kumpulan Konsultasi SEX Dengan Dokter Boyke :  Hubungan Seks Ideal'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5905275009547992274</id><published>2008-10-12T12:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:49:53.669-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alat Kelamin'/><title type='text'>Seperti Apa Sih Alat Kelamin Wanita Itu ?</title><content type='html'>&lt;p&gt;ALAT kelamin wanita, sering disebut vagina, adalah suatu benda yang berbentuk “selongsong” yang tersembunyi di dalam tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Organ intim ini diawali dengan lubang masuk yang berbentuk bingkai dan terdiri atas dua lapis, dari tempat inilah sel bibit laki-laki masuk,dan tentu saja tempat ini juga merupakan tempat keluar dari hasil pembuahan setelah disimpan selama sembilan bulan dalam perut wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bibir besar merupakan bingkai yang ada di bagian luar dan berbentuk dua bibir yang tebal dan lunak, serta sering ditumbuhi bulu-bulu lebat. Bagian ini biasa disebut labia mayora. Labia mayora berfungsi sebagai bantalan pelindung dari benturan-benturan luar, bentuknya tampak gemuk penuh lemak tebal di bawah kulit. Rambut tebal di daerah ini memang tidak jelas fungsinya, bahkan ada fase “tren”wanita senang mencukur atau mencabut bulu-bulu ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ada juga yang berpikiran,rambut tersebut sebagai daya tarik hingga organ tersebut tampak indah menarik dan sensual bagi pasangan. Adapun di bagian dalamnya, ada dua bibir lunak lagi yang juga terdiri atas dua bagian dan biasanya tidak berambut yang sering disebut Labia minora.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bibir ini biasanya lebih tipis dibandingkan labia mayora, dan berfungsi sebagai penutup lubang vagina layaknya pintu yang bisa menutup keluar dan ke dalam. Pada tiap wanita panjang dari labia minora ini berbeda-beda,ada yang panjang ada yang pendek sekali. Ada sebentuk organ yang terletak tepat di atas lubang kencing yang juga bisa berereksi karena banyak mempunyai pembuluh- pembuluh kapiler.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benda ini disebut klitoris atau kelentit yang sebenarnya bentuk dan fungsinya hampir sama dengan penis pada laki-laki,yang bentuknya pada umumnya kecil memanjang seperti biji kacang. Klitoris ini sangat sensitif karena juga merupakan berkumpulnya ujung-ujung saraf sensoris. Sentuhan dan rabaan yang berbentuk rangsangan dapat membuatnya ereksi dan mengirim sinyal ke otot di sekitar vagina untuk berkontraksi dalam prosesnya menuju suatu puncak kenikmatan (orgasme clitoral).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara labia minoraitulah ada lubang yang biasa disebut vagina, bentuknya seperti lorong yang memanjang ke dalam, sedang kedalamannya sangatlah bervariasi. Di sekitar liang vagina ini, ada dua buah kelenjar yang bermuara di sini,yaitu kelenjar bartholini dan kelenjar skene.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua kelenjar itu menghasilkan suatu cairan bening yang tujuannya sebagai pelumas sehingga memudahkan saat penis akan masuk ke dalam vagina.Produksi dari kelenjar-kelenjar ini akan makin meningkat saat si wanita terangsang, baik karena bercumbu maupun karena adanya rangsangan saraf dari otak yang mengalami aktivasi akibat dipacu oleh rangsangan sentuhan atau elusan di sekitar daerah erogen si wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Daerah Erogen&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daerah erogen adalah daerah yang sangat sensitif dan penuh dengan saraf perasa. Bila daerah erogen dirangsang akan dengan cepat meningkatkan keinginan seksual si wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daerah erogen pada setiap wanita juga berbeda- beda, tapi umumnya ada terletak di sekitar bibir, telinga bagian belak a n g , leher, buah dada, paha terutama bagian dalam, punggung bagian bawah dan tentu saja sekitar alat kelamin. Klitoris merupakan pusat dari bagian tubuh yang erogen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat seorang wanita dicumbu, cairan di sekitar vagina akan meningkat dan menyebabkan vagina basah, cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar bartholin dan skene ini bertujuan untuk persiapan saat penis akan memasuki vagina. Lalu berikutnya vagina akan mulai memanjang dan mengembang karena mempersiapkan diri untuk dimasuki (penetrasi) oleh penis lelaki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebesar atau sepanjang apa pun penis lelaki akan dapat diterima oleh vagina wanita karena vagina mempunyai dinding yang berlipat lipat sehingga bisa menyesuaikan diri.Namun hal ini bisa terjadi kalau secara psikologis tak ada penolakan dari si wanita sehingga kondisinya menjadi rileks dan tidak tegang. Kalau kondisi tegang yang terjadi akan berakibat sebaliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vagina akan mengerut dan menyempit sehingga kadang satu jari pun akan sulit untuk memasukinya. Keadaan seperti ini yang terjadi terus-menerus disebut disfungsi seksual pada wanita atau sering disebut sebagai vaginismus. Sering wanita yang pertama kali melakukan hubungan seksual mengalami keadaan ini sehingga dia merasa tidak nyaman dan akan merasa nyeri saat penetrasi.Namun, keadaan ini biasanya hanya bersifat sementara . Itulah pentingnya mempelajari atau belajar sex education bagi pasangan pengantin baru agar hal ini tidak terjadi terhadap mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cairan Vagina&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita tahu, rahim itu mempunyai peranan penting dalam mendatangkan haid, tapi di luar itu vagina pun se-benarnya mengeluarkan cairan- cairan khas dan itu adalah normal, dan ada beberapa bentuk yang bisa dihasilkan. Bagian dari leher rahim pada masa di antara menstruasi seorang wanita selalu mengeluarkan cairan yang agak bening yang berbentuk agak berlendir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun vagina sendiri juga dindingdindingnya mengeluarkan cairan yang merembes keluar dari pori-pori dindingnya. Umumnya, jumlahnya tidaklah banyak pada keadaan biasa, tetapi pada keadaan tertentu, misalnya pada saat kehamilan atau si wanita mengalami gangguan emosional akan bertambah banyak cairan yang dikeluarkan. Begitu juga saat wanita mengalami rangsangan seksual yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain dari cairan-cairan yang dikeluarkan di atas, vagina wanita juga masih mempunyai kemungkinan mengeluarkan cairan yang disebabkan oleh kelenjar bartholini yang ada di sekitar mulut vagina,yang sangat mudah terangsang saat terjadinya aktivitas seksual. Cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar ini, biasanya bentuknya transparan atau kadang mirip seperti susu dengan sedikit bau yang khas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkadang cairan ini juga tidak berbau, bila dipegang akan terasa licin dan bila mengering agak sedikit berwarna kekuningan. Cairan inilah yang berguna untuk menjaga dan menghindari vagina dari keadaan yang kering yang bisa memudahkan terjadinya infeksi baik oleh bakteri,jamur,maupun virus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tanda Adanya Infeksi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila terjadi gangguan pada vagina,yang bisa terlihat bukanlah dari banyaknya cairan yang keluar dari vagina,tetapi dapat segera diketahui dari adanya iritasi yang terjadi.Bau yang terasa tidak enak bahkan cenderung busuk dan menyengat, atau terlihat adanya warna yang tidak biasanya. Bila ada iritasi, biasanya akan disertai dengan adanya rasa gatal dan adanya tanda-tanda radang seperti bengkak, memerah pada vagina atau vulva atau juga di sekitar alat kelamin termasuk paha atas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana Infeksi Terjadi?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal-hal yang bisa saja menyebabkan keadaan seperti di atas sehingga vagina mengeluarkan cairan yang berlebihan dan tidak normal seperti: Adanya benda asing yang tertinggal, baik disengaja atau tidak disengaja seperti misalnya sisa pembalut, tampon, atau alat kontrasepsi yang tidak dipersiapkan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benda-benda ini akan menyebabkan vagina akan mengeluarkan cairan yang sangat berlebihan dan biasanya disertai bau yang sangat keras.Keadaan seperti ini baru bisa diatasi kalau penyebabnya sudah dikeluarkan dan vagina dicuci bersih. Terjadinya keadaan iritasi akibat pemakaian zat-zat kimia seperti desinfektan yang ada dalam bak mandi, deodoran vagina,kontrasepsi yang berbentuk cairan atau jelly dan juga berbagai jenis sabun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya juga setelah penyebab dihilangkan, keadaan ini tidak akan segera menghilang begitu saja. Terjadinya kematian pada sel-sel di sekitar vagina akibat menopause. Adanya erosi atau pengikisan yang terjadi pada leher rahim karena hubungan seksual yang berlebihan. Akibat adanya infeksi yang disebabkan bakteri, atau karena tumbuh jamur atau akibat infeksi lainnya.(*)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Dr Ferryal Loetan ASC&amp;amp;T SpRM MKes&lt;br /&gt;Sex Consultant &amp;amp; Rehabilitation Specialist &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;seputar-indonesia.com&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5905275009547992274?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5905275009547992274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5905275009547992274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5905275009547992274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5905275009547992274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/seperti-apa-sih-alat-kelamin-wanita-itu.html' title='Seperti Apa Sih Alat Kelamin Wanita Itu ?'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2200116004823348860</id><published>2008-10-12T12:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:46:16.329-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ML'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>40 posisi ML terbaik</title><content type='html'>&lt;p&gt;Berdasarkan Kamasutra India karya Watsyayana yang terlukis dalam gambar hias kuil Orissa dan Jaipur di India, ada 40 posisi ML :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Triwikrama Uttina Asana&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam posisi ini laki-laki berdiri di belakang wanita. Tangan kanan laki-laki memegang punggung kanan wanita. Sementara itu tangan kiri laki-laki melingkar di bawah ketiak wanita, tangan ini juga dapat memegang dada wanita dengan kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu kedua kaki, masing-masing kaki kanan wanita dinaikkan ke atas dan ditahan oleh tangan kanannya, lalu kaki kiri laki-laki juga naik dan ditahan dengan tangan kiri wanitanya. Adegan ini dilakukan terus menerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Solacitakam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki dan wanita duduk, lantas laki-lakinya melakukan penetrasi kepada wanita, sembari mengangkat kedua kaki masing-masing sebatas kepala. Kemudian yang laki-laki menaikkan kaki kanan, wanita menaikkan kaki kiri, saling menyilang dan bersamaan dengan gerakan itu yang dibuat keduanya berlangsung dengan hormat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Bhuganakam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adalah laki-laki duduk di ranjang dengan kaki diselonjorkan sehingga badan atas dan bawah menyerupai huruf L. Sementara itu yang wanita duduk diatas laki-laki dengan posisi badan menghadap ke depan. Kaki kanan wanita diangkat sampai badan laki-laki, disaat itu tangan kiri laki-laki memegang tengkuk wanita, tangan kanannya memegang payudara kanan. Lalu keduanya saling bergerak-gerak dengan irama yang indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Upavishta Shoolachitikam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kaki kanan laki-laki berada di atas kaki kiri wanita dengan pertemuan kedua selangkang yang saling rapat. Tangan kanan wanita menarik punggung kanan laki-laki, kemudian tangan kiri wanita menahan kaki kanan laki-laki yang menumpuk di kaki kirinya, lalu tangan kanan laki-laki membilas payudara kiri. Setelah itu keduanya saling bergerak-gerak pula dengan irama nan indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pula posisi berdasarkan buku Kamasutra ‘The Kama Sutra Of Vatsyayana’ yang ditulis pada abad ke 3 Masehi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Teratai Mekar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi wanita berbaring telentang membuka kaki selebar mungkin, merendahkan kepalanya dan mengangkat bagian-bagian tengah tubuhnya. Pihak laki-laki memeluk bagian tengah, sehingga memudahkan masuknya penis ke dalam vagina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Kuncup Teratai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi kurang lebih sama seperti diatas, hanya saja pada bagian ini wanita mengangkat kedua belah pahanya dan membiarkannya tetap terbuka lebar lantas melakukan ML. Pada posisi ini laki-laki dapat bergerak zig zag, juga dari depan ke belakang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7. Tekukan Teratai (Indrani)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita menekuk lututnya sehingga kedua paha dan betisnya saling berdempetan lalu posisi berbaring menyamping. Sementara itu laki-lakinya ‘menyerang’ dari posisi paling mudah. Lakukan secara berulang-ulang, karena agak susah apalagi bagi yang ‘jam terbangnya’ kurang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;8. Teratai Mengunci&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kedua kaki laki-laki maupun wanita direntangkan lurus keluar ke arah pasangan masing-masing, disesuaikan dengan kebiasaan tidur . Pada posisi miring, pihak laki-laki harus selalu berbaring dengan sisi kiri tubuhnya, sedangkan wanita berbaring miring pada sisi kanannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;9. Teratai Menekan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah dalam posisi mengunci, kemudian wanita menekan vaginanya menuju penis dengan kedua pahanya. Tekanan dari depan ke belakang yang kuat terhadap penis, akan menimbulkan sensasi yang luar biasa, meski agak sulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;10. Teratai Memeluk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu paha wanita ditempatkan melintang ke paha pasangannya. Posisi ini sangat mudah dilakukan dengan santai. Duduk berhadapan , sementara kedua tangan saling berangkulan. Hujani ciuman dan dekapan hangat agar semakin panas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;11. Belahan Teratai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita meletakkan salah satu kakinya diatas bahu pasangan. Kaki yang satunya lagi direntangkan lurus ke depan, kemudian kaki yang direntangkan itu diletakkan diatas bahu pasangan. Lalu kaki yang tadi diletakkan diatas bahu direntangkan keluar, lalu lakukan secara bergantian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;12. Teratai Gantung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki menyandarkan tubuhnya pada sebuah tembok, sementara wanitanya duduk diatas kedua tangan pasangannya yang disatukan dan menyangga pantat wanita. Lalu wanita melingkarkan kedua tangannya pada leher laki-laki, lantas meletakkan kedua pahanya dipinggang lali-laki, sembari mengerakkan dirinya dengan kedua kakinya, dimana menyentuh tembok tempat sandaran laki-laki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seni Erotik Perancis dalam buku Romantique yang di dalamnya dibahas oleh beberapa penulis Perancis, antara lain :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;13. Ne Me Chiffon Pas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita berada di atas ranjang, tidak berbaring namun dalam keadaan telentang, dengan kepala bersandar di atas bantal yang ditonggakkan di tiang ranjang. Sementara itu kaki dibuka lebar-lebar agar tubuh laki-laki dapat masuk ditengahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua kaki wanita dirangkulkan di punggung laki-laki. Terus kedua tangan laki-laki merangkul pinggang wanita. Kemudian badan laki-laki digerakkan ke bawah, badan wanitanya digerakkan ke atas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;14. La Chandelle&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam posisi ini, lutut wanita berada di atas ranjang kemudian tangan kanannya ditekuk untuk di bawah muka sementara itu tangan menopang kepala. Dengan posisi seperti ini bokong atau pantat wanita mumbul sebatas panjang pahanya, lantas laki-laki mendekatkan badannya di belakang wanitanya. Lalu dimainkan tarian sesuka hati mengikuti irama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;15. Le Bidet&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki berada di bawah, tidak berbaring melainkan menengadah ke atas dengan kedua tangan menekan ranjang sehingga tampak seperti empat kaki meja. Wanitanya naik di atas dengan merangkul kedua tangannya di punggung laki-laki. Lalu laki-lakinya bergerak mendorong ke bawah. Iramanya tetap sesuka hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;16. Une Bonne Position&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada posisi ini laki-laki berada di bawah wanita. Tapi kaki kiri lelaki menumpang di atas kaki kanan wanita. Lalu tangan kiri laki-laki memegang bahu wanitanya. Sementara itu kaki kiri wanita ditumpangkan di bahu kiri laki-laki. Kepala laki-laki mendangak dan tangan kiri wanitanya menonggak leher yang laki-laki. Kemudian keduanya bergerak menuruti irama dengan lepas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana dengan posisi ala china atau yang sering disebut dengan Tao. Bisa dicoba dengan posisi-posisi berikut :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;17. Cengkraman dari Atas dan Belakang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita duduk diatas pasangannya, dengan membelakangi wajah lelakinya. Posisi berhadapan dengan kaki sembari memegang dan mengelus kaki pasangan laki-lakinya. Posisi ini memberikan keleluasaan laki-laki untuk menyentuh bagian vagina serta mempermudah masuknya penis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;18. Cengkraman Samping&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi wanita berada diatas, sementara laki-lakinya setengah berbaring dengan mengangkat salah satu pinggulnya secara miring. Wanitapun posisinya menyamping.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;19. Saling Mencengkram&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Duduk berhadapan, wanita berada diatas sembari merangkul serta mengelus dada pasangannya. Laki-laki mengepalkan tangannya dibawah. Lakukan dengan irama nan teratur sembari berciuman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;20. Cengkraman Berguling&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saling berbaring dalam posisi menyamping, seraya berpelukan. Kedua tangan pasangan melingkar pada daerah pinggul atau bokong. Dalam posisi ini masing-masing pasangan dapat menghujani ciuman serta dekapan hangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;21. Cengkraman Jatuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam posisi duduk berhadapan, wanita berada diatas paha laki-lakinya. Posisi ini sebaiknya dilakukan dengan menggunakan bangku empuk bukan di ranjang. Supaya leluasa untuk melakukan gerakan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;22. Penyembahan diAtas Matras&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita berbaring di tempat yang lebih tinggi (diatas matras atau meja) dengan membuka lebar-lebar bagian paha dan kakinya, hingga bagian lutut kaki ditekuk diujung meja atau matras. Sementara itu pasangan laki-lakinya setengah berdiri ditopang oleh kedua lututnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;23. Permainan Ujung Dalam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita dalam posisi telentang di bawah, mengangkat kedua kaki kemudian menyandarkannya di pundak laki-laki. Sementara itu laki-laki menekuk lututnya seraya mengangkat bokong wanita agar lebih dekat dengan alat vital. Posisi ini jelas sangat disukai wanita karena dapat menikmati serangan agresif dari pasangannya, ‘ke ujung paling dalam’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;24. Penaklukan dari Buritan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti push up, wanita menahan kedua tangannya dibawah. Kepalanya bersandar pada tangan agak turun sementara bagian bokong lebih tinggi. Sedangkan laki-lakinya setengah berdiri dengan menekukan lututnya serta memasukan penisnya dari belakang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan posisi yang populer di kalangan awam, antara lain :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;25. Enam Sembilan (69)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Paling gampang dan sudah sangat populer. Masing-masing menghadap alat vital pasangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;26. WOT (women on top)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita sesekali berada di atas dan ini paling banyak disukai oleh laki-laki sebab sembari ML dengan leluasa dapat menikmati seksinya tubuh wanitanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;27. Millitary&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Layaknya merayap seperti dalam pertempuran. Posisi ini sangat mudah dilakukan dimana secara bergantian laki-laki maupun wanita berada diatas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;28. Doggy Style&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Agak nakal dengan posisi wanitanya merapatkan kaki sementara yang laki-laki melebarkan kakinya. Setelah itu melakukan penetrasi. Agar lebih nyaman wanita bisa merebahkan kepala serta bahunya di bantal. Posisi ini memungkinkan kenikmatan penetrasi yang lama dan dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;29. Rabbit Ears Style&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita berbaring di atas ranjang, kemudian mengangkat kakinya yang terbuka lebar ke arah telinganya. Lalu yang laki-laki menahan kedua kaki wanitanya. Setelah itu melakukan penetrasi, bergerak dengan maju mundur. Supaya penetrasinya gampang, laki-laki bisa menaruh bantal dibawah pantat wanitanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;30. V Formation&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi ini hampir sama dengan yang di atas. Pada posisi ini kaki wanitanya tidak sampai ke telinga, namun bisa dengan mengangkat kakinya ke arah langit-langit. Lalu melakukan penetrasi. Sementara itu yang laki-laki membantu dengan memegang bagian ankle-nya kemudian merentangkan kedua kaki pasangan hingga bentuknya seperti huruf V. Supaya tidak capek, kaki wanita bisa diletakkan di bahu laki-laki. Pada posisi ini pun laki-laki bisa menstimulasi klitoris pasangan sembari penetrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;31. On A Mission&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi dasar yang mudah dilakukan dimana posisi ini Anda dapat menyentuh hampir semua tubuh pasangan. Laki-laki berada diatas setengah berbaring. Posisi ini Anda dapat memanjakan pasangan dengan mengusap wajah, telinga dan leher dan meremas bokong pasangan. Bahkan berbisik kata-kata nan mesra terhadap pasangan. Banyak Ciuman yang dilakukan dalam posisi seperti ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;32. The Variations&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Posisi kedua kaki wanita diatas pinggang laki-laki atau sebaliknya. Lebih fleksibel lagi bila kaki direndahkan dari posisi yang tadi. Sembari ditekuk supaya tubuh wanitanya terangkat agar memudahkan penis masuk ke dalam vagina. Gerakan penis bukan hanya keluar masuk, namun juga menyamping hingga Anda berdua mencapai puncak gairah. Posisi ini sangat nyaman, karena bisa merasakan masuknya penis secara perlahan dan pasti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;33. Push Ups&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti gerakan push ups. Dilakukan secara bergantian dengan menindih pasangan sementara tangan dikepalkan di lantai. Apabila wanita berada dibawah, lantas memegang tubuh laki-laki. Dalam posisi ini terasa sekali keluar masuknya penis, dimana laki-laki dapat menundukkan kepalanya menyentuh payudara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;34. Rollovers (bergumul)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bergumul sembari mendekap erat. Wajah saling memandang lekat dimana penis masuk ke dalam vagina. Jika lelah dengan posisi ini, Anda dapat menyamping agar lebih rileks. Posisi ini penetrasi yang terjadi hasilnya maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;35. The Lawn Swing&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dari posisi dasar atau Missionary. Lalu sit up dan melakukan posisi setengah duduk sembari menekan lutut. Dengan cara ini laki-laki bisa mengangkat bokong wanita agar penis lebih dekat ke vagina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;36. The Sitting Tango&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Duduk saling berhadapan seperti adegan filmnya Marlon Brando dalam ‘Last Tango in Paris’. Penis masuk dalam vagina, meski sedikit sulit namun coba lagi dimana masuknya penis terasa hangat sembari berpelukkan erat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;37. Taking It To The Top&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita berada diatas, hampir sama dengan WOT (women on top), laki-laki sangat menyukai posisi ini karena ia dengan leluasa meremas payudara wanitanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;38. Twist and Shout&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wanita berada diatas laki-laki. Layaknya berputar sembari mengerang nikmatnya posisi ini dimana kedua kaki wanita berputar sambil menekan penis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;39. Coming From Behind&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Istilah populernya lewat pintu belakang. Anda pasti tahu bagaimana memperagakannya, bukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;40. The Lovin’ Spoonful&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hampir sama dengan nomor diatas, hanya saja wanita dalam posisi berbaring. Posisi ini sedikit sulit apalagi jika belum ereksi benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;kaskus.us &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2200116004823348860?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2200116004823348860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2200116004823348860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2200116004823348860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2200116004823348860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/40-posisi-ml-terbaik.html' title='40 posisi ML terbaik'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1917170568169289685</id><published>2008-10-12T12:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:43:02.096-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Kelamin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Seks Bebas Tingkatkan Penyakit Kelamin</title><content type='html'>&lt;p&gt;Penyakit kelamin akibat hubungan seks bebas semakin hari meningkat. Semakin banyak kasus penyakit menular seksual dijumpai, seperti sifilis, gonorrhoe, dan paling parah bisa tertular HIV-AIDS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan begitu, banyak para seksolog menganjurkan kepada setiap pasangan di negeri ini untuk melakukan hubungan seksual setelah resmi menikah. Ini untuk menghindari banyaknya kasus penyakit menular seks yang berbahaya. Bahkan, pemerintah dan pakar seks menganjurkan pada setiap pasangan agar menghormati hubungan seks sebagai suatu hal yang sakral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Kita berharap bahwa hubungan seks hendaknya dilakukan setelah resmi menikah, sebagai suatu yang sakral dan dihormati oleh semua pihak,” ungkap ahli kebidanan dan kandungan, dr Boy Abidin SpOG..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, namun menurutnya, pengetahuan mengenai seks seharusnya dimasukkan dalam kurikulum sekolah, sehingga para siswa mendapat bekal pengetahuan mengenai hal itu tanpa harus mencari tahu sendiri lewat coba-coba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti diketahui, banyak aktifitas seksual dimulai saat anak duduk di bangku sekolah seperti saat anak menginjak usia sekolah menengah atas, bahkan dilakukan semasa anak menginjak usia lima belas tahun. Itu sebabnya, dengan menjaga hubungan seksual yang sehat, diharapkan berbagai penyakit menular seksual mampu ditekan dengan baik. (yz)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1917170568169289685?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1917170568169289685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1917170568169289685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1917170568169289685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1917170568169289685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/seks-bebas-tingkatkan-penyakit-kelamin.html' title='Seks Bebas Tingkatkan Penyakit Kelamin'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4973634495493550415</id><published>2008-10-12T12:38:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:40:13.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyakit Kelamin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Penyakit Kelamin</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Penyakit Kelamin&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Penyakit kelamin merujuk kepada sebarang penyakit yang boleh tersebar melalui hubungan kelamin atau seks. Penyakit kelamin ini boleh disebabkan oleh &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarV.htm#Virus%20mikrob"&gt;virus&lt;/a&gt;, kuman, &lt;a href="http://www.geocities.com/datahaiwan/FaktaBakteria.htm#Kandungan"&gt;bakteria&lt;/a&gt;, ataupun kulat.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Diantara penyakit kelamin yang biasa di dapati adalah :-&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;AIDs&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Chancroid&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/PenyakitKelaminGonorrhoea.htm#Kandungan"&gt;Gonorrhoea&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Granuloma&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;&lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarH.htm#Hepatitis%20A" target="Maklumat"&gt;Hepatitis A&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;&lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarH.htm#Hepatitis%20B" target="Maklumat"&gt;Hepatitis B&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Herpes&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Jangkitan Saluran Kencing (Urinary Tract Infection)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Jangkitan Yis (Kulat)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/PenyakitKelaminCondylomaAcuminata.htm#Kandungan"&gt;Ketuat kelamin (Genital Warts - Condyloma Acuminata)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Kutu ari-ari (Pubic Lice)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Lymphogranuloma&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Molluscum&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Radang Pelvik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Scabies&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Siflis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Trichomoniasis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Vaginitis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Bakteria Vaginosis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Walaupun pada masa sekarang, terdapat banyak rawatan yang boleh digunakan untuk merawat penyakit kelamin, kebanyakan penyakit kelamin tidak dapat sembuh secara 100%. Gejala penyakit kelamin akan kembali berulang dan pengidap penyakit kelamin perlu mendapatkan rawatan seberapa segera dan seberapa kerap yang perlu. Sekiranya pengidap penyakit kelamin ini tidak mendapatkan rawatan atau lewat mendapatkan rawatan kerana perasaan malu atau jahil, ia akan membawa akibat yang sangat buruk.&lt;/span&gt; &lt;center&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.medic.uum.edu.my/penyakit%20kelamin.htm"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/alam_penyakit/GambarSyphilis.jpg" alt="Penyakit Siflis yang lewat dirawat." border="0" width="200" height="163" hspace="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.medic.uum.edu.my/penyakit%20kelamin.htm"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/alam_penyakit/GambarKetuatKelamin.jpg" alt="Gambar Ketuat Kelamin yang lewat dirawat." border="0" width="200" height="170" hspace="50" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/center&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Sesetengah penyakit kelamin seperti AIDs tidak boleh diubati langsung dan hanya boleh diperlahankan tetapi dengan kos yang teramat mahal. Walaupun menerima rawatan, pesakit AIDs terpaksa bergantung hidup dengan memakan pelbagai jenis ubat-ubatan saban hari, dan biasanya masih akan berakhir dengan kematian disebabkan &lt;a href="http://w3.spancity.com/yosri/DaftarV.htm#Virus%20mikrob"&gt;virus&lt;/a&gt; dalam tubuh mulai menjadi kebal dengan ubat yang dimakan bertahun-tahun lamanya itu.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Penyakit kelamin lebih sering tersebar dikalangan remaja. Ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti :-&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Kurang pengetahuan mengenai penyakit kelamin. Tidak tahu cara ia merebak.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Salah faham terhadap penyakit kelamin. Contoh :- &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;penyakit kelamin tidak menular dikalangan orang muda&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. (Ini adalah salah. Kebanyakan penyakit kelamin merebak dikalangan remaja dan awal dewasa.)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Tekanan pasangan untuk tidak menggunakan &lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/KaedahKondom.htm#Kaedah%20pencegah%20kehamilan"&gt;kondom&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Kesukaran mendapatkan bekalan &lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/KaedahKondom.htm#Kaedah%20pencegah%20kehamilan"&gt;kondom&lt;/a&gt;. Ketiadaan &lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/KaedahKondom.htm#Kaedah%20pencegah%20kehamilan"&gt;kondom&lt;/a&gt; tidak mampu menghalang berlakunya hubungan seks, malah menambah risiko penyebaran penyakit kelamin dan risiko kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Fikiran cetek - "&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Ia tidak mungkin berlaku pada saya. / Saya hanya melakukannya dengan pasangan yang rapat&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Tidak tahu kesan buruk jangka panjang. "&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Saya kenal orang yang mengidap penyakit kelamin tetapi masih dapat hidup seperti biasa....&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+1;"&gt;Kebanyakan penyakit kelamin boleh dilindungi dengan beberapa cara termasuk :-&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Mengelak dari melakukan hubungan kelamin (bagi yang belum berkahwin)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Mengamalkan hubungan yang sihat antara pasangan yang berkahwin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Menjauhi daripada melakukan hubungan rambang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;span style="font-size:+1;"&gt;Mengamalkan cara yang selamat ketika melakukan hubungan kelamin seperti menggunakan &lt;a href="http://www.geocities.com/alam_penyakit/KaedahKondom.htm#Kaedah%20pencegah%20kehamilan"&gt;kondom&lt;/a&gt; dengan betul.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4973634495493550415?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4973634495493550415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4973634495493550415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4973634495493550415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4973634495493550415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/penyakit-kelamin.html' title='Penyakit Kelamin'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5221447816993308776</id><published>2008-10-12T12:32:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:34:46.962-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>PENELITIAN, ARTIKEL AIDS</title><content type='html'>&lt;center&gt; &lt;h2&gt;&lt;b&gt;ACQUIRED IMMUNO DEFICIENCY SYNDROME&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;  Oleh : dr. Adi Sasongko, MA&lt;br /&gt;(Yayasan Kusuma Buana, Jakarta)  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;hr size="3"&gt; &lt;/center&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PERKEMBANGAN HIV/AIDS DI DUNIA :&lt;/b&gt; &lt;p&gt; Kasus pertama ditemukan di San Fransisco pada seorang gay tahun 1981. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menurut UNAIDS(Badan PBB untuk penanggulangan AIDS) s/d akhir 1995,  jumlah orang yang terinfeksi HIV (Human Immuno-deficiency Virus)  di dunia telah mencapai 28 juta dimana 2,4 juta diantaranya adalah  kasus bayi dan anak. Setiap hari terjadi infeksi baru sebanyak 8500 orang,  sekitar 1000 diantaranya bayi dan anak. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sejumlah 5,8 juta orang telah meninggal akibat AIDS (Acquired Immuno  Deficiency Syndrome), 1,3 juta diantaranya adalah bayi dan anak.  -AIDS telah menjadi penyebab kematian utama di Amerika Serikat, Afrika Sub-sahara dan Thailand. Di Zambia, epidemi AIDS telah menurunkan usia  harapan hidup dari 66 tahun menjadi 33 tahun, di Zimbabwe akan menurun  dari 70 tahun menjadi 4o tahun dan di Uganda akan turun dari 59 tahun  menjadi 31 tahun pada tahun 2010. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;POLA PENULARAN VIRUS AIDS :&lt;/b&gt; &lt;p&gt; Virus AIDS ditemukan dalam cairan tubuh manusia, dan paling banyak ditemukan pada darah, cairan sperma dan cairan vagina. Pada cairan  tubuh lain juga bisa ditemukan (seperti misalnya cairan ASI) tetapi  jumlahnya sangat sedikit. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah 75-85% penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10%  diantaranya melalui hubungan homoseksual), 5-10% akibat alat  suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik), 3-5% melalui transfusi darah yang tercemar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Infeksi HIV sebagian besar (lebih dari 80%) diderita oleh kelompok usia produktif (15-49 tahun) terutama laki-laki, tetapi proporsi penderita  wanita cenderung meningkat. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Infeksi pada bayi dan anak, 90% terjadi dari ibu yang mengidap HIV.  Sekitar 25-35% bayi yang dilahirkan oleh Ibu pengidap HIV akan menjadi  pengidap HIV, melalui infeksi yang terjadi selama dalam kandungan,  selama proses persalinan dan melalui pemberian ASI. Dengan pengobatan  antiretroviral pada ibu hamil trimester terakhir, risiko penularan dapat  dikurangi menjadi hanya 8%. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SIAPA YANG RAWAN TERHADAP VIRUS AIDS ? :&lt;/b&gt; &lt;p&gt;Infeksi virus AIDS terutama disebabkan oleh perilaku seksual berganti-ganti pasangan. Oleh karena itu yang paling berisiko untuk  tertular AIDS adalah siapa saja yang mempunyai perilaku tersebut.  Harus diingat bahwa perilaku seperti ini bukan hanya dimiliki oleh  kelompok pekerja seks tetapi juga oleh kelompok lain seperti misalnya  remaja, mahasiswa, eksekutif muda dsb. Jadi yang menjadi masalah  disini bukan pada "kelompok" mana tetapi pada "perilaku" yang  berganti-ganti pasangan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PERJALANAN INFEKSI HIV/AIDS : &lt;/b&gt; &lt;p&gt;Pada saat seseorang terkena infeksi virus AIDS maka diperlukan waktu 5-10 tahun untuk sampai ke tahap yang disebut sebagai AIDS. Setelah virus masuk kedalam tubuh manusia, maka selama 2-4 bulan keberadaan virus  tersebut belum bisa terdeteksi dengan pemeriksaan darah meskipun virusnya sendiri sudah ada dalam tubuh manusia. Tahap ini disebut sebagai periode  jendela. Sebelum masuk pada tahap AIDS, orang tersebut dinamai HIV  positif karena dalam darahnya terdapat HIV. Pada tahap HIV+ ini  maka keadaan fisik ybs tidak mempunyai kelainan khas ataupun keluhan  apapun, dan bahkan bisa tetap bekerja seperti biasa. Dari segi penularan,  maka dalam kondisi ini ybs sudah aktif menularkan virusnya ke orang  lain jika dia mengadakan hubungan seks atau menjadi donor darah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak masuknya virus dalam tubuh manusia maka virus ini akan menggerogoti sel darah putih (yang berperan dalam sistim kekebalan tubuh)  dan setelah 5-10 tahun maka kekebalan tubuh akan hancur dan penderita  masuk dalam tahap AIDS dimana terjadi berbagai infeksi seperti misalnya  infeksi jamur, virus-virus lain, kanker dsb. Penderita akan meninggal  dalam waktu 1-2 tahun kemudian karena infeksi tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di negara industri, seorang dewasa yang terinfeksi HIV akan menjadi AIDS dalam kurun waktu 12 tahun, sedangkan di negara berkembang kurun waktunya lebih pendek yaitu 7 tahun. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah menjadi AIDS, survival rate di negara industri telah bisa  diperpanjang menjadi 3 tahun, sedangkan di negara berkembang masih  kurang dari 1 tahun. Survival rate ini berhubungan erat dengan penggunaan  obat antiretroviral, pengobatan terhadap infeksi oportunistik dan  kwalitas pelayanan yang lebih baik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pola infeksi secara global, sekitar 90% kasus HIV/AIDS ada di negara berkembang.&lt;br /&gt;Saat ini penyebarannya adalah : &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Afrika Sub-sahara   : 14 juta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Asia Selatan-Tenggara               : 4,8 juta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Asia Timur-Pasifik                  : 35.000 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timur Tengah                        : 200.000 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Karibia     : 270.000 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amerika Latin                       : 1,3 juta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Eropa Timur - Asia Tengah           : 30.000  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Australia                           : 13.000 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Eropa Barat                         : 470.000 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amerika Utara    : 780.000 &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt; Dengan globalisasi, pergerakan penduduk dan pertumbuhan ekonomi, episentrum infeksi HIV/AIDS saat ini bergeser ke Asia. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PENCEGAHAN AIDS :&lt;/b&gt; &lt;p&gt;Pada prinsipnya, pencegahan dapat dilakukan dengan cara mencegah penularan virus AIDS. Karena penularan AIDS terbanyak  adalah melalui hubungan seksual maka penularan AIDS bisa dicegah  dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual. Pencegahan lain  adalah melalui pencegahan kontak darah, misalnya pencegahan penggunaan  jarum suntik yang diulang, pengidap virus tidak boleh menjadi donor darah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara ringkas, pencegahan dapat dilakukan dengan formula A-B-C.  A adalah abstinensia, artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum  menikah. B adalah be faithful, artinya jika sudah menikah hanya  berhubungan seks dengan pasangannya saja. C adalah condom, artinya  jika memang cara A dan B tidak bisa dipatuhi maka harus digunakan alat  pencegahan dengan menggunakan kondom. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PREDIKSI YANG AKAN DATANG : &lt;/b&gt; &lt;p&gt;Tahun 2000, diperkirakan jumlah kasus HIV/AIDS akan meningkat menjadi 30-40 juta orang dan  pertambahan kasus baru terbanyak akan ditemukan di Asia Selatan dan  Tenggara. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di negara industri telah terlihat penurunan jumlah kasus baru (insidens) per tahun. Di Amerika Serikat, telah turun dari 100.000  kasus baru/tahun menjadi 40.000 kasus baru/tahun. Pola serupa juga  terlihat di Eropa Utara, Australia dan Selandia Baru. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan kasus baru berkait dengan tingkat pemakaian kondom,  berkurangnya jumlah pasangan seks dan memasyarakatnya pendidikan seks  untuk remaja. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan infeksi HIV juga terjadi sebagai dampak membaiknya diagnosa dini dan pengobatan yang adekwat untuk penyakit menular seksual (PMS).  Di Tanzania, daerah yang pelayanan PMSnya berjalan baik mempunyai  insidens HIV yang 40% lebih rendah. Penelitian di Pantai Gading,  Afrika memperlihatkan bahwa pengobatan PMS juga mengurangi viral load  sehingga mengurangi infectivity. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;TAHAPAN PANDEMI AIDS :&lt;/b&gt; &lt;p&gt;Pada awalnya dimulai dengan penularan pada kelompok homoseksual (gay). Karena diantara kelompok homoseksual  juga ada yang biseksual, maka infeksi melebar ke kelompok  heteroseksual yang sering berganti-ganti pasangan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahap kedua, infeksi mulai meluas pada kelompok pelacur  dan pelanggannya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahap ketiga, berkembang penularan pada isteri dari pelanggan pelacur. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahap ke empat mulai meningkat penularan pada bayi dan anak dari ibu yang mengidap HIV. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KERENTANAN WANITA PADA INFEKSI HIV :&lt;/b&gt; &lt;p&gt;Wanita lebih rentan terhadap penularan HIV akibat faktor anatomis-biologis dan faktor sosiologis-gender. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi anatomis-biologis wanita menyebabkan struktur panggul wanita dalam posisi "menampung", dan alat reproduksi wanita sifatnya "masuk kedalam" dibandingkan pria yang sifatnya "menonjol keluar". Keadaan ini  menyebabkan mudahnya terjadi infeksi khronik tanpa diketahui oleh ybs.  Adanya infeksi khronik akan memudahkan masuknya virus HIV. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mukosa (lapisan dalam) alat reproduksi wanita juga sangat halus  dan mudah mengalami perlukaan pada proses hubungan seksual. Perlukaan  ini juga memudahkan terjadinya infeksi virus HIV. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Faktor sosiologis-gender berkaitan dengan rendahnya status sosial wanita (pendidikan, ekonomi, ketrampilan). Akibatnya kaum wanita dalam  keadaan rawan yang menyebabkan terjadinya pelcehan dan penggunaan  kekerasan seksual, dan akhirnya terjerumus kedalam pelacuran sebagai  strategi survival. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus di Ghana dalam pembangunan Bendung Sungai Volta, menyebabkan ribuan  penduduk tergusur dari kampung halamannya. Kaum pria bisa memperoleh  kesempatan kerja sebagai buruh dan kemudian menjadi nelayan.  Kaum wanita yang hanya terbiasa dengan pekerjaan pertanian akhirnya  tersingkir ke kota dan terjerumus pada pekerjaan hiburan dan penyediaan  jasa seksual. Akibatnya banyak yang menderita penyakit menular seksual  (termasuk HIV) dan meninggal akibat AIDS. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Thailand Utara, akibat pembangunan ekonomi dan industri yang berkembang pesat menyebabkan lahan pertanian berkurang dan wanita tergusur  dari pekerjaan tradisionalnya di bidang pertanian. Sebagian besar  kemudian migrasi ke kota-kota besar dan menjadi pekerja seks dan  akhirnya tertular oleh HIV. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SITUASI HIV/AIDS DI INDONESIA :&lt;/b&gt; &lt;p&gt; Sampai dengan bulan September 1996, jumlah kasus HIV/AIDS mencapai  449 orang, dengan kelompok umur terbanyak pada usia 20-29 tahun (47%)  dan kelompok wanita sebanyak 27%. Kelompok usia produktif (15-49 tahun)  mencapai 87%. Dilihat dari lokasi, kasus terbanyak ditemukan  di DKI Jakarta, Irian Jaya dan Riau. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumlah kasus yang tercatat diatas adalah menurut catatan resmi yang jauh lebih rendah dari kenyataan sesungguhnya akibat keterbatasan dari sistem surveilance perangkat kesehatan kita. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Permasalahan HIV/AIDS di banyak negara memang memperlihatkan fenomena gunung es, dimana yang tampak memang jauh lebih kecil dibandingkan  jumlah sesungguhnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya penanggulangan AIDS di Indonesia masih banyak ditujukan kepada kelompok-kelompok seperti para pekerja seks dan waria, meskipun juga  sudah digalakkan upaya yang ditujukan pada masyarakat umum, seperti  kaum ibu, mahasiswa dan remaja sekolah lanjutan. Yang masih belum  digarap secara memadai adalah kelompok pekerja di perusahaan yang  merupakan kelompok usia produktif. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proyeksi perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia diperkirakan  akan menembus angka 1 juta kasus pada tahun 2005, dan sesuai pola  epidemiologis yang ada maka jumlah kasus terbanyak akan ada pada  kelompok usia produktif (patut diingat bahwa pada tahun 2003 Indonesia  akan memasuki pasar bebas APEC dan membutuhkan SDM yang tangguh  untuk bersaing di pasar global). &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;PENGOBATAN DAN VAKSINASI : &lt;/b&gt; &lt;p&gt;Pertemuan Konperensi Internasional AIDS ke XI di Vancouver bulan Juli 1996 yl melaporkan penggunaan tiga obat kombinasi (triple drugs)  yang mampu menurunkan viral load hingga jumlah minimal dan memberikan harapan penyembuhan.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendala yang dihadapi untuk pengobatan adalah biaya yang mahal untuk penyediaan obat dan biaya pemantauan laboratorium, yang mencapai  US$ 16.000 - US$ 25.000/tahun. Kendala lain adalah kepatuhan penderita  untuk minum obat secara disiplin dalam jangka waktu 1,5 - 3 tahun,  karena obat yang diminum secara tidak teratur akan menyebabkan resistensi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diperkirakan karena mahalnya biaya pengobatan, maka hanya ada 5-10% pengidap HIV yang mampu berobat dengan menggunakan triple drugs ini.  Jika masalah biaya ini tidak bisa diatasi, maka adanya obat tidak akan  mampu memberantas HIV/AIDS secara bermakna. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penelitian untuk menemukan vaksi pencegahan HIV juga terus dilakukan. Biaya vaksinasi diperkirakan tidak akan semahal triple drugs.  Seandainyaoun ditemukan vaksin untuk pencegahan HIV, kendalanya adalah  harus dicapainya jumlah cakupan vaksinasi yang tinggi (80%) jika  diinginkan dampak pemberantasan HIV. Untuk mencapai cakupan sebesar ini,  diperkirakan akan membutuhkan biaya yang cukup mahal dan sulit  disediakan oleh negara berkembang. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dampak sampingan dari mahalnya obat dan ketersediaan biaya untuk pelaksanaan vaksinasi, menyebabkan munculnya isu diskriminasi baru  yaitu kaya dan miskin. Pengidap HIV yang kaya akan mampu menyediakan  biaya untuk triple drugs, tetapi yang miskin tetap akan mati. Negara  industri kaya bisa menyediakan biaya untuk mencapai cakupan vaksinasi  yang tinggi, sedangkan negara berkembang mungkin tidak akan mampu. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;KESIMPULAN : &lt;/b&gt; &lt;p&gt;Upaya pencegahan tetap lebih baik dan cost-effective dibandingkan dengan upaya pengobatan. Untuk itu perlu dimasyarakatkan upaya pencegahan AIDS bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk untuk kelompok  remaja-mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5221447816993308776?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5221447816993308776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5221447816993308776' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5221447816993308776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5221447816993308776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/penelitian-artikel-aids.html' title='PENELITIAN, ARTIKEL AIDS'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1081186455360260722</id><published>2008-10-12T12:31:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T12:31:55.049-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BAGAIMANA MENCEGAH AIDS</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tidak berganti-ganti pasangan seksual &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pencegahan kontak darah, misalnya pencegahan terhadap penggunaan jarum suntik yang diulang &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Dengan formula A-B-C     &lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;b&gt;    &lt;/b&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;ABSTINENSIA artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah     &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;BE FAITHFUL artinya jika sudah menikah hanya berhubungan seks dengan pasangannya saja     &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;CONDOM artinya pencegahan dengan menggunakan kondom     &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1081186455360260722?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1081186455360260722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1081186455360260722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1081186455360260722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1081186455360260722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/bagaimana-mencegah-aids.html' title='BAGAIMANA MENCEGAH AIDS'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8863690142529308897</id><published>2008-10-12T12:30:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:31:08.957-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>SIAPA KELOMPOK RESIKO TINGGI TERKENA AIDS?</title><content type='html'>&lt;b&gt;Siapa saja yang memiliki perilaku seksual berganti-ganti pasangan&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8863690142529308897?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8863690142529308897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8863690142529308897' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8863690142529308897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8863690142529308897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/siapa-kelompok-resiko-tinggi-terkena.html' title='SIAPA KELOMPOK RESIKO TINGGI TERKENA AIDS?'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-2539899585121995551</id><published>2008-10-12T12:29:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T12:29:47.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>GEJALA AIDS</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Rasa lelah berkepanjangan &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sesak nafas dan batuk berkepanjangan &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Berat badan turun secara menyolok &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pembesaran kelenjar (di leher, ketiak, lipatan paha) tanpa sebab yang jelas &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Bercak merah kebiruan pada kulit (kanker kulit) &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sering demam (lebih dari 38 °C) disertai keringat malam tanpa sebab yang jelas &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-2539899585121995551?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/2539899585121995551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=2539899585121995551' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2539899585121995551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/2539899585121995551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/gejala-aids.html' title='GEJALA AIDS'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5575971817041137013</id><published>2008-10-12T12:28:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:29:03.031-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BAGAIMANA AIDS MENULAR ?</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;75-85 % Penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10 % diantaranya melalui hubungan homoseksual) &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;5-10 % akibat alat suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik) &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;3-5 % melalui transfusi darah yang tercemar &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;90 % infeksi pada bayi dan anak terjadi dari Ibu yang mengidap HIV &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;25-35 % bayi yang dilahirkan oleh Ibu pengidap HIV akan menjadi pengidap HIV&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5575971817041137013?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5575971817041137013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5575971817041137013' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5575971817041137013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5575971817041137013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/bagaimana-aids-menular.html' title='BAGAIMANA AIDS MENULAR ?'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-909672088357468373</id><published>2008-10-12T12:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:28:16.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>APAKAH AIDS ?</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus) &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS. &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-909672088357468373?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/909672088357468373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=909672088357468373' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/909672088357468373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/909672088357468373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/apakah-aids.html' title='APAKAH AIDS ?'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1546613678144708734</id><published>2008-10-12T12:21:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:25:09.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Bahaya Seks Di Bawah Usia 17 Tahun</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://spirit-zone.blogspot.com/2008/10/bahaya-seks-di-bawah-usia-17-tahun.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kanker rahim (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;uterus&lt;/span&gt;) merupakan salah satu jenis kanker yang menakutkan bagi seorang perempuan. Kanker ini dianggap menjadi penyebab kematian terbesar wanita di dunia. Ada beberapa penyebab kanker ini, antara lain, hubungan intim di bawah usia 17 tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kanker rahim adalah penyakit yang banyak diderita kaum perempuan. Kenapa demikian? Karena hanya perempuan yang memiliki rahim, sedangkan laki-laki tidak. Penyakit ini mematikan dan muncul karena sel-sel &lt;span style="font-style: italic;"&gt;epitel&lt;/span&gt; pada dinding rahim berkembang tidak normal. Seperti penyakit kanker lainnya, penyebab kanker rahim inipun belum diketahui secara pasti. Beberapa penelitian kemudian menyebutkan bahwa kanker ini disebabkan oleh virus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Human Papilloma Virus&lt;/span&gt; (HPV) yang muncul, antara lain karena perilaku sering berganti-ganti pasangan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ini hidup di daerah yang lembab, persisnya dalam cairan vagina yang diidap oleh penderita keputihan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;leukore&lt;/span&gt;). Jika keputihan ini tidak segera membaik, virus ini bisa memunculkan kanker rahim. Biasanya keadaan ini ditandai dengan banyaknya cairan keputihan yang disertai bau tidak sedap dan perdarahan yang keluar dari vagina. Tapi ada kalanya kanker yang muncul itu tidak memberikan gejala-gejala sakit seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan seksual di bawah usia 17 tahun juga dapat merangsang tumbuhnya sel kanker. Mengapa? Karena pada rentang usia 12 tahun hingga 17 tahun itu, perubahan sel dalam mulut rahim sedang sangat aktif. Ketika sel sedang membelah secara aktif (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;metaplasi&lt;/span&gt;), idealnya tidak terjadi kontak atau rangsangan apapun dari luar, termasuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;injus&lt;/span&gt; (masuknya) benda asing dalam tubuh perempuan. Adanya benda asing, termasuk alat kelamin laki-laki dan sel sperma, akan mengakibatkan perkembangan sel ke arah abnormal. Apalagi kalau sampai terjadi luka yang mengakibatkan infeksi dalam rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2jr_nrVCEOw/SPAiK8T9s9I/AAAAAAAAAH4/ePfOaeGmZjc/s1600-h/female-reproductive-anatomy-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2jr_nrVCEOw/SPAiK8T9s9I/AAAAAAAAAH4/ePfOaeGmZjc/s200/female-reproductive-anatomy-1.jpg" alt="Bahaya Seks Di Bawah Usia 17 Tahun" title="Bahaya Seks Di Bawah Usia 17 Tahun" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255738336525267922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sel abnormal dalam mulut rahim (servix uteri) itu dapat menyerang alat kandungan perempuan, berawal dari mulut rahim, dan beresiko menyebar ke vagina hingga keluar. Sel abnormal itupun bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh, misalnya uterus, ovarium, tuba fallopi, ginjal, paru-paru, lever, tulang hingga otak. Jika telah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ tubuh lain, kanker rahim dapat menyebabkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker ini juga bisa disebabkan oleh nikotin yang ada dalam darah. Mengapa? Karena asap rokok yang masuk dalam tubuh akan segera merasuk ke dalam darah yang menyebar ke seluruh tubuh. Zat nikotin yang ada dalam darah itu akan singgah di seluruh bagian tubuh, termasuk mulut rahim dan selaput leher rahim yang sangat peka terhadap zat nikotin. Zat nikotin itu akan memicu pertumbuhan sel tidak normal yang kemudian menjadi biang munculnya sel kanker mulut rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan berkembang pula isu bahwa kanker ini disebabkan oleh hubungan intim pada saat seorang wanita sedang haid. Menurut para ahli, kanker ini tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan seks yang dilakukan pada saat wanita sedang mengalami menstruasi. Kanker ini lebih disebabkan oleh virus HPV, sedangkan hubungan seks yang dilakukan pada saat wanita mengalami menstruasi hanyalah sebuah hubungan yang tidak higienis.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-1546613678144708734?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/1546613678144708734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=1546613678144708734' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1546613678144708734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/1546613678144708734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/bahaya-seks-di-bawah-usia-17-tahun.html' title='Bahaya Seks Di Bawah Usia 17 Tahun'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2jr_nrVCEOw/SPAiK8T9s9I/AAAAAAAAAH4/ePfOaeGmZjc/s72-c/female-reproductive-anatomy-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3519045251824156703</id><published>2008-10-12T12:16:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:18:30.880-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>12 Alasan Pakai Kondom</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MENURUT &lt;/strong&gt;Dr. Nafsiah Mboi, menggunakan kondom untuk mencegah tertularnya penyakit seksual menular (PMS) memang tindakan minus malum, artinya keputusan yang paling baik (meski keputusan itu pun belum ideal baiknya) di antara keputusan lain yang tidak baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, lebih dari itu menggunakan kondom ternyata tidaklah menghambat seseorang untuk menikmati orgasme dan nikmatnya seks. “Semua tergantung dari kita. Kita hanya perlu membiasakan diri saja,” jelas Dr. Nafsiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab itu, berikut ini ada 12 alasan yang menguatkan kita kenapa harus menggunakan kondom:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Perlindungan diri.&lt;/strong&gt; Bila dipakai dengan benar dan konsisten melindungi diri dari penyakit menular seksual dan HIV&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Keluarga Berencana&lt;/strong&gt;. Salah satu pilihan yang aman terpercaya untuk mencegah kehamilan apalagi zaman sekarang Indonesia sedang mengalami baby booming. perencanaan keluarga berencana perlu digalakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Sangat paktis.&lt;/strong&gt; Mudah dibawa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Semua orang bisa pakai dan tidak ada efek samping.&lt;br /&gt;5. Mudah Digunakan.&lt;/strong&gt; Di tiap kemasan ada petunjuk pemakaiannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Menyenangkan&lt;/strong&gt;. Pemakaian kondom bisa jadi bagian dari foreplay.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Dapat diandalkan.&lt;/strong&gt; Setiap potong kondom harus lulus uji elektronis dan memenuhi Standar Mutu Internasional, ISO 4074.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Aman.&lt;/strong&gt; Kondom lateks tidak bepori seperti sudah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium. Dapat mencegah pertukaran cairan tubuh. Anda tak perlu khawatir akan bocor.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Seksi.&lt;/strong&gt; Bisa tahan lama, sehingga dapat meningkatkan kepuasan dalam bercinta&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10. Terjangkau karena harganya murah.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;11. Berpelicin.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;12. Banyak Pilihan.&lt;/strong&gt; Ada berbagai bentuk, ukuran dan aroma kondom yang bisa digunakan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3519045251824156703?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3519045251824156703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3519045251824156703' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3519045251824156703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3519045251824156703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/12-alasan-pakai-kondom.html' title='12 Alasan Pakai Kondom'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5232589549214229592</id><published>2008-10-12T12:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:12:24.232-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Cara-cara memakai kondom</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;        &lt;span style="color: rgb(255, 0, 102);font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 102);font-family:Arial Narrow;font-size:85%;"  &gt;Cara-cara memakai kondom &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;ul   style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:8pt;"&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pasanglah      kondom secara perlahan-lahan saat zakar sudah berereksi, sebelum      penis menyentuh daerah vagina pasangan. Pemasangan harus      menyelubungi penis sampai ke pangkal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jika kondom      yang digunakan tidak mempunyai ruang penampung di hujungnya,      tariklah sekitar satu sentimeter agar air mani tertampung di      sana. Hindari juga udara tersimpan dalam ruang kosong ini agar      kondomnya tidak pecah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Supaya      kegiatan bercinta terasa lebih enak, sapukankan sedikit pelincir      berupa air di hujung kondom sebelum memasangnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pegang cincin      kondom, lalu selimuti hingga ke hujung zakar. Apabila Anda belum      disunat, tarik kulup penis ke pangkal penis sebelum kondom      terpasang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bila kondom      tersebut dirasakan bocor, hentikan kegiatan seks anda segera.      Tarik penis dan ganti dengan kondom yang baru. Selepas ejakulasi,      cepat tarik penis sebelum "layu" supaya air mani tidak tumpah.      Lakukan dengan mencepit pangkal kondom agar tidak tertinggal di      vagina kerana kelicinannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian      bungkuslah kondom dengan tisu dan buang ke tempat sampah. Cuci      tangan bersih-bersih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jangan      sesekali mencuci kondom dan menggunakannya kembali. Ingat,      kondom hanya untuk digunakan sekali pakai sahaja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5232589549214229592?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5232589549214229592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5232589549214229592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5232589549214229592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5232589549214229592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/cara-cara-memakai-kondom.html' title='Cara-cara memakai kondom'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4151805185045819698</id><published>2008-10-12T12:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:04:21.513-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jenis-jenis kondom dan cara-cara memilihnya</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jenis-jenis     kondom dan cara-cara memilihnya &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;ul style="font-family: arial; font-size: 8pt; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kondom biasanya diperbuat      daripada latex atau polyurethane. Yang paling baik ialah latex      kerana ia adalah getah asli jika dibandingkan dengan      polyurethane yang berasaskan bahan kimia plastik yang kurang      fleksibel. Tetapi bagi mereka yang bersifak allergik kepada      latex boleh menggunakan polyurethane. Bagaimana kajian ilmiah      menunjukkan kedua-duanya mempunyai ketahanan yang sama daripada      pecah jika digunakan dengan betul.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kondom latex hanya boleh      digunakan dengan pelincir berasaskan air, bukan minyak seperti      vaseline atau krim sejuk kerana ia akan memecahkan latex      tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa perlu guna kondom? Kondom      adalah satu caranya yang boleh menolong untuk mengelakkan      penyebaran sexually transmitted diseases (STD) seperti HIV dan      mencegah kehamilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kondom dan pelincirnya      (lubricants) seperti KY Jelly selalunya mengandungi spermicide      yang dipanggil Nanoxynol 9 yang dikatakan dapat mengelakkan      kehamilan dan penyebaran HIV dan juga STDs yang lain. &lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terdapat pelbagai jenis kondom di      pasaran kini dari segi warna, tekstur dan juga perisa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kondom tidak mempunyai        saiz seperti baju S, M atau L. Kondom bersifat elastik        dan boleh di"stretch" untuk meliputi sepenuh saiz        ketegangan zakar seseorang. Cincin di pangkal kondom juga digunakan        untuk menyesuaikan kondom dengan saiz zakar        seseorang.Tapi secara lazimnya, kondom yang diperbuat        untuk negara-negara Asia adalah lebih kecil sedikit        daripada negara-negara barat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sila pastikan bahawa        kondom yang anda beli membawa tanda kelulusan        antarabangsa sama ada FDA, ISO, CE atau "British        Standard Kite Mark) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ribbed kondom biasanya        mempunyai sedikit benjolan yang boleh meningkatkan        geseran dan terus sensasi semasa bersama. Terpulang        kepada individu jenis yang mana hendak dipilih. Setiap        perbezaan dari segi saiz dan bentuk adalah untuk        memenuhi kehendak individu yang berbeza dan meningkatkan        keseronokan bersama. Bincangkanlah bersama pasangan anda        termasukalah yang samada hendak perisa strawberry atau        chocolate. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kondom-kondom boleh        didapati di semua kedai farmasi, rangkaian 7 eleven,        stesen-stesen minyak, hypermarket seperti Giant,        Carrefour dan Tesco di seluruh negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4151805185045819698?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4151805185045819698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4151805185045819698' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4151805185045819698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4151805185045819698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/jenis-jenis-kondom-dan-cara-cara.html' title='Jenis-jenis kondom dan cara-cara memilihnya'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-3871766933558474796</id><published>2008-10-12T12:00:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:02:18.407-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kondom wanita anti-perkosaan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kondom wanita anti-perkosaan&lt;/b&gt; adalah penemuan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sonette_Ehlers&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sonette Ehlers (belum dibuat)"&gt;Sonette Ehlers&lt;/a&gt;, seorang wanita dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Selatan" title="Afrika Selatan"&gt;Afrika Selatan&lt;/a&gt; untuk mencegah tindak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Permerkosaan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Permerkosaan (belum dibuat)"&gt;permerkosaan&lt;/a&gt; terhadap wanita. Pemerkosaa dicegah dengan cara menjepit &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penis" title="Penis"&gt;penis&lt;/a&gt; penyerang, melukai dan membuatnya tidak berdaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alat ini berbentuk kantong dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Latex" title="Latex" class="mw-redirect"&gt;latex&lt;/a&gt; yang diberi duri-duri logam mikroskopis yang mengarah ke dalam, dan dipakai di dalam vagina seorang wanita seperti layaknya sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tampon&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tampon (belum dibuat)"&gt;tampon&lt;/a&gt;. Bila seorang pemerkosa berusaha memperkosa wanita pemakai, penis pemerkosa akan terluka oleh duri mikroskopis di dalam kondom tadi dan menyebabkan rasa sakit. Ini dianggap akan menyebabkan sang pemerkosa mengurungkan niatnya untuk memerkosa dan memberikan waktu yang memadai buat korban untuk melarikan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu, kondom akan tetap melekat pada tubuh si penyerang dan hanya dapat dilepaskan dengan operasi kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain fungsi khusus di atas, kondom wanita ini juga akan berfungsi seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kondom_wanita" title="Kondom wanita"&gt;kondom wanita&lt;/a&gt; biasa, mencegah kehamilan dan penularan penyakit menular.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondom ini diperkenalkan pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Agustus" title="31 Agustus"&gt;31 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005" title="2005"&gt;2005&lt;/a&gt; di Afrika Selatan, di mana banyak kasus perkosaan terjadi. Produksi akan mulai tahun berikutnya bila kritik dapat diredam. Sang penemu berharap produk ini akan dipasarkan pada akhir 2006 dengan nama dagang Rapex.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-3871766933558474796?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/3871766933558474796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=3871766933558474796' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3871766933558474796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/3871766933558474796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kondom-wanita-anti-perkosaan.html' title='Kondom wanita anti-perkosaan'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-224551956121037208</id><published>2008-10-12T11:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T12:00:04.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kondom</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Kondom&lt;/b&gt; adalah alat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kontrasepsi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kontrasepsi (belum dibuat)"&gt;kontrasepsi&lt;/a&gt; atau alat untuk mencegah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hamil" title="Hamil" class="mw-redirect"&gt;kehamilan&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tular&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Tular (belum dibuat)"&gt;penularan&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_kelamin" title="Penyakit kelamin"&gt;penyakit kelamin&lt;/a&gt; pada saat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Senggama" title="Senggama" class="mw-redirect"&gt;bersanggama&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya dibuat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karet" title="Karet"&gt;karet&lt;/a&gt; &lt;i&gt;latex&lt;/i&gt; dan dipakaikan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alat" title="Alat"&gt;alat&lt;/a&gt; kelamin pria atau wanita pada keadaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ereksi" title="Ereksi"&gt;ereksi&lt;/a&gt; sebelum bersanggama(bersetubuh)(berhubungan suami istri).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-224551956121037208?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/224551956121037208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=224551956121037208' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/224551956121037208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/224551956121037208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kondom.html' title='Kondom'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5351041848690967693</id><published>2008-10-12T11:56:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:58:01.315-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kondom'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kondom Bukan Pemicu Seks Bebas</title><content type='html'>&lt;p&gt;Stigma masyarakat yang selama ini menganggap bahwa kondom adalah sebagai pemicu seks bebas. Hal itu membuat Indonesia kehilangan peluang menangkal penyebaran HIV/AIDS dan sekaligus mencegah kehamilan dengan alat kontrasepsi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seks bebas sudah ada sebelum kondom diciptakan, demikian ujar peneliti senior Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Adi Sasongko, beberapa waktu lalu. Menurut Adi, kondom merupakan satu-satunya kontrasepsi yang berperan ganda yaitu mencegah kehamilan dan mencegah penularan PMS dan HIV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat pemahaman yang keliru menyebabkan promosi kondom terhambat. Kondom, sesungguhnya berfungsi untuk mencegah kedzoliman pada diri sendiri dan orang lain, serta bukan sama sekali untuk mendorong seks bebas. “Kalau kita sosialisasikan kondom ke remaja tidak mungkin mereka akan serta merta langsung berbondong-bondong untuk melakukan seks bebas,” kata Adi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemicu seks bebas pada remaja saat ini justru karena pergaulan yang tidak sehat dan bahan bacaan berbau porno. “Jadi bukan karena ada tidaknya kondom,” kata Adi. Untuk itu, menurut Adi, diperlukan peran aktif perangkat pemerintah untuk memberikan pemahaman tentang kegunaan kondom kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga kini, HIV/AIDS bukan hanya dialami oleh kelompok dengan perilaku seks risiko tinggi tetapi sudah meluas ke populasi umum yang perilaku seksnya rendah risiko (ibu dan anak-anak). “Kondom merupakan salah satu alat yang efektif untuk mencegah penularan tersebut,” katanya. Menurut estimasi Departemen Kesehatan, di Indonesia per tahun terdapat 9.000 ibu hamil HIV positif dan diperkirakan akan melahirkan 3.000 bayi dengan HIV positif. (yz/Sumber: PdPersi)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5351041848690967693?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5351041848690967693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5351041848690967693' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5351041848690967693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5351041848690967693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kondom-bukan-pemicu-seks-bebas.html' title='Kondom Bukan Pemicu Seks Bebas'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-4932501445786508118</id><published>2008-10-12T11:41:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:42:54.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tante'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'>Muridku dan Mamanya yang Kesepian</title><content type='html'>&lt;p&gt;Aku Andre, saat ini umur 23 tahun dan baru lulus kuliah. Sekilas tentang diriku,tampangku 6,5; body 7,5; kejantanan 18 cm (kalo dinilai 9, nanti disangka 9cm hehehe) badanku lumayan kekar karena darri SMP aku kadang2 ke gym. aku tidak termasuk golongan orang pintar secara keseluruhan, tapi aku punya kelebihan dibidang ilmu alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi cerita ini adalah tentang aku saat masih kuliah sambil memberi les pada anak2 SMP dan SMA dibidang IPA. Dari 9 orang muridku, 4 diantaranya duduk di bangku SMA kelas dua IPA. les yang aku berikan les privat dan aku yang dateng ke rumah muridku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia salah satu muridku yang paling cerdas, orangnya periang dan ramah. Mungkin sebenarnya dia tidak butuh les denganku, tapi karena dia anak tunggal dan sering ditinggal maka orangtuanya menaruh harapan besar terhadapnya. Ayahnya cuma punya waktu 1 minggu dalam satu bulan untuk tinggal dirumah, ibunya masih muda (37 tahun) dan suka jalan2 dengan teman2nya sampai lupa anak gadisnya juga butuh kasih sayang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia memiliki paras yang cantik dengan rambut se-tali bra, mirip sekali dengan Luna Maya. selain itu tubuhnya yang ramping dengan lekuk betis indah dan paha jenjang yang putih muluscukup membuat aku sering deg2an. Apalagi ukuran dadanya yang 32C itu, tubuhnya menjadi begitu sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai mengajar Cynthia sejak ia masuk SMA, jadi saat kejadian mengasikan ini terjadi aku sudah kenal dengan dia dan keluarganya kurang lebih 2 tahun (sudah hampir naik kelas 3).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hujan lebat mengguyur kota Jakarta pada Maret 2007, aku juga basah kuyup saat harus datang dengan sepeda motorku kerumah cynthia. “what a bad f**king day..” aku berbisik sambil menengadah kelangit.&lt;br /&gt;Hujan yang luar biasa lebat disore hari, pasti aku gak bisa pulang lagi sampe malem karena hujan. Tugas2ku juga sudah numpuk apalagi dua bulan kedepan aku harus sidang KP dan Skripsi.&lt;br /&gt;Pagar dibukakan si mbok, aku langsung mendorong motorku ke carport rumahnya dan mmelepas jas hujanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ko, si non lagi keluar.. katanya sih sebentar aja” kata si mbok menjelaskan.&lt;br /&gt;“Oh, gak apa mbok saya tunggu saja” jawabku sambil menggantung jas hujan di motor.&lt;br /&gt;“Ya sudah silakan masuk, mbok buatkan teh hangat.” ujar si mbok sambil ngeloyor masuk lewat garasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku masuk ke ruang tamu tapi aku gak berani duduk karena celanaku basah, aku takut mengotori sofa mahal dari bahan suede nya itu. Aku hanya berdiri sambil memandangi lukisan dan foto2 yang terpajang di tembok ruang tamu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“lho kog ndak duduk,ko?” si mbok nyeletuk sambil meletakkan teh hangat.&lt;br /&gt;“iya nih mbok, abis basah sih!” jawabku jujur.&lt;br /&gt;“Ntar yah, tak ambilin anduk dan baju bekas bapak!”, singkat kata aku pun disuruh mandi air hangat supaya gak sakit, lagian si Cynthia blom pulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat aku selesai mandi, cynthia sudah ada dikamarnya diatas. Aku pun berterima kasih sama si mbok dan langsung ke lantai dua. Aku ketuk pintu kamarnya lalu aku menuju ruang belajar yang persis diseberang kamarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tunggu cynthia setengah jam tapi kog gak muncul2 juga, maka ku beranikan diri untuk membuka pintu kamarnya setelah kuketuk dan tidak dijawab lagi.&lt;br /&gt;Ternyata Cynthia sedang mandi, aku mendengar gemericik air dari kamar mandinya, dan aku melihat pakaian dalamnya berserakan dilantai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seketika itu aku merasa terbakar urat hornyku.. Seperti suatu keinginan besar yang sudah lama dipendam dan saat ini saat paling tepat untuk dilepaskan..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku berusaha mengontrol berahiku tapi memang nasib.. Cynthia keburu keluar kamar mandi dengan telanjang bulat, mempertontonkan lekuk tubuhnya yang paling pribadi dihadapanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“KyaAaaaA…” teriaknya Cynthia spontan karena kaget.&lt;br /&gt;“Oooops…” hanya itu kata2ku dan cepat beringsut kearah pintu keluar.&lt;br /&gt;“Koko ngapain dikamar aku??” tanya Cynthia dengan suara yang tiba2 sudah terkendali.&lt;br /&gt;“Sori, aku gak sengaja!” jawabku sambil membelakanginya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bohong…! Mo ngintip yah!!” serangnya sedikit ketus sekarang. aku sempat melirik lagi kearahnya, sekarang handuknya yg sebelumnya melingkar di kepala telah menutupi buah dadanya yang ranum itu.&lt;br /&gt;“Aku keluar dulu deh, kamu pake aja baju trus ntar aku baru jelasin. sori bgt!” cerocosku cepat sambil menarik handle pintu, tapi tiba2 aku berubah pikiran.&lt;br /&gt;Hujan lebat dan berisik sekali diluar sana, buktinya si mbok aja gak bisa denger jeritan Cynthia tadi, apa salahnya kalau aku coba berbuat nakal.. toh aku sudah hampir selesai kuliah dan mungkin akan pindah kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku berbalik, kali ini dengan cepat aku sergap Cynthia. aaah.. aku bener2 sudah seperti binatang buas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum sempat meronta, aku langsung membekap tubuh Cynthia dari depan dan mengunci mulutnya dengan mulutku supaya dia tidak menjerit. Aku bawa dia ke ranjang dan masih terus ku kulum bibirnya yang sexy..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejurus kemudian aku tarik handuknya, satu2nya penutup tubuh yang menempel dibadannya. Benar2 indah payudaranya, mengkel dan putih bersih lengkap dengan putingnya yang masih merah muda.&lt;br /&gt;Aku lahap kedua gunung kembar itu satu per satu. Supaya jeritannya tidak terdengar, aku tutup mulutnya dengan tangan kananku, sementara tangan kiriku menahan rontaannya dan mulutku menjelajah payudaranya yang indah itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terus mempermainkan puting susunya dan mulai berani melepas tangan kiriku di vaginanya yang mulai becek. Perlawanan Cynthia tidak terlalu berarti buatku.. Ia terus meronta-ronta tapi akhirnya kehabisan tenaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“oouh…” lenguh Cynthia saat aku sentuh klitorisnya, matanya merem melek keenakan. Sirna sudah rontaan demi rontaan yang dari tadi dilakukan Cynthia, berganti goyangan pinggul malu2 dari seorang perawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai merasa Cynthia menyukai permainanku maka ku lepas tanganku dari mulutnya dan mulai meremasi payudaranya yang indah dengan kedua tanganku. Mulutku terus bergulir kebawah sambil menyapu tubuhnya dengan jilatan sampai akhirnya aku berhadapan dengan miss cheerful-nya. Aku intip sedikit, Cynthia pura2 tak melihatku, ia palingkan wajah ke samping tapi terlihat jelas ia sedang menanti2kan apa yang ingin segera kulakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kusapu bibir vaginanya.. pantat Cynthia terangkat sedikit. Kusapu sekali lagi belahan vaginanya.. tubuh Cynthia menggelinjang kegelian.. lalu kulahap klitorisnya, kusedot2 dan kupilin2 dengan lidahku.. Cynthia langsung menjambak dan mengusap2 rambutku.. Kali ini dia sudah tak tahan utk bertindak pasif… Pinggulnya digoyang2 mengikuti irama bibirku melahap klitorisnya yang kini sudah basah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“ouuch…. sssh…..” rintihnya&lt;br /&gt;“mmmhh…. enak ya sayang? mmmh….”ujarku menyela&lt;br /&gt;PLAAAKKK!!!! tamparan telak ke pipiku. Aku kaget bukan main tapi tangan itu kembali menjambak dan mendorong kepalaku supaya terus mengoralnya…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku semakin bersemangat dibuatnya… tanda2 kalau dia juga mau sama mau mulai diperlihatkan. aku semakin intens memberikan variasi oral di klitorisnya. tanganku sesekali berputar2 mengorek bagian luar liang vaginanya. Rupanya Cynthia yang selama ini kukira cerdas dan baik2 memiliki bakat terpendam.. bad girls wanna be..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia makin belingsatan, pinggulnya berayun2 dan nafasnya memburu…&lt;br /&gt;“ko.. An..dre, mmpfh… te..rus..in.. aaahk.. enak… kkoooh….” rintihnya terbata2 sambil menggigit bibir bawahnya..&lt;br /&gt;“mmmph.. mmpphhhh…. mmpphhfff… aaakhhh… yes right there……!!”lenguhnya panjang sambil memeras payudaranya. rupanya Cynthia orgasme.. vaginanya menyemburkan cairan yang langsung kusapu dengan lidahku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mengambil posisi disebelah Cynthia yang terpejam lemas sambil bertelajang. aku buka bajuku dan memeluknya dari samping-belakang. Kubelai rambutnya hingga ke buah dadanya.. kupeluk erat dan ku ciumi lehernya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“mmh.. wangi kamu enak Cyn.. wangi khas wanita..” bisikku ke telinganya..&lt;br /&gt;“ko.. kenapa ko andre tega sih…?” lirih bibir manis itu berucap&lt;br /&gt;“tega apa Cyn..? emang kamu gak suka ya?” aku bertanya balik&lt;br /&gt;“suka..” jawabnya lirih. sekarang Cynthia berbalik menatapku, “ko, tadi pas terakhir enak bgt!! itu orgasme yah?” lanjutnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“iya, itu orgasme sayang.. kamu suka?”&lt;br /&gt;“Suka bangeet… enak bgt… nanti aku mau lagi!” jawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Huff.. tadinya aku berniat memperkosa dengan menanggung segala akibat, ternyata gadis manis ini malah minta lagi. “Sayang, kamu udah pernah pegang Kontol cowok blom?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Pernah, punya mantanku!” jawabnya cepat sambil mengelus kontolku dari luar celana.&lt;br /&gt;“Kalo gitu kali ini kamu kocokin aku ya..!” pintaku sedikit memelas manja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia langsung membuka celanaku, ditangkapnya batang kontolku yang sudah keras dan dia mulai turun kebawah memberikan servis oral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“mmh… enak bgt sayang. kamu jago oral tapi kog gak tau orgasme?” tanyaku setengah curiga.&lt;br /&gt;“hiha, hahu hulu hering horal hacarhu.. (iya, aku dulu sering oral pacarku)” jawabnya.&lt;br /&gt;“tapi itu dimobil, jadi dia gak pernah sentuh punyaku” lanjutnya lagi sambil terus mengocok batang kontolku dengan tangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kontol ko Andre gede yah.. enak!” sambungnya lagi.&lt;br /&gt;“Kalo enak, diisepin lagi aja Cyn…” kataku lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba2 pintu kamar Cynthia menjeblak terbuka. “Haaallooo manis..” suara itu terputus saat melihat aksi kami berdua. Ternyata itu mamanya Cynthia yang pulang shopping kena macet karena hampir banjir. tante Reni. Masih muda, lebih cantik dari Cynthia, badan terjaga dan lebih sintal. Dia cantik sekali dengan rambut bergelombangnya yang dicat sedikit pirang. Susah juga menjelaskan parasnya, karena gak terlalu mirip artis, tp yang pasti dia cantik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kalian apa2an..?” bentaknya..&lt;br /&gt;Kamipun baru sadar dan cepat2 berberes. berharap seolah2 mamanya Cynthia tidak melihat apa yang baru kami lakukan. Sebelum marah lebih jauh Cynthia memotong pembicaraan ibunya&lt;br /&gt;“Kenapa ma?? Apa Cuma mama yang boleh begini sama pak Asep??”&lt;br /&gt;Bukan main, ternyata tante cantik ini sering kesepian ditinggal suaminya dan sering minta jatah dari sang Supir.&lt;br /&gt;“Kamu… kamu…. kamu tau dari mana?” tanya mamanya kaget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“aku tau dari dulu ma! Tiap pergi arisan mama selalu begini kan di mobil?” Cynthia sengit.&lt;br /&gt;“ah udah deh, daripada saling ngadu ke Papa mendingan mama ikut aja sama ade.” Lanjutnya lagi.&lt;br /&gt;Kemudian si tante yang malu ngeloyor pergi keluar kamar. Aku yang kaget, takut dan bingung cuma bisa bengong dan menyesal kenapa pintu gak dikunci sampai tiba2 batangku digigit2 kecil oleh Cynthia.&lt;br /&gt;“mmmmffh… enak Cyn.. terus Sayang..” pintaku. Cynthia makin bernafsu mengulumi batang zakar dan biji peler ku. kepalanya berayun-ayun memberikan aku kenikmatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak berapa lama pintu kamar terbuka lagi. Tante Reni masuk ke kamar setelah berpakaian lebih santai.&lt;br /&gt;“Andre, ternyata kamu liar juga yah…” katanya. “tante bayar kamu untuk beri les pelajaran, bukan yg seperti ini!” sambungnya lagi sambil duduk ditepi ranjang.&lt;br /&gt;Aku sendiri mulai ngerasa gak enak karena sebenarnya aku menaruh hormat pada setiap orang tua murid lesku.. Tapia pa boleh buat, anaknya yang binal masih saja mengulumi batang dan buah zakarku. Aku tidak dapat menjawab sepatah kata pun. Tapi tante reni langsung berinisiatif untuk mencium bibirku. Tante reni juga sudah bernafsu. Akupun langsung membalas ciumannya, ku sentuh pipinya lalu kurangkul tengkuknya supaya ciuman kami lebih hot!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“tante, mau ikutan?” tanyaku sok asik.&lt;br /&gt;“iya dong, sekali2 tante pengen coba daun muda!” jawabnya nakal.&lt;br /&gt;“Cynthia, kamu sejak kapan kayak gini? kamu udah gak Virgin?” tanya tante Reni ke putri satu2nya itu.&lt;br /&gt;“Masih kog ma, kalo sama ko Andre sih baru kali ini..” jawabnya sambil melepas kulumannya dan mengocok kontolku dengan tangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dre, oralin tante sih.. pengen coba kemampuan kamu!” tanpa basa basi tante Reni langsung ngangkang diatas aku yang terduduk sambil menikmati oralan anaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku langsung melahap vagina tante Reni, kalo yang satu ini aku berani colok2 dengan jariku, karena toh memang sudah gak perawan.&lt;br /&gt;“ooh ndre, e….nak! terusin sayaaaang..” kata tante reni.&lt;br /&gt;Tiba2 aku mulai merasakan kontolku berkedut2 dan siap menyemburkan cairan sperma. Ku goyangan pinggulku maju mundur seperti sedang bersenggama tapi dengan bibir Cynthia.&lt;br /&gt;“Cyn.. terus.. yang.. aku.. udah … “. CROOTTTT spermaku memenuhi mulut Cynthia, yang langsung ditelan habis dan dijilati hingga bersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi tak tahu kenapa, aku tidak langsung lunglai.. Mungkin karena ada dua wanita cantik seperti model yang sedang bertelanjang dan mencari kenikmatan dari tubuhku.&lt;br /&gt;Batang zakarku masih keras, tapi cynthia berlari ke toilet. mungkin dia ingin berkumur pikirku. Tinggal aku berdua tante Reni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian tante Reni melepaskan vaginanya dari mulutku, ia turun kebawah mengambil posisi duduk di pangkal pahaku. Tangannya menggapai kontolku yang masih keras lalu mulai dikocok2 sedikit.&lt;br /&gt;“Andre, mau di oral lagi atau ngerasain memek tante?” tanyanya centil sambil merunduk dan menjilati dengan nakal pangkal kontolku.&lt;br /&gt;“mmmmfh…. terserah tante…”jawabku. si tante memberi servis oral, kontolku ditelan semuanya tapi aku bisa merasa lidahnya didalam sana berputar2 menyapu kepala kontolku, sedotan2 yang dibarengi gigitan kecil membuat aku merem melek&lt;/p&gt; &lt;p&gt;setengah mati menahan nikmat. “ssssh….. aahh….. tan.. jago banget…” kataku. “entotin Andre, tante…” pintaku lagi sambil meresapi nikmatnya kenyotan tante Reni.&lt;br /&gt;“Emangnya oral-an tante gak senikmat Cynthia ya?” tanya tante Reni sambil kembali menduduki pangkal pahaku.&lt;br /&gt;“Justru enak banget.. aku takut gak tahan tan.. aku kan masih pengen ngerasain bercinta sama yang ahli..” sambungku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bless.. kontolku tiba2 terasa hangat.. rupanya tante Reni gak mau nunggu lama untuk menjajal kontolku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“mmfh.. kontol kamu gede yah ndre”&lt;br /&gt;“suamiku punya sepanjang ini juga, tapi gak selebar kamu punya sayang..” sambung tante lagi.&lt;br /&gt;Sekarang posisi kami women on top, tapi tante Reni merebahkan badannya keatas badanku, sehingga dia bisa leluasa mencupangku atau mengulumi bibirku.&lt;br /&gt;Gerakan maju mundurnya pelan dan erotis, saat dia maju aku merasa seperti kontolku disedot2 (baru aku tau sekarang, itu namanya kempot ayam), lalu saat bergerak mundur pantatnya sengaja dicondongkan keatas supaya penisku seperti terjepit&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“sssh… oh yessh… nice baby..” aku tak kuasa menahan desahan.. nikmatnya benar2 seperti disurga-dunia. Leherku sudah merah2 dicupang, bibirku sampai kebas dikulumi, dan kontolku rasanya sedang mengalami kejadian maha dahsyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku langsung mengubah sedikit posisiku. Kedua kakiku kutekuk sedikit sebagai kuda2. kuremas pantat berisi tante Reni lalu kuangkat sedikit. Kini ada rongga antara pangkal paha tante Reni dan aku. Aku mulai menghujamkan kontolku dengan irama karena sekarang aku yang memegang kendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“ooooh.. mmmfh.. trus ndre!” Tante Reni meracau saat aku menghujamkan keras2 batang kemaluanku sampai amblas semuanya. tiga menit berselang aku mulai bosan, aku ajak tante mengubah posisinya lagi. Aku mau doggy Style, lalu si tante pun menuruti dengan berlutut membelakangi aku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pahanya sedikit dirapatkan supaya sesuai dengan ketinggian aku yang berdiri dilantai. Lalu kurangkul pinggulnya dan kuarahkan kontolku.. aku terkesima melihat keindahan lekuk tubuhnya tante Reni yang begitu indah, kulitnya juga putih bersih dan mulus&lt;br /&gt;vaginanya juga terawat dan berwarna merah muda.. kubenamkan sedikit2 kontolku lalu ku pompa dengan penuh perasaan sesekali kuhujamkan keras2 secara tiba2.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“aakh.. gila kamu ndre. enak bgt!! ssshh…” kepalanya kini dibenamkan diranjang. badannya miring hanya pantatny saja yang nungging.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia sudah kembali dari toilet, mukanya kemerahan, dia berjalan kearah kami yang sedang ber-doggy-style. Cynthia hanya memandangi mamanya yang sedang melenguh dan merem melek menerima hujaman kontolku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tante Reni memang sudah jago bercinta, disaat giliran aku yang memberi servis, pinggulnya ikut diliuk2kan membuat rasa kempotan memeknya makin memijat2 batang kontolku.&lt;br /&gt;Cynthia terlihat mulai panas dengan adegan kami, ia mendekati aku dan mulai menciumi bibirku.. disodorkannya juga buah dada kencangnya ke arah mulutku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edan, aku dikerjai (atau mengerjai) ibu dan anak sekaligus.&lt;br /&gt;“Ma, kapan giliranku?” tanya Cyntia kepada ibunya yang sudah bermandi peluh  dan terpejam2 merem melek.&lt;br /&gt;“iyah.. sab..har.. mama.. dikit lagi.. Terusin Ndre!” jawab tante Reni. Sekarang dia bangun dan bertumpu pada satu tangannya, tangan yang lain memainkan klit-nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;selang beberapa waktu tubuh tante Reni mulai bergetar. Sudah hampir orgasme tampaknya, makanya ku percepat aksiku. kutambahkan tempo dan hentakan2 pada liang vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“mmmfh.. yes… yes… akhhh… teruuusss… terusss… mmffh… enak sayang…”&lt;br /&gt;“terusss.. dikit lagi ndre!”&lt;br /&gt;“yes.. yes.. aaaaahh…. ssshh…….”&lt;br /&gt;Ceracau tante Reni menandakan dia sudah orgasme, badannya meliuk2 dan mukanya dibenamkan lagi di ranjang.. pelan2 ia keluarkan penisku yang masih keras dari vaginanya sambil menahan getaran tubuhnya.&lt;br /&gt;“makasih ya sayang, enak banget!!” ujarnya lalu tertelungkup dan tertidur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cynthia yang dari tadi sudah berdiri ngangkang sambil mengelus2 memek beceknya pun siap menerima giliran. Hari ini badanku fit sekali, setelah orgasme yang pertama tadi kontolku masih tegang berdiri dan tahan lama.&lt;br /&gt;Lalu kurebahkan tubuh Cynthia disebelah mamanya.. aku minta dia telentang dan aku mengambil posisi missionary. Dalam pikiranku, memerawani gadis harus sambil menatap matanya.. aku mulai dengan pelan2 menggesekan kontolku dibibir vaginanya&lt;br /&gt;sensasi gesekan itu cukup membuat tubuh Cynthia menggelinjang..&lt;br /&gt;“udah siap Cyn?” tanyaku&lt;br /&gt;“iya, ko.. masukin aja.. tapi pelan2 yah”pintanya memelas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai mengarahkan kontolku dan memasukkan pelan2 kepala kontolku. Seret banget.. beda dengan mamanya. Kugoyang2kan pinggulku supaya cairan pelumasnya membasahi sempurna kontolku lalu ku masukan centi demi centi.&lt;br /&gt;darah mengalir dari keperawanannya, tapi mata Cythia tidak terpejam. Dia menatapku penuh arti, walaupun terbesit dimatanya rasa sakit perawan.&lt;br /&gt;Bless.. penisku masuk dengan mulus.. sengaja aku masukkan sampai pol lalu kudiamkan sejenak. Aku merebahkan tubuh dan menciumi bibirnya sampai ke pangkal leher.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“tahan ya sayang.. nanti kerasa kog enaknya” bisikku manis di telinganya..&lt;br /&gt;tanganku menggerayangi buah dada sintalnya memilin2 puting susunya supaya lebih deras pelumasnya melelehi batang kontol yang sudah masuk sepenuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaki Cynthia menjepit pinggulku, lalu ia mulai menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kanan pelan2..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“ko, entotin aku…” pintanya memelas. Akupun mulai mengambil posisi, gerakan maju mundur diatas tubuh manis gadis yang baru saja 17 tahun ini kubuat sepelan mungkin supaya tidak menyakitinya.&lt;br /&gt;“aaakh… sssh..” memeknya lebih menjepit daripada kempotan mamanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Cyn, enak banget memek kamu..” Hujan deras diluar sana menambah nikmatnya percintaan kami. Cynthia mulai menemukan irama bercinta. Memeknya sudah terbiasa dengan kontolku..&lt;br /&gt;Gerakan demi gerakan, Cynthia semakin binal.. tanganku dituntun nya untuk meremasi buahdadanya..&lt;br /&gt;“ko, aku pengen coba diatas” ucap Cynthia. Aku turuti saja, aku merebahkan diriku ke posisi Cynthia di samping tante Reni.&lt;br /&gt;Sekarang Cynthia yang asik sendiri mencari2 kenikmatan diatas batang kontolku. goyangannya semakin panas dan erotis. sementara itu aku mulai menjilati tanganku, kemudian mengobok2 memek tante Reni dari belakang.&lt;br /&gt;Dalam tidurnya tante Reni melenguh-lenguh.. kupermainkan klitorisnya, lalu kumasukan 3 jari ke memek tante Reni.. mungkin ia terlalu lelah sehingga hanya menerima saja perlakuanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya Cynthia merasa kurang senang saat aku bercinta dengannya, tapi aku malah ngerjain mamanya. Cynthia pun meminta aku yang melayaninya. Sekarang posisi kami doggy style..&lt;br /&gt;Posisi favoritku, dimana sudah berkali2 aku membuat wanita melunglai karena menerima orgasme yang kuberikan (termasuk beberapa mantan pacarku).&lt;br /&gt;Lima menit berselang Cynthia yang masih baru pertama kali bercinta memang bukan lawan sebandingku.. Cynthia mulai meliuk2.. memeknya yang sempit makin kuat memijat2 batang penisku.&lt;br /&gt;“ko.. aku mau… orgas…me…. aaakhh…. sssh….”rintihnya..&lt;br /&gt;“Iya nikmatian aja sayang” jawabku.&lt;br /&gt;“oooh… yes… e…nak… mmfh… ssshh…” cynthia bergetar hebat karena orgasmenya tapi aku tetap menggenjotnya supaya dia menikmati orgasme panjangnya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DUa wanita tumbang bersebelahan, Cynthia dua kali, mamanya baru sekali, aku juga baru sekali. Kontolku masih berdiri keras, tapi sedikit lagi aku juga hampir orgasme.&lt;br /&gt;Aku tarik tubuh tante Reni kebibir ranjang, posisinya tidur miring.. lalu kubasahi memeknya dan kontolku dengan ludah dan kuhujamkan kedalam memek tante Reni.&lt;br /&gt;kocokanku benar2 egois, aku hanya ingin mencapai orgasmeku yang kedua. Permainanku yang kasar membangunkan tante Reni..&lt;br /&gt;“sssh… Dre, sa..kit…” rintihnya&lt;br /&gt;“tahan tante, Andre lagi enak nih..” jawabku.&lt;br /&gt;Genjotanku semakin kuat dan dalam-dalam. Si tante yang lunglai daritadi mulai terpancing berahinya. Tante Reni membalikan badannya, kedua kakinya diangkat dan ditumpangkan ke sebelah pundakku.&lt;br /&gt;Aku peluk kedua paha jenjang tante Reni sambil terus ngentotin memeknya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“mmmfhh… ssssh… terus sayang…” rintih tante Reni&lt;br /&gt;“tante udah mau keluar lagi?” tanyaku&lt;br /&gt;“iya sayang.. kamu masih lama?” tanyanya&lt;br /&gt;“udah hampir nih, kita bareng2 yah..” pintaku tersengal-sengal..&lt;br /&gt;“oouch.. sssh.. yes honey.. Fasteer.. YESSShhh… Faasteeerrrr…”jerit tante Reni..&lt;br /&gt;“I’m gonna Blow Honey…” jawabku&lt;br /&gt;“Me too baby…” tante reni menjawab cepat. Kedua tangannya memegangi buah dadanya yang bergoyang2 cepat.&lt;br /&gt;“Keluarin di dalem aja”sambungnya lagi&lt;br /&gt;Kocokanku makin cepat, memek tante makin keras memijit batang kontolku, aku sudah sampai puncaknya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Croott…. zzzrt… Crottth.. Crottth…&lt;br /&gt;Sperma hangatku menyembur kedalam memek tante Reni seiring sodokan kontolku. Kontolku terus kukocok, kamipun mengalami orgasme panjang.&lt;br /&gt;Penisku menyembur sekali lagi dibalas lelehan cairan orgasme tante Reni.&lt;br /&gt;“aaaaakhhh…. enak banget entotan sama tante” ujarku&lt;br /&gt;“kamu inget ya Andre, mulai sekarang berhentiin semua murid kamu” jawab tante Reni&lt;br /&gt;“biar tante yang bayar semua biayanya, tapi kamu harus selalu ada saat tante telpon” sambungnya lagi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku sudah terjerembab diantara 2 wanita itu, aku mau beristirahat.. aku sudah tidak menjawab kata2 tante Reni lagi dan tertidur.&lt;br /&gt;Jam 7.30 Malam aku terbangun, Cynthia yang memanggilku dan mengajak ke ruang makan. Tante Reni sudah masak makanan spesial, Sapi masak Jamur (katanya bisa bikin “kuat”), Tiram mentah (ini juga bikin “kuat”), dan beberapa sayur lain.&lt;br /&gt;makanan pencuci mulutnya sarang walet (ini bisa nambah banyak spermanya yang artinya jadi lebih “kuat” juga).&lt;br /&gt;“Andre, diluar masih hujan. Di TV banyak daerah macet karena banjir” tante Reni membuka pembicaraan&lt;br /&gt;“Ko Andre malem ini nginep aja yaa!” lanjut Cynthia dengan suara manja&lt;br /&gt;“iya ndre, kamu disini aja..” tante Reni menambahkan&lt;br /&gt;“lagian masih banyak pelajaran yang mau aku tanya ke koko..” kata Cynthia dengan mata genit, tangannya menggerepe kontolku dari bawah meja makan.&lt;br /&gt;“tapi.. aku juga banyak tugas” jawabku&lt;br /&gt;“jangan alasan Dre, kamu kan gak perlu buru2 lulus” rayu tante Reni.&lt;br /&gt;“yah, okelah.. ada kalian berdua aku pasti seneng” jawabku tersenyum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam itu pukul 11 saat pembantu2 terlelap, aku dan Cynthia menuju kamar tante Reni. Di Jacuzzi kamar mandinya kami bercinta gila2an lagi, kami juga sempat pindah ke kolam renang di taman belakangnya, tapi karena takut terlihat pembantu kami putuskan untuk pindah lagi ke ruang keluarga di dalam. Kami tidur jam 5 pagi. Aku dicekoki Viagra saat sudah lemas karena orgasme beberapa kali.&lt;br /&gt;Nampaknya tante Reni sedang “kemaruk” sehingga tiap saat ingin merasakan kontolku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak hari itu aku resmi menjadi pemuas tante REni, pak Asep dipecat dan ganti supir baru yang tidak tahu apa2. Sedangkan Cynthia tidak terlalu sering ikutan karena memang tante Reni coba sembunyi2.&lt;br /&gt;Aku baru tahu kalau Ayahnya ternyata memang luar biasa kaya dan memiliki rumah di berbagai Negara, tentu saja lengkap dengan Selir2nya juga.&lt;br /&gt;Jadi Permaisuri kesepian ini biar aku saja yang puaskan.&lt;br /&gt;Aku sebenarnya paling suka kalau ada kesempatan berdua saja dengan Cynthia.. maklum lah, lebih seret dan tentu saja menjanjikan..&lt;br /&gt;Seperti permintaan tante Reni, aku berhenti mengajar. tapi aku tetap mengejar skripsiku. Selama setengah tahun hidupku bak Raja tapi juga serasa budak.&lt;br /&gt;Aku segera susulkan ceritaku yang lain masih disekitar Cythia dan Tante Reni.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-4932501445786508118?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/4932501445786508118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=4932501445786508118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4932501445786508118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/4932501445786508118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/muridku-dan-mamanya-yang-kesepian.html' title='Muridku dan Mamanya yang Kesepian'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-129319885266483466</id><published>2008-10-12T11:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:41:14.194-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Kisah Asmara Vivi, Istri yang Kecewa dengan Suami</title><content type='html'>&lt;p&gt;Perkenalkan nama saya Nendi umur 29 tahun, saya bekerja di sebuah hotel berbintang tiga di kota “B”. Seperti kebanyakan orang bekerja yang kadang membuat kita jenuh, untuk mengatasinya aku sering mengunjungi situs 17Tahun ini, sampai akhirnya saya terobsesi untuk menulis cerita ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cerita ini berawal dari pulang kemalaman dengan seorang sekretaris teman sekantor di bagian lain, namanya Vivi berperawakan sintal dengan kulit putih dan tinggi badan yang sedang-sedang saja sekitar 165 cm. Sebetulnya Vivi bukanlah tipe orang yang ramah walaupun dia seorang sekretaris, mungkin karena om-nyalah dia ada di posisi tersebut. Oh ya, Vivi juga sudah menikah kira-kira satu setengah tahun yang lalu, dan saya pernah beberapa kali ketemu dengan suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagi itu pada saat jam masuk kantor aku berpapasan dengannya di pintu masuk, seperti biasa kita saling tersenyum dan mengucapkan selamat pagi. Ah lucu juga kita yang sudah kenal beberapa tahun masih melakukan kebiasaan seperti itu, padahal untuk hitungan waktu selama tiga tahun kita harus lebih akrab dari itu, tapi mau bagaimana lagi karena Vivi orangnya memang seperti itu jadi akupun terbawa-bawa, aku sendiri bertanya-tanya apakah sifatnya yang seperti itu hanya untuk menjaga jarak dengan orang-orang di lingkungan kerja atau memang dia punya pembawaan seperti itu sejak lahir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin saat itu aku sedang ketiban mujur, tepat di pintu masuk entah apa penyebabnya tiba-tiba saja Vivi seperti akan terjatuh dan refleks aku meraih tubuhnya dengan maksud untuk menahan supaya dia tidak benar-benar terjatuh, tapi tanpa sengaja tanganku menyentuh sesuatu di bagian dadanya. Setelah dapat berdiri dengan sempurna Vivi memandang ke arahku sambil tersenyum, ya ampun menurutku itu merupakan sesuatu yang istimewa mengingat sifatnya yang kuketahui selama ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terima kasih Pak nendi, hampir saja aku terjatuh.”&lt;br /&gt;“Oh, nggak apa-apa, maaf barusan tidak sengaja.”&lt;br /&gt;“Tidak apa-apa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti itulah dialog yang terjadi pagi itu. Walaupun nggak mau mikirin terus kejadian tersebut tapi aku tetap merasa kurang enak karena telah menyentuh sesuatu pada tubuhnya walaupun nggak sengaja, waktu kutengok ke arah meja kerjanya melalui kaca pintu ruanganku dia juga kelihatannya kepikiran dengan kejadian tersebut, untung waktu masuk kerja masih empat puluh lima menit lagi jadi belum ada orang, seandainya pada saat itu sudah banyak orang mungkin dia selain merasa kaget juga akan merasa malu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku kembali melakukan rutinitas keseharian menggeluti angka-angka yang yang nggak ada ujungnya. Sudah kebiasaanku setiap tiga puluh menit memandang gambar panorama yang kutempel dikaca pintu ruanganku untuk menghindari kelelahan pada mata, tapi ternyata ada sesuatu yang lain di seberang pintu ruanganku pada hari itu, aku melihat Vivi sedang memandang ke arah yang sama sehingga pandangan kami bertemu. Lagi, dia tersenyum kearahku, aku malah jadi bertanya-tanya ada apa gerangan dengan cewek itu, aku yang geer atau memang dia jadi lain hari ini, ah mungkin hanya pikiranku saja yang ngelantur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam istirahat makan seperti biasa semua orang ngumpul di EDR untuk makan siang, dan suatu kebetulan lagi waktu nyari tempat duduk ternyata kursi yang kosong ada di sebelah Vivi, akhirnya aku duduk disana dan menyantap makanan yang sudah kuambil. Setelah selesai makan, kebiasaan kami ngobrol ngalor-ngidul sambil menunggu waktu istirahat habis, karena aku duduk disebelah dia jadi aku ngobrol sama dia, padahal sebelumnya aku males ngobrol sama dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana kabar suaminya vi?” aku memulai percakapan&lt;br /&gt;“Baik pak.”&lt;br /&gt;“Trus gimana kerjaannya? masih di tempat yang dulu?”&lt;br /&gt;“Sekarang sedang meneruskan studi di amerika, baru berangkat satu bulan yang lalu.”&lt;br /&gt;“Oh begitu, baru tahu aku.”&lt;br /&gt;“Ingin lebih pintar katanya pak.”&lt;br /&gt;“Ya baguslah kalau begitu, kan nantinya juga untuk mesa depan berdua.”&lt;br /&gt;“Iya pak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah jam istirahat habis semua kembali ke ruangan masing-masing untuk meneruskan kerjaan yang tadi terhenti. Akupun kembali hanyut dengan kerjaanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pukul setengah tujuh aku bermaksud beres-beres karena penat juga kerja terus, tanpa sengaja aku nengok ke arah pintu ruanganku ternyata Vivi masih ada di mejanya. Setelah semua beres akupun keluar dari ruangan dan bermaksud untuk pulang, aku melewati mejanya dan iseng aku nyapa dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kok tumben hari gini masih belum pulang?”&lt;br /&gt;“Iya pak, ini baru mau pulang, baru beres, banyak kerjaan hari ini”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku merasakan gaya bicaranya lain hari ini, tidak seperti hari-hari sebelumnya yang kalau bicara selalu kedengaran resmi, yang menimbulkan rasa tidak akrab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya udah kalo begitu kita bareng aja.” ajakku menawarkan.&lt;br /&gt;“Tidak usah pak, biar aku pulang sendiri saja.”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa, ayo kita bareng, ini udah terlalu malam.”&lt;br /&gt;“Baik Pak kalau begitu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil berjalan menuju tempat parkir kembali kutawarkan jasa yang walaupun sebetulnya niatnya hanya iseng saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana kalo vivi bareng aku, kita kan searah.”&lt;br /&gt;“Nggak usah pak, biar aku pakai angkutan umum atau taksi saja.”&lt;br /&gt;“Lho, jangan gitu, ini udah malem, nggak baik perempuan jalan sendiri malem-malem.”&lt;br /&gt;“Baik kalau begitu pak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sepanjang jalan yang dilalui kami tidak banyak bicara sampai akhirnya aku perhatikan dia agak lain, dia kelihatan murung, kenapa ini cewek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lho kok kelihatannya murung, kenapa?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa pak.”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa kok ngelamun begitu, perlu teman buat ngobrol?” tanyaku memancing.&lt;br /&gt;“Nggak ah pak, malu.”&lt;br /&gt;“Kok malu sih, nggak apa-apa kok, ngobrol aja aku dengerin, kalo bisa dan perlu mungkin aku akan bantu.”&lt;br /&gt;“Susah mulainya pak, soalnya ini terlalu pribadi.”&lt;br /&gt;“Oh begitu, ya kalo nggak mau ya nggak usah, aku nggak akan maksa.”&lt;br /&gt;“Tapi sebetulnya memang aku perlu orang untuk teman ngobrol tentang masalah ini.”&lt;br /&gt;“Ya udah kalo begitu obrolin aja sama aku, rahasia dijamin kok.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ini soal suami aku pak.”&lt;br /&gt;“Ada apa dengan suaminya?”&lt;br /&gt;“Itu yang bikin aku malu untuk meneruskannya.”&lt;br /&gt;“Nggak usah malu, kan udah aku bilang dijamin kerahasiaannya kalo vivi ngobrol ke aku.”&lt;br /&gt;“Anu, aku sering baca buku-buku mengenai hubungan suami istri.”&lt;br /&gt;“Trus kenapa?”&lt;br /&gt;“aku baca, akhir dari hubungan badan antara suami istri yang bagus adalah orgasme yang dialami oleh keduanya.”&lt;br /&gt;“Trus letak permasalahannya dimana?”&lt;br /&gt;“Mengenai orgasme, aku sampai dengan saat ini aku hanya sempat membacanya tanpa pernah merasakannya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku sama sekali nggak pernah menduga kalo pembicaraannya akan mengarah kesana, dalam hati aku membatin, masa sih kawin satu setengah tahun sama sekali belum pernah mengalami orgasme? timbul niatku untuk beramal:-)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Masa sih vi, apa betul kamu belum pernah merasakan orgasme seperti yang barusan kamu bilang?”&lt;br /&gt;“Betul pak, kebetulan aku ngobrolin masalah ini dengan bapak, jadi setidaknya bapak bisa memberi masukan karena mungkin ini adalah masalah laki-laki.”&lt;br /&gt;“Ya, gimana ya, sekarang kan suami vivi lagi nggak ada, seharusnya waktu suami vivi ada barengan pergi ke ahlinya untuk konsultasi masalah itu”&lt;br /&gt;“Pernah beberapa kali aku ajak suami aku, tapi menolak dan akhirnya kalau aku singgung masalah itu hanya menimbulkan pertengkaran diantara kami.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, dan tanpa terasa pula kami sudah sampai didepan rumah Vivi, Aku bermaksud mengantar dia sampai depan pintu rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak usah pak, biar sampai sini saja.”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa, takut ada apa-apa biar aku antar sampai depan pintu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dasar, kakiku menginjak sesuatu yang lembek ditanah dan hampir saja terpeleset karena penerangan di depan rumahnya agak kurang. Setelah sampai di teras rumahnya kulihat kakiku, ternya yang kunjak tadi adalah sesuatu yang kurang enak untuk disebutkan, sampai-sampai sepatuku sebelah kiri hampir setengahnya kena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduh Pak nendi, gimana dong itu kakinya.”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa, nanti aku cuci kalo udah nyampe rumah.”&lt;br /&gt;“Dicuci disini aja pak, nanti nggak enak sepanjang jalan kecium baunya.”&lt;br /&gt;“Ya udah, kalo begitu aku ikut ke toilet.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah membersihkan kaki aku diperliahkan duduk di ruang tamunya, dan ternyata disana sudah menunggu segelas kopi hanngat. Sambil menunggu kakiku kering kami berbincang lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh ya vi, mengenai yang kamu ceritakan tadi di jalan, gimana cara kamu mengatasinya?”&lt;br /&gt;“aku sendiri bingung Pak harus bagaimana.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendengar jawaban seperti itu dalam otakku timbul pikiran kotor lelaki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana kalau besok-besok aku kasih apa yang kamu pengen?”&lt;br /&gt;“Yang aku mau yang mana pak.”&lt;br /&gt;“Lho, itu yang sepanjang jalan kamu bilang belum pernah ngalamin.”&lt;br /&gt;“Ah bapak bisa aja.”&lt;br /&gt;“Bener kok, aku bersedia ngasih itu ke kamu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Termenung dia mendengar perkataanku tadi, melihat dia yang sedang menerawang aku berpikir kenapa juga harus besok-besok, kenapa nggak sekarang aja selagi ada kesempatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kudekati dia dan kupegang tangannya, tersentak juga dia dari lamunannya sambil menatap kearahku dengan penuh tanda tanya. Kudekatkan wajahku ke wajahnya dan kukecup pipi sebelah kanannya, dia diam tidak bereaksi. Ku kecup bibirnya, dia menarik napas dalam entah apa yang ada dipikirannya dan tetap diam, kulanjutkan mencium hidungnya dan dia memejamkan mata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ternyata napsu sudah menggerogoti kepalaku, kulumat bibirnya yang tipis dan ternyata dia membalas lumatanku, bibir kami saling berpagut dan kulihat dia begitu meresapi dan menikmati adegan itu. Kitarik tangannya untuk duduk disebelahku di sofa yang lebih panjang, dia hanya mengikuti sambil menatapku. Kembali kulumat bibirnya, lagi, dia membalasnya dengan penuh semangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan posisi duduk seperti itu tanganku bisa mulai bekerja dan bergerilya. Kuraba bagian dadanya, dia malah bergerak seolah-olah menyodorkan dadanya untuk kukerjain. Kuremas dadanya dari luar bajunya, tangan kirinya membuka kancing baju bagian atasnya kemudian membimbing tangan kananku untuk masuk kedalam BHnya. Ya ampun bener-bener udah nggak tahan dia rupanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kulepas tangan dan bibirku dari tubuhnya, aku berpindah posisi bersandar pada pegangan sofa tempatku duduk dan membuka kalkiku lebar-lebar. Kutarik dia untuk duduk membelakangiku, dari belakang kubuka baju dan BHnya yang saat itu sudah nempel nggak karuan, kuciumi leher bagian belakang Vivi dan tangan kiri kananku memegang gunung di dadanya masing-masing satu, dia bersandar ketubuhku seperti lemas tidak memiliki tenaga untuk menopang tubuhnya sendiri dan mulai kuremas payudaranya sambil terus kuciumi tengkuknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah cukup lama meremas buah dadanya tangan kiriku mulai berpindah kebawah menyusuri bagian perutnya dan berhenti di tengah selangkangannya, dia melenguh waktu kuraba bagian itu. Kusingkap roknya dan tanganku langsung masuk ke celana dalamnya, kutemukan sesuatu yang hangat-hangat lembab disana, sudah basah rupanya. Kutekan klitorisnya dengan jari tengah tangan kiriku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ohh .. ehh ..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku semakin bernapsu mendengan rintihannya dan kumasukkan jariku ke vaginanya, suaranya semakin menjadi. Kukeluar masukkan jariku disana, tubuhnya semakin melenting seperti batang plastik kepanasan, terus kukucek-kucek semakin cepat tubuhnya bergetar menerima perlakuanku. Dua puluh menit lamanya kulakukan itu dan akhirnya keluar suara dari mulutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Udah dulu pak, aku nggak tahan pengen pipis.”&lt;br /&gt;“Jangan ditahan, biarkan aja lepas.”&lt;br /&gt;“Aduh pak, nggak tahan, vivi mau pipis .. ohh .. ahh.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badanya semakin bergetar, dan akhirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ahh .. uhh.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badanya mengejang beberapa saat sebelum akhirnya dia lunglai bersender kedadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana vi rasanya?”&lt;br /&gt;“Enak pak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kulihat air matanya berlinang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa kamu menangis vi.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia diam tidak menyahut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kamu nyesel udah melakukan ini?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Bukan pak.”&lt;br /&gt;“Lantas?”&lt;br /&gt;“aku bahagia, akhirnya aku mendapatkan apa yang aku idam-idamkan selama ini yang seharusnya datang dari suami aku.”&lt;br /&gt;“Oh begitu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami saling terdiam beberapa saat sampai aku lupa bahwa jari tengah tangan kiriku masih bersarang didalam vaginanya dan aku cabut perlahan, dia menggeliat waktu kutarik jari tanganku, dan aku masih tercenung dengan kata-kata terakhir yang terlontar dari mulutnya, benar rupanya .. dia belum pernah merasakan orgasme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mau ke kamar mandi pak?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba suara itu menyadarkanku dari lamunan ..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh ya, sebelah mana kamar mandinya?”&lt;br /&gt;“Sebelah sini pak”, sahutnya sambil menunjukkan jalan menuju kamar mandi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia kembali ke ruang tamu sementara aku mencuci bagian tangan yang tadi sudah melaksanakan tugas sebagai seorang laki-laki terhadap seorang perempuan. Tak habisnya aku berpikir, kenapa orang berumah tangga sudah sekian lama tapi si perempuan baru mengalami orgasme satu kali saja dan itupun bukan oleh suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selesai dari kamar mandi aku kembali ke ruang tamu dan kutemukan dia sedang melihat acara di televisi, tapi kulihat&lt;br /&gt;dari wajahnya seakan pikirannya sedang menerawang, entah apa yang ada dalam pikirannya saat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Vi, udah malam nih, saya pulang dulu ya ..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terhenyak dia dan menatapku ..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Emm, pak, mau nggak malam ini nemanin vivi?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaget juga aku menerima pertanyaan seperti itu karena memang tidak pikiran untuk menginap dirumahnya malam ini, tapi aku tidak mau mengecewakan dia yang meminta dengan wajah mengharap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Waktu kan masih banyak, besok kita ketemu lagi di kantor, dan kapan-kapan kita masih bisa ketemu diluar kantor.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia berdiri dan menghampiriku ..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terima kasih ya pak, vivi sangat bahagia malam ini, saya harap bapak tidak bosan menemani saya.”&lt;br /&gt;“Kita kan kenal sudah lama, saya selalu bersedia untuk membantu kamu dalam hal apapun.”&lt;br /&gt;“Sekali lagi terima kasih, boleh kalau mau pulang sekarang dan tolong sampaikan salam saya buat ibu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya aku pulang dengan terus dihinggapi pertanyaan didalam pikiranku, kenapa dia bisa begitu, kasihan sekali dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti biasa esoknya aku masuk kantor pagi-pagi sekali karena memang selalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, kupikir belum ada siapa-siapa karena biasanya yang sudah ada saat aku datang adalah office boy, tapi ternyata pagi itu aku disambut dengan senyuman vivi yang sudah duduk di meja kerjanya. Tidak seperti biasa, pada hari-hari sebelumnya aku selalu melihat vivi dalam penampilan yang lain dari pagi ini, sekarang dia terlihat berseri dan terkesan ramah dan akrab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pagi vi.”&lt;br /&gt;“Pagi pak.”&lt;br /&gt;“Gimana, bisa tidur nyenyak tadi malam?”&lt;br /&gt;“Ah bapak, bisa aja, tadi malam saya tidur pulas sekali.”&lt;br /&gt;“Ya sudah, saya tinggal dulu ya, selamat bekerja.”&lt;br /&gt;“Iya pak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku meneruskan langkahku menuju ruang kerjaku yang memang tidak jauh dari meja kerjanya, dari dalam ruangan kembali aku menengokkan wajah ke arahnya, ternyata dia masih menatapku sambil tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak seperti biasanya, aku merasakan hari ini bekerja merupakan sesuatu yang membosankan, suntuk rasanya menghadapi pekerjaan yang memang dari hari ke hari selalu saja ada sesuatu yang harus diulang, akhirnya aku menulis cerita ini. HP didalam saku celanaku berbunyi, ada SMS yang masuk, kubuka SMS tersebut yang rupanya datang dari cewek diseberang ruanganku yang tadi pagi menatapku sampai aku masuk ke ruangan ini .. ya dia, vivi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak, nanti mlm ada acara gak? kalo tidak bisa gak bapak menuhin janji bapak tadi malam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitulah isi SMS yang kuterima, aku berpikir agresif juga nih cewek pada akhirnya. Kuangkan telepon yang ada diatas meja kerjaku dan kutekan nomor extensin dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa gitu vi, mau ngajak kemana?”&lt;br /&gt;“Eh bapak, kirain siapa, enggak, vivi udah nyediain makan malam di rumah, bapak bisa kan makan malam sama vivi nanti malam?”&lt;br /&gt;“Boleh, kalau gitu nanti pulang saya tunggu di ruang parkir ya.”&lt;br /&gt;“Iya pak, ma kasih.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sore hari aku terkejut karena waktu pulang sudah terlewat sepuluh menit, bergegas kubereskan ruanganku dan berlari menuju ruang parkir. Disana vivi sudah menungguku, tapi dia tersenyum waktu melihatku datang, tadinya kupikir dia akan kecewa, tapi syukurlah kelihatanyya dia tidak kecewa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maaf jadi nunggu ya vi, harus beres-beres sesuatu dulu.”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa pak, vivi juga barusan ada yang harus diselesaikan dulu dengan neni.”&lt;br /&gt;“Yo.” kataku sambil membukkan pintu untuk dia, dan dia masuk kedalam mobil kemudian duduk disebelahku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diperjalanan kami ngobrol kesana kemari, dan tanpa terasa akhirnya kami masuk ke komplek perumahan dimana vivi tinggal lalu kami turun menuju ke rumahnya. Dia membuka pintu depan rumahnya dengan susah, rupanya ada masalah dengan kunci pintu tersebut. Aku tidak berusaha membantunya, karena dari belakang baru kuperhatikan kali ini kalau bagian tengah belakang milik vivi menarik sekali, lingkarannya tidak terlalu besar, tapi aku yakin laki-laki akan suka bila melihatnya dalam keadaan setengah berjongkok seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya pintu terbuka juga dan dia mempersilakan aku masuk, dan kamipun masuk. Setelah mempersilakan aku untuk duduk, dia pergi ke kamarnya, setelah itu dia kembali lagi dengan pakaian yang sudah digantinya, dia tidak langsung menghampiriku tapi terus melangkah ke arah dapur dan kembali dengan segelas air putih dan segelas kopi, lalu dia menyodorkan kopi tersebut kepadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wah enak sekali nih hari gini minum kopi, kamu kok nggak minum kopi juga vi?”&lt;br /&gt;“Saya nggak pernah minum kopi pak, nggak boleh sama si mas.”&lt;br /&gt;“Oh gitu.”&lt;br /&gt;“Pak mobilnya dimasukin garasi aja ya, biar vivi yang mindahin.”&lt;br /&gt;“Bolah, sekalian saya mau ikut ke kamar mandi dulu, badan rasanya nggak enak kalau masih ada keringatnya.”&lt;br /&gt;“Handuknya ada di kamar mandi pak.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia berdiri sambil menerima kunci mobil yang kuserahkan sedangkan aku ngeloyor ke kamar mandi untuk terus membersihkan badan yang memang rasanya agak nggak enak setelah barusan diperjalanan dihadapkan ke kondisi jalan yang cukup macet tidak seperti biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluar dari kamar mandi kudapati vivi kelihatan sedikit bingung, kutanya dia,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa vi, kok seperti yang bingung begitu ..”&lt;br /&gt;“Anu pak, barusan ada telepon dari restoran yang saya pesani untuk makan malam, katanya nggak bisa nganter makanan yang dipesan karena kendaraannya nggak ada.”&lt;br /&gt;“Ya sudah nggak apa-apa, kita kan bisa bikin makanan sendiri, punya apa yang bisa dimasak?”&lt;br /&gt;“Adu pa, vivi jadi malu.”&lt;br /&gt;“Udah nggak apa-apa kok, malah jadi bagus kita bisa masak barengan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kataku sambil tersenyum, vivi melangkahkan kakinya menuju dapur dan kuikuti, sampai didapur dia membuka lemari es yang ternyata hanya ada sedikit makanan yang siap masak disana. Akhirnya kami masak masakan seadanya sambil berbincang kesana kemari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa sengaja aku perhatikan postur tubuh vivi yang terlihat lain dengan pakaian yang dikenakan sekarang, pakaian yang sedikir agak ketat menyebabkan lekuk-lekuk tubuhnya terlihat jelas, sungguh bentuk tubuh yang sempurna untuk wanita seusia dia. Tanpa sadar kuhampiri dia dan dari belakang kupeluk dia yang sedang melakukan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, dia menoleh kearahku dan tersenyum, kudekatkan bibirku ke bibirnya dan dia menyambutnya, awalnya hanya ciuman biasa sampai akhirnya kami saling berpagutan disini, ya di dapur miliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berlanjut terus pergulatan bibir tersebut, kuraba buah dadanya dan kuremas dari luar bajunya. Tangan vivi bergerak membuka kancing baju bagian depan dilanjutkan dengan menyingkapkan BH yang dia pakai, dengan demikian tanganku kiri kanan lebih leluasa meremasnya. Beberapa saat kemudian kulepaskan bibirku dari bibirnya dan kuarahkan ke buah dadanya yang terlihat sungguh indah dengan warna puting yang kemerahan, kujilat puting yang sebelah kanan dan dia menarik nafas dalam menerima perlakuan itu, akhirnya kukulum puting itu dan kuhisap dalam-dalam sambil tangan kananku tetap meremas dadanya yang sebelah kiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangan kiriku kugerakkan ke arah pantatnya, dan kuremas pantat yang kenyal itu. Kumasukkan tangan itu ke dalam rok yang dia pakai dan disana kuraba ada sesuatu yang hangat dan sedikit basah dan kuraba-raba bagian itu terus menerus. Rupanya dia tidak tahan menerima sikapku itu, tangannya bergerak membuka resleting roknya dan melorotkannya kebawah. Aku hentikan kegiatan bibirku di buah dadanya lalu bubuka celana dalamnya dan kutemukan bulu indah yang tidak terlalu banyak disana kusingkapkan sedikit dan kuarahkan bibirku kesana dan kujilat bagian kecil yang menonjol disana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suara lenguhan dari bibirnya sudah tidak terbayangkan lagi, akan memperpanjang cerita kalau saya tuliskan disini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh, pak, saya belum pernah merasakan ini, oh ..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terus melanjutkan kegiatan lidahku diselangkangannya sambil terus memasukkan lidah ini kedalam gua lembab yang berbau khas milik wanita. Lenguhan demi lenguhan terus keluar dari mulutnya sampai akhirnya kurasakan tubuhnya mengejang dan bergetar dengan mengeluarkan teriakan yang tidak bisa ditahan dari mulutnya, dia sudah sampai ke puncak kenikmatan sentuhan seorang lelaku seperti aku ini, dan akhirnya kuhentikan kegiatanku itu lalu berdiri menghadap dia, danpa kuduga dia mencium bibirku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak kita ke kamar ya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menuntunku masuk ke kamar tidurnya, kamar itu terlihat rapi, lalu kami duduk dipinggir tempat tidur dan kembali saling berpagutan disana. Dia bangkit berdiri dihadapanku seraya bertanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Boleh saya buka pakaian bapak?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku hanya tersenyum menanggapi pertanyaan tersebut, lalu dia membuka seluruh pakaian yang kukenakan sampai ke celana dalamku. Dia memegang senjataku yang dia dapati dibalik celana dalam yang baru saja terbuka, lalu dia menciumnya dan menjilatinya, nikmat sekali rasanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dari dulu saya ingin melakukan ini, tapi suami saya nggak pernah mau diperlakukan begini.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia berkata begitu sambil kembali meneruskan kegiatannya menjilati senjata milikku, tanpa kuduga dia lanjutkan kegiatannya tadi dengan mengulum dan menyedot batang kemaluanku, dan rasanya lebih nikmat dari yang tadi kurasakan. Akhirnya dia berhenti berlaku seperti itu dan berkata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak, tidurin vivi ya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa menunggu permintaan itu terulang aku baringkan tubuhnya diatas tempat tidur, aku ciumi sekujur tubuhnya yang dibalas dengan gelinjangan tubuh mulus itu, akhirnya setelah sekian lama kucoba masukkan kemaluanku kedalam lubang senggama yang memang sudah basah dari sejak tadi, dan “Ahh ..” itulah yang keluar dari mulut vivi, sungguh nikmat sekali rasanya memasuki tubuh yang telanjang ini, dan satu lagi, lubang kemaluannya masih terasa cukup sempit dan menggigit, terbersit lam pikiranku sebuah pertanyaan, sebesar apa milik suaminya sampai lubang ini masih terasa sempit seperti ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuperhatikan jam yang ada di dinding kamarnya menunjukkan bahwa aku sudah mengeluar masukkan kemaluanku kedalam tubuhnya selama dua puluh menit dan akhirnya kembali kurasakan tubuhnya mengejang sambil mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutnya, akhirnya dia menggelepar sambil memeluk tubuhku erat-erat seolah tidak ingin lepas dari tubuhnya, karena pelukannya itu aku jadi terhenti dari kegiatanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa saat kemudian vivi melepaskan pelukannya dan terkulai lemas, tapi aku melihat sebuah senyuman puas diwajahnya dan itu membuat aku merasa puas karena malam ini dia sudah dua kali mendapatkan apa yang selama ini belum pernah dia dapatkan dari suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana vi?”&lt;br /&gt;“Aduh, vivi lemas tapi tadi itu nikmat sekali ..”&lt;br /&gt;“Vivi mau coba gaya yang lain?”&lt;br /&gt;“Emm ..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kubangunkan tubuhnya dan kugerakkan untuk membelakangiku, kudorong pundaknya dengan pelan sampai dia menungging dihadapanku, kumasukkan kejantananku kedalam lubang senggamanya dan dia mengeluarkan teriakan kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduh .. Pak enak sekali, dorong terus pak, vivi belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini ..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku keluar masukkan kemaluanku ini kedalam tubuhnya dengan irama yang semakin lama semakin kupercepat, lama juga aku melakukan itu sampai akhirnya dia berkata “Pak vivi mau pipis lagi ..”, semakin kupercepat gerakanku karena kurasakan ada sesuatu yang mendorong ingin keluar dari dalam tubuhku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kondisi lemas dan masih menungging vivi menerima gerakan maju mundur dariku, mungkin dia tahu kalau aku sebentar lagi mencapai klimaks, dan akhirnya menyemburlah cairan dari kemaluanku masuk semua kedalam tubuhnya. Beberapa saat kemudian aku merasakan tubuhku lemas bagai tak bertulang dan kucabut senjataku dari lubang milik vivi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terbaring disampingnya setelah melepaskan nikmat yang diada tara, dia tersenyum puas sambil menatapku dan memelukku, lalu kami tertidur dengan perasaan masing-masing. Dalam tidur aku memimpikan kegiatan yang barusan kami lakukan dan waktu hampir pagi aku terbangun kudapati vivi masih terpejam dengan wajah yang damai sambil masih memelukku, kulepaskan pelukkannya dan dia terbangun, lalu kami meneruskan kegiatan yang tadi malam terpotong oleh tidur sampai akhirnya kami berdua bangun dan menuju kamar mandi dalam keadaan masing-masing telanjang bulat tanpa sehelai benangpun menutupi tubuh kami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikamar mandi kami melakukannya lagi, dan kembali dia mengucapkan kata-kata yang tidak habis aku bisa mengerti “Vivi belum pernah melakukan seperti ini sebelumnya ..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya kami berangkat kerja dari rumah vivi, sengaja masih pagi agar tidak ada orang di kantor yang melihat kedatangan kami berdua untuk menghindari sesuatu yang kami berdua tidak inginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai saya menulis cerita ini, masih tetap terngiang kata-katanya yang sering mengucapkan kata-kata “Vivi belum pernah melakukan seperti ini sebelumnya ..” setiap saya berhubungan dengan dia dengan gaya yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berawal dari situlah kami sering melakukan hubungan suami istri, dan itu selalu kami lakukan atas permintaan dari dia, aku sendiri tidak pernah memintanya karena aku tidak mau dia punya pikiran seolah-olah aku mengeksploitir dia. Dan sekarang vivi yang kukenal jauh berbeda dari vivi yang dulu, dia menjadi orang yang ramah dan selalu tersenyum kepada semua orang dilingkungannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemirsa, ini adalah sebuah pengalaman yang walaupun saya menikmatinya tapi tetap terbersit dalam pikiran kenapa masih ada [terutama wanita seperti vivi] yang mengalami hal seperti itu, sungguh harus menjadi contoh bagi kita kaum lelaki untuk berusaha memuaskan pasangan kita, semoga cerita ini menjadi cermin, dan walaupun begitu saya akan meneruskan cerita ini ke babak selanjutnya .. tunggu tanggal mainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oh ya, dalam cerita ini saya tidak banyak menuliskan suara-suara apa yang timbul saat kami melakukan kegiatan pertempuran laki perempuan, karena saya yakin itu akan ada dalam imajinasi anda sebagai pembaca:).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan bagi anda yang ingin menyampaikan sesuatu seperti umpatan, makian:-) atau hanya ingin berkenalan, saya bisa dihubungi lewat situs cerita 17tahun ini. Terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-129319885266483466?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/129319885266483466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=129319885266483466' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/129319885266483466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/129319885266483466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/kisah-asmara-vivi-istri-yang-kecewa.html' title='Kisah Asmara Vivi, Istri yang Kecewa dengan Suami'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8178761584232868080</id><published>2008-10-12T11:38:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:39:15.362-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa'/><title type='text'>Pengalaman Ngentot dengan Mbak Rien</title><content type='html'>&lt;p&gt;Nama panjangnya adalah Rinduwati Suliandara. Mba Rien, begitu ia biasa dipanggil, adalah seorang guru tari di Sanggar Tari Pelangi. Kino tak pernah tahu usia wanita itu yang sesungguhnya, tetapi pokoknya ia tak tampak terlalu tua, walau jelas bukan pula remaja. Wajahnya -jika memakai ukuran normal- tidaklah terlalu cantik. Tidak pula terlalu jelek. Biasa-biasa saja Tetapi Mba Rien memiliki mata yang sangat indah, bening dihiasi bulu mata lentik. Juga memiliki bibir yang -menurut Kino- sangat menarik, karena selalu kelihatan basah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu itu Kino duduk di bangku SMA, kelas dua A. Untuk usianya, waktu itu Kino tergolong “terlambat” dalam soal pacaran. Ia tidak punya teman wanita istimewa, karena baginya semua teman wanitanya sama saja. Konon ada yang naksir, namanya Alma, gadis dari kelas dua B. Tetapi Kino tidak tertarik, walau kata teman-temannya gadis itu tergolong ratu. Bagi Kino, ia memang ratu, tetapi entah kenapa ia tidak tertarik. Berenang di sungai lebih menarik bagi Kino, katimbang jalan-jalan dengan Alma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi Mba Rien menarik hatinya sejak awal mereka berjumpa. Waktu itu, Kino mengantar adik perempuannya, Susi, ke sanggar untuk latihan menari. Kino sangat sayang kepada adik satu-satunya yang baru berusia 7 tahun itu (jarak dua kakak-beradik ini memang terlalu jauh). Dengan sepeda, diboncengnya Susi ke sanggar, dan diantarnya sampai ke ruang latihan di tengah kompleks sanggar. Saat itulah ia melihat Mba Rien, sedang mengikatkan setagen ke sekeliling pinggangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Selamat sore Susi…,” ucap Mba Rien menyapa Susi, lalu sekejap melirik Kino. Suara wanita itu lembut tetapi bernada wibawa, pikir Kino sambil melepas gandengan tangan adiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mba Rien, ini kakak saya…,” Susi menunjuk ke Kino yang masih berdiri di pintu ruang latihan. Mba Rien mengangkat muka, dan tersenyum kepada Kino. Agak canggung, Kino membalas tersenyum dan berucap serak, “Selamat sore, mbak…”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mba Rien hanya mengangguk tanpa berhenti tersenyum, lalu menerima salam Susi, dan berbalik menuju tempat segerombolan anak-anak yang sedang bersiap belajar menari. Kino masih berdiri, memandang tubuh Mba Rien dari belakang, dan entah kenapa ia merasa jantungnya berdegup lebih keras. Tubuh Mba Rien menyita perhatiannya, terbungkus kain dan baju ketat, menampakkan lika-liku yang menawan. Astaga, pikir Kino, wanita ternyata bisa menarik juga!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk beberapa jenak, Kino masih berdiri di depan pintu, menelan ludah berkali-kali dan merasa wajahnya merah karena malu. Kepada siapa? Entahlah. Tetapi perjumpaan pertama dengan Mba Rien berbekas keras di kalbunya. Sambil mengayuh sepedanya pulang, Kino tiba-tiba memiliki pikiran-pikiran seronok. Gila kamu! tukasnya dalam hati, menyalahkan diri sendiri. Mana mungkin kamu bisa meremas-remas tubuh itu! ucap suara lain di kepalanya. Meremas….? Dari mana datangnya ide gila itu? pikir Kino gelisah. Berkali-kali Kino merasa sadel sepedanya terasa lebih kecil dari biasanya, dan selakangannya sering terasa geli. Sial! sergahnya dalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika ayah memintanya menjemput Susi, dengan bersemangat Kino mengatakan ya. Lalu, ia pun tiba di sanggar 15 menit sebelum waktu latihan selesai. Ia duduk di bawah pohon kamboja, tidak jauh dari ruang latihan. Dari tempatnya duduk, ia bisa melihat Mba Rien melenggak-lenggok mengajarkan gerakan yang diikuti oleh belasan anak-anak kecil. Pandangan Kino tak lekang dari gerakan-gerakan Mba Rien, dan entah kenapa ia kini mengerti apa artinya sebuah tari yang indah! Selama ini, bagi Kino menari adalah kegiatan perempuan yang tak menarik. Menjemukan, bahkan. Tetapi ketika melihat Mba Rien mengangkat tangan, melenggok ke kiri, menggerakkan pinggulnya …., Kino menelan ludah lagi. Bajingan kamu! ucap sebuah suara di dalam kepalanya. Kino membuang muka, mengalihkan pandangannya ke hamparan rumput. Tetapi, seperti ditarik magnit, muka Kino sesekali kembali lagi memandang ke ruang latihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari ruang tari, Rien juga bisa melihat keluar, walau perbedaan terang menyebabkan matanya agak silau jika harus memandang ke arah tempat Kino duduk. Sambil terus menggerakkan tubuhnya, Rien melirik dan mengernyit heran melihat remaja itu betah duduk sendirian. Biasanya, para penjemput murid-muridnya datang terlambat, dan tidak pernah berlama-lama di sanggar tari. Apalagi yang laki-laki, entah itu kakak atau ayah atau paman. Pada umumnya, di kota kecil ini, menari bukanlah sesuatu yang menarik untuk pria. Makanya, tingkah Kino bagi Rien agak tidak biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika akhirnya latihan selesai, Kino bangkit dan mendekat ke arah ruang latihan, tetapi tetap dalam keteduhan pohon kamboja. Entah kenapa, ia tak berani lebih dekat. Sebetulnya ia ingin mendekat, tetapi dadanya berdegup kencang setiap kali ia melangkah. Semakin dekat ke ruang latihan, semakin kencang degupnya. Sebab itu, ia berhenti setelah dua langkah saja. Ia akan menunggu saja sampai Susi keluar dan menghampirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien, dengan sedikit peluh di lehernya, mengucap salam perpisahan kepada murid-muridnya. Lalu, sambil melepas stagen, ia berjalan ke pintu. Dilihatnya Susi berlari ke arah penjemputnya, remaja yang betah berlama-lama di bawah pohon kamboja menonton latihannya itu. Sambil melepas ikat rambutnya, sehingga rambutnya yang sebahu kini tergerai, Rien berdiri di pintu dan berucap lembut, tetapi juga cukup keras untuk didengar Kino.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa tadi tidak tunggu di dalam saja, Dik…,” ujarnya. Kino cuma bisa menyeringai seperti kera sedang makan kacang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien tersenyum melihat seringai remaja yang tampak kikuk itu. Kino menelan ludah melihat senyum itu. Entah kenapa, senyum itu tampak menarik sekali. Rasanya, Kino seperti disiram air sejuk. Gila kamu! ucap suara di dalam kepalanya lagi. Dan Kino pun cepat-cepat membungkuk berpamitan, lalu menggandeng tangan Susi menuju sepeda. Rien kembali tersenyum memandang kedua kakak-beradik yang akur itu meninggalkan sanggarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pertemuan itu, Kino sering melamunkan Mba Rien. Lebih gila lagi, saat mandi dan menyabuni tubuhnya, Kino merasakan darahnya berdesir membayangkan Mba Rien. Percuma ia mengguyurkan bergayung-gayung air dingin ke tubuhnya, tetap saja kelaki-lakiannya perlahan menegang. Aduh celaka! jeritnya dalam hati, ketika melihat ke bawah. Cepat-cepat ia menyabuni dirinya, lalu membilasnya, membungkus tubuhnya dengan handuk dan lari ke luar kamar mandi menuju kamarnya. Mudah-mudahan tidak ada yang melihat tonjolan di bawah pinggangnya yang terbungkus handuk itu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam hari, ketika ia gelisah bergulang-guling di ranjangnya, Kino kembali membayangkan Mba Rien. Lagi-lagi terbayang pinggulnya yang padat berisi, pinggangnya yang ramping, dan dadanya yang membusung walau tidak terlalu besar. Kino juga terkenang lehernya yang agak basah oleh keringat. Juga bibirnya. Ya, bibirnya itu yang paling menawan. Selalu basah, dan tampaknya lembut sekali. Apalagi kalau ia tersenyum, menampakkan sedikit gigi-giginya yang putih. Bagaimana rasanya menggigit bibir itu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kino makin gelisah, sebab kini kelaki-lakiannya menengang lagi seperti ketika ia sedang mandi. Malam sudah agak larut, dan rumah sudah sepi. Tak ada suara-suara, selain jangkerik. Kino menelungkupkan tubuhnya. Celaka, justru gerakan itu menyebabkan kelaki-lakiannya terjepit di antara tubuhnya dan kasur yang empuk. Tanpa sadar, Kino menggerak-gerakkan badannya, menggesekkan kelaki-lakiannya ke kasur. Matanya terpejam, dan terbayang ia berada di atas tubuh Mba Rien. Terbayang ia mengulum bibir Mba Rien yang basah. Terbayang dadanya yang ceking menempel di dada Mba Rien yang kenyal. Gila! Kino terlonjak ketika merasakan cairan hangat mengalir cepat membasahi celana dalamnya. Untung ia sigap, sehingga seprai tidak ikut basah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya saja, di pagi hari ia harus mencari alasan untuk bisa mencuci sendiri celana dalamnya, tanpa harus mencuci pakaian anggota keluarga yang lain!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hari setelah perjumpaan pertamanya dengan Kino, kembali Rien terheran melihat remaja itu sudah ada setengah jam sebelum latihan usai. Setengah jam! Betapa lamanya ia akan menanti di situ sendirian, ucap Rien dalam hati sambil terus menggerakkan badannya di depan para penari cilik. Berkali-kali Rien melirik ke arah pohon kamboja, dan bertanya-tanya dalam hati, mengapa gerangan remaja itu begitu betah menunggu adiknya. Terlebih-lebih lagi, remaja itu selalu memandang ke dalam dengan seksama. Sialan, mungkin ia tertarik melihat tubuhku, umpat Rien dalam hati. Tetapi, mungkin juga ia tertarik pada tarianku. Siapa tahu? Atau mungkin tertarik pada dua-duanya, ucap Rien dalam hati. Ia tersenyum sendiri ketika mengambil kesimpulan terakhir ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Satu … dua…tiga …. empat, putar……,” Rien memutar tubuh memberi contoh, diikuti oleh bidadari-bidadari kecil yang tertatih-tatih mencoba meniru sesempurna mungkin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Satu .. dua … tiga … empat, putar….,” suaranya lembut, tetapi tegas dan cukup nyaring.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kino menyenderkan tubuhnya di batang pohon kamboja. Sayup-sayup suara Mba Rien sampai di telinganya. Terdengar merdu. Gila! semua yang berhubungan dengan wanita itu selalu bagus. Apa-apaan ini? sebuah suara menghardik di kepala Kino, membuatnya tertunduk sendiri. Dicabutnya sebatang rumput, dimain-mainkannya di antara jari-jarinya. Kino merenung, bertanya-tanya, apa gerangan yang terjadi dalam dirinya. Mengapa Mba Rien jadi begitu menarik, padahal ia jauh lebih tua dariku? Mengapa Alma yang seusia dengannya itu tidak semenarik Mba Rien, padahal Alma juga cantik. Kino menarik nafas dalam-dalam, lalu kepalanya terangkat lagi, memandang lagi ke dalam ruang latihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cuma kali ini ia tidak melihat Mba Rien di sana. Dipanjang-panjangkannya lehernya, mencari-cari, kemana gerangan wanita itu. Kino bahkan memiringkan tubuhnya, sampai hampir rebah ke kiri, untuk melihat sudut terjauh yang masih terjangkau pandangan. Mba Rien tidak ada, sementara murid-muridnya masih bergerak sesuai irama musik dari tape-recorder. Kemana dia?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hampir copot rasanya jantung Kino, ketika tiba-tiba Mba Rien muncul dari balik tembok rumah di sebelah ruang latihan. Rupanya, ada gang yang menghubungkan rumah itu dengan ruang latihan, yang tidak terlihat dari tempat Kino duduk. Rupanya Mba Rien meninggalkan murid-muridnya untuk masuk ke rumah itu. Dan kini ia berjalan kembali ke ruang latihan, tetapi tidak melalui gang, melainkan lewat pintu depan. Lewat di depan Kino, melenggang santai dengan kainnya yang ketat membungkus tubuhnya yang indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hayo.., tunggu di dalam, Dik!” ucap Mba Rien menghentikan langkah sebelum masuk. Senyum yang memikat Kino terhias di bibirnya. Kino menelan ludah, tak bisa menyahut, dan cuma bisa meringis lagi. Betul-betul seperti kera yang sedang kepedasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hayo …,” ajak Mba Rien lagi, lembut tetapi tegas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kino bangkit, dan dengan ragu-ragu melangkah mendekat. Mba Rien tertawa kecil, lalu melanjutkan langkah mendahului masuk. Pelan-pelan Kino menyusulnya. Ketika ia tiba di ruang latihan, Mba Rien sudah berputar-putar lagi memberi contoh gerakan tarinya. Kino mencari-cari bangku untuk duduk, tetapi tak ada satu pun di sana. Ia lalu berdiri saja, menyender di sebuah tiang yang cukup besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien melirik, melihat remaja itu berdiri kikuk. Kasihan, pikirnya. Tetapi biarlah begitu, kalau ia memang tertarik pada tarianku -atau tubuhku!- biar saja ia berdiri sampai pegal. Tersenyum Rien mendengar kata hatinya yang terakhir ini. Ya, biar dia berdiri sampai pegal!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama 20 menit, Kino berdiri saja melihat adiknya latihan menari. Susi terlihat senang melihat kakaknya sudah hadir. Berkali-kali Susi kelihatan ketinggalan langkah, karena ia tersenyum-senyum kepada kakaknya. Kino mengernyitkan dahinya, meletakkan telunjuk di bibirnya, memperingatkan Susi agar tetap serius. Rien tersenyum melihat tingkah keduanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika akhirnya latihan selesai, Kino bernafas lega. Bukan saja karena ia sudah pegal berdiri, tetapi juga karena sebenarnya ia agak tersiksa. Betapa tidak? Sejak tadi ia terpesona oleh gerak Mba Rien, tetapi ia harus menyembunyikan perasaan itu. Betapa sulit!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien berjalan mendekati Kino sambil melepas stagen. Kino berdiri kikuk ketika akhirnya Rien berdiri di hadapannya, cukup dekat untuk mencium bau keringatnya yang ternyata tidak mengganggu Kino.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Suka menari?” tanya Rien. Matanya memandang lekat remaja di hadapannya. Senyumnya mengembang halus. Kino menelan ludah lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kino menggeleng kuat. Rien tertawa kecil, “Saya pikir kamu suka. Sebab, kamu betah menunggu adikmu latihan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya …., sebetulnya saya suka ..,” ucap Kino tergagap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh, ya???” Rien membelalakan matanya yang indah, senyumnya mengembang lagi. Kino menelan ludah lagi. “Seberapa suka, sebetulnya …,” tanya Rien lagi, ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mmmm … saya suka menonton saja.” jawab Kino sekenanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Menonton anak-anak kecil menari?” tanya Rien. Wah! Kino tertunduk, mukanya tiba-tiba terasa panas. Sial!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien tergelak melihat Kino tertunduk malu. Kini ia tahu apa yang sesungguhnya ditonton laki-laki belia ini! Ia ke sini untuk menontonku, melihat tubuhku! Dan kesimpulan ini membuat dirinya senang. Bagi Rien, menyenangkan penonton adalah tujuan utamanya menari, bukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Siapa nama kamu?” tanya Rien lembut sambil melepas ikat rambutnya. Kino mengangkat muka, melihat kedua tangan Rien terangkat, dan samar-sama kedua ketiaknya yang mulus terlihat dari lengan bajunya yang agak tersingsing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kino..,” terdengar jawaban pelan. Rien tersenyum lagi, sengaja berlama-lama membuka ikat rambutnya, membiarkan remaja itu melihat apa yang ingin dilihatnya. Nakal sekali kamu, Rien! sebuah suara terdengar di kalbunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siksaan bagi Kino baru berhenti ketika Susi menarik tangannya pulang. Sambil menggumamkan selamat sore, ia berbalik dan menggandeng adiknya ke tempat sepeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Datang lagi, yaaa!” seru Rien ketika Kino sedang bersiap mengayuh. Duh! Kino jadi serba salah. Apakah ia harus menjawab seruan itu? Ah, sudahlah! sergahnya dalam hati dan cepat-cepat mendayung. Dari kejauhan Rien memandang kakak-beradik itu menghilang di balik tikungan. Senyum manis masih di bibirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah seterusnya, Kino semakin terpikat oleh wanita yang pandai menari dan pandai menggoda itu. Sekali waktu ia mencoba menghindar, meminta kepada ayah untuk tidak usah menjemput Susi dengan alasan harus latihan bola kaki. Selama empat kali latihan, ia tidak mampir ke sanggar, dan tidak berjumpa Mba Rien. Dan itu artinya, sudah sebulan ia tidak melihat tubuh molek itu melenggak-lenggok. Lama juga, ya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai suatu hari, ada pertunjukkan dari di balai kota, diselingi permainan band sebuah kelompok amatir yang cukup populer di kota kecil ini. Kino datang bersama teman-temannya, tentu hanya untuk menonton band. Acara tari-tarian di sore hari dilewatkan saja. Rombongan Kino baru tiba di atas pukul 8, saat band mulai naik panggung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah Kino berjumpa lagi dengan Mba Rien. Saat band memainkan lagu ketiga, Kino pergi ke belakang panggung untuk buang air kecil, karena di sana lah terdapat toilet untuk umum. Saat kembali ke tempat duduknya, sewaktu meliwati pintu yang menuju tempat pemain berganti pakaian, Kino melihat Mba Rien duduk di sebuah bangku. Langkahnya terhenti, lalu ia menyelinap ke balik tembok yang agak gelap. Dari situ, ia bisa melihat Mba Rien, tetapi wanita itu tidak bisa melihatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien memakai jeans ketat dan sebuah kaos agak longgar berwarna putih. Rambutnya digelung ke atas, memperlihatkan lehernya yang jenjang dan agak basah oleh keringat. Ia tampak letih, dan sedang menikmati sebotol minuman dingin. Bibirnya menjepit sebuah sedotan, dan matanya tampak melamun. Bagi Kino, Mba Rien tampak menawan malam itu. Ia kemudian melihat wanita itu bangkit menuju ke sebuah kamar di belakang panggung. Kino mengikuti gerak-geriknya dengan seksama, aman dalam lindungan bayang-bayang yang gelap. Tak lama kemudian, tampak Mba Rien membuka sebuah pintu, dan di dalam terlihat terang berderang tetapi sepi. Berjingkat, Kino berpindah tempat sehingga bisa memandang lebih bebas ke dalam ruangan itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien menutup pintu ruang, tetapi rupanya kurang begitu kuat mendorong, sehingga masih tersisa celah untuk melihat ke dalam. Dengan jantung berdegup kencang, Kino melihat ke kiri dan kanan. Tidak ada siapa-siapa. Semua orang berada di depan panggung asyik menonton band. Pelan-pelan ia melangkah mendekati ruang yang ternyata adalah ruang ganti pakaian bagi para artis. Ia tiba di depan pintu ruang itu, dan dari celah yang tersisa, ia bisa melihat ke dalam. Kino menelan ludah, dan menahan kagetnya. Di dalam, Mba Rien tampak sedang membuka kaosnya, membelakangi Kino. Tubuhnya yang putih dan padat terlihat jelas, apalagi kemudian ia berputar menghadap sebuah cermin yang pantulannya terlihat dari tempat Kino berdiri. Ia bisa melihat dua payudara yang indah, terbungkus beha yang tampak terlalu kecil. Lutut Kino terasa bergetar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian tampak Mba Rien melepas celana jeansnya. Kino merasa kakinya terpaku di tanah. Dengan kuatir ia melihat ke sekeliling, takut kepergok. Tetapi suasana di sekitar ruang ganti itu tetap sepi. Maka ia tetap mengintip ke dalam. Jeans sudah dibuka dan tergeletak di lantai. Mba Rien hanya bercelana dalam dan berbeha, dan tubuhnya indah bukan main. Putih mulus, padat berisi. Kino berkali-kali menelan ludah. Pemandangan indah itu berlangsung tak lebih dari 10 menit, karena kini Mba Rien sudah berganti rok panjang dan baju hem coklat. Tetapi bagi Kino, rasanya lama sekali. Cepat-cepat ia berbalik dan tergopoh kembali ke depan panggung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rien mendengar suara langkah orang. Terkejut, ia segera lari ke pintu dan melihat pintu belum tertutup sepenuhnya. Celaka, pikirnya, seseorang tadi mengintipku berganti pakaian. Cepat-cepat dikuaknya pintu, dilongokkannya kepala, bersiap berteriak jika memergoki si pengintip. Tetapi di luar sepi, tidak ada siapa-siapa. Ah, mungkin cuma perasaanku saja, pikir Rien.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, di depan panggung Kino gelisah mengenang pengalamannya. Lagu-lagu yang dibawakan band di depannya terasa hambar. Teman-temannya terlihat girang, tetapi ia sendiri kurang bergairah. Dengan alasan mengantuk, ia pulang lebih dulu dari teman-temannya yang keheranan. “Ada apa denganmu, Kino?” tanya sobatnya, Dodi. Ia tidak menjawab, dan hanya menggumam sambil melangkah meninggalkan arena pertunjukkan. “Dasar kutu buku …,” gerutu Iwan, temannya yang lain. Kino tak peduli, dan terus melangkah menembus malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan malam itu, Kino menikmati hayalnya di atas ranjang, meremas-remas kelaki-lakiannya yang menegang sambil membayangkan tubuh mulus Mba Rien. Tak berapa lama, ia mengerang tertahan, merasakan cairan hangat memenuhi telapak tangannya. Dengan tissue yang sudah disiapkannya, ia melap tangannnya, lalu tidur nyenyak sambil berharap bertemu Mba Rien di alam mimpi. Namun mimpinya ternyata kosong belaka, tentu karena ia sebetulnya sudah sangat mengantuk malam itu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8178761584232868080?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8178761584232868080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8178761584232868080' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8178761584232868080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8178761584232868080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/pengalaman-ngentot-dengan-mbak-rien.html' title='Pengalaman Ngentot dengan Mbak Rien'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5436995444494783802</id><published>2008-10-12T11:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:37:26.873-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Om om'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelacur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Gita Mahasiswi Plus</title><content type='html'>&lt;p&gt;Gita memantapkan hati dan niatnya sebelum ia memasuki sebuah rumah mewah di depannya, namun ia berharap tak ada yang melihatnya memasuki tempat itu.Sesampainya di dalam keraguan kembali muncul dihatinya,”haruskah aku melakukan semua ini…?”namun ia teringat akan segala kebutuhannya, ia tak punya uang lagi untuk memenuhinya.Ayahnya ditangkap polisi dengan tuduhan korupsi , seluruh harta orang tuanya disita, ibunya meninggal karena stress.Kini ia menjadi mantap, ia harus melakukan ini atau ia tak akan punya uang sepeser pun bahkan untuk membeli makanan”cari siapa ya…?” seorang wanita setengah baya menyambutnya di depan pintu.”anu..maaf…saya…mau cari pekerjaan…” kata gita.”pekerjaan..?” wanita itu kelihatan heran dan sedikit curiga , ” disini….?”gita sedikit bingung harus bicara apa.”iya..pekerjaan…sebagai..emmm.sebagai…..” gita berusaha mencari kata kata yg tepat”kamu tahu ini tempat apa….?” kata wanita itu bernada menyelidik” ya..saya tahu….” gita mengangguk”pernah melakukan ini sebelumnya..?” tanya wanita itu gita menggelengkan kepala”hmmm..kamu masih kuliah…..?”iya…..tapi saya….””butuh uang…..standar lah disini…” kata wanita itu memotong”nama kamu siapa…?” tanya wanita itu sambil melambai memanggil seseorang”gita…tante…..”seorang wanita muda berpakaian sangat sexy datang mendekat”nah..gita…..kamu tahu kan apa kerjaan di panti pijat..? setiap dapat klien kamu dibayar seratus ribu, kalo mereka mau dipijat bugil ada tambahan biaya…..”panjang lebar wanita itu menjelaskan tentang upah gita selama ia bekerja ditempat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah gita menyetujuinya ia menyuruh wanita muda tadi untuk membawa gita,”susan, coba kamu bawa gita berkeliling “sambil berkeliling memperlihatkan fasilitas panti pijat itu, susan juga mengingatkan jika terkadang ada klien yg permintaannya aneh aneh, bahkan sampai bondage.Mendengar cerita susan, gita kembali ragu, namun ia sudah terlanjur masuk ia bertekad akan menjalani semua ini.Gita sebenarnya gadis yg cukup cantik , meski nasibnya tak seindah wajahnya, wajahnya yg “innocence” membuat gemas banyak pria, rambut sebahu , buah dada 32B, dan pantatnya yg bulat sempurna, dengan penampilan seperti itu, bahkan gita lebih terlihat sebagai pelajar sma dibandingkan mahasiswi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gita kemudian dibawa ke sebuah ruangan dimana telah menunggu seorang pria usia 30 tahunan.”dia pemilik panti pijat ini….namanya oom bob” kata susan.Susan kemudian berbicara sejenak dengan bob , lalu meninggalkan gita berduaan disana.”halo…saya bob….panggil saja oom bob….” kata bob sambil mengulurkan tangannya”gita, oom…” jawab gita menyambut uluran tangan bob.Bob tidak segera melepaskan genggaman tangannya, ia menatap gita bagai sedang menaksir sebuah karya seni.”ok kalau begitu…” katanya kemudian sambil melepaskan jabatan tangannya.Bob kemudian melepaskan satu persatu pakaiannya, sehingga ia telanjang bulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penisnya kelihattan cukup besar, setidaknya membuat gita agak tercekat.”nah gita..coba urut punya oom……”kata bob.gita perlahan mendekat dan berlutut d antara kaki oom bob, kedua tangannya menggenggam penis bob, dan dengan gerakan yang teratur ia mulai memijit penis bob, naik turun.Bob terlihat tersenyum dan puas dengan pijitan gita,”coba pake mulut …..” perintahnya gita dengan patuh memasukkan penis itu ke dalam mulutnya, dan menyusuri penis tersebut maju mundur dengan bibirnya, suara geraman dan kocokan berirama mengiri semua nya.”uughh…you are….uughhh….” bob menggeram sambil meremas rambut gita sampai acak acakan.Gita terus melakukan oral dengan santai, ia sering melakukannya dengan mantan pacarnya dulu.sampai beberapa lama akhirnya , penis oom bob menyemburkan cairannya, oom bob menahan kepala gita agar seluruh spermanya tertelan oleh gadis itu.”hahahah..bagus..bagus…kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu diterima……”kata oom bob senang.Gita masih berlutut dilantai dan tertunduk malu, kini sudah tak mungkin lagi untuk kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabtu malam adalah malam pertama gita menjalani pekerjaanya sebagai massage girl. “anak anak….pak burhan sudah datang….” kata tante mirna sambil mengantar seseorang yg wajahnya sepertinya gita kenal, pak burhan adalah salah seorang pejabat pemerintah, dan wajahnya sering muncul di televisi menyuarakan gerakan moral , sangat bertolak belakang dengan apa yg dia lakukan sekarang.Sebagai pelanggan tetap tempat itu, mata pak burhan langsung menangkap barang baru di tempat itu.Tak mempedulikan godaan para perempuan lain , ia mendekati gita.”hai…gadis manis….kamu siapa….?” tanya pak burhan….”ehh..gita ..ehh..oom….”jawab gita”baru ya disini…..” tanya pak burhan”ini emang hari pertamanya dia oom…” susan yg menjawab ditimpali dengan anggukan kepala gita. “ooh…..bagus..ayo…..langsung ke dalam…oom udah pegel pegel nih…” kata pak burhan sambil menarik tangan gita masuk ke sebuah kamar.Gita sedikit senang dan gugup menghadapi pelanggan pertamanya.”oom mau mandi dulu..?” tanya gita”ga usah…langsung aja….”kata pak burhan sambil melepaskn seluruh pakaiannya, sementara gita merapikan tempat tidur dan baby oil.”loo..kok bajunya ga dibuka…” kata pak burhan ketika melihat gita berdiri di sisi ranjang masih berpakaian lengkap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“oom bukain ya…” kata pak burhan sambil membuka satu persatu kancing baju gita, dan melemparkan jatuh blouse gita, sambil melepas bra gita , pak burhan menyempatkan meremas sejenak buah dada gita yg menggiurkan itu, barulah ia kemudian melepas rok dan dalamn gita, sehingga gita pun kini tealnjang bulat.Pak burhan lalu berbarin telungkup di ranjang , dan gita mulai melakukan pemijatan. Saat gita meratakan baby oil di punggung pak burhan dan memijat, pak burhan dengan santai mengajaknya mengobrol banyak hal, sehingga suasananya cukup cair., pak burhan tak henti henti memuji pijatan dan sentuhan gita.Kemudian pak burhan membalikkan badan, penisnya tegak tegang perkasa.”pijat refleksinya dong ….” kata pak burhan sambil tersenyum, gita mengerti maksudnya.Gita mulai memijat mijat penis pak burhan, sementara pak burhan aktif meremas remas buah dada gita,gita memijat, dan mengocok makin kuat saat rangsangan di buah dadanya membuatnya semakin terbang melayang.Gita kemudian menggantikan tangan dengan mulutnya, penis besar pak burhan kini memenuhi mulutnya,dengan mulutnya ia menghisap dan bergerak naik turun menyusuri panjang penis itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“uagghhhh..gila….hebat kamu……” kaya pak burhan terlihat puas gita terus mengocok, mengulum , dan menjilat penis itu sehingga membuat pak burhan semakin terbuai oleh kenikmatan.Tak butuh waktu lama sampai penis itu semakin mengang dan mengejang dan akhirnya menyemburkan seluruh isinya, gita membersihkan sisa sisa sperma dengan menjilatinya, membuat pak burhan semakin tertawa puas, ia pun memberi tip yang cukup besar.Malam pertama gita , ia harus melayani 6 orang tamu, namun hasil yg didapatkan cukup lumayan, ia tak akan menyesali keputusannya terjun ke dunia seperti ini.Malam mingu berikutnya, tante mirna menyuruh gita untuk memakai seragam sma, karena ada pelanggan yg menginginkan dipijat oleh gadis sma.Dengan wajah polos gita, tak sulit bagi gita untuk menjelma menjadi gadis sma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam itu gita memakai kemaja putih sma ketat dengan dua kancing atasnya dibuka, dan rok abu abu pendek, dibaliknya ia tak memakai apa apa lagi.pukul 9 malam, pelanggan itu tiba, dan langsung terpana melihat kecantikan dan kemolekan gita yang terbalut seragam sma.Pelanggan yang dimaksud ternyata adalah pak chandra, ia adalah salah seroang konglomerat papan atas indonesia, beberapa hari lalu ia baru lolos dari tuduhan korupsi , maka hari ini ia ingin merayakannya.”halo..saya chandra…..kamu pasti gita..?”"betul oom….”‘yukk….” pak chandra tak sabar membawa gita ke kamar.”oom…mau mandi dulu……” tanya gita”iya..tapi kamu lihat ya….” kata pak chandra sambil mencolek buah dada gita.Pak chandra pun mandi dengan pintu terbuka agar gita bisa melihatnya, dan ia meminta gita selagi ia mandi, gita harus melakukan rangsangan sendiri.Dan begitulah, sambil pak chandra di kamar mandi, gita mengelus ngelus pahanya sendiri sampai ke pangkal paha, menyibakan rok pendeknya, kemudian tangannya meremas remas buah dadanya sendiri sambil mengerang dan merintih..”aahhhhh…awww,,,aauuhhh……..ahhhhhhhh…. .”ia membuka satu persatu kancing bajunya , memperlihatkan buah dadanya , meremasnya kembali dan memainkan putingnya.”oooooh……..aaaahhhhh…ooouuhhhhh……awwww.. …..”entah karena ia terangsang atau menjiwai , ia tak menyadari pak chandra mendekatinya, ia baru menyadari saat penis pak chandra sudah ada di depan mulutnya, tanpa membuang waktu sedetik pun , penis tersebut telah masuk ke mulut gita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gita mulai memaju mundurkan kepalanya, memberikan sensasi kenikmatan pada penis pak chandra.Gita memainkan jurus jilatan dan hisapan mautnya , sampai akhirnya sperma pak chandra menyembur masuk ke mulutnya….’huhuhu..bagus..bagus…” kata pak chandra,pak chandra kemudian menerkam dan menindih tubuh gita, buah dada gadis itu diremas dan disedot sedotnya bagai bayi, membuat gita mengerang dan merintih…”oooooh….oom……pelan….oom…….ahhhhhhhh.. awhhhhh….”pak chandra kemudian menyusuri lekuk lekuk tubuh gita dengan lidahnya, menimbulkan sensasi geli dan birahi pada gita.”ooh….hihii..awahhh..geliii..aww…..oom….ahhh ….oom…….”gita semakin menggelinjang tak karuan saat sapuan lidah pak chandra mencapai klitorisnya, birahinya kini sudah hampir mencapai puncaknya.Puas menjilati dan meng “obok obok” tubuh gita , pak burhan menyuruh gita untuk bersiap dlm posisi doggy style.Setelah bersiap pada posisinya, dengan lembut dan perlahan pak chandra mulai memasukan penisnya,dan mendorongnya perlahan, namun kian lama kian cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil menggenjot gita, tangan pak chandra tidak menganggur, buah dada gita yg menggantung ia remas remas, bebrapa kali pantat gita ia pukul sampai memerah.”aww…oom…….uuhhhh…pe…aahh..lan…….don g…ahhhhh…”setiap sodokan pak chandra membuat gita semakin dekat pada orgasme, ia membenamkan wajahnya di bantal menahan suara rintihan dan erangan kenikmatan dari mulutnya.”uughh…..gita…uughhh..kamu….hebat….ahhh… .” geram pak chandra keduanya menggeram dan mengerang menambah erotis suasana ruangan itu, smpai akhirnya keduanya bersamaan mencapai orgasme….”aaaaaaaahhhhhh….aahhhhhhh…” gita berteriak panjang lengan dan lutut gita melemah membuatnya ambruk di kasur dengan tubuh pak chandra diatasnya, dengan penis masih menancap, malam itu mereka akhiri dengan mandi bersama, di kamar mandi pak chandra masih sempat menyetubuhi gita dengan posisi berdiri, membuat seluruh tenaga gita habis malam itu.Tips dari pak chandra adalah yg paling besar dari semua tips yg ia terima, hal yg layak ia terima mengngat ia harus bekerja sangat keras, untunglah tante mirna mengerti keadaanya dan menyuruh gita beristirahat dan tidak menerima tamu dulu.Pak chandra dan pak burhan menjadi langganan tetap gita disana, mereka berdua tak mau dilayani siapa pun kecuali gita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai pada akhirnya pak burhan ingin memiliki gita hanya untuk miliknya, ia menebus gita dari tante mirna , dan menjadikan gita sebagai simpanannya sampai sekarang.Hal itu menjadi berkah tersendiri bagi gita, kini ia tak lagi khawatir akan kehabisan uang , rumah dan mobil pun kini ia punya, meski jauh dalam hatinya ia berharap ia bisa hidup normal dan menjalani kehidupan bekeluarga seperti halnya orang lain…..hanya saja…entah kapan……….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5436995444494783802?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5436995444494783802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5436995444494783802' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5436995444494783802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5436995444494783802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/gita-mahasiswi-plus.html' title='Gita Mahasiswi Plus'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5861527804677516316</id><published>2008-10-12T11:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:15:07.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Bersama Grace - 2</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dari Bagian 1&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangan saya kembali bergerilya ke bawah punggungnya, dan berusaha melepas BH putihnya hingga akhirnya lepas juga. Dengan tiba-tiba BH itu disentak oleh Grace sendiri hingga lepas ke lantai dan menarik kaosnya hingga ke atas. Tampak jelas payudaranya yang putih mulus dengan putingnya yang sudah berdiri kencang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ndi.. Pakai kondom ya..?” pinta Grace sambil meraba-raba si boy dengan pelan.&lt;br /&gt;“Ya Grace..” jawab saya sambil membuka kondom yang sudah saya persiapkan dari tadi. Grace sekarang sudah melepas kaos ketatnya hingga tinggal tersisa rok mini dan CD putihnya.&lt;br /&gt;“Tunggu Grace, biar saya saja yang nanti melepasnya” cegah saya saat melihatnya akan membuka roknya, dan sekarang saya juga sudah membuka pakaian dan celana panjang hingga bugil tinggal tersisa CD saja.&lt;br /&gt;“Ini rahasia kita berdua lho” bisik Grace sambil menatap saya tajam dan saya lihat di matanya ada keinginan yang terpendam dan sudah lama tak tersalurkan.&lt;br /&gt;“Oke boss..” jawab saya sambil menciumnya dengan hangat dan disambut dengan gemas oleh Grace, bahkan tangan saya dengan bebas meremas payudaranya yang kiri dan kanan secara bergantian. Kemudian ciuman saya turun ke payudaranya dan melumatnya, menghisap bahkan menggigit putingnya hingga Grace merintih. Itu saya lakukan selama beberapa menit.&lt;br /&gt;“Sst.. mmh.. terus.. sst.. ke bawah.. dikit.. sst..” pinta Grace sambil merintih tidak karuan sambil mendorong kepala saya memintaku mencium dan menjilat pusarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangan kanan saya juga aktif merayap pada pahanya dan semakin naik ke bawah hingga masuk ke dalam roknya dan menyentuh vaginanya yang terbungkus CD. Saya usap-usap beberapa menit, kemudian tangan saya masukkan ke dalam CD putihnya dan mengorek-ngorek lubang vaginanya hingga mengeluarkan cairan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Ndi.. Aduh.. Geli.. Sst..” rintih Grace sambil berusaha membuka roknya. Karena birahinya sudah cukup tinggi, saya bantu untuk membuka rok beserta CD-nya hingga Grace bugil sama sekali dan kelihatan bodinya yang padat dan montok.&lt;br /&gt;“Ayo Ndi, buka juga dong, kok bengong..” pinta Grace tidak sabar sambil membuka CD saya dan keluarlah si boy dengan tegaknya. Grace sampai tercengang melihat si boy yang agak bengkok ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana saya tidak bengong melihat cewek cantik putih mulus dan seksi di hadapan saya dengan ukuran payudara 34B ini. Kami sama-sama bugil sekarang dan saya mengambil posisi agak berjongkok untuk menghisap vaginanya yang ditumbuhi bulu halus dan tercukur rapi, sedangkan Grace tiduran di sofa sambil membuka pahanya agak lebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lho, kok bengong” tanya Grace sambil membimbing kepalaku agar lebih dekat pada vaginanya.&lt;br /&gt;“Ehh..” jawabku kaget tapi cuma sesaat karena berikutnya, vaginanya sudah saya jilat, yang pada awalnya baru pada bibir vagina dan lama-kelamaan pada lubang vaginanya mencari biji kacangnya serta menghisapnya lebih keras, bahkan bulu-bulu halusnya juga ikut tersapu dengan jilatan dan hisapan saya.&lt;br /&gt;“Sst.. Oh.. Yes.. Sst.. Mmh..” rintih Grace panjang sambil menggerakkan pinggulnya ke atas sampai wajah saya terbenam semua dalam permukaan vaginanya. Sementara tangan kiri saya meremas-remas payudaranya silih berganti dengan dibantu tangan Grace sendiri.&lt;br /&gt;“Sst.. Teru.. Ss.. Ndi.. Sstss.. Mmh.. Sst.. Saya.. Kelu.. Ar.. Arkh..” jerit Grace karena dengan tiba-tiba menjepit kepala saya dengan kedua pahanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya Grace telah mengalami orgasmenya yang pertama karena saya tahu begitu banyak cairannya yang keluar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Grace, mau nggak isep si boy?” tanya saya menghentikan gerakan menghisap cairan vaginanya sambil menyodorkan si boy padanya.&lt;br /&gt;“Mmh.. Gimana ya, Grace belum pernah tuch” jawabnya sangsi karena mungkin Grace memang belum pernah menghisap kemaluan cowok.&lt;br /&gt;“Gini, kuajarin, Grace lumat aja dan jilat dulu kepalanya ya” bujuk saya sambil membimbing Grace duduk di sofa dan saya berdiri di hadapannya mengulurkan kontol. Tangan kanannya saya arahkan untuk memegang kontol saya dan memintanya mengocok pelan.&lt;br /&gt;“Begini ya..?” tanya Grace sambil mengocok kontol saya pelan dan mengurutnya hingga si boy semakin keras saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya si Grace cepat belajarnya, dan saya semakin menikmatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bagus.. Sekarang kulum Grace.. Sst.. Ya.. Gitu..” pinta saya lirih karena dengan cepatnya Grace mengulum kepala kontol saya dan semakin lama semakin ke dalam hingga kontol saya sampai masuk semua pada mulutnya, bahkan kadang-kadang tanpa diminta, Grace menjilati buah zakar saya tanpa jijik dan kembali mengulum dan menghisap kontol saya dengan irama yang kadang cepat kadang pelan.&lt;br /&gt;“Sst.. Udah Grace.. Cukup..” pinta saya karena sudah tidak kuat menahan hisapan Grace yang semakin lama se makin liar saja.&lt;br /&gt;“Ayo Ndi, Grace udah nggak tahan nich..” jawab Grace sambil memasangkan kondom pada kontol saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Grace rebah telentang lagi di sofa dengan masih memegang kontolku yang sudah memakai kondom dan mengarahkannya pada bibir vaginanya. Kontol saya gesek-gesekkan dulu pada bibir vaginanya untuk pemanasan hingga membuat Grace mendesis kegelian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Geli.. Ndi.. Udah masukin aja..”&lt;br /&gt;“Auwh.. Sst.. Pelan.. Sst..” jerit Grace karena kepala kontol saya sudah masuk setengah pada vaginanya dan akhirnya masuk semua dalam vaginanya.&lt;br /&gt;“Sst.. Aduh.. Mmh.. Sstss..” rintih Grace begitu kontol saya masuk semua dan menggoyangkan pinggulnya dengan pelan. Saya juga memompa kontol saya keluar masuk vaginanya dengan perlahan dan semakin lama makin cepat.&lt;br /&gt;“Sst.. Ndi.. Mmh.. Sst.. Ce.. Petan.. Sst..” pinta Grace pada saya karena saya memperlambat sodokan kontol saya.&lt;br /&gt;“Mmh.. Nah.. Gitu.. Ter.. Us.. Ssttss..”&lt;br /&gt;“Grace.. En.. Ak.. Nggak.. Sst..?” tanya saya tersengal-sengal karena Grace semakin aktif memutar-mutar pinggulnya, bahkan tangan kanannya memegang pantat saya dan menekannya dengan keras hingga kontol saya semakin dalam masuk ke vaginanya.&lt;br /&gt;“Sstss.. Enak.. Ndi.. Sstt..” jawabnya lirih karena kedua tangan saya silih berganti meremas payudaranya yang kadang-kadang saya isap puting susunya bergantian.&lt;br /&gt;“Sstssrtt.. Udah.. Ndi.. Kelu.. Arin.. Samaan.. Sst..” pinta Grace yang rupanya sudah tidak tahan pada sodokan kontol saya yang keluar masuk makin cepat diimbangi pula dengan cepatnya goyangan pinggul Grace.&lt;br /&gt;“I.. Ya.. Grace.. Sst..” desis saya lirih karena saya dengan kuat juga diputar-diputar oleh pinggul Grace yang kencang itu hingga kontol saya rasanya senut-senut dijepit oleh vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa puluh menit saya dan Grace melakukan making love itu dengan bersemangat hingga kepala Grace menoleh ke kiri-ke kanan tak beraturan. Rupanya pertahanan saya sudah akan bobol dan akhirnya saya memberi aba-aba pada Grace disertai dengan pelukan Grace yang makin kencang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Ayo.. Grace.. Sst..”&lt;br /&gt;“Ssrtrrsst.. Arkhkk..” jerit Grace melengking sambil menjepit kontol saya dengan erat, disertai sodokan kontolku yang makin cepat dan akhirnya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Crot.. croot.. croot.. Tiga kali tembakan saya muntahkan dalam vaginanya tapi masih di dalam kondom. Grace akhirnya lunglai sambil memeluk saya dengan hangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hahh.. Lega rasanya..”&lt;br /&gt;“Gimana rasanya Grace?” tanya saya sambil membelai rambutnya yang harum itu.&lt;br /&gt;“Enak gila” jawabnya sambil tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama dua hari, sejak kejadian itu saya sering melakukan making love dengan Grace, bahkan sering Grace yang memulai lebih dulu. Akhirnya pada hari terakhir saya mengantar Grace ke bandara Selaparang. Hari masih pagi kira-kira jam 05.25, karena pesawatnya akan berangkat jam 07.00. Mungkin Grace masih ingin curhat pada saya mengenai beberapa hal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wah, masih sepi ya..”&lt;br /&gt;“Iya Grace, baru kita aja yang datang, tapi nggak apalah, kita khan bisa ngobrol” jawab saya santai.&lt;br /&gt;“Iya, ya”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagi itu Grace mengenakan hem yang baru dibelinya dan dipadu dengan rok jins mini kesukaannya yang berwarna putih. Setelah mengobrol sekitar lima belas menit, Grace kelihatannya gelisah dan mengajak saya ke toilet wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya tunggu di sini ya”&lt;br /&gt;“Udah ayo masuk, mumpung nggak ada orang” pinta Grace sambil menggandeng tangan saya masuk ke toilet wanita itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu kami masuk ke kamar mandi di pojok yang kosong. Gila juga Grace, nanti kalau ada yang tahu bagaimana, pikirku. Belum sempat saya berpikir panjang, Grace sudah melepas celana dalamnya yang berwarna merah dan mendorong saya duduk di atas toilet modern itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Eh.. Grace.. Gimana kalo ada orang nich” jawab saya bingung, tapi akhirnya saya lepas juga celana jins beserta CD saya hingga si boy nongol dengan tegaknya.&lt;br /&gt;“Sst.. Udah diam aja kamu” jawab Grace sambil meremas kontol saya hingga tegak sempurna.&lt;br /&gt;“Tapi belum pake kondom nich”&lt;br /&gt;“Nggak usah, Grace pengin yang original, ayo..” pintanya sambil mengarahkan kontol saya pada vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya juga membantunya dengan memegang pantatnya hingga masuk semua kontol saya pada vaginanya. Posisi saya yang duduk memangku Grace dan Grace berhadapan dengan saya mengakibatkan tekanan vaginanya lebih terasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Ndi.. Ayo.. Cepetan.. Sst..”&lt;br /&gt;“Iya..” jawab saya sambil dengan cepat menyodokkan kontol keluar masuk vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untung saja pagi itu belum ramai oleh penumpang dan toilet itu belum ada yang mendatanginya hingga Grace dan saya bisa making love dengan nikmat yang bercampur dengan perasaan berdebar-debar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Sayang.. Cepet.. Ssrrtt..” rintih Grace sambil menggoyang pinggulnya dengan liar.&lt;br /&gt;“Sst.. Mmhmm.. Ssrttss..” desisnya.&lt;br /&gt;“Grace.. Sst..” desis saya lirih sambil tangan saya melepas kancing hemnya dan masuk ke dalam BH-nya serta meremas payudaranya dengan pelan, bahkan kadang-kadang saya cium juga bibirnya yang merah basah dengan gemas, yang dibalasnya dengan ciuman yang liar juga.&lt;br /&gt;“Ssrtss.. Ssttrtss..” rintih Grace pelan sambil mempercepat goyangan pinggulnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan akhirnya kegiatan yang berlangsung kurang lebih 40 menit itu saya akhiri dengan mempercepat sodokan kontol saya dengan cepat hingga akhirnya muncratlah lahar putih saya dalam vaginanya dengan keras tanpa penghalang kondom.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sst.. Arkhkk..” jerit Grace sambil memeluk saya dengan erat karena bersamaan dengan keluarnya lahar putih saya, juga keluar lahar putih dari Grace. Hingga beberapa saat saya dan Grace masih menikmati sensasi itu dengan berciuman lembut.&lt;br /&gt;“Trim’s ya Ndi..”&lt;br /&gt;“Sama-sama Grace, kapan-kapan main-main ke Lombok lagi ya” jawab saya sambil membereskan celana dan baju, begitu pula dengan Grace yang mengganti celana dalamnya dengan yang berwarna hijau lumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah rapi, saya dan Grace keluar toilet untuk mengobrol lagi menunggu pesawat yang masih belum berangkat juga. Beberapa saat kemudian baru Grace berangkat ke Jakarta dengan membawa dan meninggalkan sejuta kenangan. Selamat jalan Grace, terima kasih atas amplop dan kenangannya serta ijinmu agar saya bisa mengirimkan cerita pengalaman kita berdua ini, salam sayang dari sahabatmu Andi. Jangan lupa ya kirim komentarmu atas cerita saya ini.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5861527804677516316?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5861527804677516316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5861527804677516316' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5861527804677516316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5861527804677516316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/bersama-grace-2.html' title='Bersama Grace - 2'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-7328960754275446520</id><published>2008-10-12T11:10:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:13:30.328-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Bersama Grace - 1</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kisah nyata ini bermula ketika saya mengikuti test penerimaan karyawan sebuah perusahaan di kota Mataram. Pada hari Sabtu jam 10.20 yang telah ditentukan, saya diinterview pada session terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saudara Andi, silakan” panggil resepsionis cewek itu mengajak saya ke sebuah ruangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di ruangan itu sudah duduk seorang wanita yang cantik, seperti artis mandarin yang ternyata adalah seorang Manager HRD. Memakai setelan hem, dalamnya berwarna putih dan jasnya merah serta dipadu rok mini merah, kulitnya putih bersih karena masih ada keturunan tionghoa. Saya perkirakan umurnya masih muda sekitar 26 tahunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Permisi Bu..”&lt;br /&gt;“Selamat pagi, silakan duduk” sapanya ramah mempersilakan saya duduk di sofa yang cuma dibatasi dengan meja kecil hingga kami saling berhadapan.&lt;br /&gt;“Oh ya, kenalkan saya Grace”&lt;br /&gt;“Andi Bu” jawab saya sambil bersalaman dengannya.&lt;br /&gt;“Panggil Mbak aja ya”&lt;br /&gt;“Iya.. Mbak”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah acara tanya jawab mengenai bidang yang saya lamar dan bagaimana tanggapan dari perusahaan, akhirnya sampailah pada pertanyaan yang terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dulu apa pekerjaannya, Andi?” tanya Grace sambil menopangkan sebelah kakinya yang putih itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duh cantiknya cewek ini, udah putih, cantik lagi seperti artis Mandarin di Hongkong itu, pikirku. Kuperkirakan tingginya 170 cm/56 kg dengan pinggang yang langsing, pokoknya seksi deh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sampai sekarang sih masih sebagai free guide” jawab saya jujur.&lt;br /&gt;“Maksudnya..?”&lt;br /&gt;“Pemandu tour lepasan untuk turis domestik, begitu”&lt;br /&gt;“Oh gitu, sebetulnya perusahaan ini membutuhkan orang yang berkualitas tinggi”&lt;br /&gt;“Jadi maaf ya, Andi belum bisa memenuhi syarat yang ditentukan perusahaan”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa kok Mbak, saya bisa menerimanya”&lt;br /&gt;“Oh ya, saya cuma sebentar di Lombok ini, kira-kira dua mingguan”&lt;br /&gt;“Maksud Mbak..?” tanya saya nggak ngerti.&lt;br /&gt;“Kalo saya minta Andi menjadi tour guide saya selama dua minggu, berapa biayanya?”&lt;br /&gt;“Terserah Mbak aja, pokoknya ditanggung puas deh jalan-jalan ke pulau Lombok” jawab saya senang, meskipun tidak dapat pekerjaan tapi ada order nih, cantik lagi.&lt;br /&gt;“Besok ya, jam 09.00 di hotel Senggigi Beach, saya tunggu”&lt;br /&gt;“Ya Mbak, pasti saya datang”&lt;br /&gt;“Permisi Mbak”&lt;br /&gt;“Ya, silakan” jawab Mbak Grace mengantar saya keluar ruangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*****&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tepat jam 09.20 esoknya, saya sampai di hotel Senggigi Beach tempat Mbak Grace menginap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Selamat pagi Mbak, kamar Mbak Grace yang mana ya?” tanya saya pada recepsionis hotel itu.&lt;br /&gt;“Oh, Pak Andi ya, sudah ditunggu di lobi hotel sama Ibu Grace”&lt;br /&gt;“Terima kasih Mbak”&lt;br /&gt;“Sama-sama”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ternyata Mbak Grace sudah menunggu di lobi dengan kaos ketat berwarna biru hingga samar-samar kelihatan payudaranya yang masih terbungkus BH menonjol di balik kaos gaulnya dan dipadu celana panjang jins, kelihatannya jauh sekali dari formalitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maaf Mbak, kelamaan nunggu ya?”&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa kok, tapi panggil Grace aja ya”&lt;br /&gt;“Ya Mbak.. E.. Eh.. Grace”&lt;br /&gt;“Andi, bisa nyopir khan?”&lt;br /&gt;“Bisa.. emangnya kenapa”&lt;br /&gt;“Tadi saya pinjam mobil kantor untuk jalan-jalan”&lt;br /&gt;“Oh, bisa kok Mbak, jadi kita nggak perlu pake taksi”&lt;br /&gt;“Grace pengin liat tempat gerabah dulu ya”&lt;br /&gt;“Ya, ayo kita berangkat sekarang” ajak saya sambil menggandeng tangannya, rupanya Grace tidak keberatan saya gandeng tanggannya yang putih mulus itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada jam 09.40 kami berangkat ke desa Banyumulek, tempat gerabah khas Lombok yang luarnya memakai anyaman rotan itu, jaraknya di luar kota Mataram. Setelah sampai, Grace membeli beberapa gerabah hingga jam 12.10 dan kami kembali lagi ke Mataram untuk makan siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terus mau kemana lagi Grace?” tanya saya padanya dalam mobil yang akan menuju hotel.&lt;br /&gt;“Temenin saya berenang yuk”&lt;br /&gt;“Ayo, tapi saya nggak bawa baju renang nich”&lt;br /&gt;“Ah, gampang nanti saya beliin, gimana?”&lt;br /&gt;“OK boss”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka sampailah kami di hotel Senggigi Beach, ternyata kolam renang tidak begitu ramai dengan orang, cuma ada beberapa bule sedang berjemur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tunggu di sini ya Ndi, saya mau ganti baju dulu” celoteh Grace sambil berlalu ke ruang ganti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah beberapa saat, wow.. Grace sudah berganti dengan baju renang yang seksi sekali, berwarna putih selaras dengan kulitnya dan payudaranya menonjol dari balik baju renangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ayo Ndi, kok bengong aja” katanya mengagetkan saya dan kami pun berenang di dalam kolam yang cukup besar itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami berenang sampai jam 17.10 sore dan lalu Grace mengajak saya mengakhiri dulu acara renangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sampai besok ya Ndi”&lt;br /&gt;“Ya, sampai besok Grace” jawab saya sambil menelan ludah karena membayangkan betapa putih dan seksinya Grace memakai pakaian renangnya itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beruntung sekali jika saya bisa memeluk atau bahkan making love dengannya. Ah tapi itu cuma angan-angan saya saja. Hari berikutnya saya antar Grace ke pemandian alam Suranadi, tempat air awet muda di Narmada, dan beberapa tempat wisata lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kita ke mall yuk” ajak Grace sambil menggandeng tangan saya mesra bagai sepasang kekasih saja.&lt;br /&gt;“Ada acara apa nich ke mall?” tanya saya sambil melirik Grace yang duduk dengan santai dan seenaknya, bahkan kadang-kadang rok mininya memperlihatkan hampir separuh lebih pahanya yang putih mulus hingga si boy jadi tidak tenang, kapan ya bisa bergesekan dengannya, pasti sedap, pikirku.&lt;br /&gt;“Saya mau beli pakaian atas nich” jawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama sepuluh hari berlalu, kami sudah menjadi akrab sekali. Siang itu Grace mengenakan kaos ketat putih bergambar panda yang dipadu dengan rok jins mini berwarna biru dengan sabuknya yang besar, saya tidak tahu apakah ini model baju gaul jaman sekarang atau kreasi Grace sendiri. Mall Cilinaya itu sungguh ramai pada saat hari Minggu, hingga saya bisa menggandeng pinggang Grace yang ramping itu dan wangi tubuhnya sungguh harum sekali. Rupanya Grace tidak keberatan saya peluk pinggangnya. Ini baru lumayan, pelan-pelan ada kesempatan nih, pembaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kita cari baju yuk” ajaknya ke toko baju dalam mall tersebut.&lt;br /&gt;“Okey..”&lt;br /&gt;“Ini bagus nggak Ndi?” tanyanya sambil memperlihatkan hem merah.&lt;br /&gt;“Bagus juga kok Grace, cobain aja” jawabku.&lt;br /&gt;“Iya deh” jawabnya sambil menuju ruang ganti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu saja saya mengikutinya dan membantu menutup kain tempat mencoba baju itu, namun yang membuat saya berdebar-debar, ternyata ada celah sedikit untuk mengintip ruang ganti itu, mungkin saja Grace tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. Pertama-tama Grace membuka kaos ketat warna putihnya hingga sekarang tampak kelihatan BH warna kuningnya yang sungguh indah, membuat si boy langsung berdiri, kemudian ia mencoba hem merah itu dan ternyata pas sekali dengan bentuk tubuh Grace. Setelah cocok dan membayar harganya, saya mengajak Grace mencoba naik cidomo (semacam dokar yang ditarik oleh kuda), sedangkan mobil masih diparkir di Mall supaya aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Gimana Grace, rasanya naik cidomo?” tanya saya sambil memperhatikan rok mininya yang tadi agak tersingkap pada saat naik cidomo hingga kelihatan sedikit celana dalamnya yang berwarna putih polos. Si boy langsung berdiri hingga celana jins saya jadi sesak.&lt;br /&gt;“Lucu ya, naik cidomo begini”&lt;br /&gt;“Ya, ini namanya kendaraan tradisional khas daerah sini”&lt;br /&gt;“Oh, gitu..”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah bolak balik naik cidomo, kami kembali ke hotel supaya Grace bisa beristirahat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ndi, kamu tadi ngintip saya ya?” tanya Grace tiba-tiba sambil menatap saya lekat.&lt;br /&gt;“E.. Eh.. Ya.. Nggak sengaja kok” kata saya tergagap-gagap karena kaget bahwa Grace tahu tadi saya memperhatikan wilayah pribadinya. Saya pasrah saja kalau akan dimaki atau bahkan diusir.&lt;br /&gt;“Mmh.. Gitu ya”&lt;br /&gt;“Maaf ya Grace, saya nggak sengaja kok, kalo Grace nggak suka saya bisa pergi sekarang kok” jawab saya sambil akan meninggalkannya.&lt;br /&gt;“Tunggu.. Ndi, sebetulnya Grace nggak apa-apa kok”&lt;br /&gt;“Terima kasih kalo begitu” jawab saya yang tidak jadi meninggalkannya, bahkan sempat duduk di hadapannya kembali.&lt;br /&gt;“Gimana badannya Grace?” tanyanya lagi dengan antusias.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wah ada kesempatan lagi, saya ingin berusaha membujuk Grace supaya mau making love dengan saya siang ini, paling-paling ditolak atau diusir, itu resikonya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Seksi sekali” jawabku.&lt;br /&gt;“Yang bener” tanyanya memastikan.&lt;br /&gt;“Abis bodinya Grace seksi sich, rajin fitness ya”&lt;br /&gt;“Iya, ini akibat latihan fitness”&lt;br /&gt;“Ndi, masuk kamar yuk, soalnya panas di luar” ajak Grace tiba-tiba sambil menggandeng tangan saya masuk kamar kelas VIP itu, sungguh kamar yang bagus sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba HP Grace berdering, dan Grace menjawab HP-nya sambil duduk di sofa. Wow, sekarang dengan jelas sekali kelihatan CD-nya yang berwarna putih karena duduknya yang agak membuka kedua pahanya itu. Sungguh pemandangan yang indah sekali. Setelah Grace menutup HP-nya, Grace menatap saya dengan pandangan yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ada apa Grace?” tanya saya sambil duduk di sampingnya.&lt;br /&gt;“Mungkin satu atau dua hari lagi saya kembali ke Jakarta” jawabnya sambil menyandarkan kepalanya pada pundak saya.&lt;br /&gt;“Lho, kok cepat sekali” tanya saya sambil mengelus pundak kirinya pelan.&lt;br /&gt;“Biasa, panggilan dari bos besar..” jawabya sambil mengusap-ngusap paha kiri saya dengan mesra.&lt;br /&gt;“Gimana kalo sekarang, Andi kasih hadiah”&lt;br /&gt;“Hadiah apa, pasti asyik nih?” celoteh Grace penasaran sambil menatap saya serius.&lt;br /&gt;“Gimana, kalo hadiahnya berupa ciuman”&lt;br /&gt;“Hush, ngawur kamu, khan udah kukasih liat” celotehnya sambil nyengir.&lt;br /&gt;“Lho, ini khan ada rasanya” jawab saya nggak mau kalah sambil tangan kanan saya mengusap-usap pipinya yang putih mulus.&lt;br /&gt;“Geli tau..” tolaknya manja.&lt;br /&gt;“Lama-lama enak kok” rayu saya sambil mencium lehernya, bahkan menjilatinya sedikit demi sedikit supaya Grace merasakan rangsangan.&lt;br /&gt;“Jang.. An.. Ndi.. Kamu.. Nakal..” sentak Grace sambil mendorong tubuh saya, namun dorongannya malah membuat kami berdua jatuh ke sofa dengan posisi saya menindih Grace.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesempatan itu tak saya sia-siakan karena langsung saja saya cium bibirnya yang merah basah. Beberapa saat Grace masih memberontak lemah dan pergumulan itu semakin membuat tangan kanan saya menekan-nekan payudaranya yang masih terbungkus kaos dan tangan kiri saya memegang kepalanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mmh..” guman Grace karena mulutnya penuh oleh lidah saya yang berusaha membelitnya dan kembali ke lehernya yang putih bersih, terus menjilatinya dengan gemas.&lt;br /&gt;“Sst.. Jann.. Ngan.. Sst..” celotehan dan sedikit rintihan Grace membuat saya tahu bawah Grace sekarang agak terangsang, dan perlawanannya sudah mulai semakin lemah.&lt;br /&gt;“Aduh.. Sst.. Ndi.. Pelan-pelan..” rintihnya sambil memegang tangan saya yang sedang meremas payudaranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke Bagian 2&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-7328960754275446520?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/7328960754275446520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=7328960754275446520' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7328960754275446520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/7328960754275446520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/bersama-grace-1.html' title='Bersama Grace - 1'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8033334060630143507</id><published>2008-10-12T11:08:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:10:27.004-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'>Cinta Tulusku</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saya seorang Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di kota M dengan panggilan Edwin. Tiga tahun yang lalu saya sehabis pulang kuliah belanja ke sebuah Toko Serba Ada yang lumayan besar di Kota M ini, karena saya seorang anak kost belanjanya juga disesuaikan dengan kantong anak kost yaitu Mie Instant dan soft drink kesukaan saya. Setelah beres keliling Toserba tersebut saya mulai antri di kassa. Sampai di kassa saya di layani oleh seorang kasir yang manis dengan body yang ramping dengan ukuran yang sangat proporsional di tambah kulitnya yang mulus dan kuning langsat, rambutnya di potong tidak terlalu pendek sehingga sangat jelas kelihatan sekali jenjang lehernya, umurnya kira-kira 30 thn. Kasir tersebut menghitung belanjaan saya yang tak banyak itu kemudian saya bayar semuanya kebetulan di saku banyak uang receh seratusan. Saat di kasih ke kasir dia nyeletuk, ” Wah anak Kost yah..?”, sambil tersenyum manis menatapku.&lt;br /&gt;“Iya Mbak nih.., anak kost, mentang-mentang belanjaannya kayak gini sama duitnya receh Mbak langsung tahu saya anak Kost Makasih.., Mbak”, jawab saya sambil pergi meninggalkan kassa tak lupa juga membalas senyumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua hari kemudian saya kembali ke tempat itu lagi, dengan harapan ketemu kasir yang cantik itu dan untuk belanja Mie dan Soft drink lagi, setelah saya melihat-lihat di luar, kasir tersebut ada, saya masuk untuk membeli Mie dan Soft drink setelah selesai langsung ke kassa yang ditempati kasir yang manis tersebut, baru sampai di depannya dia sudah ngomong, “Eh ini yang kemarin yach..?, “tanyanya.&lt;br /&gt;“Lho Kok tau sich”, aku menjawab.&lt;br /&gt;“Dari Belanjaanya tuh..!”, jawabnya lagi. Sambil Dia menghitung belanjaan dan kebetulan antrian masih kosong dia bilang.&lt;br /&gt;“Mau lagi nggak saya kasih satu lagi coca-colanya..?”.&lt;br /&gt;“Bener Nich mau ngasih saya..?”, jawab saya.&lt;br /&gt;“Bener saya mau ngasih satu khusus buat anak Kos”, dia jawab sambil tertawa kemudian dia menyuruh teman kerjanya yg lain untuk mengambil minuman tersebut lantas saya bayar sambil memberi dia sebuah voucher di Cafe Gaul terkenal.&lt;br /&gt;“Ini.., buat Mbak.., kalo Mbak mau..”.&lt;br /&gt;“Iya saya mau..”, jawab dia.&lt;br /&gt;Kemudian dia memberi saya no telepon, “Ini no telepon dan nama saya.., telepon yah..”.&lt;br /&gt;“Oh.., Namanya Mbak Retno, nanti saya telepon dech..!”, saya menjawab sambil meninggalkan tempat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar Jam tujuh malam saya telepon Mbak Retno setelah ngomong ngalor-ngidul dia bilang tidak ada siapa-siapa di rumah. Saya ajak Mbak Retno untuk makan malam kebetulan rumahnya tidak begitu jauh dari kost saya. Saya janjian untuk ketemu di perempatan jalan yang sudah kami tentukan. Setelah bertemu, kami langsung belanja makanan di Warteg dan terus ke rumah kost saya dan masuk ke kamar saya. Selama kita makan hanya cuman ngobrol-ngobrol saja sampai kemudian dia minta pulang karena takut orang tuanya sudah datang, tak lupa juga saya janji mau menjemput Mbak Retno besok sore sehabis pulang kerja buat minta bantuin tugas kuliah yang belum selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Besoknya Jam 17.00 saya jemput dia di tempat kerjanya langsung ke rumah kost kemudian saya menyiapkan beberapa lembar Draft tugas yang mesti Mbak Retno tandai pakai stabillo, selama saya dan Mbak Retno menggambar, kita saling becanda mengomentari hasil kerja masing-masing. Saya mengambil stabillo yang di pegang Mbak Retno sambil berkata, “Udah.., ah istirahat dulu sudah banyak tuh draft yang udah kamu tandain”.&lt;br /&gt;“Tanggung.., dikit lagi nih”, jawab dia sambil mencoba merebut stabillo. Tanpa di sadari saat mencoba merebut stabillo buah dada Mbak Retno menepel pada dada saya yang pada waktu itu duduk saling berhadapan, karena Mbak Retno tak berhasil merebut stabillo dari tangan saya kita saling bertatapan saling memandang diam seribu bahasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara Naluriah tanpa disuruh saya dan Mbak Retno saling mendekatkan mulut masing-masing sampai kemudian bercumbu dengan hebatnya dan bergantian mengulum lidah. Tangang kanan saya mulai meraba-raba buah dada Mbak Retno yang ukurannya sedang-sedang saja, kemudian saya membaringkan Mbak Retno di tepat tidur. Saya remas-remas buah dada Mbak Retno bergantian sampai dia mengerang, “Edwin.., nikmat.., Edwin terusin egh.., egh”. Mendengar erangannya saya makin bernafsu untuk meramas buah dada Mbak Retno,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah puas meremas buah badanya, saya buka pakaian dan BH yang dipakainya, setelah terbuka langsung saya menjilati, menyedot, memilin kedua puting susunya yang di rasakan sangat nikmat sekali.&lt;br /&gt;“Ah.., nikmat sekali.., ayo terus”, Mbak Retno mendesah, Saya sesekali mengigit mesra puting dan bagian susu yang lainya sampai merah. Mbak Retno tampak menikmati apa yang saya lakukan terlihat dari matanya yang merem-melek dan erangannya yang semakin keras juga pantatnya terlihat menggelinjang dan menggoyang-goyangkannya seperti orang yg sedang bersetubuh walaupun badan saya tertelungkup di pingir badan Mbak Retno. Saya semakin bernafsu dengan menjilati bagian badan yang lainnya seperti perut dan pusar sampai semua bagian itu sudah tidak ada yang terlewati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian jilatan saya diteruskan ke kemaluannya terhenti sejenak karena Rok dan celana dalamnya masih terpakai, saat mau kubuka Mbak Retno berkata dengan Lirih, “Edwin jangan.., Edwin.., jangan”, aku tidak peduli dengan rintihannya, dengan sedikit memaksa aku berhasil membuka rok dan celana dalamnya, saya jilati bagian clitorisnya. Tak bisa di tahan lagi Mbak Retno mengelinjang dan menggoyang-goyang pantatnya semakin hebat dan semakin cepat. melihat tingkah Mbak Retno yang semakin tidak terkendali saya buka baju dan celana saya, kemaluan saya yang sejak tadi menegang terus sudah tidak sabar ingin dimasukan ke lubang kemaluan Mbak Retno. Ketika mau di masukkan, Mbak Retno menahan batang kemaluan saya dengan tangannya sambil berkata, “Jangan Edwin.., jangan.., jangan”, saya sempat berpikir sejenak nih anak bahasa tubuh sama mulutnya lain sekali, mulut bilang begitu tapi tubuh tetap mengelinjang dan mengoyangkan pantatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mbak Retno.., nggak apa-apa sayang.., saya pinjam lubang Mbak sebentar aja..”, akhirnya dengan sedikit rayuan tersebut Mbak Retno mau menuntun kemaluan saya untuk dimasukkan ke Lubang kemaluannya. Setelah masuk semuanya Mbak Retno sedikit merintih, “Enak.., Edwin”, tanpa di komando Mbak Retno langsung mengoyang pantatnya sementara saya di atas memberi kesempatan Mbak Retno untuk dapat menikmatinya. Setelah beberapa menit Mbak Retno tampak kelihatan mau orgasme terlihat dengan mencengkram keras badan saya dan goyangannya makin cepat, juga kemaluannya yang semakin mencengkram kemaluan saya, “Ergg.., hh”, Mbak Retno pindah mencengkram pantat saya dengan sangat kuat, kemudian berhenti mengoyangkan pantatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini bagian saya yang mengoyangkan pantat.., maju mundur.., maju mundur. Kemaluan Mbak Retno mengeluarkan bunyi, “Plok.., plok.., plok.., plok”, karena adanya gesekan kemaluan saya dengan kemaluan Mbak Retno yang telah basah oleh cairan yang keluar dari Lubang kemaluan Mbak Retno, sementara Mbak Retno hanya terengah-engah dan mengoyangkan kepalanya ke kiri dan ke kanan, tak lama kemudian saya oragasme, “Crot.., crot.., crot”, cairan mani saya keluar memenuhi lubang kemaluan Mbak Retno. Saya terengah-engah dan tertelungkup menindih badannya dengan sejuta tanda tanya di kepalaku, “Gimana kalo si Mbak Retno ini penyakitan, gimana kalo si Mbak Retno ini hamil, Gimana kalo si Mbak Retno ini ngajak kawin”, itulah beberapa pikiranku saat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Mbak Retno mengusap keringat di kening saya dengan tissue yang ada di meja sebelah tempat tidur. Mbak Retno berkata, “Kamu cape sayang..?”, saya mengangguk kemudian mengelus-ngelus rambutnya, terlihat di matanya ada air mata yang meleleh.&lt;br /&gt;“Kenapa kamu nangis sayang..?”, tanyaku.&lt;br /&gt;“Saya mau berterus terang sama kamu Edwin..” Mbak Retno menjawab dengan air mata yang masih meleleh.&lt;br /&gt;“Saya sudah pernah menikah.., Edwin..”.&lt;br /&gt;“Apa..!”, jawabku agak sediikit kaget.&lt;br /&gt;“Trus suami kamu kemana..?”, saya bertanya.&lt;br /&gt;“Suami saya telah meninggalkan saya tanpa tanggung jawab tujuh tahun yang lalu..”, jawabnya sedih.&lt;br /&gt;“Udah punya anak..?” tanyaku, Mbak Retno menggelengkan kepala sambil mengusap air matanya yang masih meleleh. Masih dalam keadaan bugil saya dan Mbak Retno ngobrol banyak tentang keadaannya, dari situ saya tahu Mbak Retno kawin muda karena kecelakaan sama cowok yang tidak bertanggung jawab sehingga dia mengorbankan kuliahnya di fakutas sastra pada salah satu Kampus Negeri Terkenal di kota SB karena orang tuanya tidak menyetujui perkawinannya dan suaminya itu tidak menafkahinya. Setelah ngobrol panjang saya dan Mbak Retno bermain seks sekali lagi tanpa takut dia hamil, karena Mbak Retno mengunakan alat kontrasepsi ketika suaminya masih ada, kemudian Mbak Retno dan saya mandi berdua di kamar mandi yang menyatu dengan kamar kost dan saya mengantarkanya pulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kejadian itu saya dan Mbak Retno sering melakukan seks di kost saya sampai sekarang, apabila saya udah horny tinggal telepon sama dia, begitu juga bila dia ingin ngesex. Mbak Retno suka dateng mengunjungi rumah kost saya, sampai pada akhirnya karena Mbak Retno perhatian, ketulusanya, sayang dan setia banget sama saya juga servisnya di tempat tidur yang hebat sekali saya bilang “I Love U ” pada Mbak Retno. Saya sudah bisa menerima masa lalunya dan sekarang Mbak Retno jadi pendamping saya sampai kini, entah nanti.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8033334060630143507?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8033334060630143507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8033334060630143507' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8033334060630143507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8033334060630143507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/cinta-tulusku.html' title='Cinta Tulusku'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-59715632575044871</id><published>2008-10-12T11:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:08:35.375-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesta Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'>Tempat Kost Temanku Yang…</title><content type='html'>&lt;p&gt;Cerita ini terjadi waktu aku datang ke wisudanya di Manggala Wana Bakti, nah setelah selesai di wisuda ceritanya aku dan dia itu ke tempat kostnya di daerah Palmerah. Nama temanku Tina (sudah disamarkan). Secara garis besar dia adalah seorang gadis yang cantik dengan ukuran dada 36B, lalu dengan tinggi 159 cm dan berat 48 kg, dan rambut hitam legam sepundak, memang 2 tahun lebih tua dari aku, aku kenal sama dia pas waktu dia mengulang salah satu mata kuliah di semester 2 sejak itu aku cukup akrab dengan dia, dan dia adalah satu-satunya orang yang tahu pengalaman misteriusku dengan Vita. Tina adalah anak seorang pengusaha sukses di Bali, tapi karena dia ingin sekali kuliah jurusan komputer di Jakarta, akhirnya dia kost di dekat kampus, karena memang Tina tidak mempunyai keluarga di Jakarta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampainya di tempat kostnya terus terang aku kagum banget karena rumah kost Tina itu bagus banget, memang sih Tina pernah bilang tempat kostnya tuh mahal sekali satu bulan bayarnya sekitar 600.000-an tapi aku tidak menyangka bahwa rumah kostnya sebagus ini, soalnya biasanya dimana-mana tempat kost identik dengan rumah sederhana, tapi kali ini ternyata aku melihat sebuah rumah kost yang megah. Akhirnya terpaksa aku menyudahkan lamunkanku karena aku mendengar teriakan 3 orang wanita, yang ternyata teman kostnya Tina, setelah itu aku dikenalkan Tina dengan ketiga teman kostnya itu. Nama ke tiga anak kost itu ada Silvi, Anna, Sonia. Silvi adalah seorang wanita yang aku perkirakan berusia sekitar 23 tahun, cukup cantik dengan rambut ikal sebahu. Anna seorang wanita berusia 22 tahun, mahasiswi tingkat akhir di kampus yang sama dengan aku dan Tina, walaupun tidak terlalu cantik tapi dada dan pantatnya terlihar padat dan menantang lalu Sonia seorang wanita yang berusia 24 tahun dan terlihat paling cantik diantara Silvi dan Anna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Singkat cerita akhirnya kami berlima pesta pora merayakan wisuda Tina, memang aku sempat tanya ada berapa anak kost di rumah ini menurut mereka ada 5 orang semuanya wanita tapi yang satu sekarang sedang pulang ke kampung halamannya. Lalu aku juga sempat tanya dimana majikannya, lalu kata mereka majikannya ada di Canada, dan segala keperluan rumah sudah diserahkan kepada seorang pembantu rumah tangga yang sengaja disiapkan disana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu disela-sela obrolan kami, aku sempat melihat ada seorang gadis yang berusia sekitar 21 tahun keluar dari dalam, aku pikir ini juga anak kost disini karena dia terlihat amat cantik hanya bedanya kecantikan gadis yang baru kulihat ini lebih alami dan natural. Dan rupanya Tina melihatku sedang memperhatikan gadis itu sehingga dia berkata “Hei Tom, sudah donk masa lu ngeliatin si Susi saja”, “Oh, jadi dia namanya Susi toch, apa dia juga anak kost disini?” tanyaku. Eh mereka semua malah pada senyum, lalu Sonia bilang “Tommy.., Tommy.., sudah aku bilang disini cuma ada 5 orang plus 1 pembantu, dan sekarang teman kami yang satu sedang pulang kampung!”. “Jadi artinya Susi itu pembantu kalian donk”, potongku dan mereka semua menjawab serempak “Pinter”, dan setelah itu mereka mengolok-ngolokku, karena menurut mereka aku tuch naksir sama Susi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu mungkin gara-gara itu kami jadi ngelantur bercerita tentang Susi, dan akhirnya mereka berempat mengajakku taruhan bisa tidak aku mengajak Susi yang masih virgin dan tidak pernah pergi sama laki-laki itu ML denganku. Aku sempat bilang lu orang pada gila yach, tapi karena aku diolok-olok dan dikatain chicken, dll akhirnya aku sanggupin juga dech untuk mencobanya, lalu aku bilang “Tapi dengan syarat lu orang harus membantu rencanaku, dan kalau aku berhasil taruhannya apa donk?” dan akhirnya setelah mikir sejenak Sonia bilang “Kalau kamu berhasil kamu boleh minta apa saja”, “Oke..” jawabku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu aku bilang, “Aku punya rencana begini, nanti aku pura-pura sakit dan tidur di kamar Tina, terus lu suruh dia tolong kerokin aku, lalu pas lagi di kerokin aku akan suruh dia nyalahin VCD yang tentu saja isinya film bokep”. Dan akhirnya Tina dan Sonia yang menuju ke dalam mencari Susi, sedang aku Anna, dan Silvi menuju ke kamar Tina, disana aku tiduran sambil pura-pura pakai balsem, dan seperti orang masuk angin. Tidak beberapa lama kemudian, aku lihat Susi dan bersama Tina dan Sonia, lalu akhirnya mereka berempat keluar tinggal aku dan Susi berdua di kamar. Lalu aku dengar ada suara yang sangat lembut menyapaku “Ada apa Mas?”, lalu dengan gugup aku menyahut “Nggak nich Mbak, saya sepertinya masuk angin, bisa minta tolong kerokin nggak yach?”. “Boleh Mas”, jawab Susi lagi, lalu dia mengambil minyak kayu putih dan uang logam seratusan, dan dia menyuruh aku membuka baju lalu dia mulai mengeroki badanku. Dan seperti rencanaku akhirnya aku meminta tolong padanya mengambilkan remote, lalu aku menyalakan TV dan VCD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan setelah menyala, langsung dech terlihat adegan syur di TV, dan aku merasakan seketika itu juga uang logam yang dipegang Susi jatuh ke lantai, lalu aku bilang ke Susi. “Sus, maaf yach saya mau nonton film ini soalnya besok pagi sudah harus dikembaliin, kamu nggak ‘pa-’pa kan yach?”. Lalu dengan gugup aku lihat dia bilang “Nggakk pappaa kok, Mas”, lalu aku tanya lagi “Kamu pernah nonton film beginian Sus?”, “Dan dia bilang belum pernah, Mas”, lalu aku lihat dia mengambil duit logam dan kembali mengerokiku dan aku kembali menikmati adegan syur di depan mataku, tapi lama kelamaan aku merasakan kerokan Susi semakin melemah dan nafasnya kian memburu dan lalu aku pikir ini adalah saat terbaik untuk memulainya, lalu akhirnya tanganku mulai menyentuh pahanya, dan karena tidak ada reaksi menolak lalu tangan aku mulai semakin naik dan akhirnya sampai di payudaranya dan lagi-lagi dia diam, lalu aku langsung balik badan dan langsung memeluk dan menciumnya, dan karena dia masih virgin dia agak lama baru membalas ciumanku, dan walaupun tampak kaku, aku merasakan kenikmatan tersendiri, setelah itu aku mulai perlahan-lahan membuka kaos dan roknya, dan lalu aku mulai meremas-remas payudaranya yang hanya dilapisi oleh BH warna krem, dan aku lihat dia tuch meringis kenikmatan, dan setelah puas bermain di payudaranya tanganku segera kebawah dan meraba-raba CD-nya yang sudah basah, lalu aku mulai mengesekkan jariku perlahan-lahan dan aku lihat dia tuch semakin menggelinjang kenikmatan, setelah itu aku membuka CD-nya dan kemudian mulai menjilat-jilat liang kewanitaannya, dan mencari clitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan sewaktu lidahku bermain di dalam liang kewanitaannya tanganku kembali bergerak ke atas dan membuka BH-nya dan bermain di atas payudaranya 15 menit kemudian, aku sudahi permainanku di liang kewanitaannya, dan aku-pun mulai mencopot kemeja dan celanaku di depan Susi, dan mungkin karena tidak tahu apa yang harus dilakukannya Susi diam saja, dan pas aku menurunkan CD-ku, Susi berteriak kecil “Ahh..” dan aku jadi kaget, dan aku bilang “Ada apa Sus?”, dan dia bilang “Saya ngeri ngeliat barang Mas”. Dan lalu dengan senyum aku bilang tidak apa-apa, lalu aku bawa tangannya ke penisku, dan lalu dengan malu-malu dia memegang penisku dan mengocoknya pelan-pelan. Dalam hati aku berkata wah nich anak pinter juga, baru sekali nonton BF tahu apa yang harus dilakukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan tidak beberapa lama kemudian aku suruh dia mengisap penisku, tapi mula-mula dia bilang nggak mau karena geli tapi karena terus di paksa akhirnya dia lakukan juga. Dan untuk seorang pemula hisapan Susi cukup hebat (walaupun tidak sehebat Vita), setelah puas aku lalu menyuruhnya udahan dan kemudian aku bersiap-siap untuk memasukkan penisku ke liang senggamanya, dan sesampainya di depan liang kenikmatannya dia langsung bangun dan bilang “Nggak boleh donk Mas kan saya masih perawan”. Dalam hati aku berkata sial nich cewek bisa kalah dech aku, tapi akhirnya aku nggak kehabisan akal lalu perlahan-lahan aku bilang kalau dia nggak mau yach sudah saya nggak masukin semua hanya ujungnya saja dan itu nggak merusak selaput daranya. Akhirnya dengan perjuangan keras aku diijinkan untuk memasukkan kepala penisku di liang surganya, dan lalu aku mulai memasukkannya perlahan-lahan. Dan seperti dugaanku liang senggamanya amat sempit sehingga aku agak menemui kesusahan memasukkan kepala penisku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan setelah masuk aku mulai menarik dan memasukkannya perlahan-lahan, dan seperti dugaanku Susi keenakan, dan dia lalu berkata “Mas masukkin semua donk masa kepalanya doank!” lalu dengan pura-pura bodoh aku bilang “Kata kamu kepalanya saja, tapi lalu dia bilang “Nggak ‘pa-’pa dech Mas ayo donk cepat Mas!”. Akhirnya aku memasukkan sisa penisku ke liang kewanitaannya. Setelah masuk aku mulai menggoyangkannya, beberapa menit kemudian aku menarik penisku dan menyuruh dia nungging dan aku melakukannya dengan posisi dog style, sekitar 10 menit kemudian aku dengar Susi bilang “Mas kok saya tiba-tiba mau pipis sich yach?” terus aku bilang “Kalau itu bukan pipis tapi tandanya kamu hampir orgasme”. Dan aku suruh dia tahan sebentar karena aku juga sudah mau keluar dan 3 menit kemudian aku keluar barengan dengan dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu aku dan dia jatuh ke ranjang, dan aku sempat lihat spermaku yang berceceran di lantai beserta beberapa bercak darah, setelah itu aku bilang terima kasih ke dia, dan dia lalu keluar kamar dan aku pun ke kamar mandi untuk membersihkan badanku yang penuh dengan keringat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah aku selesai mandi, aku lalu keluar kamar dan aku nggak menemui Tina, dan ketiga kawannya di ruang depan, dan aku sempat clingak-clinguk dech nyariin mereka, dan tiba-tiba aku dengar ada suara yang memanggilku dari arah sebelah kiriku, “Tom, sini donk Tom, kita juga mau ngerasain barang kamu donk”. Spontan aku menghadap ke asal suara tersebut dan aku lihat Silvi yang sudah berada dalam keadaan polos memanggilku di muka pintu kamarnya. Langsung dech adikku yang tadinya sudah kembali tidur tegak lagi, dan segera aku menyamperi Silvi yang memang sudah menungguku, sesampainya di dalam kamar aku sampai kaget melihat ternyata di dalam kamar itu bukan hanya terdapat Silvi saja tetapi juga ada Tina, Sonia, dan Anna, hanya mereka bertiga masih berpakaian lengkap. Aku bilang ke Tina, “Tuch kan Tin, aku berhasil kan naklukin Susi” Iya dech Tom, kita percaya sekarang”. Setelah itu aku langsung bilang “Ayo sekarang aku minta hadiahku”. Lalu jawab mereka “Eloe minta hadiah apa?”. Langsung dech otakku mikir minta apa yach, terus aku bilang “Aku pengen tidur bareng kalian bertiga sekaligus”, dan reaksinya mereka berempat langsung teriak “Yes, siapa takut memang itu kok yang kami harapkan”, lalu Silvi sempat nambahin, “Tahu nggak Tom, kenapa aku bugil supaya lu nafsu lihat aku dan minta ML sama aku ternyata siasat aku berhasil, lagian tadi kan pas lu ML sama Susi kita pada ngintip lho”, dan aku langsung dech berpura-pura terkejut padahal sich aku tahu kok he he he, tapi aku diam saja sok cool.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu Anna, Tina dan Sonia mulai striptease di depanku sambil perlahan-lahan membuka bajunya satu persatu sampai mereka semua benar-benar bugil, dan akibatnya adikku yang memang dari tadi sudah bangun jadi semakin tegak, dan setelah mereka selesai dengan baju mereka sendiri mereka dengan ganas langsung menyerbuku, dan dengan penuh nafsu birahi, mereka mempreteli baju dan celanaku satu demi satu, dan ketika celana dalamku diturunkan mereka sempat terpesona melihat barangku, lalu tiba-tiba Tina menunduk dan langsung menjilat-jilat penisku sementara Anna langsung mengarahkan liang kewanitaannya ke mulutku yang langsung saja kusambut dengan jilatan-jilatan di sekitar liang kewanitaannya, sementara itu tanganku menggerayangi payudara Sonia, sementara itu pula Sonia menjilat payudara Silvi, lalu kami saling berganti-ganti posisi, setelah puas dengan gaya tersebut aku mulai bangkit dan mula-mula aku mengarahkan penisku ke arah liang kewanitaan Tina, dan sumpah aku menemui kesulitan untuk memasukkan penisku tersebut tapi dengan upaya keras akhirnya aku berhasil untuk memasukkannya, setelah beberapa lama aku dengar Tina merintih dengan keras dan akhirnya dia orgasme, lalu kucabut penisku dari liang senggamanya, dan aku sempat lihat ada bercak darah di penisku, dan aku sempat tanya “Tin, lu masih virgin yach?” dan Tina menjawab katanya “Kami berempat masih virgin Tom”, busyet aku hoki benar dalam semalam dapat 5 cewek masih virgin semua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu aku mulai mencoba memasukkan penisku ke liang kewanitaan Silvi, kali ini aku lebih pelan-pelan dan santai, walaupun sulit tapi tidak sesulit sewaktu aku memasukkan penisku ke liang kewanitaan Tina, mungkin karena penisku sekarang sudah basah, dan kulihat liang kewanitaan Silvi pun sudah sangat basah, lalu aku kembali memaju mundurkan pantatku, sekitar 10 menit aku merasa bahwa spermaku akan segera keluar, lalu aku langsung menurunkan tempo goyanganku, dan segera aku mulai mengalihkan permainanku ke arah payudara Silvi, setelah beberapa lama aku kembali mulai mempercepat goyangan pantatku, tapi itupun tak bertahan lama karena 5 menit kemudian aku sudah ingin mengeluarkan sperma lagi, sebetulnya ingin aku tahan tapi karena aku kasihan sama Silvi orgasmenya tertunda melulu, terpaksa aku malah mempercepat laju permainanku dan 3 menit kemudian aku bilang sama dia “Aku sudah mau keluar nich, aku keluarin di dalam atau di luar?”. Lalu dia jawab “Di dalam saja”. Akhirnya aku dan dia keluar secara bersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu aku merebahkan diri ke tempat tidur, tapi baru sepuluh menit aku tiduran aku merasakan barangku saja yang dijilat-jilat, dan ternyata aku lihat kali ini Anna yang menjilat-jilat barangku, akhirnya adikku bangun lagi dech dan aku langsung melepas barangku dari mulutnya dan langsung mengarahkan barangku ke kemaluannya, dan kali ini aku kembali menemui kesulitan, karena liang kewanitaan Anna benar-benar sempit, dan kecil, penisku sampai perih rasanya, akhirnya dengan sedikit paksaan aku berhasil juga memasukkan barangku ke dalam liang surganya, sekitar 15 menit kemudian Anna teriak Tom, aku mau orgasme nich, dan aku langsung bilang “Tunggu donk aku juga sudah mau orgasme nich”. Akhirnya aku mempercepat pola permainan, dan akhirnya aku keluar barengan dia di dalam liang senggamanya. Setelah itu aku langsung tiduran lagi, tapi aku liat kali ini Sonia menyamperi aku dan bilang “Tom giliran aku kapan?” “terus aku bilang besok saja yach aku cape nich”. Tapi sebagai jawabnya dia malah merenggut dan langsung mengocok-ngocok barangku, dan secara perlahan barangku kembali bangun, setelah bangun secara maksimal, Sonia lalu berdiri dan duduk tepat diatas barangku sambil tangannya perlahan membuka bibir kemaluannya, dan aku merasakan perih di sekitar barangku, karena Sonia memasukkannya dengan agak keras, setelah itu dia mulai mengoyang-goyangkan pantatnya naik turun sambil sesekali dia mengoyang-goyangkannya ke depan dan ke belakang, karena merasa nikmat sekali nggak sampai 10 menit aku merasa aku sudah mau orgasme, dan aku bilang ke Sonia “Son, aku sudah mau orgasme nich”, dan sebagai jawabannya dia mencabut barangku dan mengulum kembali barangku dan akhirnya aku memuntahkan spermaku di mulutnya dan kemudian diminum semua oleh Sonia “Obat awet muda katanya” Dan aku sich tersenyum saja mendengarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nggak lama kemudian aku tidur bersama mereka berempat dalam keadaan bugil. Sekitar Jam 7 pagi aku bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi karena terus terang badanku lengket semua keringatan. Lalu aku mulai mandi dan menyabuni penisku, mungkin karena terkena tanganku eh adikku malah bangun lagi, dan ketika itu pintu kamar mandi terbuka, lalu aku lihat Tina masuk ke dalam, dan kaget “Gila lu Tom, mau onani yach, ngapain Tom, sayangkan lu buang gitu saja, mending buat aku, lalu setelah itu Tina nyamperin aku dan mulai memain-mainkan barangku sebentar lalu dia mulai mengulum penisku, sekitar 15 menit dia mengulum penisku, sampai akhirnya aku mengeluarkan spermaku di dalam, dan kemudian diminum seluruhnya oleh Tina, nggak beberapa lama kemudian dia malah nungging dan minta di fuck dengan posisi doggy style, tadinya aku sudah mau nolak dan jelasin bahwa sebenarnya aku lagi bersihin barangku bukan onani, tapi karena nafsu lihat pantat mulus akhirnya aku masukin juga barangku ke liang kewanitaannya, dan kali ini aku nggak sesulit sewaktu memasukkan barangku tadi malam, dan setelah puas dengan doggy style dia malah minta fuck dengan gaya monyet, dimana aku ngefuck sambil ngegendong dia, yach sudah dech akhirnya aku lakukan juga permintaan dia, 5 menit kemudian aku merasa bahwa aku mau orgasme, dan dia bilang “Yach sudah Tom keluarin di dalam saja, aku pengen ngerasain sperma kamu kok” Akhirnya aku keluarin juga dech spermaku di dalam liang kewanitaannya, lalu setelah itu kita malah mandi bersama dan sekitar pukul 9 pagi aku balik ke rumah dan tidur sampai malam.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-59715632575044871?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/59715632575044871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=59715632575044871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/59715632575044871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/59715632575044871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/tempat-kost-temanku-yang.html' title='Tempat Kost Temanku Yang…'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-783971476813890209</id><published>2008-10-12T11:05:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:06:21.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='singapore'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesta Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Singapore, Shopping &amp; Sex - 2</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dari bagian 1&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berkali-kali saya menelan ludah dan jantung saya berdebar dengan keras. Terus terang baru sekali ini ada wanita yang masturbasi didepan saya. Vonny terus menggesek jarinya diklitorisnya dengan cepat. Tiba-tiba Vonny membalikkan badannya, ia nungging dalam posisi doggy style, jari tangan kanannya ia selipkan dari bawah selangkangannya dan ia masukkan ke dalam vaginanya. Dengan cepat kedua jarinya itu ia masuk dan keluarkan dalam vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya perhatikan pantatnya yang bulat dan putih, anus dan vaginanya terlihat begitu indah dan sensual. Payudaranya yang besar tampak tergantung dan bergoyang-goyang mengikuti irama tangan Vonny. Setelah beberapa menit masturbasi, Vonny mencapai orgasme diiringi suara mendesah yang keras. Saya sendiri menarik nafas lega, bukan apa-apa karena kalau Vonny masih masturbasi maka saya akan langsung mengeluarkan kontol dan ikut masturbasi.. Hehehe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum sempat saya bereaksi, Vonny berdiri didepan saya lalu menjulurkan jarinya yang ia pakai untuk masturbasi, saya menjilat kedua jarinya dan mengulumnya. Rasanya sedikit asin. Vonny mencium bibir saya lalu ia jongkok depan saya. Tangannya perlahan mulai membuka risleting celana lalu membuka celana panjang dan celana dalam saya. Dasi kupu-kupu saya disentak dan dibuang ke lantai lalu satu per satu kancing kemeja saya dibuka lalu ia membuka sepatu dan kaos kaki saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Vonny menarik kedua paha saya dan disandarkan pada sandaran tangan kursi sehingga posisi saya mengangkang depan Vonny. Vonny menjilat kaki saya dan naik ke betis terus ke paha sampai ke pangkal paha lalu turun ke biji. Biji saya dijilat dan dihisap dengan keras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Vonny sayang, enak sekali. Terusin sayang, lebih keras” seru saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny menjilat batang kontol saya lalu turun lagi ke biji dan turun ke daerah anus. Anus saya dijilat sampai terasa basah sekali. Wah nikmatnya bukan kepalang. Saya sampai berteriak keenakan. Saya berpikir pantas perempuan-perempuan kalau saya jilat bagian anus dan selangkangan akan teriak-teriak dengan nikmat. Vonny lalu mulai menjilat kepala kontol saya dan menghisapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah beberapa menit menghisap kontol, Vonny berdiri dan meminta saya meletakkan kaki saya ke lantai, Vonny mengangkat kaki kanannya dan menyandarkannya ke pundak kanan saya lalu vaginanya didekatkan ke muka saya, kemudian Vonny membungkukkan badannya dan kembali menghisap kontol. Saya langsung menerkam vaginanya. Saya remas-remas pantatnya, saya buka vaginanya dan menjilat seluruh dinding vaginanya dengan rakus. Saya hampir mencapai klimaks dan Vonny kelihatannya merasakannya lalu ia cepat-cepat mencabut kontol saya dari mulutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Vonny nungging didepanku sambil bersandar pada tepi tempat tidur. Tanpa dikomando, saya langsung menjilat pantatnya, saya jilat anusnya lalu vaginanya. Vonny mendesah-desah dengan penuh nikmat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Fuck me Arthur, fuck me” jerit Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi saya diamkan. Saya tetap menjilat vaginanya sampai puas. Kemudian Vonny saya telentangkan, payudaranya belum kena serangan saya. Dengan gemas saya remas payudaranya dan hisap putingnya. Dengan nafas memburu Vonny kembali memohon agar saya setubuhi. Dengan tidak sabar, Vonny mendorong saya sehingga saya telentang ditempat tidur, ia jongkok diatas saya lalu memasukkan kontol saya ke vaginanya. Vaginanya terasa sempit dan basah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penuh gairah Vonny mengayun-ayunkan pantatnya. Vonny menyorongkan dadanya ke hadapan saya dan langsung saya remas payudaranya yang besar. Putingnya yang berwarna coklat muda terlihat keras dan sedikit besar. Saya kemudian mengambil alih, saya mencabut kontolku dan langsung berlutut dibelakang Vonny, pantatnya yang aduhai saya tarik keatas dan langsung saya setubuhi. Setiap kali saya sentak kontol saya kedalam vaginanya, Vonny mengerang dengan keras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;15 menit ber-doggy style akhirnya saya mencapai klimaks, peju saya muncrat kedalam vagina Vonny. Saya mendesah dengan penuh nikmat sementara Vonny langsung lemas ditempat tidur. Vagina Vonny masih terasa mendenyut-denyut di kepala kontol saya pertanda Vonny masih menikmati kontol saya. Kemudian saya cabut kontol saya dan kemudian kita tidur sambil berpelukan tanpa mengenakan benang sehelai pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10 Agustus&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya terbangun jam 6 pagi dengan Vonny dalam pelukan saya. Saya memperhatikan tubuhnya yang mulus tanpa cacat dan teringat aktivitas semalam. Vonny tiba-tiba membuka matanya dan memandang saya kemudian kita saling berciuman. Kontol saya langsung kembali berdiri tegak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kita ML sambil mandi aja yuk” kata Vonny sambil menarik tangan saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Didalam kamar mandi, kembali Vonny menyuruh saya duduk ditoilet. Showernya terletak didepan toilet dan dibatasi oleh dinding kaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“ML-nya nanti ya, sekarang kamu tonton saya dulu” kata Vonny dengan tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny masuk kedalam shower dan mulai menyalakan shower. Ia meraba seluruh tubuhnya dibawah pancuran shower. Payudaranya yang besar ia remas-remas sambil memejamkan matanya. Oh my goodness, kalau harus melewati ini lagi saya bisa tidak tahan gumam saya dalam hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny mengambil sabun dan mulai menyabuni seluruh tubuhnya, setiap bagian tubuhnya ia pijit dan remas. Ia mengangkat satu kakinya dan mengelus-elus vaginanya. Vonny menyabuni vaginanya sehingga busanya berbuih kemudian ia meraih pisau cukur dan mencukur daerah vaginanya lalu keselangkangan kemudian bagian dibawah perut. Tak lupa ia mencukur juga kakinya. Setelah dirasakan bersih, ia kembali menyabuni seluruh tubuhnya, sesekali ia melirik kearah kontol saya sambil tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny kemudian menyandarkan dirinya ke dinding lalu membuka kakinya kemudian tangan kirinya mengelus vaginanya dan tangan kanannya meremas payudaranya. Suara Vonny terdengar keras dan menggema didalam kamar mandi. Saya akhirnya tidak tahan dan saya berdiri dan masuk kedalam shower. Saya basahi sedikit kontol saya dengan air dan diolesi sabun lalu mulai mengocok kontolku. Vonny memperhatikan diri saya yang sedang masturbasi dan ia semakin cepat mengocok vaginanya dengan jarinya. Tak lama Vonny orgasme dan saya semakin keras mengocok kontolku. Vonny lalu membungkukkan dirinya didepan saya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Masukin sayang” kata Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya masukkan kontol saya kedalam vagina Vonny. Sisa-sisa sabun dikontol saya membuat vagina Vonny semakin licin. Vonny mendesah-desah dengan keras. Pancuran shower berada tepat diatas kepala Vonny sehingga seluruh rambutnya basah, dirinya terlihat sangat erotis. Setelah mengocok kontol saya dalam vagina Vonny, peju saya kembali muncrat. Vonny langsung memutar tubuhnya dan ia jongkok didepan saya dan menghisap seluruh peju saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Walaupun peju saya tidak keluar lagi, Vonny menghisap kontol saya. Sambil meremas payudaranya dengan tanan kanan, tangan kirinya mengocok kontol saya sambil menghisapnya. Kontol saya yang tadinya sedikit mulai melemas akhirnya kembali bergairah dan tegak kembali. Saya tarik Vonny sampai berdiri lalu mencium bibirnya. Tangan kiri Vonny masih terus mengocok kontol saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu saya minta Vonny untuk nungging dilantai untuk doggy style. Saya kembali memasukkan kontol saya ke vaginanya tapi dilarang Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Di pantat Arthur, masukin ke pantat” pinta Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya arahkan kontolku ke pantat Vonny dan perlahan-lahan memasukkannya. Vonny meringis menahan sakit. Dengan perlahan-lahan saya masuk dankeluarkan kontolku kedalam anus Vonny, jeritan kecil Vonny yang kesakitan berubah menjadi desahan yang penuh nikmat. Anus Vonny terasa sangat sempit dan menggenggam kontol saya dengan keras. Vonny kembali agresif, ia memaju-mundurkan pantatnya dengan penuh nikmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi posisi ini agak sulit bagi saya untuk menikmatinya, akhirnya saya cabut kontol saya dari anusnya. Saya meminta Vonny berdiri dan saya memasukkan kontol kedalam vagina Vonny dari arah depan. Vonny mencium bibir saya dengan penuh nafsu. Saya terus menekan kontol saya ke dalam vagina Vonny. Klimaks pun tiba dan kembali peju saya keluar didalam vagina Vonny. Kami saling berpelukan dengan lemas dibawah pancuran air hangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selesai ML, kami turun ke lobby untuk sarapan kemudian pergi belanja. Jam 12 sebelum check out, kami kembali ML. Setelah puas, kami mengemaskan seluruh koper dan menitipkan di lobby karena pesawat kami berangkatnya malam dan kami masih mau Jalan-jalan di Singapore. Vonny bercerita bahwa dulu di Melbourne ia pernah diminta mantan pacarnya untuk menari telanjang dihadapannya. Ia merasakan kenikmatan saat menari telanjang. Kemudian mantan pacarnya kembali meminta ia menari di sebuah klub striptis di Melbourne. Dengan senang hati Vonny melakukannya. Vonny merasa senang dan puas melihat wajah-wajah para pengunjung melihat dirinya yang telanjang dan masturbasi. Bahkan jika Vonny sedang tegangan tinggi, Vonny akan sekali-sekali datang ke klub striptis itu dan menari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny cerita ia pernah mengajak Lisa menari telanjang di klub itu dan Lisa pun mau walaupun hanya sekali saja. Di panggung itu, Lisa dan Vonny melakukan adegan bersetubuh. Hasilnya mendapat tip yang sangat banyak. Selesai menceritakan itu semua, Vonny mengancam saya jangan sekali-sekali menceritakan pada Jeffry. Pengalaman sex di Singapore memang menambahkan sederetan pengalaman sex saya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-783971476813890209?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/783971476813890209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=783971476813890209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/783971476813890209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/783971476813890209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/singapore-shopping-sex-2.html' title='Singapore, Shopping &amp; Sex - 2'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-5039798793598870001</id><published>2008-10-12T11:04:00.001-07:00</published><updated>2008-10-12T11:04:53.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='singapore'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesta Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Singapore, Shopping &amp; Sex - 1</title><content type='html'>&lt;p&gt;Minggu 1&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Senin jam 8:35 pagi, saya terlambat ke kantor karena ada rapat jam 8:30. Entah orang gila mana yang mempunyai ide bikin rapat jam 8:30. Saya bergegas memarkirkan mobil saya di garasi kantor dan lari ke lift. Lift terbuka dan saya langsung masuk. Di lift ada 1 wanita dan 2 pria. Saya perhatikan si wanita dan melirik ke ID tag yang disematkan di kantong blazernya, saya membaca nama bank asing yang besar dan ternama tapi saya tidak bisa membaca namanya. Saya belum pernah melihat wanita ini sebelumnya, mau kenalan boleh juga tapi berhubung sudah terlambat untuk rapat begitu pintu lift terbuka saya langsung berjalan tergesa-gesa ke arah tower 1.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Kamis jam 15:50, saya merasa ngantuk sekali. Akhirnya saya memutuskan untuk ngopi di café di lobby tower 1. Tiba di café, saya pesan cappuccino dan mencari tempat duduk. Saya melihat sekeliling saya dan melihat wanita manis di lift hari Senin yang lalu. Ia sedang minum kopi sambil membaca sesuatu. Ia mengenakan blazer dan rok hitam pin stripe, stoking hitam dan syal merah tua yang dililit di leher. Kulitnya putih, hidungnya mancung, dan bibirnya merah. Kelihatannya ia merasa sedang diperhatikan, ia melirik ke saya dan menatap saya. Saya tersenyum kepadanya dan ia membalas senyuman saya lalu kembali membaca. Akhirnya saya membawa cangkir kopi saya dan menghampirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Halo, boleh saya temani minum kopi?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mendongak kearah saya dan tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Silakan” katanya.&lt;br /&gt;“Saya Arthur”&lt;br /&gt;“Saya Vonny (bukan nama asli)”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami bertukar kartu bisnis. Vonny adalah seorang manager marketing produk reksadana. Kebetulan sekali karena saya adalah seorang manajer investasi sehingga pembicaraan kita langsung diseputar dunia pasar modal. Jam 17:00 Vonny harus kembali ke kantornya karena ada rapat. Saya menawarkan untuk janjian makan malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Boleh saja, bagaimana kalau hari Jum’at malam?” kata Vonny.&lt;br /&gt;“Oke” sahut saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Jum’at malam sepulang kantor, saya dan Vera makan malam di Blow Fish. Kami saling berbagi cerita dan informasi tentang reksadana, saham dan obligasi. Selesai makan, saya antar Vonny kembali ke kantor karena mobilnya ditinggal digarasi kantor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minggu 2&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Sabtu, Vonny menelepon saya dan mengajak nonton. Saya menawarkan untuk menjemputnya dirumah. Setiba dirumah Vonny di kawasan Pondok Indah, kami pergi ke Pondok Indah Mall dan nonton film. Selesai nonton film, dilanjutkan dengan makan malam di Paprika dan saya antar dirinya pulang. Vonny cantik sekali tapi terus terang saya belum ada keinginan untuk mengajaknya tidur, entah kenapa perasaan saya seperti tertahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1 Agustus 2003&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya sudah 2 minggu tidak nge-date dengan Vonny karena sedang sibuk, palingan kita berdua janjian makan siang di restaurant di kantor atau malamnya ngobrol lewat telepon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak, tiket ke Singapore sudah confirmed tanggal 9 Agustus jam 9 pagi dan pulang tanggal 10 Agustus jam 10 pagi” kata Sekretarisku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oh shit, saya lupa tanggal 9 Agustus adalah pesta pernikahan teman baikku di San Francisco. Jeffry Wong (orang Singapore) akan menikah dan ia mengundang saya untuk menghadiri pernikahannya. Saya mencari kartu undangannya dan membacanya. Ternyata dress code untuk pria adalah tuxedo dan untuk wanita adalah night gown. Pestanya akan diadakan disebuah taman di daerah Jurong. Pulang kerja, saya langsung ke Plaza Indonesia untuk membeli tuxedo plus atribut lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9 Agustus 2003&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tiba di Changi Airport dan langsung ke Mandarin Hotel untuk check-in. Waktu masih menunjukkan pukul 10 pagi, saya memutuskan untuk jalan-jalan di Orchard Road. Sambil berjalan, saya melewati sebuah toko buku yang besar lalu saya masuk kedalam untuk mencari buku-buku bisnis. Jam 13:00, saya kembali ke hotel sambil menenteng tas plastik berisi beberapa buku yang saya beli plus dasi dan kemeja. Tiba-tiba di lobby ada yang memanggil saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Arthur?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya menengok, ternyata Vonny! Si Vonny sedang berjalan dibelakang saya sambil membawa beberapa tas belanjaan yang cukup besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Halo Vonny, sedang ngapain disini?” tanya saya dengan heran campur senang.&lt;br /&gt;“Saya ada undangan kawinan, kamu ngapain?” jawab Vonny.&lt;br /&gt;“Loh, saya ada undangan kawinan juga. Siapa teman kamu yang nikah?”&lt;br /&gt;“Teman saya dari Melbourne, namanya Lisa”&lt;br /&gt;“Calon suaminya Jeffry ya?” tanya saya dengan heran.&lt;br /&gt;“Loh? Iya betul! Teman dari mana?” tanya Vonny.&lt;br /&gt;“Dia teman saya dari Amerika. Kamu tinggal disini juga?”&lt;br /&gt;“Iya” jawab Vonny.&lt;br /&gt;“Hahaha, tau begini kan kita bisa berangkat sama-sama dari Jakarta” saya tertawa lebar.&lt;br /&gt;“Nanti sore berangkat jam berapa?” tanya Vonny.&lt;br /&gt;“Jam 3 saja. Saya sudah sewa mobil karena lebih praktis. Ikut saya saja ya”&lt;br /&gt;“Boleh. Saya siap-siap dulu ya nanti ketemu di lobby” jawab Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam 3 sore tepat, Vonny sudah siap di lobby. Vonny kelihatan cantik sekali. Ia mengenakan night gown warna hitam. Belahan dadanya agak rendah sehingga terlihat belahan payudaranya. Payudaranya sendiri cukup besar. Pantatnya cukup terlihat sexy dibalik night gown itu. Saya sendiri mengenakan tuxedo yang baru dibeli minggu lalu. Mobil yang saya sewa berikut supirnya telah siap. Kami langsung diantar ke tempat resepsi di daerah Jurong. Perjalanan memakan waktu sekitar 25 menit, beruntung saya sewa supir karena saya tidak mau bersusah payah mencari-cari tempat resepsi ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tempat resepsi dibuat ala taman Romawi. Tenda besar berwarna lembut ditempatkan ditengah taman dan disediakan untuk makan malam. Beberapa pemain biola, bass, klarinet bermain diatas panggung. Pohon-pohon yang rindang digantungi lampion-lampion dengan lampu warna warni. Sudah cukup banyak tamu yang datang dan kelihatannya sang pengantin belum tiba. Jam 16:00 tepat sang pengantin tiba. Acara dimulai dengan sambutan dari man of honor disusul dari bride’s maid. Tamu-tamu lalu dibagikan champagne dan bersulang dipimpin oleh man of honor. Sepanjang acara, si Vonny berdiri terus disamping saya. Akhirnya makan malam dimulai, tamu-tamu menempati meja-meja bundar dibawah tenda. Sang pengantin berjalan berkeliling menyalami para tamu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Arthur, my man! Thanks for coming” kata Jeffry.&lt;br /&gt;“Anything for you dude, anything for my buddy” sahut saya sambil memeluk Jeffry.&lt;br /&gt;“Vonnyy.. You’re so lovely. Thanks for coming” jerit si Lisa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny langsung memeluk Lisa dan mencium pipinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Is this your boy friend?” tanya Lisa sambil melihat saya.&lt;br /&gt;“Ini teman saya, kebetulan kita saling mengenal” jawab Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara makan malam dilanjutkan dengan acara dansa. Dansa diawali oleh pasangan pengantin diiringi lagu dari pemain string orchestra. Setelah itu, beberapa tamu pun menyusul ikut dansa. Vonny menarik tangan saya mengajak dansa. Kami berdansa sambil berpelukan. Ketika kami melewati Jeffry dan Lisa, Jeffry berseru “Looking good, Arthur”. Saya dan Vonny hanya tersenyum. Tak lama ada pasangan orang tua yang ikut berdansa sebelah kami berkomentar “Kalian pasangan yang mesra dan serasi”. Kembali saya dan Vonny tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya acara resepsi selesai jam 20:30. Para tamu menyalami dan berfoto dengan pengantin dan pamitan pulang. Saya dan Vonny pun pamitan setelah berfoto dengan pengantin. Dalam perjalanan pulang, Vonny kelihatan sedikit lelah, ia merebahkan kepalanya dibahuku sambil bercerita tentang Lisa. Cuaca di Singapore malam itu sangat cerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Cuaca cerah banget. Sayang nih kalau langsung pulang. Kita jalan aja yuk di Orchard” kata saya.&lt;br /&gt;“Boleh aja” jawab Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya minta diturunkan diujung jalan Orchard dan minta supir kembali ke hotel. Tak lupa saya beri tip kepada supir. Saya dan Vonny berjalan sambil bergandengan dan asyik bercerita tentang berbagai hal. Toko-toko yang masih buka kami lewati saja walaupun reklame SALE yang besar terpasang dimana-mana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Arthur, pulangnya hari minggu malam aja ya. Kamu kan naik Garuda, biar bisa sama saya” minta Vonny.&lt;br /&gt;“Boleh, nanti saya ganti jamnya”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiba di hotel, Vonny mengajak saya untuk melanjutkan ngobrol dikamarnya. Sesampai di kamar, tangan kami masih saling menggenggam. Saya menatap mata Vonny lalu saya cium bibirnya. Vonny menunduk karena malu lalu saya angkat dagunya dan kembali mencium bibirnya. Vonny membalas ciumanku dan kita akhirnya berciuman dengan penuh gairah. Vonny melenguh dengan penuh nafsu sewaktu saya mengulum kupingnya. Saya membalikkan tubuh Vonny dan memeluknya dari belakang lalu kembali mencium kuping dan lehernya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Touch me Arthur, touch me” pinta Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya menyelipkan tangan saya kedalam belahan dada Vonny. Tampak puting Vonny yang sudah mengeras. Tangan Vonny sebelah kiri meremas kepala saya sedangkan tangan kanannya mengelus kontol saya. Tiba-tiba Vonny memutar tubuhnya dan melihat saya dengan tajam. Saya terperanjat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Duduk dikursi” kata Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya membuka jas saya dan duduk dikursi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Malam ini saya merasa sexy sekali. Ikuti perintah saya dan puaskan saya” kata Vonny dengan suara sedikit mendesah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny perlahan membuka ikatan night gownnya. Matanya tetap tertuju pada saya. Sambil meremas payudaranya, Vonny menarik bajunya turun. Jantung saya berdebar semakin kencang melihat tubuh Vonny yang hanya terbalut BH tipis warna hitam. Vonny tidak pakai celana dalam. Mata saya tertuju pada daerah kemaluan Vonny yang livin tidak berbulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jika perasaan sexy saya muncul, saya sering tidak mengenakan pakaian dalam supaya hasrat seks saya bisa muncul kapan saya mau” jawab Vonny dengan mata sayu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya perlahan mencoba berdiri tetapi Vonny langsung mendorong saya untuk duduk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Duduk kamu. Kamu boleh pegang kalau saya kasih ijin” kata Vonny dengan galak (atau sok galak?).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vonny duduk dipinggir tempat tidur. Punggungnya ia rebahkan ditempat tidur sedangkan kakinya terjuntai dipinggir tempat tidur. Kakinya ia buka lebar sehingga tampak vaginanya. Jari jemarinya yang lentik ia usapkan ke vaginanya. Ia membuka bibir vaginanya berwarna merah muda dengan jari telunjuk dan jari manis dan jari tengahnnya memainkan klitorisnya yang basah. Tangan kirinya membuka BHnya dan meremas payudaranya. Matanya terpejam merasakan sensasi yang ia buat pada dirinya sendiri. Suaranya melenguh dengan keras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oohh.. Arthur, saya horny sekali” kata Vonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke bagian 2&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-5039798793598870001?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/5039798793598870001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=5039798793598870001' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5039798793598870001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/5039798793598870001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/singapore-shopping-sex-1.html' title='Singapore, Shopping &amp; Sex - 1'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-424767207710971839</id><published>2008-10-12T11:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:03:10.169-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jepang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Ya, Saya Roy Takeshi</title><content type='html'>&lt;h1 style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;Kamis 30 September 2004, jam menunjukkan pukul 09.25. Tiba-tiba telepon di meja kerjaku berdering.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hallo?” kataku ketika telepon kuangkat.&lt;br /&gt;“Pak Roy, sibuk tidak sekarang?” tanya suara wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku sangat tahu pasti suara siapa itu. Ibu Anne, Kepala Bagian Keuangan di perusahaan tempat aku bekerja sekarang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak begitu sibuk, Bu..” jawabku.&lt;br /&gt;“Ada yang bisa saya bantu, Bu?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Bisa ke ruangan saya sekarang, Pak Roy?” kata Ibu Anne lagi.&lt;br /&gt;“Bisa.. Bisa, Bu,” kataku dengan pasti.&lt;br /&gt;“Apakah ada masalah dengan Divisi saya, Bu?” tanyaku lagi.&lt;br /&gt;“Tidak. Tidak ada masalah kok. Pak Roy datang saja kesini..” katanya.&lt;br /&gt;“Maaf nih, saya minta Bapak hormat,” tambahnya lagi.&lt;br /&gt;“Baik, Bu.. Segera..” kataku sambil menutup telepon lalu bangkit dan segera menuju lantai ii tempat Ibu Anne berada.&lt;br /&gt;“Masuk saja, Pak Roy!” kata Ibu Anne ketika aku ketuk pintu ruang kerjanya.&lt;br /&gt;“Duduklah. Santai saja..” katanya.&lt;br /&gt;“Ada perlu apa, Bu?” tanyaku setelah aku duduk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Entah kenapa Ibu Anne menatapku sambil tersenyum. Ibu Anne berumur sekitar 37 tahun, 4 tahun lebih tua dari aku sekarang. Orangnya lumayan cantik, tinggi badan sedang, kondisi tubuh sangat terjaga. Banyak karyawan yang mencuri pandang kalau Ibu Anne sedang berjalan karena sangat menggoda gerakan tubuhnya. Aku terdiam sambil menatap matanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak ada apa-apa kok, Roy..” kata Ibu Anne membuka percakapan.&lt;br /&gt;“Aku hanya mau tahu pendapat Pak Royu tentang sesuatu..” katanya lagi.&lt;br /&gt;“Apa itu, Bu?” tanyaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne kembali tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak Roy suka buka-buka internet, kan?” tanyanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mengangguk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak Roy pernah buka situs tentang cerita begituan?” tanyanya sambil merapatkan kedua telapak tangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku diam sambil menatap matanya sesaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pernah, Bu.. Sesekali..” jawabku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Pak Roy pernah lihat situs *****?” tanyanya lagi.&lt;br /&gt;“Ya..” jawabku pendek.&lt;br /&gt;“Memangnya ada apa, Bu?” tanyaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak Roy pernah baca cerita-cerita karya Roy Takeshi?” tanya Ibu Anne bernada menyelidik.&lt;br /&gt;“Mm.. Pernah,” jawabku sambil menatap mata Ibu Anne.&lt;br /&gt;“Saya sangat suka semua cerita karya dia?” ujra Ibu Anne sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Tapi sepertinya saya sangat mengenal gaya bahasa dan redaksi yang dia gunakan..” kata Ibu Anne sambil menatap tajam mataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku diam sambil menatap matanya pura-pura tidak mengerti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan ada satu cerita yang judulnya “Wahh..!” kayaknya saya pernah dengar cerita itu di lingkungan Perusahaan kita,” katanya lagi terdengar semakin menyelidik.&lt;br /&gt;“O ya? Memangnya disini ada berita apa, Bu Anne?” tanyaku berlagak bego.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sudahlah, Pak Roy.. Tidak usah kita bahas,” ujarnya.&lt;br /&gt;“Nama asli Pak Roy siapa sih?” tanya Ibu Anne sambil tetap tersenyum.&lt;br /&gt;“Ah, Ibu ini..” kataku sambil tertawa.&lt;br /&gt;“Ini silakan baca sendiri nama asli saya,” kataku lagi sambil menyerahkan badge namaku.&lt;br /&gt;“Saya tahu.. Saya tahu..” kata Ibu Anne sambil tertawa juga.&lt;br /&gt;“Tapi saya sangat yakin kalau Roy Takeshi adalah salah satu karyawan Perusahaan ini..” ujarnya.&lt;br /&gt;“Ada beberapa bukti dan hal lain yang menguatkan keyakinan saya, yaitu..” kata Ibu Anne sambil mengambil sebuah map lalu mengeluarkan beberapa lembar copy dari cerita-cerita Roy Takeshi. Kemudian Ibu Anne menandai beberapa kalimat dan hal lain di dalam berkas itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ini adalah gaya bahasa dan redaksi yang sangat saya kenal..” katanya sambil menyodorkan berkas itu kepadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku meneliti semua hal yang diberi tanda olehnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Itu adalah tulisan Pak Roy..” katanya pasti sambil menatap tajam mataku.&lt;br /&gt;“Cerita dengan gaya bahasa dan redaksi seperti ini siapa saja bisa buat, Bu,” kataku sambil meletakkan berkas itu di atas meja.&lt;br /&gt;“Tapi kenapa ada satu cerita yang sama dengan cerita yang saya dengar di Perusahaan ini, ya?” tanya Ibu Anne sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Apakah itu bukan faktor kebetulan?” sanggahku.&lt;br /&gt;“Bukan..” jawabnya.&lt;br /&gt;“Umur serta asal daerah Roy Takeshi sama dengan Pak Roy,” tambah Ibu Anne.&lt;br /&gt;“Dugaan saya betul kan, Pak..” tanya Ibu Anne.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terdiam sambil menatap matanya dalam-dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya, saya Roy Takeshi!” aku menjawab jujur setelah menimbang segala sesuatunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tersenyum..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya minta agar hal ini hanya Ibu saja yang tahu..” kataku santai sambil menyandarkan tubuhku di kursi.&lt;br /&gt;“You can count on me..” jawabnya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Lagian saya sangat menyukai Roy Takeshi akan kejujuran dia dalam menceritakan pengalaman pribadinya dalam beberapa cerita,” ujarnya.&lt;br /&gt;“Apakah cerita Roy Takeshi menjijikkan, Bu?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Sama sekali tidak. It’s all natural. Saya suka kok,” katanya lagi.&lt;br /&gt;“Saya tidak menyangka kalau seorang Pak Roy ternyata sangat pandai menulis juga,” pujinya.&lt;br /&gt;“Ah, hanya sekedar kebetulan saja saya suka menulis, Bu..” kataku.&lt;br /&gt;“Pak Roy nanti ada waktu tidak untuk makan malam,” tanya Ibu Anne.&lt;br /&gt;“Ada acara apa nih?” tanyaku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Tidak ada acara apa-apa kok. Hanya sekedar ingin makan malam dengan seorang penulis kesukaan saya,” ujarnya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Suami Ibu ikut?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Tidak. Hanya kita saja..” jawabnya.&lt;br /&gt;“Baiklah..” kataku.&lt;br /&gt;“Sampai sore nanti,” kataku sambil lalu segera menuju pintu.&lt;br /&gt;“Sampai sore nanti,” katanya pula.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorenya selepas jam kerja, aku dan Ibu Anne segera meluncur ke salah satu Restoran ternama di Casablanca. Setelah semua makanan tersedia, kami segera menyantapnya. Setelah selesai, kami berbicara santai sambil meneguk beberapa gelas Wine.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Istri Pak Roy sudah menunggu ya di rumah?” Ibu Anne sambil meneguk minumannya.&lt;br /&gt;“Tidak juga. Saya sudah bicara akan pulang agak malam..” jawabku.&lt;br /&gt;“Suami Ibu?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Oh, dia masih bersama dengan relasinya..” jawabnya.&lt;br /&gt;“Saya mau tanya sesuatu, Pak..” katanya.&lt;br /&gt;“Menurut Pak Roy, saya menarik tidak?” tanyanya sambil menatap mataku.&lt;br /&gt;“Akan saya jawab jujur,” kataku sambil meneguk minumanku.&lt;br /&gt;“Saya tidak akan jawab tentang penilaian pribadi saya terhadap Ibu,” kataku.&lt;br /&gt;“Tapi saya hanya mau bilang bahwa hampir semua karyawan tertarik sama Ibu,” kataku jujur.&lt;br /&gt;“Mungkin itu bisa menjawab pertanyaan Ibu,” kataku lagi.&lt;br /&gt;“Hampir semua karyawan?” tanyanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mengangguk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Termasuk Pak Roy?” tanyanya sambil memegang tanganku di atas meja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terdiam sejenak sambil menatap matanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya, saya suka Ibu,” jawabku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Digenggamnya tanganku lalu ditarik dan diciumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya juga sangat menyukai Pak Roy sejak pertama bertemu dulu..” ujarnya sambil menatap mataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami saling bertatapan selama beberapa waktu sambil meremas tangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak Roy mau temani saya malam ini?” tanyanya.&lt;br /&gt;“Ya..” jawabku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Mau istirahat dimana?” tanyanya langsung.&lt;br /&gt;“Terserah Ibu Anne saja..” jawabku.&lt;br /&gt;“Baiklah..” katanya..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segera kami meluncur ke satu hotel di daerah sekitar itu juga. Setelah check-in, kami segera masuk ke kamar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya mau mandi dulu, Bu..” kataku.&lt;br /&gt;“Kita mandi bersama saja. Saya juga kegerahan nih..” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tanpa ragu melepas pakaiannya di depan mataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tolong buka pengaitnya, Pak Roy,” katanya sambil mendekatkan belakang badannya kepadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu aku buka kaitan BH-nya. Aku sendiri hanya tinggal memakai celana dalam saat itu. Setelah melepas BH-nya, Ibu Anne berbalik lalu tersenyum. Dirangkulkan tangannya ke leherku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya bahagia bisa berdua dengan Pak Roy,” katanya sambil mengecup bibirku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku balas kecupannya sambil memeluk tubuhnyua erat. Kami berciuman hangat mulanya. Lama-lama ciuman kami jadi liar disertai rabaan dan remasan pada masing-masing tubuh kami. Sambil tetap berdiri aku remas buah dadanya sementara lidah dan mulutku bermain di buah dada yang satunya lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ohh, Royy..” desah Ibu Anne sambil meremas rambutku.&lt;br /&gt;“Ohh.. Sshh..” desahnya makin keras ketika tanganku turun dan masuk ke celana dalamnya lalu mengelus memeknya yang sudah basah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sAku perosotkan celana dalamnya sampai lepas. Aku dorong badannya ke bibir meja, kemudian aku berjongkok. Wajahku tepat berada di depan memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu yang tidak terlalu lebat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak, Royy..” desahnya ketika lidahku mulai menjilati belahan memeknya dari bawah sampai kelentitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mata Ibu Anne terpejam dan mulutnya mendesis ketika lidahku menjilati kelentitnya dengan keras dan cepat sementara jariku menusuk keluar masuk lubang memeknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Uhh.. Ooww.. Sshh…” desah Ibu Anne sambil menggoyangkan pinggulnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku terus jilati memeknya sambil tanganku yang satu masuk ke celana dalamku lalu kukocok kontolku sendiri.. Sampai akhirnya, “Ohh.. Mmhh..” jerit lirih kenikmatan Ibu Anne terdengar seiring dengan mengejang badannya ketika air mani menyembur nikmat di memeknya. Aku terus jilati belahan memek Ibu Anne. Cairan rasa asin dan gurih yang keluar dari memeknya aku jilat habis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ohh, Royy!” jerit lirih Ibu Anne lagi ketika aku masukkan lidahku ke lubang memeknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mainkan lidahku sebentar di dalamnya. Tak lama aku hentikan jilatanku. Aku bangkit lalu aku cium bibirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pak Roy, belum pernah saya merasakan kenikmatan seperti tadi sebelumnya..” kata Ibu Anne lalu mengecup bibirku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku hanya tersenyum sambil melepas celana dalamku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pindah ke ranjang, Bu..” pintaku.&lt;br /&gt;“Iya..” jawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di atas ranjang, tanpa banyak cakap aku langsung setubuhi Ibu Anne.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ohh.. Enak sekali rasanya, Pak Roy..” bisik Ibu Anne ketika aku keluar masukkan kontolku di memeknya.&lt;br /&gt;“Pengen rasanya setiap saat bisa seperti ini dengan Pak Roy..” bisiknya lagi sambil menggoyangkan pinggulnya.&lt;br /&gt;“Saya juga ingin seperti itu. Bu..” kataku, “Tapi kalau terlalu sering terlihat berduaan, bisa bahaya nantinya..” kataku lagi sambil terus menggenjot kontolku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tersenyum. Aku hentikan gerakanku, lalu aku cabut kontolku dari memeknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tengkurap, Bu..” bisikku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne kembali tersenyum lalu membalikkan badannya. Pantatnya yang bulat besar padat sangat menambah gairahku. Perlahan aku masukkan kontolku ke lubang memeknya dari belakang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mmhh..” desah Ibu Anne sambil memejamkan matanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku setubuhi Ibu Anne dengan posisi begitu selama beberapa waktu sampai akhirnya aku rasakan kalau aku hampir orgasme. Aku cabut kontolku, kemudian aku balikkan tubuh Ibu Anne.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hisap, Bu..” bisikku sambil mengangkangi wajahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kontol yanmg masih basah oleh cairan memek dikulum dan dihisapnya dengan nafsu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ohh..” desahku sambil memejamkan mata.&lt;br /&gt;“Terus, Bu..” kataku sambil memompa kontolku pelan di mulutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orgasmeku hampir sampai..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Boleh saya keluarkan di mulut Ibu?” pintaku dengan suara serak menahan nikmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne mengangguk sambil tetap menghisap kontolku. Tak lama, croott!! croott!! Air maniku tumpah banyak di dalam mulutnya. Terlihat Ibu Anne gelagapan sesaat. Dilepasnya kontolku dari mulutnya. Mulutnya terlihat agak kembung mengulum air maniku. Sambil matanya terpejam, terlihat Ibu Anne menelan air maniku dengan agak susah..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Untuk pertama kalinya saya menelan air mani..” kata Ibu Anne sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Benarkah?” kataku sambil membaringkan badanku di sampingnya.&lt;br /&gt;“Iya, Pak Roy..” bisik Ibu Anne sambil membalikkan badannya ke arahku.&lt;br /&gt;“Saya sangat senang sekali malam ini bersama Pak Roy,” kata Ibu Anne sambil menjatuhkan kepalanya di dadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku belai mesra rambutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kapan-kapan kita bisa bersama lagi, kan?” tanyanya sambil kepalanya tegak menatapku.&lt;br /&gt;“Ya..” kataku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Boleh saya minta sesuatu?” tanyaku serius.&lt;br /&gt;“Apa?” tanya Ibu Anne lirih.&lt;br /&gt;“Bolehkan saya membuat cerita tentang kita ini?” tanyaku lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Anne tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sangat boleh sekali, Roy Takeshi,” jawabnya sambil mengecup bibirku.&lt;br /&gt;“Tapi jangan gunakan nama asli saya, ya?” pintanya.&lt;br /&gt;“Of course..” sambil mengecup bibirnya.&lt;br /&gt;“Kita jadi mandi bersama, tidak?” tanyaku sambil mencubit pipi Ibu Anne.&lt;br /&gt;“Yuk!” kata Ibu Anne sambil turun dari tempat tidur.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-424767207710971839?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/424767207710971839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=424767207710971839' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/424767207710971839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/424767207710971839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/ya-saya-roy-takeshi.html' title='Ya, Saya Roy Takeshi'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-6090025921484421867</id><published>2008-10-12T10:55:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T11:00:36.109-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tante'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Namanya Wati</title><content type='html'>&lt;p&gt;Suatu hari aku dipanggil pimpinanku ke dalam ruangannya. Aku menduga-duga apa gerangan sebabnya aku dipanggil mendadak begini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Duduk, Dik. Tunggu sebentar ya,” katanya sambil meneruskan membaca surat-surat yang masuk hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah selesai membaca satu surat barulah dia menatapku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Begini Dik Anto, besok hari libur nasional. Hari ini apa yang masih harus diselesaikan?” tanyanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku berpikir sejenak sambil mengingat apalagi tugas yang harus kuselesaikan segera hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Rasanya sih sudah tidak ada lagi yang mendesak pak, ada beberapa proposal dan rencana kerja yang harus saya buat, tapi masih bisa ditunda sampai minggu depan. Ada apa Pak?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Anu, ada tamu dari Kalimantan, namanya Pak Jainudin, panggil aja Pak Jay. Sebenarnya bukan untuk urusan kantor kita sih. Hanya kebetulan saja pas dia ada di sini, jadinya sekalian aja. Dia menginap di Bekasi. Tadi dia telpon katanya minta tolong agar diantarkan surat yang kemarin Dik Anto buat konsepnya untuk dipelajari, jelaskan aja detailnya. Nanti Dik Anto antar saja ke sana dan bayar bill hotel beliau. Layani sampai selesai urusannya, kalau perlu nanti nggak usah kembali ke kantor. Besok beliau kembali. Kalau mobil kantor pas kosong, pakai taksi aja soalnya ini penting. Uangnya ambil di kasir!” katanya sambil memberikan memo kepadaku untuk ambil uang di kasir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bergegas aku ke kasir sambil cek di resepsionis ada mobil kantor lagi kosong atau tidak. Ternyata semua mobil lagi dipakai. Jadi aku naik taksi ke Bekasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah sampai di hotel yang dituju, aku segera menemui Pak Jay, dan menyerahkan berkas yang dimaksud. Setelah dia bertanya tentang detail dari berkas tadi, dia katakan bahwa dia sudah mengerti dengan isinya dan setuju. Hanya ada perbaikan redaksional saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“OK Dik, nanti saya kabari. Begini saja, konsep ini saya bawa dulu. Perbaikannya nanti menyusul saja. Hanya redaksional kok. Isinya saya sudah paham dan prinsipnya setuju,” katanya.&lt;br /&gt;“Oh ya pak, pimpinan saya sampaikan bahwa bill hotel bapak biar kami yang selesaikan,” kataku.&lt;br /&gt;“Aduh, jadi merepotkan. Sampaikan terima kasih dan salam untuk pimpinanmu, Pak Is” katanya sambil menyalamiku.&lt;br /&gt;“Baik Pak nanti saya sampaikan, selamat jalan”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku kemudian membereskan bill di front office. Tiba-tiba saja petugas hotel memanggilku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maaf Pak Anto ya? Ini Pak Jay mau bicara,” katanya sambil menyerahkan gagang telepon. Kuterima gagang telepon dan dari seberang Pak Jay berkata”Dik, saya lupa kasih tahu. Kebetulan semua urusan saya selesai hari ini jadi saya bisa pulang siang nanti. Dik Anto tunggu sebentar di bawah ya!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku menunggu Pak Jay turun ke lobby. Sebentar kemudian dia sudah datang dan minta dipanggilkan taksi. Kupanggilkan taksi, dia naik dan katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Terima kasih banyak lho bantuannya”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku menggangguk dan tersenyum saja. Setelah taksinya pergi, aku berpikir kalau dia jadi pulang, sementara bill sudah dibayar penuh sampai besok, sayang rasanya. Biar aja kuisi kamarnya sampai besok, toh besok juga libur. Aku lapor ke resepsionis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Mbak, Pak Jay sudah check out, saya pakai kamarnya sampai besok. Tapi tolong beresin dulu kamarnya, saya mau jalan dulu sebentar. Boleh kan?” kataku.&lt;br /&gt;“Boleh pak, silakan saja,” katanya sambil tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya saya keliling-keliling di Kota Bekasi. Nggak ada yang aneh sih. cuma sudah lama saja tidak ke Bekasi. Setelah beberapa lama, capek juga rasanya badanku. Aku akhirnya masuk ke sebuah panti pijat tradisional. Siapa tahu dapat massage girl yang oke, setelah dipijat nanti gantian kita yang memijatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti biasa begitu masuk di ruang depan aku disodori foto-foto close up yang cantiknya mengalahkan artis. Mbak yang jaga mengomentari sambil sekalian promosi. Si A pijatannya bagus dan orangnya supel, Si B agak cerewet tapi cantik, Si C hitam manis dan ramah dan lain-lainnya. Aku sih tidak tertarik dengan promosinya. Pilihanku biasanya berdasarkan feeling saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat lihat-lihat foto, ada wanita yang masuk. Kulihat sekilas, kalau dia massage girl di sini aku pilih dia saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kutanya pada yang jaga, ” Mbak, yang tadi barusan lewat kerja di sini juga?”&lt;br /&gt;“Ya Mas, dia baru minta ijin keluar sebentar tadi. Katanya ada sedikit keperluan,” jawabnya.&lt;br /&gt;“Boleh pijat sama dia Mbak?” tanyaku lagi.&lt;br /&gt;“Boleh saja, tapi tarif untuknya agak tinggi sedikit,” katanya sambil tersenyum kemudian menyebutkan rupiah yang harus kusediakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuiyakan dan disuruhnya aku masuk ke kamar VIP, ada AC-nya meskipun berisik dan tidak terlalu dingin. Sambil menunggu di dalam kamar, kuamat-amati sekelilingku. Sebuah kamar berukuran 3 X 2 meter dengan sebuah spring bed untuk satu orang dan sebuah meja kecil yang di atasnya ada cream pijat dan handuk. Pintunya ditutup dengan korden kain sampai ke lantai. Kulepaskan pakaianku tinggal celana dalam saja. Iseng-iseng kubuka laci meja kecil di sampingku. Ada kotak “25″ yang sudah kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lama kemudian gadis pemijat yang kupesan sudah muncul. Kuamati lagi dengan lebih teliti. Lumayan. Kulitnya putih, tinggi (untuk ukuran seorang wanita) dengan perawakan seimbang. Ia mengenakan celana panjang hitam dan kaus putih. BH-nya yang berwarna hitam nampak jelas membayang di badannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Selamat siang,” sapanya sambil menutup korden dan mengikatkan pinggirnya pada kaitan di kusen pintu.&lt;br /&gt;“Siang,” jawabku singkat.&lt;br /&gt;“Silakan berbaring tengkurap Mas, mau diurut atau dipijat saja”.&lt;br /&gt;“Punggungku dipijat saja, kaki dan tangan boleh diurut”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku berbaring di atas spring bed. Ia mulai memijat jari dan telapak kakiku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Namanya siapa Mbak?” tanyaku.&lt;br /&gt;“Apa perlunya Mas tanya-tanya nama segala. Mas kerja di Sensus ya?” Jawabnya sambil tersenyum. Meskipun jawabannya begitu tapi dari nada suaranya dia tidak marah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya sambil memijat aku tahu namanya, Wati, berasal dari Palembang. Pijatannya sebenarnya tidak terlalu keras. Sepertinya dia pernah belajar tentang anatomi tubuh manusia sehingga pada titik-titik tertentu terasa agak sakit jika dipijat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduh.. Pelan sedikit dong!” teriakku ketika dia memijat bagian betisku.&lt;br /&gt;“Kenapa Mas, Sakit? Kalau dipijat sakit berarti ada bagian yang memang tidak beres. Coba bagian lain, meskipun pijatannya lebih keras tapi kan nggak sakit”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kupikir benar juga pendapatnya. Aku sedikit pernah baca tentang pijat refleksi yang membuka simpul syaraf dan melancarkan aliran darah sehingga metabolisme tubuh kembali normal. Ia memijat pahaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hmmhh.. Ada urat yang sedikit ketarik Mas. Pasti beberapa hari ini adik kecilnya tidak bisa bangun secara maksimal,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang beberapa hari ini, entah karena kelelahan bekerja atau sebab lain sehingga pada pagi hari saat bangun tidur adik kecilku kondisinya kurang tegang. Aku tidak terlalu memperhatikan karena pikiran memang lagi fokus untuk menyelesaikan pekerjaan minggu ini. Tangannya beberapa kali mulai menyenggol kejantananku yang terbungkus celana dalam. Tapi herannya aku sama sekali nggak terangsang. Kucoba untuk menaikkan pantatku dengan harapan tangannya bisa lebih ke depan lagi, tapi ditekannya lagi pantatku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sudahlah, Mas diam saja nanti nggak jadi pijat,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini tangannya benar-benar meremas adik kecilku. Tapi sekali lagi aku heran, karena nggak bisa terangsang. Tangannya kini memijat pinggangku. Ibu jarinya menekan pantatku bagian samping dan jari lainnya memijat-mijat sekitar kandung kemih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Penuh.. Beberapa hari pasti tidak dikeluarkan ya Mas? Maklum adiknya juga lagi nggak fit,” komentarnya agak ngeres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagi-lagi tebakannya benar. Aku tidak tahu dia asal tebak atau memang ada ilmunya untuk hal-hal seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hhh..” kataku ketika ia mulai menekan punggungku, kemudian terus sampai tengkuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai merasa rileks dan mengantuk. Enak juga pijatannya. Kini kakiku diurutnya dengan cream pijat. Sampai di dekat pahaku dia berkata”Tahan sedikit Mas, agak sakit memang”. Tangannya dengan kuat mengurut paha bagian dalamku. Terasa sakit sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Uffpp.. Haahh,” kataku sambil menahan sakit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepalaku kubenamkan ke bantal. Setelah kedua belah pahaku diurut terasa ada perbedaan. Kejantananku mulai bereaksi ketika tangannya menyusup ke bawah pahaku. Pelan tapi pasti kejantananku mulai membesar sehingga terasa mengganjal. Aku agak menaikkan pantatku untuk mencari posisi yang enak. Kali ini dibiarkannya pantatku naik dan tanganku meluruskan senjataku pada arah jam 12.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Balik badannya, dadanya mau dipijat nggak?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kubalikkan badanku. Kulihat keringat mulai menitik di lehernya. Untung ada AC, meskipun tidak bagus, sedikit menolong. Wati mengusap-usap dadaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Badanmu bagus Mas, dadanya diurut ya?”&lt;br /&gt;“Nggak usah, tanganku aja deh diurut,” kataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia duduk di sampingku dengan kaki menggantung di samping ranjang. Ketika ia meluruskan dan mengurut tanganku kupegang dadanya. Lumayan besar, tapi agak kendor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tangannya..” katanya mengingatkanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak berapa lama ia sudah selesai memijat dan mengurut badanku. Aku meregangkan badan. Terasa lebih segar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sebentar saya ambil air dulu Mas,” ia keluar kamar dan kembali dengan membawa air hangat dan handuk kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dicelupkannya handuk kecil ke dalam air hangat dan dilapnya seluruh tubuhku sampai bekas cream pijat hilang. Kemudian dilapnya badanku sekali lagi dengan handuk yang ada di atas meja kecil. Aku kembali terangsang ketika dia melap dadaku. Kuperhatikan dia dan kupegang tangannya di atas dadaku. Ia memutar-mutarkan tangannya yang dibalut handuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa Mas,” bisiknya.&lt;br /&gt;“Ingin dikeluarin supaya nggak penuh dan meluap terbuang,” kataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menggerakkan tangan, kode untuk mengocok penisku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Nggak boleh emangnya disini ya? Ini apa?” tanyaku sambil membuka laci meja dan menunjukkan kotak “25″ yang kosong tadi.&lt;br /&gt;“Mas ini tangannya usil deh. Bukan begitu Mas, bos lagi ada di sini. Dia kesini seminggu dua kali. Dia melarang kami untuk begituan dengan tamu, katanya belakangan ini sering ada razia,” jawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami diam beberapa saat, tensiku sudah mulai turun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Begini saja Mas, kebetulan saya juga lagi ingin dan Mas sebenarnya sesuai dengan seleraku dan rasanya bisa memuaskanku. Sekali-sekali ingin juga menikmati kesenangan. Nanti malam saja kita ketemu setelah jam 10 malam, sini sudah tutup”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kutanya berapa tarifnya untuk semalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jangan salah kira Mas, tidak semua wanita pemijat hanya ingin uang saja. Sudah kubilang kalau kita nanti bisa take and give. Just for fun”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Busyet.. Entah benar entah tidak bahasa yang diucapkannya aku tidak peduli. Malam ini aku dapat pemuas keinginanku yang tertahan selama beberapa hari. Kukatakan nanti setelah selesai kerja kutunggu di hotel tempatku menginap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku kembali ke hotel dan mandi. Sekilas ada keinginanku untuk berswalayan-ria. Tapi kutahan, takut nanti malam jadi kurang greng. Setelah mandi aku kembali jalan di sekitar hotel. Jalan mulai macet, karena jam pulang kantor sudah lewat. Cuaca agak mendung dan tak lama turun gerimis. Kupercepat langkahku, tapi gerimis sudah mulai lebat. Untung ada sebuah warung tenda. Sekilas kubaca tersedia STMJ. Boleh juga nih, hitung-hitung persiapan nanti malam. Kupesan satu gelas. Kuseruput perlahan. Rasa hangat menjalari tubuhku. Jahenya terlalu pedas, kulirik penjualnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Di sini STMJ-nya asli Mas, alami. Bukan buatan pabrik jamu, melainkan saya buat sendiri. Jahenya memang sengaja agak banyak biar badan jadi sehat dan tidak mudah masuk angin,” katanya seolah membaca pikiranku. Kutunggu minumanku agak dingin. Ternyata ramai juga warung ini. Mungkin juga akibat ramuan Bapak penjualnya yang membuatnya dengan bahan alami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali ke hotel meskipun dengan pakaian sedikit basah, namun kesegaran pijatan dan STMJ membuatku tidak takut masuk angin. Aku tidak bawa pakaian ganti karena niatnya tidak menginap, hanya melayani tamu kantor. Kulepas bajuku dan dengan tetap memakai celana panjang kubaringkan tubuhku ke ranjang yang empuk. Enak juga jadi orang kaya. Menginap di tempat yang empuk dan berAC. Namun kupikir lagi, ternyata hidup ini enak kalau dijalani dengan senang hati. Orang kaya yang punya jabatan tentu tingkat stressnya lebih tinggi dan belum tentu mereka dapat menikmati semua yang ada padanya. Mungkin cocok juga aku jadi filsuf, pikirku begitu sadar dari lamunanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kulihat jam dinding menunjukkan pukul delapan kurang sepuluh menit. Masih ada waktu tiduran dua jam setelah seharian pikiranku agak capek. Badan sih tidak apa-apa, hanya pikiran yang perlu istirahat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setengah tertidur aku mendengar ketukan di pintu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tok.. Tok.. Tok..&lt;br /&gt;“Mas Anto, ini Wati,” terdengar suara dari luar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upss, aku melompat dari ranjang dan membuka pintu. Setelah kubuka pintu aku tertegun sejenak. Wati tetap memakai kaus yang tadi siang dipakainya dibungkus dengan sweater dan celananya sudah ganti dengan jeans. Sepatu dengan hak tinggi membuat dia tampak lebih tinggi dan langsing. Kacamata bening nangkring di hidungnya yang sedang. Wajahnya dihiasi dengan make up tipis. Kalau dilihat sekilas seperti Yurike Prastica.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wati masuk dan melepaskan sweaternya. Aku menutup pintu, menguncinya dan duduk di atas ranjang, lalu ia duduk di sampingku. Saat itu aku masih termangu, tapi penisku bereaksi lebih cepat dan langsung saja tegak dengan kerasnya. Wati melihat kebawah, ia sengaja melihat dan meraba, mengusap serta memainkan penisku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai bergairah tetapi hanya diam menunggu aksinya. Kurebahkan tubuhku ke tempat tidur, ia terus memainkan penisku. Dilepasnya kacamata dan diletakkan di meja samping ranjang. Ia berdiri dan melepaskan celana panjangnya. Pahanya yang mulus terpampang di depanku. Kudorong ia dan kupepetkan ke dinding sambil berciuman lembut. Ia mengerang kecil” Ngghngngh..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang erat kepalanya dan kugerakkan maju mundur sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik celana dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan kuat sampai penisku terasa ngilu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuangkat tubuhnya dan kulucuti celana dalamnya. Kaus tipisnya masih kubiarkan tetap di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya dalam kondisi polos di bagian bawah dan kausnya masih melekat. Belahan payudaranya yang besar membayang di balik kaus tipisnya. Kini aku yang jongkok di depannya dan mulai menjilati dan memainkan clit-nya. Vaginanya punya bibir luar yang agak melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang ketika clitnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa saat kami dalam posisi begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke selangkangannya. Tangan kanannya meremas payudaranya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku bangkit berdiri dan bermaksud melepas BH-nya. Kucari-cari di punggungnya tetapi tidak kutemukan pengaitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Di depan.. Buka dari depan,” Wati berbisik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya model BH-nya dengan kancing di depan. Kuremas kedua dadanya dengan lembut. Tanganku sudah menemukan kancing BH-nya. Tidak lama dadanya sudah terbuka. Putingnya yang coklat membayang di balik kausnya. Kugigit dari luar kausnya dan Wati mengerang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penisku di bawah yang sudah berdiri melewati garis horizontal mulai mencari sasarannya. Tangannya mengocok penisku lagi dan menggesekkannya pada vaginanya. Kucoba memasukkannya sekarang, namun meleset terus. Kuangkat sebelah kakinya dan kucoba lagi. Tidak tembus juga. Mulutku masih bermain dengan puting di dalam kausnya. Wati kelihatannya tidak sabar lagi dan dengan sekali gerakan kausnya sudah terlempar di sudut kamar. Tanganku mengusap gundukan payudaranya dan meremas dengan keras namun hati-hati. Ia menggelinjang. Mulutku menyusuri bahunya dan melepas tali BH-nya sehingga kini kami dalam keadaan polos.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena sudah gagal berkali-kali mencoba untuk memasukkan penis dalam posisi berdiri, kudorong dia ke arah ranjang dan akhirnya kudorong dia rebah ke ranjang. Saat itu aku mulai kepanasan karena gairah yang timbul. Lalu aku menerkam dan memeluk Wati. Perlahan-lahan ia mulai mengikuti permainanku. Kutindih tubuhnya dan kuremas pantatnya yang masih padat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Anto.. Kumohon please ayo.. Masukk.. Kan!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangannya meraih kejantananku dan mengarahkan ke guanya yang sudah basah. Aku menurut saja dan tanpa kesulitan segera kutancapkan penisku dalam-dalam ke dalam liang vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami saling bergerak untuk mengimbangi permainan satu dengan lainnya. Aku yang lebih banyak memegang peranan. Ia lebih banyak pasrah dan hanya mengimbangi saja. Gerakan demi gerakan, teriakan demi teriakan dan akhirnya kamipun menggelosor lemas dalam puncak kepuasan yang tidak terkira.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah sejenak kami beristirahat, kami saling melihat keindahan tubuh satu sama lain gairahku mulai bangkit lagi. Aku memeluknya kembali dan mulai menjilati vaginanya. Dan kemudian memasukkan penisku yang sudah kembali menegang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku menusuk vaginanya, crek.. crek.. crek.. crek.. crokk .. Berulang kali. Ia pun mendesah sambil menarik rambutku. Kami saling bergoyang, hingga tempat tidur pun terasa mau runtuh dan berderit-derit. Setelah hampir setengah jam dari permainan kami yang kedua kali, Wati mengejang dan vaginanya terasa lebih lembab dan hangat. Sejenak kuhentikan genjotanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini aku kembali menggenjot vagina Wati lagi. Kami berdua bergulingan sambil saling berpelukan dalam keadaan merapat. Kuputar badannya sehingga dia dalam posisi pegang kendali di atas. Kini dia yang lebih banyak memainkan peranan. Akhirnya aku hampir mencapai puncak dari kenikmatan ini. Kutarik buah zakarku sehingga penisku seolah-olah memanjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wati, kayaknya aku nggak tahan lagi, aku mau keluar”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya tak lama kemudian kami mencapai titik puncak. Aku keluar duluan dan tak lama Watipun mendapatkan puncaknya dengan menikmati kedutan pada penisku. Setelah itu kami terbaring lemas, dengan Wati memelukku dengan payudaranya menekan perutku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wati terimakasih untuk saat-saat ini”&lt;br /&gt;“Nggak usah To.. Wati yang terimakasih karena, Wati nggak menyangka kamu sungguh hebat. Wati nggak nyangka kamu punya tenaga yang besar. Wati tadi hanya berharap menikmati permainan dengan cepat karena tadi siang pijatanku sudah kuarahkan agar kita bermain dengan cepat”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami tertidur berpelukan dan setelah pagi harinya kami bercinta untuk ketiga kalinya, dan kuakhiri dengan tusukan yang manis, kami saling membersihkan badan dan pulang. Kuantar ia sampai di depan gang rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika beberapa hari kemudian kucari dia di tempat kerjanya, tidak kudapati lagi dirinya. Kata Mbak yang jaga di depan dia pulang kampung dan tidak kembali lagi. Ditawarkan temannya yang lain untuk memijatku, namun aku tidak berminat dan langsung balik kanan, back to Batavia.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-6090025921484421867?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/6090025921484421867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=6090025921484421867' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/6090025921484421867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/6090025921484421867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/namanya-wati.html' title='Namanya Wati'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-129199267482222139</id><published>2008-10-12T06:19:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T06:20:53.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gadis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'>Sekali mendayung dua pulau terlampaui</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kejadian ini juga berawal dari email yang masuk memberikan komentar atas kisahku yang dimuat. Rambut kemaluannya tipis sekali, bukan karena tidak tumbuh lebat, melainkan Dewi rajin mencukurnya. Dan ketika burungku bersentuhan dengan bibir vagina bagian luarnya, mengalir perasaan sedikit geli karena rambut-rambut kecilnya tajam menusuk sekitar kemaluanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun gesekan itu tidak berhenti sampai disitu, vagina yang sudah basah mempermudah jalan masuk penisku yang sudah keras menembus dinding dalam vagina yang walaupun sudah tidak sempit lagi tetapi masih terasa nikmat untuk dikocok keluar masuk pelan, kencang, pelan, kencang.&lt;br /&gt;“Ogh… ogh..!” suaraku sudah tidak teratur lagi.&lt;br /&gt;Gerakan pinggul Dewi sudah semakin liar dan tidak teratur.&lt;br /&gt;“Mmhh.. mmhh.. yaagghh..!” sepertinya orgasme akan datang, dan Dewi tampak menikmatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak sampai lima menit dari penetrasi, Dewi orgasme, dan aku mempercepat gesekanku agar dapat klimaks juga.&lt;br /&gt;“Yess..!”&lt;br /&gt;Aku sempat kaget ketika spermaku berhamburan, sementara aku belum siap menarik keluar burungku, Dewi berteriak. Dia sengaja menekan pantatku supaya aku tidak dapat menarik keluar burungku, dan spermaku keluar di dalam vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesokan harinya aku datang ke tempat Santi, dan tanpa basa-basi setelah mengobrol seperlunya, kami ke kamar atas dan melucuti pakaian kami masing-masing hingga tidak ada satu pun yang tersisa. Seperti biasa, Santi pintar sekali memainkan lidahnya baik itu di mulutku, juga di kemaluanku. Sementara aku meraba-raba rambut kemaluannya yang lebat dan lurus. Vaginanya rapat dalam satu garis masih kering. Desah nafas kecil kami berdua membuat gerakan tanganku semakin aktif membuka dan mencari klitorisnya, sementara Santi mengajakku berlutut. Aku sudah paham dengan posisi yang diinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Burungku sudah dikulumnya, sementara lidahku juga sudah berhasil membuat vagina Santi mulai mengeluarkan cairan. Baunya agak berbeda dibanding Dewi, Santi lebih harum. Hisapan mulut Santi yang kuat dan dalam membuat burungku keras sekali dan kadang terasa sakit, namun anehnya Santi pandai mengatur irama, sehingga aku tidak keburu keluar. Dia sudah cukup mengerti daripada permainan usai dan dia belum apa-apa, lebih baik mengalah. Begitulah yang kualami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namanya Dewi, umur 37 tahun keturunan indo, tetapi sekilas tidak akan nampak karena rambutnya hitam lebat sebahu. Tinggi rata-rata wanita Indonesia 160 cm, payudara tidak terlalu besar, 32 cup B, kulitnya kuning langsat tetapi tidak terlalu mulus karena katanya waktu kecil nakal, sehingga sering jatuh dari sepeda. Hanya satu yang menunjukkan dia wanita blesteran, yaitu matanya yang biru laut. Semula aku juga mengira itu pun karena dia menggunakan kontak lens, tetapi ternyata mata indah itu memang asli dari sananya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Percintaanku berawal dari sebuah pesta pernikahan teman istriku. Istriku? Ya, cerita kali ini aku sudah beristri. Bagi pembaca yang mengikuti ceritaku, 6 kisah sebelumnya memang aku belum beristri. Namun kini, meskipun aku sudah memiliki istri yang cantik, tetapi penyakitku untuk bercinta dengan wanita lain belum hilang, walaupun frekuensinya jauh kukurangi. Dan kisah ini adalah perselingkuhanku pertama sejak aku beristri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di pesta itu, tentu saja kami bertemu dengan banyak teman istriku. Seperti reuni begitulah gambarannya. Dan dari sekian banyak tamu, aku diperkenalkan dengan Santi, teman istriku waktu kelas dua SMA dulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Santi, gadis biasa saja dan masih single (saat itu berumur 26 tahun). Biarpun begitu, tubuhnya sangat ideal dan proporsional. Benar dugaanku, Santi adalah seorang peragawati semi professional. Berbeda dengan model, memang peragawati lebih mengandalkan bentuk tubuh dibanding wajah yang cantik. Namun demikian, dapat dikatakan Santi memiliki wajah yang khas.., ya khas perpaduan antara Jawa dan Itali. Betul. Santi gadis peranakan bapak Italia dan ibu Jawa Tengah. Kami bertiga cepat akrab, dan sebelum berpisah, masing-masing meninggalkan alamat dan nomor telpon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empat hari kemudian, Santi menelpon istriku. Kami diundang ulangtahun Santi yang ke 26 di rumahnya, dan hanya dihadiri kerabat dekat dan sanak saudara. Entah kenapa, kami juga ikut diundang, padahal istriku bukan termasuk teman dekatnya, bahkan saat SMA pun bukan termasuk kelompok bermainnya. Mungkin karena saat di pernikahan tempo hari kami termasuk yang akrab dan menemani Santi hingga acara usai, sehingga dia merasa tidak sendiri saat itu. Modal yang cukup untuk menjalin persahabatan baru, begitu mungkin pikiran Santi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di pesta ulangtahun itulah, kami diperkenalkan dengan Dewi, kakak perempuan tertua Santi. Karena Santi sibuk menemani sanak saudara, maka kami ditemani Dewi. Sendirian? Ya.., ternyata Dewi datang sendiri saja, karena dia telah bercerai dengan suaminya dua tahun yang lalu. Mantan suaminya adalah orang asing yang bekerja di perusahaan asing, ketika kontrak kerjanya habis, dia kembali ke negeri asalnya, karena terjadi ketidakcocokan, mereka bercerai dan dua anaknya yang masih kecil ikut mantan suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana aku bisa tahu itu semua? Bukanlah hal yang sulit buatku untuk berbincang-bincang dan menggiring ke kehidupan keluarga, di acara pesta sekalipun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Entah karena kami betah ngobrol atau mungkin karena pestanya tidak lama. Akhirnya tinggal kami berenam di rumah itu, Santi dan Dewi, kami berdua, dan kedua orangtua mereka. Tetapi hanya 15 menit saja orangtua Santi menemani kami, lantas undur diri dalam diskusi kami. Tinggalah kami berempat mengobrol hingga larut malam. Karena obrolan mengarah kepada kisah-kisah SMA dulu, maka aku dan Dewi mencari topik yang lain, karena memang aku tidak satu SMA dengan istriku, dan Dewi meskipun di SMA yang sama dengan mereka tetapi jaraknya jauh di atas, sehingga juga tidak mengerti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari perbincangan dua kutub, akhirnya benar-benar menjadi dua tempat diskusi yang terpisah. Kami mengobrol di halaman depan, sementara Santi dan istriku ngobrol di ruang tengah sambil membuka-buka foto mereka masa SMA dulu. Sementara kami? Dewi lebih banyak ngobrol masalah kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak mencoba cari suami lagi Mbak..?” tanyaku dalam obrolan kami.&lt;br /&gt;“Ingin sih.., tapi masih trauma Dik Sakti.”&lt;br /&gt;“Dua tahun menjanda kan cukup toh Mbak..?”&lt;br /&gt;“Betul.., tapi tujuh tahun pernikahan yang kami jalani lebih membekas tuh..!”&lt;br /&gt;“Trus ngapain dong kalau malam minggu..? Tidak mungkin di rumah aja kan..? Dan juga tidak mungkin jalan-jalan terus kan..?”&lt;br /&gt;“Oh.., biasanya malam minggu aku sibukkan dengan main internet di rumah.”&lt;br /&gt;“Wah, berarti tahu situs-situs porno dong..! Ha.. ha..!”&lt;br /&gt;“Ih ngaco deh Dik Sakti ngomongnya, ntar aku bilangin istrinya lho..!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pernah masuk ke 17thn nggak..?”&lt;br /&gt;“Sering..,” jawab Dewi tanpa malu sambil menyebut beberapa cerita yang ada disana. Dan, “Hanya sebatas petting..?”&lt;br /&gt;Betul, salah satu yang terucap dari bibirnya adalah kisah yang berjudul ‘Hanya Sebatas Peting’.&lt;br /&gt;“Kenapa nggak coba menghubungi pengarangnya lewat email Mbak..?” pancingku agar dia mengirim email ke pengarang ‘Hanya Sebatas Peting’, ya.., agar dia mengirim ke emailku, karena aku lah pengarang kisah ‘Hanya Sebatas Peting’ tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua hari kemudian, dugaanku tepat, ada email masuk ke alamatku dan ingin berkenalan lebih jauh setelah membaca kisah ‘Hanya Sebatas Peting’. Aku tahu itu pasti Dewi. Ya, segera kubalas dengan memberikan no. HP-ku (kebetulan Dewi tidak tahu no. HP-ku). Alangkah terkejutnya Dewi ketika menelponku dan mengajak berhubungan seks, ternyata itu adalah aku, suami dari teman adiknya. Dan aku pun lebih terkejut lagi, dia ternyata bukan Dewi, tetapi Santi teman istriku. Santi dan Dewi menggunakan email yang sama dan sama-sama hobby membaca 17thn, dan rupanya Dewi menyuruh Santi mengirim email dan menelponnya. Aku terpaksa memohon untuk menutup rahasia ini dari istriku, dan sebagai balasannya kami bertiga akan bercinta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami janjian di rumah Dewi, mula-mula kami bermain kartu, akhirnya Santi menawarkan strip poker. Cukup beruntung, setengah jam Santi dan Dewi dapat kukalahkan, dan seluruhnya berhasil kulucuti pakaiannya, sementara aku baru sebatas telanjang dada saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permainan kami hentikan, dan aku memulai meraba tubuh Santi yang memang lebih seksi dibanding kakaknya Dewi. Meskipun belum menikah, tetapi sepertinya Santi sudah cukup pengalaman dengan pemanasan yang kumainkan. Terbukti, Santi mampu mengimbangi ciumanku, bahkan dalam posisi 69 sekalipun, Santi mampu memainkan burungku di rongga mulutnya cukup lama dan memainkan lidahnya di dalam sana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rambut kemaluannya lebih lebat dari Dewi dan lebih mengundang nafsu. Aku mencari klitorisnya dengan lidahku. Ketika kusentuh, terasa getaran reaksi dari Santi. Dapat dikatakan inilah foreplay terlama yang pernah kumainkan. Hanya dengan mengulum burungku, aku klimaks dan mengeluarkan sperma yang langsung ditelannya, setelah itu dijilatinya burungku hingga bersih, terus dan terus permainan tidak berhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meskipun burungku sudah mengecil karena orgasme, Santi tidak berhenti memainkan burungku di dalam mulutnya, sementara aku sudah kewalahan melayaninya, lidahku sampai pegal memainkan bibir vagina dan klitorisnya. Kulumanku kuhentikan dan kuganti dengan memainkan jemariku di lubang vaginanya yang basah. Dua jari sudah kumasukkan ke dalam lubang vaginanya yang hangat, dan Santi berhasil membangunkan burungku kembali setelah terkulai sekitar sepuluh menit. Dan Santi belum menyelesaikan permainannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Luar biasa! Telurku dimainkan dengan sentuhan lidahnya yang halus, merambat pelan bibirnya menyentuh burungku, dan dilumurinya seluruh permukaan burungku dengan jilatannya yang sedari tadi terasa hangat. Aku tidak mau keluar untuk yang kedua kalinya. 45 menit hanya untuk oral, aku segera berbalik badan dan mempersilakan Santi memegang burungku yang sudah keras, dibimbingnya dan diarahkan ke lubang vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ooougghhh… my god..!” desahku.&lt;br /&gt;Masuk sudah seluruh penisku di lubang kenikmatan Santi, posisiku di bawah dan Santi di atas. Sambil menghentak-hentakkan pantatnya naik turun memompa dan menjepit burungku, rupanya Santi lebih pengalaman dari yang kubayangkan. Kemana Dewi? Dia masih sabar menunggu gilirannya, tetapi aku sudah tidak kuat, daripada dia kecewa nantinya maka kuajak dia mengangkangiku tepat di atas kepalaku. Aku jilat veginanya semampuku, karena aku sudah tidak konsentrasi dan sulit bernafas karena permainan Santi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untunglah Dewi lebih mudah terangsang dari yang kuduga. Cukup lima menit vaginanya sudah basah terasa asin dan anyir, tidak seharum Santi. Aku semakin sulit bernafas karena goyangan Santi semakin cepat dan dalam menekan burungku. Sepertinya aku sudah mau dapat, dan Santi masih asyik dengan gerakannya. Maka dengan refleks kutarik batang kemaluanku dan Dewi kurebahkan di bawah. Burungku mengarah ke lubang vagina Dewi yang jauh lebih basah dari Santi, sementara tiga jariku kumasukkan ke vagina Santi menggantikan tugas burungku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tidak mau keluar sebelum Santi dapat, dan pasti aku kelelahan sebelum Dewi kulayani. Untunglah Santi dapat mengerti, dan tetap menikmati jemariku di dalam vaginanya. Dan Dewi sudah terengah-engah dengan gerakanku keluar masuk vaginanya yang lebih kecil dibanding Santi, walaupun tidak serapat Santi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teriakan yang tertahan menandakan Dewi mendapatkan kepuasan, untunglah tugasku sudah selesai dengan Dewi, sehingga aku dapat melanjutkan dengan Santi dan spermaku keluar untuk kedua kalinya tidak lama setelah kumasukkan ke dalam vagina Santi. Mudah-mudahan Santi pun puas, karena aku tidak melihat gejala dia orgasme meskipun kudengar dia teriak saat spermaku menyembur di vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badanku terasa lemas bercinta dengan dua perempuan sekaligus, untunglah Dewi tidak sehebat Santi. Maka sejak saat itu, aku tidak mau lagi bercinta sekaligus, aku baru mau kalau hanya satu-satu, dan aku lebih banyak bercinta dengan Santi karena selain lebih seksi, lebih bergairah dan yang terpenting aku dapat orgasme minimal dua kali. Pernah aku bertanya terus terang dengannya, apa Santi juga orgasme ketika bercinta denganku. Jawabannya kadang-kadang, tapi dia mengakui suka karena kebutuhannya terlampiaskan. Dan ketika tidak orgasme, dia selalu melanjutkan sendiri dengan ‘dildo’-nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua bulan hubungan kami bertiga berjalan hingga Santi meneruskan studinya ke Jerman memperdalam bidang Information Technology, dan Dewi masih tetap sendiri, hanya saja saat ini ada lelaki yang sedang dekat dengannya dan sepertinya dia mencoba untuk serius. Sementara aku masih tetap menjawab email yang masuk terutama wanita, tetapi kebanyakan mereka tidak ada yang seberani Santi dan Dewi untuk berlanjut lebih dari sekedar berkirim email.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga suatu saat ada email yang kukira junk email dari luar negeri, dan ketika kubuka, Santi..!&lt;br /&gt;“Hey… gue seneng disini. Gue bisa orgasme terus setiap berhubungan dengan temen-temen gue yang orang bule. Ha… ha… burungnya besar-besar lho.., dan penuh di mulut gue… ha… ha…” isi emailnya.&lt;br /&gt;Sialan.., aku kesal tetapi tersenyum juga melihat isi emailnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-129199267482222139?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/129199267482222139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=129199267482222139' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/129199267482222139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/129199267482222139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/sekali-mendayung-dua-pulau-terlampaui.html' title='Sekali mendayung dua pulau terlampaui'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-8974760054142052607</id><published>2008-10-12T06:17:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T06:19:09.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Om om'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'>Birahi perawat</title><content type='html'>&lt;p&gt;Hari ini adalah hari pertamaku tinggal di kota Bandung. Karena tugas kantorku, aku terpaksa tinggal di Bandung selama 5 hari dan weekend di Jakarta. Di kota kembang ini, aku menyewa kamar di rumah temanku. Menurutnya, rumah itu hanya ditinggali oleh Ayahnya yang sudah pikun, seorang perawat, dan seorang pembantu. “Rumah yang asri” gumamku dalam hati. Halaman yang hijau, penuh tanaman dan bunga yang segar dikombinasikan dengan kolam ikan berbentuk oval. Aku mengetuk pintu rumah tersebut beberapa kali sampai pintu dibukakan. Sesosok tubuh semampai berbaju serba putih menyambutku dengan senyum manisnya.&lt;br /&gt;“Pak Rafi ya..”.&lt;br /&gt;“Ya.., saya temannya Mas Anto yang akan menyewa kamar di sini. Lho, kamu kan pernah kerja di tetanggaku?”, jawabku surprise. Perawat ini memang pernah bekerja pada tetanggaku di Bintaro sebagai baby sitter.&lt;br /&gt;“Iya…, saya dulu pengasuhnya Aurelia. Saya keluar dari sana karena ada rencana untuk kimpoi lagi. Saya kan dulu janda pak.., tapi mungkin belum jodo.., ee dianya pergi sama orang lain.., ya sudah, akhirnya saya kerja di sini..”, Mataku memandangi sekujur tubuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tati (nama si perawat itu) secara fisik memang tidak pantas menjadi seorang perawat. Kulitnya putih mulus, wajahnya manis, rambutnya hitam sebahu, buah dadanya sedang menantang, dan kakinya panjang semampai. Kedua matanya yang bundar memandang langsung mataku, seakan ingin mengatakan sesuatu.&lt;br /&gt;Aku tergagap dan berkata, “Ee.., Mbak Tati, Bapak ada?”.&lt;br /&gt;“Bapak sedang tidur. Tapi Mas Anto sudah nitip sama saya. Mari saya antarkan ke kamar..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tati menunjukkan kamar yang sudah disediakan untukku. Kamar yang luas, ber-AC, tempat tidur besar, kamar mandi sendiri, dan sebuah meja kerja. Aku meletakkan koporku di lantai sambil melihat berkeliling, sementara Tati merunduk merapikan sprei ranjangku. Tanpa sengaja aku melirik Tati yang sedang menunduk. Dari balik baju putihnya yang kebetulan berdada rendah, terlihat dua buah dadanya yang ranum bergayut di hadapanku. Ujung buah dada yang berwarna putih itu ditutup oleh BH berwarna pink. Darahku terkesiap. Ahh…, perawat cantik, janda, di rumah yang relatif kosong.Sadar melihat aku terkesima akan keelokan buah dadanya, dengan tersipu-sipu Tati menghalangi pemandangan indah itu dengan tangannya.&lt;br /&gt;“Semuanya sudah beres Pak…, silakan beristirahat..”.&lt;br /&gt;“Ee…, ya.., terima kasih”, jawabku seperti baru saja terlepas dari lamunan panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sore itu aku berkenalan dengan ayah Anto yang sudah pikun itu. Ia tinggal sendiri di rumah itu setelah ditinggalkan oleh istrinya 5 tahun yang lalu. Selama beramah-tamah dengan sang Bapak, mataku tak lepas memandangi Tati. Sore itu ia menggunakan daster tipis yang dikombinasikan dengan celana kulot yang juga tipis. Buah dadanya nampak semakin menyembul dengan dandanan seperti itu. Di rumah itu ada seorang pembantu berumur sekitar 17 tahun. Mukanya manis, walaupun tidak secantik Tati. Badannya bongsor dan motok. Ani namanya. Ia yang sehari-hari menyediakan makan untukku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari demi hari berlalu. Karena kepiawaianku dalam bergaul, aku sudah sangat akrab dengan orang-orang di rumah itu. Bahkan Ani sudah biasa mengurutku dan Tati sudah berani untuk ngobrol di kamarku. Bagi janda muda itu, aku sudah merupakan tempat mencurahkan isi hatinya. Begitu mudah keakraban itu terjadi hingga kadang-kadang Tati merasa tidak perlu mengetuk pintu sebelum masuk ke kamarku. Sampai suatu malam, ketika itu hujan turun dengan lebatnya. Aku, karena sedang suntuk memasang VCD porno kesukaanku di laptopku. Tengah asyik-asyiknya aku menonton tanpa sadar aku menoleh ke arah pintu, astaga…, Tati tengah berdiri di sana sambil juga ikut menonton. Rupanya aku lupa menutup pintu, dan ia tertarik akan suara-suara erotis yang dikeluarkan oleh film produksi Vivid interactive itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika sadar bahwa aku mengetahui kehadirannya, Tati tersipu dan berlari ke luar kamar.&lt;br /&gt;“Mbak Tati..”, panggilku seraya mengejarnya ke luar. Kuraih tangannya dan kutarik kembali ke kamarku.&lt;br /&gt;“Mbak Tati…, mau nonton bareng? Ngga apa-apa kok..”.&lt;br /&gt;“Ah, ngga Pak…, malu aku..”, katanya sambil melengos.&lt;br /&gt;“Lho.., kok malu.., kayak sama siapa saja.., kamu itu.., wong kamu sudah cerita banyak tentang diri kamu dan keluarga.., dari yang jelek sampai yang bagus.., masak masih ngomong malu sama aku?”, Kataku seraya menariknya ke arah ranjangku.&lt;br /&gt;“Yuk kita nonton bareng yuk..”, Aku mendudukkan Tati di ranjangku dan pintu kamarku kukunci.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan santai aku duduk di samping Tati sambil mengeraskan suara laptopku. Adegan-adegan erotis yang diperlihatkan ke 2 bintang porno itu memang menakjubkan. Mereka bergumul dengan buas dan saling menghisap. Aku melirik Tati yang sedari tadi takjub memandangi adegan-adegan panas tersebut. Terlihat ia berkali-kali menelan ludah. Nafasnya mulai memburu, dan buah dadanya terlihat naik turun. Aku memberanikan diri untuk memegang tangannya yang putih mulus itu. Tati tampak sedikit kaget, namun ia membiarkan tanganku membelai telapak tangannya. Terasa benar bahwa telapak tangan Tati basah oleh keringat. Aku membelai-belai tangannya seraya perlahan-lahan mulai mengusap pergelangan tangannya dan terus merayap ke arah ketiaknya. Tati nampak pasrah saja ketika aku memberanikan diri melingkarkan tanganku ke bahunya sambil membelai mesra bahunya. Namun ia belum berani untuk menatap mataku. Sambil memeluk bahunya, tangan kananku kumasukkan ke dalam daster melalui lubang lehernya. Tanganku mulai merasakan montoknya pangkal buah dada Tati. Kubelai-belai seraya sesekali kutekan daging empuk yang menggunung di dada bagian kanannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika kulihat tak ada reaksi dari Tati, secepat kilat kusisipkan tangganku ke dalam BH-nya…, kuangkat cup BH-nya dan kugenggam buah dada ranum si janda muda itu.&lt;br /&gt;“Ohh.., Pak…, jangan..”, Bisiknya dengan serak seraya menoleh ke arahku dan mencoba menolak dengan menahan pergelangan tangan kananku dengan tangannya.&lt;br /&gt;“Sshh…, ngga apa-apa Mbak…, ngga apa-apa..”.&lt;br /&gt;“Nanti ketauanhh..”.&lt;br /&gt;“Nggaa…, jangan takut..”, Kataku seraya dengan sigap memegang ujung puting buah dada Tati dengan ibu jari dan telunjukku, lalu kupelintir-pelintir ke kiri dan kanan.&lt;br /&gt;“Ooh.., hh.., Pak.., Ouh.., jj.., jjanganhh.., ouh..”, Tati mulai merintih-rintih sambil memejamkan matanya. Pegangan tangannya mulai mengendor di pergelangan tanganku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itu juga, kusambar bibirnya yang sedari tadi sudah terbuka karena merintih-rintih.&lt;br /&gt;“Ouhh.., mmff.., cuphh.., mpffhh..”, Dengan nafas tersengal-sengal Tati mulai membalas ciumanku. Kucoba mengulum lidahnya yang mungil, ketika kurasakan ia mulai membalas sedotanku. Bahkan ia kini mencoba menyedot lidahku ke dalam mulutnya seakan ingin menelannya bulat-bulat. Tangannya kini sudah tidak menahan pergelanganku lagi, namun kedua-duanya sudah melingkari leherku. Malahan tangan kanannya digunakannya untuk menekan belakang kepalaku sehingga ciuman kami berdua semakin lengket dan bergairah. Momentum ini tak kusia-siakan. Sementara Tati melingkarkan kedua tangannya di leherku, akupun melingkarkan kedua tanganku di pinggangnya. Aku melepaskan bibirku dari kulumannya, dan aku mulai menciumi leher putih Tati dengan buas. “aahh..Ouhh..” Tati menggelinjang kegelian dan tanganku mulai menyingkap daster di bagian pinggangnya. Kedua tanganku merayap cepat ke arah tali BH-nya dan, “tasss..” terlepaslah BH-nya dan dengan sigap kualihkan kedua tanganku ke dadanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itulah lurasakan betapa kencang dan ketatnya kedua buah dada Tati. Kenikmatan meremas-remas dan mempermainkan putingnya itu terasa betul sampai ke ujung sarafku. Penisku yang sedari tadi sudah menegang terasa semakin tegang dan keras. Rintihan-rintihan Tati mulai berubah menjadi jeritan-jeritan kecil terutama saat kuremas buah dadanya dengan keras. Tati sekarang lebih mengambil inisiatif. Dengan nafasnya yang sudah sangat terengah-engah, ia mulai menciumi leher dan mukaku. Ia bahkan mulai berani menjilati dan menggigit daun telingaku ketika tangan kananku mulai merayap ke arah selangkangannya. Dengan cepat aku menyelipkan jari-jariku ke dalam kulotnya melalui perut, langsung ke dalam celana dalamnya. Walaupun kami berdua masih dalam keadaan duduk berpelukan di atas ranjang, posisi paha Tati saat itu sudah dalam keadaan mengangkang seakan memberi jalan bagi jari-jemariku untuk secepatnya mempermainkan kemaluannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hujan semakin deras saja mengguyur kota Bandung. Sesekali terdengar suara guntur bersahutan. Namun cuaca dingin tersebut sama sekali tidak mengurangi gairah kami berdua di saat itu. Gairah seorang lajang yang memiliki libido yang sangat tinggi dan seorang janda muda yang sudah lama sekali tidak menikmati sentuhan lelaki. Tati mengeratkan pelukannya di leherku ketika jemariku menyentuh bulu-bulu lebat di ujung vaginanya. Ia menghentikan ciumannya di kupingku dan terdiam sambil terus memejamkan matanya. Tubuhnya terasa menegang ketika jari tengahku mulai menyentuh vaginanya yang sudah terasa basah dan berlendir itu. Aku mulai mempermainkan vagina itu dan membelainya ke atas dan ke bawah. “Ouuhh Pak.., ouhh.., aahh.., g..g.ggelliiihhâ€¦”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tati sudah tidak bisa berkata-kata lagi selain merintih penuh nafsu ketika clitorisnya kutemukan dan kupermainkan. Seluruh badan Tati bergetar dan bergelinjang. Ia nampak sudah tak dapat mengendalikan dirinya lagi. Jeritan-jeritannya mulai terdengar keras. Sempat juga aku kawatir dibuatnya. Jangan-jangan seisi rumah mendengar apa yang tengah kami lakukan. Namun kerasnya suara hujan dan geledek di luar rumah menenangkanku. Benda kecil sebesar kacang itu terasa nikmat di ujung jari tengahku ketika aku memutar-mutarnya. Sambil mempermainkan clitorisnya, aku mulai menundukkan kepalaku dan menciumi buah dadanya yang masih tertutupi oleh daster.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seolah mengerti, Tati menyingkapkan dasternya ke atas, sehingga dengan jelas aku bisa melihat buah dadanya yang ranum, kenyal dan berwarna putih mulus itu bergantung di hadapanku. Karena nafsuku sudah memuncak, dengan buas kusedot dan kuhisap buah dada yang berputing merah jambu itu. Putingnya terasa keras di dalam mulutku menandakan nafsu janda muda itupun sudah sampai di puncak. Tati mulai menjerit-jerit tidak karuan sambil menjambak rambutku. Sejenak kuhentikan hisapanku dan bertanya, “Enak Mbak?”. Sebagai jawabannya, Tati membenamkan kembali kepalaku ke dalam ranumnya buah dadanya. Jari tengahku yang masih mempermainkan clitorisnya kini kuarahkan ke lubang vagina Tati yang sudah menganga karena basah dan posisi pahanya yang mengangkang. Dengan pelan tapi pasti kubenamkan jari tengahku itu ke dalamnya dan, “Auuhh.., P.Paak.., hh”. Tati menjerit dan menaikkan kedua kakinya ke atas ranjang. “Terrusshh.., auhh..”. Kugerakkan jariku keluar masuk di vaginanya dan Tati menggoyangkan pingggulnya mengikuti irama keluar masuknya jemariku itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku menghentikan ciumanku di buah dada Tati dan mulai mengecup bibir ranum janda itu. Matanya tak lagi terpejam, tapi memandang sayu ke mataku seakan berharap kenikmatan yang ia rasakan ini jangan pernah berakhir. Tangan kiriku yang masih bebas, membimbing tangan kanan Tati ke balik celana pendekku. Ketika tangannya menyentuh penisku yang sudah sangat keras dan besar itu, terlihat ia agak terbelalak karena belum pernah melihat bentuk yang panjang dan besar seperti itu. Tati meremas penisku dan mulai mengocoknya naik turun naik turun.., kocokan yang nikmat yang membuatku tanpa sadar melenguh, “Ahh.., Mbaak.., enaknya.., terusin..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itu kami berdua berada pada puncaknya nafsu. Aku yakin bahwa Mbak Tati sudah ingin secepatnya memasukkan penisku ke dalam vaginanya. Ia tidak mengatakannya secara langsung, namun dari tingkahnya menarik penisku dan mendekatkannya ke vaginanya sudah merupakan pertanda. Namun, di detik-detik yang paling menggairahkan itu terdegar suara si Bapak tua berteriak, “Tatiii…, Tatiii..”. Kami berdua tersentak. Kukeluarkan jemariku dari vaginanya, Tati melepaskan kocokannya dan ia membenahi pakaian dan rambutnya yang berantakan. Sambil mengancingkan kembali BH-nya ia keluar dari kamarku menuju kamar Bapak tua itu. Sialan!, kepalaku terasa pening. Begitulah penyakitku kalau libidoku tak tersalurkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa saat lamanya aku menanti siapa tahu janda muda itu akan kembali ke kamarku. Tapi nampaknya ia sibuk mengurus orang tua pikun itu, sampai aku tertidur. Entah berapa lama aku terlelap, tiba-tiba aku merasa napasku sesak. Dadaku serasa tertindih suatu beban yang berat. Aku terbangun dan membuka mataku. Aku terbelalak, karena tampak sesosok tubuh putih mulus telanjang bulat menindih tubuhku.&lt;br /&gt;“Mbak Tati?”, Tanyaku tergagap karena masih mengagumi keindahan tubuh mulus yang berada di atas tubuhku. Lekukan pinggulnya terlihat landai, dan perutnya terasa masih kencang. Buah dadanya yang lancip dan montok itu menindih dadaku yang masih terbalut piyama itu. Seketika, rasa kantukku hilang. Mbak Tati tersenyum simpul ketika tangannya memegang celanaku dan merasakan betapa penisku sudah kembali menegang.&lt;br /&gt;“Kita tuntaskan ya Mbak?”, Kataku sambil menyambut kuluman lidahnya. Sambil dalam posisi tertindih aku menanggalkan seluruh baju dan celanaku. Kegairahan yang sempat terputus itu, mendadak kembali lagi dan terasa bahkan lebih menggila. Kami berdua yang sudah dalam keadaan bugil saling meraba, meremas, mencium, merintih dengan keganasan yang luar biasa. Mbak Tati sudah tidak malu-malu lagi menggoyangkan pinggulnya di atas penisku sehingga bergesekan dengan vaginanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lebih dari 5 menit, aku merasakan bahwa nafsu syahwat kami sudah kembali berada dipuncak. Aku tak ingin kehilangan momen lagi. Kubalikkan tubuh Tati, dan kutindih sehingga keempukan buah dadanya terasa benar menempel di dadaku. Perutku menggesek nikmat perutnya yang kencang, dan penisku yang sudah sangat menegang itu bergesekan dengan vaginanya.&lt;br /&gt;“Mbak.., buka kakinya.., sekarang kamu akan merasakan sorganya dunia Mbak..”, bisikku sambil mengangkangkan kedua pahanya. Sambil tersengal-sengal Tati membuka pahanya selebar-lebarnya. Ia tersenyum manis dengan mata sayunya yang penuh harap itu.&lt;br /&gt;“Ayo Pak.., masukkan sekarangâ€¦”, Aku menempelkan kepala penisku yang besar itu di mulut vagina Tati. Perlahan-lahan aku memasukkannya ke dalam, semakin dalam, semakin dalam dan, “aa.., Aooohh.., paakhâ€¦.., aahh..”, rintihnya sambil membelalakkan matanya ketika hampir seluruh penisku kubenamkan ke dalam vaginanya. Setelah itu, “Blesssâ€¦”, dengan sentakan yang kuat kubenamkan habis penisku diiringi jeritan erotisnya, “Ahh.., besarnyah.., ennnakk ppaak..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mulai memompakan penisku keluar masuk, keluar masuk. Gerakanku makin cepat dan cepat. Semakin cepat gerakanku, semakin keras jeritan Tati terdengar di kamarku. Pinggul janda muda itu pun berputar-putar dengan cepat mengikuti irama pompaanku. Kadang-kadang pinggulnya sampai terangkat-angkat untuk mengimbangi kecepatan naik turunnya pinggulku. Buah dadanya yang terlihat bulat dalam keadaan berbaring itu bergetar dan bergoyang ke sana ke mari. Sungguh menggairahkan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba aku merasakan pelukannya semakin mengeras. Terasa kuku-kukunya menancap di punggungku. Otot-ototnya mulai menegang. Nafas perempuan itu juga semakin cepat. Tiba-tiba tubuhnya mengejang, mulutnya terbuka, matanya terpejam,dan alisnya merengut “aahh..”. Tati menjerit panjang seraya menjambak rambutku, dan penisku yang masih bergerak masuk keluar itu terasa disiram oleh suatu cairan hangat. Dari wajahnya yang menyeringai, tampak janda muda itu tengah menghayati orgasmenya yang mungkin sudah lama tidak pernah ia alami itu. Aku tidak mengendurkan goyangan pinggulku, karena aku sedang berada di puncak kenikmatanku.&lt;br /&gt;“Mbak.., goyang terus Mbak.., aku juga mau keluar..”. Tati kembali menggoyang pinggulnya dengan cepat dan beberapa detik kemudian, seluruh tubuhku menegang.&lt;br /&gt;“Keluarkan di dalam saja pak”, bisik Tati, “Aku masih pakai IUD”. Begitu Tati selesai berbisik, aku melenguh.&lt;br /&gt;“Mbak.., aku keluar.., aku keluarrâ€¦., aahh..”, dan…, “Crat.., crat.., craat”, kubenamkan penisku dalam-dalam di vagina perempuan itu. Seakan mengerti, Tati mengangkat pinggulnya tinggi-tinggi sehingga puncak kenikmatan ini terasa benar hingga ke tulang sumsumku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami berdua terkulai lemas sambil memejamkan mata. Pikiran kami melayang-layang entah ke mana. Tubuhku masih menindih tubuh montok Tati. Kami berdua masih saling berpelukan dan akupun membayangkan hari-hari penuh kenikmatan yang akan kualami sesudah itu di Bandung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak kejadian malam itu, kesibukan di kantorku yang luar biasa membuatku sering pulang larut malam. Kepenatanku selalu membuatku langsung tertidur lelap. Kesibukan ini bahkan membuat aku jarang bisa berkomunikasi dengan Tati. Walaupun begitu, sering juga aku mempergunakan waktu makan siangku untuk mampir ke rumah dengan maksud untuk melakukan seks during lunch. Sayang, di waktu tersebut ternyata Ayah Anto senantiasa dalam keadaan bangun sehingga niatku tak pernah kesampaian. Namun suatu hari aku cukup beruntung walaupun orang tua itu tidak tidur. Aku mendapat apa yang kuinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ceritanya sebagai berikut: Tati diminta oleh Ayah Anto untuk mengambil sesuatu di kamarnya. Melihat peluang itu, aku diam-diam mengikutinya dari belakang. Kamar ayah Anto memang tidak terlihat dari tempat di mana orang tua itu biasa duduk. Sesampainya di kamar kuraih pinggang semampai perawat itu dari belakang. Tati terkejut dan tertawa kecil ketika sadar siapa yang memeluknya dan tanpa basa-basi langsung menyambut ciumanku dengan bibirnya yang mungil itu sambil dengan buas mengulum lidahku. Ia memang sudah tidak malu-malu lagi seperti awal pertemuan kami. Janda cantik itu sudah menunjukkan karakternya sebagai seorang pecinta sejati yang tanpa malu-malu lagi menunjukkan kebuasan gairahnya. Kadang aku tidak mengerti, kenapa suaminya tega meninggalkannya. Namun analisaku mengatakan, suaminya tak mampu mengimbangi gejolak gairah Tati di atas ranjang dan untuk menutupi rasa malu yang terus menerus terpaksa ia meninggalkan perempuan muda itu untuk hidup bersama dengan perempuan lain yang lebih ‘low profile’. Aku memang belum sempat menanyakan pada Tati bagaimana ia menyalurkan kebutuhan biologisnya di saat menjanda. Aku berpikir, bawa masturbasi adalah jalan satu-satunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami berdua masih saling berciuman dengan ganas ketika dengan sigap aku menyelipkan tanganku ke balik baju perawatnya yang putih itu. Sungguh terkejut ketika aku sadar bahwa ia sama sekali tidak memakai BH sehingga dengan mudahnya kuremas buah dada kanannya yang ranum itu.&lt;br /&gt;“Kok ngga pakai BH Mbak..?” Sambil menggelinjang dan mendesah, ia menjawab sambil tersenyum nakal.&lt;br /&gt;“Supaya gampang diremas sama kamu..”. Benar-benar jawaban yang menggemaskan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali kukulum bibir dan lidahnya yang menggairahkan itu sambil dengan cepat kubuka kancing bajunya yang pertama, kedua, dan ketiga. Lalu tanpa membuang waktu kutundukkan kepalaku, dengan tangan kananku kukeluarkan buah dada kanannya dan kuhisap sedemikian rupa sehingga hampir setengahnya masuk ke dalam mulutku. Tati mulai mengerang kegelian, “Ouhh.., geli Mas.., geliii.., ahh..”. Sejak kejadian malam itu, ia memang membiasakan dirinya untuk memanggilku Mas. Sambil menggelinjang dan merintih, tangan kanan Tati mulai mengelus-elus bagian depan celana kantorku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penisku yang terletak tepat di baliknya terasa semakin menegang dan menegang. Jari-jari lentik perempuan itu berusaha untuk mencari letak kepala penisku untuk kemudian digosok-gosoknya dari luar celana. Sensasi itu membuat nafasku semakin memburu seperti layaknya nafas kuda yang tengah berlari kencang. Seakan tak mau kalah darinya, tangan kiriku berusaha menyingkap rok janda muda itu dan dengan sigap kugosokkan jari-jemariku di celana dalamnya. Tepat diatas vaginanya, celana dalam Tati terasa sudah basah. Sungguh hebat! Hanya dalam beberapa menit saja, ia sudah sedemikian terangsangnya sehingga vaginanya sudah siap untuk dimasuki oleh penisku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa membuang waktu kuturunkan celana dalam tipis yang kali ini berwarna hitam, kudorong tubuh montok perawat itu ke dinding, lalu kuangkat paha kanannya sehingga dengkulnya menempel di pinggangku. Dengan sigap pula kubuka ritsluiting celanaku dan kukeluarkan penisku yang sudah sangat tegang dan besar itu. Tati sudah nampak pasrah. Ia hanya bersender di dinding sambil memejamkan matanya dan memeluk bahuku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tatiii.., mana minyak tawonnya.., kok lama betuulâ€¦”. Suara orang tua itu terdengar dengan keras. Sungguh menjengkelkan. Tati sempat terkejut dan nampak panik ketika kemudian aku berbisik, “Tenang Mbak.., jawab aja.., kita selesaikan dulu ini.., kamu mau kan?” Ia mengangguk seraya tersenyum manis.&lt;br /&gt;“Sebentar Pak..”, teriaknya.&lt;br /&gt;“Minyak tawonnya keselip entah ke mana.., ini lagi dicari kokâ€¦”. Ia tertawa cekikikan, geli mendengar jawaban spontannya sendiri. Namun tawanya itu langsung berubah menjadi jerikan erotis kecil ketika kupukul-pukulkan kepala penisku ke selangkangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlahan-lahan kutempelkan kepala penisku itu di pintu vaginanya. Sambi kuputar-putar kecil kudorong pinggulku perlahan-lahan. Tati ternganga sambil terengah-engah, “aahh.., aahh.., ouhh.., Mas.., besar sekali.., pelan-pelan Mas..pelan-pelanhh..”, dan, “aaâ€¦”. Tati menjerit kecil ketika kumasukkan seluruh penisku ke dalam vaginanya yang becek dan terasa sangat sempit dalam posisi berdiri ini. Aku menyodokkan penisku maju mundur dengan gerakan yang percepatannya meningkat dari waktu ke waktu. Tubuh Tati terguncang-guncang, buah dadanya bergayut ke kiri dan kanan dan jeritannya semakin menjadi-jadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku sudah tak peduli kalau ayah Anton sampai mendengarkan jeritan perempuan itu. Nafsuku sudah naik ke kepala. Janda muda ini memang memiliki daya pikat seks yang luar biasa. Walaupun ia hanya seorang perawat, namun kemulusan dan kemontokan badannya sungguh setara dengan perempuan kota jaman sekarang. Sangat terawat dan nikmat sekali bila digesek-gesekkankan di kulit kita. Gerakan pinggulku semakin cepat dan semakin cepat. Mulutku tak puas-puasnya menciumi dan menghisap puting buah dadanya yang meruncing panjang dan keras itu. Buah dadanya yang kenyal itu hampir seluruhnya dibasahi oleh air liurku. Aku memang sedang nafsu berat. Aku merasakan bahwa sebentar lagi aku akan orgasme dan bersamaan dengan itu juga tubuh Tati menegang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kupercepat gerakan pinggulku dan tiba-tiba, “aahh.., Mas.., Masssâ€¦, aku keluarrr.., aahh”, Jeritnya. Saat itu juga kusodokkan penisku ke dalam vagina janda muda itu sekeras-kerasnya dan, “Craat.., craatt.., craat”.&lt;br /&gt;“Ahh…, Mbaak”, erangku sambil meringis menikmati puncak orgasme kami yang waktunya jatuh bersamaan itu. Kami berpelukan sesaat dan Tati berbisik dengan suara serak.&lt;br /&gt;“Mas.., aku ngga pernah dipuasin laki-laki seperti kamu muasin saya.., kamu hebat..”. Aku tersenyum simpul.&lt;br /&gt;“Mbak., aku masih punya 1001 teknik yang bisa membuat kamu melayang ke surga ke-7.., ngga bosan kan kalo lain waktu aku praktekkan sama kamu?”. Perlahan Tati menurunkan paha kanannya dan mencabut penisku dari vaginanya.&lt;br /&gt;“Bosan? Aku gila apa.., yang beginian ngga akan membuatku bosan.., kalau bisa tiap hari aku mau Mas..”. Benar-benar luar biasa libido perempuan ini. Beruntung aku mempunyai libido yang juga luar biasa besarnya. Sebagai partner seks, kami benar-benar seimbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kejadian siang itu, aku dan Tati seperti pengantin baru saja. Tak ada waktu luang yang tak terlewatkan tanpa nafsu dan birahi. Walaupun demikian, aku tekankan pada Tati, bahwa hubungan antara aku dan dia, hanyalah sebatas hubungan untuk memuaskan nafsu birahi saja. Aku dan dia punya hak untuk berhubungan dengan orang lain. Tati si janda muda yang sudah merasakan kenikmatan seks bebas itu tentu saja menyetujuinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu hari, Tati masuk ke dalam kamarku dan ia berkata, “Mas, aku akan mengambil cuti selama 1 bulan. Aku harus mengurusi masalah tanah warisan di kampungku..”.&lt;br /&gt;“Lha.., kalau Mbak pulang, siapa yang akan mengurusi Bapak?”, tanyaku sambil membayangkan betapa kosongnya hari-hariku selama sebulan ke depan.&lt;br /&gt;“Mas Anto bilang, akan ada adik Bapak yang akan menggantikan aku selama 1 bulan.., namanya Mbak Ine.., dia ngga kimpoi.., umurnya sudah hampir 40 tahun.., orangnya baik kok.., cerewet.., tapi ramah..”. Yah apa boleh buat, aku terpaksa kehilangan seorang teman berhubungan seks yang sangat menggairahkan. Hitung-hitung cuti 1 bulan.., atau kalau berpikir positif.., its time to look for a new partner!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ini adalah hari ke lima setelah kepergian Tati. Mbak Ine, pengganti sementara Tati, ternyata adalah adik ipar ayah Anto. Jadi, adik istri si bapak tua itu. Mbak Ine adalah seorang perempuan Sunda yang ramah. Wajahnya lumayan cantik, kulitnya berwarna hitam manis, badannya agak pendek dan bertubuh montok. Ukuran buah dadanya besar. Jauh lebih besar dari Tati dan senantiasa berdandan agak menor. Wanita yang berumur hampir 40 tahun itu mengaku belum pernah menikah karena merasa bahwa tak ada laki-laki yang bisa cocok dengan sifatnya yang avonturir. Saat ini ia bekerja secara freelance di sebuah stasiun televisi sebagai penulis naskah. Kemampuan bergaulku dan keramahannya membuat kami cepat sekali akrab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagi-lagi, kamarku itu kini menjadi markas curhatnya Mbak Ine.&lt;br /&gt;“Panggil saya teh Ine aja deh..”, katanya suatu kali dengan logat Bandungnya yang kental.&lt;br /&gt;“Kalau gitu panggil saya Rafi aja ya teh.., ngga usah pake pak pak-an segala..”, balasku sambil tertawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baru 5 hari kami bergaul, namun sepertinya kami sudah lama saling mengenal. Kami seperti dua orang yang kasmaran, saling memperhatikan dan saling bersimpati. Persis seperti cinta monyet ketika kita remaja. Saat itu seperti biasa, kami sedang ngobrol santai dari hati ke hati sambil duduk di atas ranjangku. Aku memakai baju kaos dan celana pendek yang ketat sehingga tanpa kusadari tekstur penis dan testisku tercetak dengan jelas. Bila kuperhatikan, beberapa kali tampak teh Ine mencuri-curi melirik selangkanganku yang dengan mudah dilihatnya karena aku duduk bersila. Aku sengaja membiarkan keadaan itu berlangsung. Malah kadang-kadang dengan sengaja aku meluruskan kedua kakiku dengan posisi agak mengangkang sehingga cetakan penisku makin nyata saja di celanaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesekali, ditengah obrolan santai itu, tampak teh Ine melirik selangkanganku yang diikuti dengan nafasnya yang tertahan. Kenapa aku melakukan hal ini? Karena libidoku yang luar biasa, aku jadi tertantang untuk bisa meniduri teh Ine yang aku yakini sudah tak perawan lagi karena sifatnya yang avonturir itu. Dan lagi, dari sifatnya yang ramah, ceria, cerewet dan petualang itu, aku yakin di balik tubuh montok perempuan setengah baya tersimpan potensi libido yang tak kalah besar dengan Tati. Juga, gayanya dalam bergaul yang mudah bersentuhan dan saling memegang lengan sering membuat darahku berdesir. Apalagi kalau aku sedang dalam keadaan libido tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, teh Ine mengenakan daster berwarna putih tipis sehingga tampak kontras dengan warna kulitnya yang hitam manis itu. Belahan buah dadanya yang besar itu menyembul di balik lingkaran leher yang berpotongan rendah di bagian dada. Dasternya sendiri berpola terusan hingga sebatas lutut sehingga ketika duduk, pahanya yang montok itu terlihat dengan jelas. Aku selalu berusaha untuk bisa mengintip sesuatu yang terletak di antara kedua paha teh Ine. Namun karena posisi duduknya yang selalu sopan, aku tak dapat melihat apa-apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan main! Ternyata seorang wanita berusia 40-an masih mempunyai daya tarik sexual yang tinggi. Terus terang, baru kali ini aku berani berfantasi mengenai hubungan seks dengan teh Ine. Sementara ia bercerita tentang masa mudanya, pikiranku malah melayang dan membayangkan tubuh teh Ine sedang duduk di hadapanku tanpa selembar benangpun. Alangkah menggairahkannya. Aku seperti bisa melihat dengan jelas seluruh lekuk tubuhnya yang mulus tanpa cacat. Tanpa sadar, penisku menegang dan cairan madzi di ujungnya pun mulai keluar. Celanaku tampak basah di ujung penisku, dan cetakan penis serta testisku semakin jelas saja tercetak di selangkangan celanaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Membesarnya penisku ternyata tak lepas dari perhatian teh Ine. Tampak jelas terlihat matanya terbelalak melihat ukuran penisku yang membesar dan tercetak jelas di celana pendekku. Obrolan kami mendadak terhenti karena beberapa saat teh Ine masih terpaku pada selangkanganku.&lt;br /&gt;“Kunaon teh..?”, tanyaku memancing.&lt;br /&gt;“Eh.., enteu.., kamu teh mikirin apa sihâ€¦?”, katanya sambil tersenyum simpul.&lt;br /&gt;“Mikirin teh Ine teh.., entah kenapa barusan saya membayangkan teh Ine nggak pakai apa-apa.., aduh indahnya teh..”, tiba-tiba saja jawaban itu meluncur dari mulutku. Aku sendiri terkejut dengan jawabanku yang sangat terus terang itu dan sempat membuatku terpaku memandang wajah teh Ine. Wajah teh Ine tampak memerah mendengar jawabanku itu. Napasnya mendadak memburu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba teh Ine bangkit dari duduknya dan berjalan menuju pintu. Ia menutup pintu kamarku dan menguncinya. Leherku tercekat, dan kurasakan jantungku berdegup semakin kencang. Dengan tersenyum dan sorot mata nakal ia menghampiriku dan duduk tepat di hadapan selangkanganku. Aku memang sedang dalam posisi selonjor dengan kedua kaki mengangkang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Fi, kamu pingin sama teteh..? Hmm?”, Desahnya seraya meraba penis tegangku dari luar celana. Aku menelan ludah sambil mengangguk perlahan dan tersenyum. Entah mengapa, aku jadi gugup sekali melihat wajah teh Ine yang semakin mendekat ke wajahku. Tanpa sadar aku menyandarkan punggungku ke tembok di ujung ranjang dan teh Ine menggeser duduknya mendekatiku sambil tetap menekan dan membelai selangkanganku. Nafas teh Ine yang semakin cepat terasa benar semakin menerpa hidung dan bibirku. Rasa nikmat dari belaian jemari teh Ine di selangkanganku semakin terasa keujung syaraf-syarafku. Napasku mulai memburu dan tanpa sadar mulutku mulai mengeluarkan suara erangan-erangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan lembut teh Ine menempelkan bibirnya di atas bibirku. Ia memulainya dengan mengecup ringan, menggigit bibir bawahku, dan tiba-tiba.., lidahnya memasuki mulutku dan berputar-putar di dalamnya dengan cepat. Langit-langit mulutku serasa geli disapu oleh lidah panjang milik perempuan setengah baya yang sangat menggairahkan itu. Aku mulai membalas ciuman, gigitan, dan kuluman teh Ine. Sambil berciuman, tangan kananku kuletakkan di buah dada kiri teh Ine. Uh.., alangkah besarnya.., walaupun masih ditutupi oleh daster, keempukan dan kekenyalannya sudah sangat terasa di telapak tanganku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan cepat kuremas-remas buah dada teh Ine itu, “Emph.., emph..”, rintihnya sambil terus mengulum lidahku dan menggosok-gosok selangkanganku. Mendadak teh Ine menghentikan ciumannya. Ia menahan tanganku yang tengah meremas buah dadanya dan berkata, “Fi, sekarang kamu diam dulu yah.., biar teteh yang duluan..”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba dengan cepat teh Ine menarik celana pendekku sekalian dengan celana dalamku. Saking cepatnya, penisku yang menegang melejit keluar. Sejenak teh Ine tertegun menatap penisku yang berdiri tegak laksana tugu monas itu. “Gusti Rafi.., ageung pisan..”, bisiknya lirih. Dengan cepat teh Ine menundukkan kepalanya, dan seketika tubuhku terasa dialiri oleh aliran listrik yang mengalir cepat ketika mulut teh Ine hampir menelan seluruh penisku. Terasa ujung penisku itu menyentuh langit-langit belakang mulut teh Ine. Dengan sigap teh Ine memegang penisku sementara lidahnya memelintir bagian bawahnya. Kepala teh Ine naik turun dengan cepat mengiringi pegangan tangannya dan puntiran lidahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku benar-benar merasa melayang di udara ketika teh Ine memperkuat hisapannya. Aku melirik ke arah kaca riasku, dan di sana tampak diriku terduduk mengangkang sementara teh Ine dengan dasternya yang masih saja rapi merunduk di selangkanganku dan kepalanya bergerak naik turun. Suara isapan, jilatan dan kecupan bibir perempuan montok itu terdengar dengan jelas. Kenikmatan ini semakin menjadi-jadi ketika kurasakan teh Ine mulai meremas-remas kedua bola testisku secara bergantian. Perutku serasa mulas dan urat-urat di penisku serasa hendak putus karena tegangnya. Teh Ine tampak semakin buas menghisapi penisku seperti seseorang yang kehausan di padang pasir menemukan air yang segar. Jari-jemarinyapun semakin liar mempermainkan kedua testisku. “Slurrp.., Cuph.., Mphh..”. Suara kecupan-kecupan di penisku semakin keras saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nafsuku sudah naik ke kepala. Aku berontak untuk berusaha meremas kedua buah dada montok dan besar milik wanita lajang berusia setengah baya itu, namun tangan teh Ine dengan kuat menghalangi tubuhku dan iapun semakin gila menghisapi dan menjilati penisku. Aku mulai bergelinjang-gelinjang tak karuan.&lt;br /&gt;“Teh Ine.., teeehâ€¦, gantian dongg.., please.., saya udah ngga kuaatâ€¦, aahh.., sss..”, erangku seakan memohon. Namun permintaanku tak digubrisnya. Kedua tangan dan mulutnya semakin cepat saja mengocok penisku. Terasa seluruh syaraf-syarafku semakin menegang dan menegang, degup jantungku berdetak semakin kencang.. napaskupun makin memburu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oohh…, Teh Ine.., Teh Ineee…, aahhâ€¦.”, Aku berteriak sambil mengangkat pinggulku tinggi-tinggi dan, “Crat.., craat.., craat”, aku memuncratkan spermaku di dalam mulut teh Ine. Dengan sigap pula teh Ine menelan dan menjilati spermaku seperti seorang yang menjilati es krim dengan nikmatnya. Setiap jilatan teh Ine terasa seperti setruman-setruman kecil di penisku. Aku benar-benar menikmati permainan ini.., luar biasa teh Ine, “Enak Fi..? Hmm?”, teh Ine mengangkat kepalanya dari selangkanganku dan menatapku dengan senyum manisnya, tampak di seputar mulutnya banyak menempel bekas-bekas spermaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Fuhh nikmatnya sperma kamu Fi..” Bisiknya mesra seraya menjilat sisa-sisa spermaku di bibirnya.&lt;br /&gt;“Obat awet muda ya teh..”, kataku bercanda.&lt;br /&gt;“Yaa gitulah…, antosan sekedap nya? Biar teteh ambilkan minum buat kamu”. Oh my God.., benar-benar seorang wanita yang penuh pengabdian, dia belum mengalami orgasme apa-apa tapi perhatiannya pada pasangan lelakinya luar biasa besar, sungguh pasangan seks yang ideal! Kenyataan itu saja membuat rasa simpati dan birahiku pada teh Ine kembali bergejolak. Teh Ine kembali dari luar membawa segelas air.&lt;br /&gt;“Minum deh.., biar kamu segeran..”.&lt;br /&gt;“Nuhun teh.., tapi janji ya abis ini giliran saya muasin teteh..”. Aku meneguk habis air dingin buatan teh Ine dan saat itu pula aku merasakan kejantananku kembali. Birahiku kembali bergejolak melihat tubuh montok teh Ine yang ada di hadapanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku meraih tangan teh Ine dan dengan sekali betot kubaringkan tubuhnya yang molek itu di atas ranjang.&lt;br /&gt;“Eeehh.., pelan-pelan Fi..”, teriak teh Ine dengan geli.&lt;br /&gt;“Teteh mau diapain sihâ€¦ “, lanjutnya manja. Tanpa menjawab, aku menindih tubuh montok itu, dan sekejap kurasakan nikmatnya buah dada besar itu tergencet oleh dadaku. Juga, syaraf-syaraf sekitar pinggulku merasakan nikmatnya penisku yang menempel dengan gundukan vaginanya walaupun masih ditutupi oleh daster dan celana dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kupandangi wajah teh Ine yang bundar dan manis itu. Kalau diperhatikan, memang sudah terdapat kerut-kerut kecil di daerah mata dan keningnya. Tapi peduli setan! Teh Ine adalah seorang wanita setengah baya yang paling menggairahkan yang pernah kulihat. Pancaran aura sexualnya sungguh kuat menerangi sanubari lelaki yang memandangnya.&lt;br /&gt;“Teteh mau tau apa yang ingin saya lakukan terhadap teteh?”, Kataku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Saya akan memperkosa teteh sampai teteh ketagihan”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu dengan ganas, aku memulai menciumi bibir dan leher teh Ine. Teh Inepun dengan tak kalah ganasnya membalas ciuman-ciumanku. Keganasan kami berdua membuat suasana kamarku menjadi riuh oleh suara-suara kecupan dan rintihan-rintihan erotis. Dengan tak sabar aku menarik ritsluiting daster teh Ine, kulucuti dasternya, BH-nya, dan yang terakhir.., celana dalamnya. Wow.., sebuah gundukan daging tanpa bulu sama sekali terlihat sangat menantang terletak di selangkangan teh Ine. My God.., alangkah indahnya vagina teh Ine itu.., tak pernah kubayangkan bahwa ia mencukur habis bulu kemaluannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kamu juga buka semua dong Fi”, rengeknya sambil menarik baju kaosku ke atas. Dalam sekejap, kami berdua berdua berpelukan dan berciuman dengan penuh nafsu dalam keadaan bugil! Sambil menindih tubuhnya yang montok itu, bibirku menyelusuri lekuk tubuh teh Ine mulai dari bibir, kemudian turun ke leher, kemudian turun lagi ke dada, dan terus ke arah puting susu kirinya yang berwarna coklat kemerah-merahan itu. Alangkah kerasnya puting susunya, alangkah lancipnnya.., dan mmhh.., seketika itu juga kukulum, kuhisap dan kujilat puting kenyal itu.., karena gemasnya, sesekali kugigit juga puting itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Auuhh.., Fi.., gellii.., sss.., ahh”, rintihnya ketika gigitanku agak kukeraskan. Badan montoknya mulai mengelinjang-gelinjang ke sana k emari.., dan mukanya menggeleng-geleng ke kiri dan ke kanan. Sambil menghisap, tangan kananku merayap turun ke selangkangannya. Dengan mudah kudapati vaginanya yang besar dan sudah sangat becek sekali. Akupun dengan sigap memain-mainkan jari tenganku di pintu vaginanya. “Crks.., crks.., crks”, terdengar suara becek vagina teh Ine yang berwarna lebih putih dari kulit sekitarnya. Ketika jariku mengenai gundukan kecil daging yang mirip dengan sebutir kacang, ketika itu pula wanita setengah baya itu menjerit kecil.&lt;br /&gt;“Ahh.., geli Fi.., gelli”, Putaran jariku di atas clitoris teh Ine dan hisapanku pada kedua puting buah dadanya makin membuat lajang montok berkulit hitam manis itu semakin bergelinjang dengan liar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Fi.., masukin sekarang Fi.., sekarang.., please.., teteh udah nggak tahan..ahh..”. Kulihat wajah teh Ine sudah meringis seperti orang kesakitan. Ringisan itu untuk menahan gejolak orgasmenya yang sudah hampir mencapai puncaknya. Dengan sigap kuarahkan penisku ke vagina montok milik teh Ine.., kutempelkan kepala penisku yang besar tepat di bawah clitorisnya, kuputar-putarkan sejenak dan teh Ine meresponnya dengan mengangkangkan pahanya selebar-lebarnya untuk memberi kemudahan bagiku untuk melakukan penetrasi.., saat itu pula kusodokkan pantatku sekuat-kuatnya dan, “Blesss”, masuk semuanya!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aahhâ€¦.” Teh Ine menjerit panjang.., “Besar betul Fi.., auhhâ€¦., besar betuull…, duh gusti enaknya.., aahh..”. Dengan penuh keganasan kupompa penisku keluar masuk vagina teh Ine. Dan iapun dengan liarnya memutar-mutar pinggulnya di bawah tindihanku. Astaga.., benar-benar pengalaman yang luar biasa! Bahkan keliaran teh Ine melebihi ganasnya Mbak Tati.., luar biasa!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua tubuh kami sudah sangat basah oleh keringat yang bercampur liur. Kasurkupun sudah basah di mana-mana oleh cairan mani maupun lendir yang meleleh dari vagina teh Ine, namun entah kekuatan apa yang ada pada diri kami…, kami masih saling memompa, merintih, melenguh, dan mengerang. Bunyi ranjangkupun sudah tak karuan.., “Kriet.., kriet.., krieeet”, sesuai irama goyangan pinggul kami berdua. Penisku yang besar itu masih dengan buasnya menggesek-gesek vagina teh Ine yang terasa sempit namun becek itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah lebih dari 15 menit kami saling memompa, tiba-tiba kurasakan seluruh tubuh teh Ine menegang.&lt;br /&gt;“Fi.., Fi.., Teteh mau keluar..”.&lt;br /&gt;“Iya teh, saya juga.., kita keluar sama-sama tehâ€¦”, Goyanganku semakin kupercepat dan pada saat yang bersamaan kami berdua saling berciuman sambil berpelukan erat.., aku menancapkan penisku dalam-dalam dan teh Ine mengangkat pinggulnya tinggi-tinggi…, “Crat.., crat.., crat.., crat”, kami berdua mengerang dengan keras sambil menikmati tercapainya orgasme pada saat yang bersamaan. Kami sudah tak peduli bila seisi rumah akan mendengarkan jeritan-jeritan kami, karena aku yakin teh Inepun tak pernah merasakan kenikmatan yang luar biasa ini sepanjang hidupnnya.&lt;br /&gt;“Ahh.., Fi.., kamu hebaat.., kamu hebaathh.., hh.., Teteh ngga pernah ngerasain kenikmatan seperti ini”.&lt;br /&gt;“Saya juga teh.., terima kasih untuk kenikmatan ini..”, Kataku seraya mengecup kening teh Ine dengan mesra.&lt;br /&gt;“Mau tau suatu rahasia Fi?”, tanyanya sambil membelai rambutku, “Teteh sudah lima tahun tidak bersentuhan dengan laki-laki.., tapi entah kenapa, dalam 5 hari bergaul dengan kamu.., teteh tidak bisa menahan gejolak birahi teteh.., ngga tau kenapa.., kamu itu punya aura seks yang luar biasa..”. Teh Ine bangkit dari ranjangku dan mengambil sesuatu dari kantong dasternya. Sebutir pil KB.&lt;br /&gt;“Seperti punya fitasat, teteh sudah minum pil ini sejak 3 hari yang lalu..”, katanya tersenyum, “Dan akan teteh minum selama teteh ada di sini..”, Teh Ine mengerdipkan matanya padaku dengan manja sambil memakai dasternya.&lt;br /&gt;“Selamat tidur sayangâ€¦”, Teh Ine melangkah keluar dari kamarku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teh Ine memang luar biasa. Ia bukan saja dapat menggantikan kedudukan Tati sebagai partner seks yang baik, tetapi juga memberi sentuhan-sentuhan kasih sayang keibuan yang luar biasa. Aku benar-benar dimanja oleh wanita setengah baya itu. Fantasi sexualnya juga luar biasa. Mungkin itu pengaruh dari pekerjaannya sebagai penulis cerita drama. Coba bayangkan, ia pernah memijatku dalam keadaan bugil, kemudian sambil terus memijat ia bisa memasukkan penisku ke dalam vaginanya, dan aku disetubuhi sambil terus menikmati pijatan-pijatannya yang nikmat. Ia juga pernah meminta aku untuk menyetubuhinya di saat ia mandi pancuran di kamar mandi dan kami melakukannya dengan tubuh licin penuh sabun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan yang paling sensasional adalah.., Sore itu aku sudah berada di rumah. Karena load pekerjaan di kantorku tidak begitu tinggi, aku sengaja pulang cepat. Selesai mandi aku duduk di meja makan sambil menikmati pisang goreng buatan teh Ine. Perempuan binal itu memang luar biasa. Ia melayaniku seperti suaminya saja. Segala keperluan dan kesenanganku benar-benar diperhatikan olehnya. Seperti biasa, aku mengenakan baju kaos buntung dan celana pendek longgar kesukaanku dan (seperti biasa juga) aku tidak menggunakan celana dalam. Kebiasaan ini kumulai sejak adanya teh Ine di rumah ini, karena bisa dipastikan hampir tiap hari aku akan menikmati tubuh sintal adik ipar ayah si Anto itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sore itu sambil menikmati pisang goreng di meja makan, aku bercakap-cakap dengan ayah Anto. Orang tua itu duduk di pojok ruangan dekat pintu masuk untuk menikmati semilirnya angin sore kota Bandung. Jarak antara aku dengannya sekitar 6 meter. Sambil bercakap-cakap mataku tak lepas dari teh Ine yang mondar mandir menyediakan hidangan sore bagi kami. Entah ke mana PRT kami saat itu. Teh Ine mengenakan celana pendek yang ditutupi oleh kaos bergambar Mickey Mouse berukuran ekstra besar sehingga sering tampak kaos itu menutupi celana pendeknya yang memberi kesan teh Ine tidak mengenakan celana. Aku berani bertaruh perempuan itu tidak menggunakan BH karena bila ia berjalan melenggang, tampak buah dadanya bergayut ke atas ke bawah, dan di bagian dadanya tercetak puting buah dadanya yang besar itu. Tanpa sadar batang penisku mulai membesar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah selesai dengan kesibukannya, teh Ine duduk di sebelah kiriku dan ikut menikmati pisang goreng buatannya. Kulihat ia melirik ke arahku sambil memasukkan pisang goreng perlahan-lahan ke dalam mulutnya. Sambil mengerdipkan matanya, ia memasukkan dan mengeluarkan pisang goreng itu dan sesekali menjilatnya. Sambil terus berbasa basi dengan orang tua Anto, aku menelan ludah dan merasakan bahwa urat-urat penisku mulai mengeras dan kepala penisku mulai membesar. Tiba-tiba kurasakan jari-jemari kanan teh Ine menyentuh pahaku. Lalu perlahan-lahan merayap naik sampai di daerah penisku. Dengan gemas teh Ine meremas penis tegangku dari luar celanaku sehingga membuat cairan beningku membuat tanda bercak di celanaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah beberapa lama meremas-remas, tangan itu bergerak ke daerah perut dan dengan cepat menyelip ke dalam celana pendekku. Aku sudah tidak tahu lagi apa isi percakapan orang tua Anto itu. Beberapa kali ia mengulangi pertanyaannya padaku karena jawabanku yang asal-asalan. Degup jantungku mulai meningkat. Jemari lentik itu kini sudah mencapai kedua bolaku. Dengan jari telunjuk dan tengah yang dirapatkan, perempuan lajang itu mengelus-elus dan menelusuri kedua bolaku.., mula-mula berputar bergantian kiri dan kanan kemudian naik ke bagian batang.., terus bergerak menelusuri urat-urat tegang yang membalut batang kerasku itu, “sss…, teteh..”. Aku berdesis ketika kedua jarinya itu berhenti di urat yang terletak tepat di bawah kepala penisku.., itu memang daerah kelemahanku.., dan perempuan sintal ini mengetahuinya.., kedua jemarinya menggesek-gesekkan dengan cepat urat penisku itu sambil sesekali mencubitnya.&lt;br /&gt;“aahh…”, erangku ketika akhirnya penisku masuk ke dalam genggamannya.&lt;br /&gt;“Kenapa Rafi?”, Orang tua yang duduk agak jauh di depanku itu mengira aku mengucapkan sesuatu.&lt;br /&gt;“E.., ee…, ndak apa-apa Pak..”, Jawabku tergagap sambil kembali meringis ketika teh Ine mulai mengocok penisku dengan cepat. Gila perempuan ini! Dia melakukannya di depan kakaknya sendiri walaupun tidak kelihatan karena terhalang meja.&lt;br /&gt;“Saya cuma merasa segar dengan udara Bandung yang dingin ini..”, Jawabku sekenanya.&lt;br /&gt;“Ooo begitu.., saya pikir kamu sakit perut.., habis tampangmu meringis-meringis begitu..”, Orang tua itu terkekeh sambil memalingkan mukanya ke jalan raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu kakaknya berpaling, teh Ine dengan cepat merebahkan kepalanya ke pangkuanku sehingga dari arah ayah Anto, teh Ine tak tampak lagi. Dengan cepat tangannya memelorotkan celanaku sehingga penisku yang masih digenggamnya dengan erat itu terasa dingin terterpa angin. Sejenak perempuan itu memandang penis besarku itu.., ia selalu memberikan kesempatan pada matanya untuk menikmati ukuran dan kekokohannya. Kemudian teh Ine menjulurkan lidahnya dan mulai menjilat mengelilingi lubang penisku.., kemudian ia memasukkan ujung lidahnya ke ujung lubang penisku dan mengecap cairan beningku.., lalu lidahnya diturunkan lagi-lagi ke urat di bawah penisku. Aku mulai menggelinjang-gelinjang tak karuan, walaupun dengan hati-hati takut ketahuan oleh kakak teh Ine yang duduk di depanku. Tanganku mulai meraba-raba buah dadanya yang besar itu dan meremasnya dengan gemas, “sss.., teeehh..”, desisku agak keras ketika perempuan itu dengan kedua bibirnya menyedot urat di bawah kepala penisku itu.., sementara tangannya meremas-remas kedua bolaku…, aawwww nikmatnya…, aku begitu terangsang sehingga seluruh pori-pori kulitku meremang dan mukaku berwarna merah. Aku sudah dalam tahap ingin menindih dan sesegera mungkin memasukkan penisku ke dalam vagina perempuan ini tapi semua itu tak mungkin kulakukan di depan kakaknya yang masih duduk di depanku menikmati lalu lalang kendaraan di depan rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba bibir teh Ine bergerak dengan cepat ke kepala penisku.., sambil terus kupermainkan putingnya kulihat ia membuka mulutnya dengan lebar dan tenggelamlah seluruh penisku ke dalam mulutnya. Aku kembali mendesis dan meringis sambil tetap duduk di meja makan mendengarkan ocehan orang tua Anto yang kembali mengajakku berbincang. Mulut teh Ine dengan cepat menghisap dan bergerak maju mundur di penisku. Tanganku menarik dasternya ke atas dari arah punggung sehingga terlihatlah pantatnya yang mulus tidak ditutupi oleh selembar benangpun. Aku ingin menjamah vaginanya, ingin rasanya kumasukkan jari-jariku dengan kasar ke dalamnya dan kukocok-kocok dengan keras tapi aku sudah tak kuat lagi. Jilatan lidah, kecupan, dan sedotan teh Ine di penisku membuat seluruh syarafku menegang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba kujambak rambut teh Ine dan kutekan sekuat-kuatnya sehingga seluruh penisku tenggelam ke dalam mulutnya. Kurasakan ujung penisku menyentuh langit-langit tenggorokan teh Ine dan, “Creeet…, creeett…, creeettt”, menyemburlah cairan maniku ke mulut teh Ine.&lt;br /&gt;“Ahh…, aahh.., aahh.., tetteeehh…”, Aku meringis dan mendesis keras ketika cairan maniku bersemburan ke dalam mulut teh Ine. Perempuan itu dengan lahap menjilati dan menelan seluruh cairanku sehingga penisku yang hampir layu kembali sedikit menegang karena terus-terusan dijilat. Aku memejamkan mataku.., gilaa.., permainan ini benar-benar menakjubkan. Ada rasa was-was karena takut ketahuan, tapi rasa was-was itu justru meningkatkan nafsuku. Teh Ine memandang penisku yang sudah agak mengecil namun tetap saja dalam posisi tegak.&lt;br /&gt;“Luar biasa…”, Bisiknya, “Siap-siap nanti malam yah?” Katanya sambil bangkit dan beranjak ke dapur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku cukup kagum dengan prestasi yang kucapai di rumah ini. Baru 2 bulan di Bandung, aku sudah bisa meniduri 2 orang wanita yang sudah lama tidak pernah menikmati sentuhan lelaki. Dan wanita-wanita itu, aku yakin akan selalu termimpi-mimpi akan besar dan nikmatnya gesekan penisku di dalam vagina mereka. Not bad!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6417179592555640505-8974760054142052607?l=cerita17ml.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita17ml.blogspot.com/feeds/8974760054142052607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6417179592555640505&amp;postID=8974760054142052607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8974760054142052607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6417179592555640505/posts/default/8974760054142052607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita17ml.blogspot.com/2008/10/birahi-perawat.html' title='Birahi perawat'/><author><name>Kumpulan Cerita ML</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15670704148324315736</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6417179592555640505.post-1455452516586763775</id><published>2008-10-12T06:14:00.000-07:00</published><updated>2008-10-12T06:17:02.230-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemerkosaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesta Seks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seks'/><title type='text'>Malam keji</title><content type='html'>&lt;p&gt;Waktu sudah larut malam saat Wiwin dan Anisya pulang jalan-jalan dari sebuah mall di kota Bandung, kota tempat mereka menuntut ilmu pada sebuah PTN terkemuka. Saat itu kampus mereka sedang liburan semester yang lumayan lama, sehingga banyak di antara teman-teman mereka yang memilih pulang kampung, namun bagi Wiwin dan Anisya lebih memilih untuk tetap tinggal di kota Bandung karena tidak banyak yang dapat mereka kerjakan untuk mengisi waktu liburan di Jakarta kota asal mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sampai di tempat kost mereka kira-kira jam 10 malam. Saat itu daerah di sekitarnya sudah sepi begitupula di dalam kost-kostan karena semua penghuninya pulang ke kampung atau kota asal mereka masing-masing untuk memanfatkan waktu liburan kuliah mereka, dan kini tinggallah mereka berdua saja yang masih bertahan di dalam areal kost yang luas dan besar itu. Walau usia mereka terpaut jauh, mereka berdua sangatlah akrab karena selain mereka tinggal sekamar dan berasal dari Jakarta, di kampus mereka juga satu fakultas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wiwin saat ini berusia 26 tahun, sementara Anisya baru berusia 18 tahun. Keduanya memiliki wajah yang cantik, Wiwin dengan bentuk badan yang berukuran sedang nampak anggun dengan penampilan kesehariannya, sedangkan Anisya memiliki tubuh yang mungil dan wajah yang imut-imut. Banyak pria yang tertarik kepada mereka berdua, karena bukan saja mereka cantik dan pintar, namun mereka juga pandai dalam bergaul dan ringan tangan. Akan tetapi dengan halus pula mereka menolak berbagai ajakan yang ingin menjadikan mereka sebagai kekasih atau pacar dari para pria yang mendekati mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wiwin saat ini lebih memilih berkonsentrasi untuk menghadapi sidang skripsinya, sedang Anisya yang baru menamatkan tahun pertamanya di kampus tersebut lebih memilih untuk aktif di organisasi kampus dari pada pacaran atau berhura-hura.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampainya di kost, Wiwin langsung menuju ke kamar kost dan membuka pintu, sedangkan Anisya mampir dulu ke kamar mandi yang terletak agak jauh dari kamar kost mereka. Setelah membuka kamar, Wiwin begitu terkejut ketika dilihatnya kamar mereka sudah berantakan seperti habis ada pencuri. Belum lagi sempat memeriksa segalanya, tiba-tiba kepala Wiwin sudah dipukul dari belakang sampai pingsan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wiwin tidak tahu apa-apa sampai tubuhnya digoncang-goncang seseorang hingga tersadar dan menemukan dirinya sudah dalam keadaan terikat di kursi tempat biasanya dia duduk untuk belajar dan mulutnya disumpal kain, sehingga tidak dapat bersuara. Belum lagi lama dia siuman, matanya terbelalak ketika melihat pemandangan di sekitarnya, ia melihat dua pria di depannya. Yang menyuruhnya bangun, orangnya berbadan tinggi besar dan kepalanya berambut gondrong dia hanya mengenakan celana jeans kumal, badannya telanjang penuh dengan tatto. Dan satu orang lagi juga berbadan agak gemuk, berambut acak-acakan juga hanya mengenakan celana jeans.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wajah mereka khas, usia mereka sekitar 40 tahunan. Sementara kamar kost mereka dalam keadaan tertutup rapat, jendela pun yang tadinya agak sedikit terbuka kini telah tertutup rapat. Tidak beberapa lama kemudian mata Wiwin kembali terbelalak dan ingin menjerit, karena kedua orang itu ternyata dikenalnya. Yang membangunkan dia bernama Asan dan satu lagi bernama Thomas atau sering dipangil Liem. Mereka berdua adalah teman dari Henry pemilik kost yang sering nongkrong di tempat itu, pekerjaan mereka tidak jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang beberapa waktu yang lalu Wiwin dan Anisya dikenalkan oleh Henry kepada Asan dan Liem. Karena dengan setengah memaksa Henry, Asan dan Liem ingin dikenalkan dengan Wiwin dan Anisya yang waktu itu baru pulang dari kampus. Rupanya mereka berdua tertarik dengan kecantikan Wiwin dan Anisya. Akan tetapi rupanya cinta mereka bertepuk sebelah tangan, Wiwin dan Anisya lebih sering menghindar untuk bertemu dengan Asan dan Liem. Dan yang membuat hati Wiwin menjerit dan panas adalah begitu sadar sepenuhnya dan mengetahui Asan sedang duduk di pinggir ranjang mereka sambil memangku Anisya yang saat itu sudah tinggal memakai BH dan celana dalamnya saja yang berwarna putih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anisya sambil menangis memohon-mohon minta dilepaskan, air matanya telah membasahi wajahnya yang cantik itu. Tapi si Asan yang badannya jauh lebih besar itu tidak menghiraukannya, dia mulai meremas-remas payudara Anisya yang baru sekepalan tangan orang dewasa itu yang masih terbungkus BH itu, kemudian menjilati leher Anisya.&lt;br /&gt;Pria itu lalu berkata, â€œDiam, jangan macam-macam atau kupatahkan lehermu, nurut saja kalau mau selamat..!â€&lt;br /&gt;Setelah itu dilumatnya dengan rakus bibir indah Anisya dengan bibirnya, â€œHmp.., cup.., cup..,â€ begitulah bunyinya saat kedua bibir mereka beradu.&lt;br /&gt;Air liur pun sampai menetes-netes keluar, rupanya lidah Asan bermain di dalam rongga mulut Anisya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu Liem yang berada di samping Wiwin berkata kepada Wiwin, â€œHei, elo sudah bangun ya, teman elo ini boleh juga, gue pake dia dulu ya, baru setelah itu giliran elo, nah sekarang elo perhatikan gue baik-baik kalo sampe elo nanti engga bisa muasin nafsu gue, mampus deh elo..!â€ sambil mengelus-elus kepala Wiwin.&lt;br /&gt;Wiwin mau berontak tapi tidak dapat berbuat apa-apa, Wiwin pun mulai pucat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu Asan yang masih memangku Anisya menyudahi serbuan bibirnya dan berkata, â€œOk Sayang, ini waktunya pesta, ayo kita bersenang-senang!â€&lt;br /&gt;Dia menyuruh Anisya berlutut di depannya dan menyuruhnya membukakan celana jeans kumalnya, lalu mengulum batang kemaluannya.&lt;br /&gt;Sambil menangis Wiwin memohon belas kasih, â€œJ.. ja.. angan.. tolong jangan perkosa saya, ambil saja semua barang di sini!â€&lt;br /&gt;Belum selesai berkata, tiba-tiba, â€œPllaakk..!â€ si Asan menampar pipinya dan menjambak rambutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan paksa Anisya dibuat berlutut di depannya, â€œMasukkan ke dalam mulut elo, hisap atau gue bunuh elo..!â€&lt;br /&gt;Terpaksa dengan putus asa dan wajah yang pucat dan gemetar, Anisya membuka celana Asan dan begitu dia menurunkan celana dalam Asan tampaklah kemaluan Asan yang telah membesar dan menegang. Tanpa membuang waktu Asan segera memasukkan kemaluannya itu ke mulut Anisya yang mungil itu. Batang kemaluannya tidak dapat sepenuhnya masuk karena terlalu besar, dengan kasar dia memaju-mundurkan kepala Anisya.&lt;br /&gt;â€œHhmpp.., emphh.. mpphh..!â€ begitulah suara Anisya saat mulutnya dijejali dengan kemaluan Asan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Liem juga tidak tinggal diam, rupanya nafsu telah memenuhi otaknya, setelah dia melepas celana jeansnya dia berdiri di samping Anisya, menyuruh Anisya mengocokkan batang kemaluannya yang juga telah membesar dengan tangan. Batang kemaluan Liem tidak sebesar temannya, tapi diameternya cukup lebar sesuai dengan tubuhnya. Sekarang Anisya dalam posisi berlutut dengan mulut dijejali kemaluan Asan dan tangan kanannya mengocok batang kemaluan Liem.&lt;br /&gt;â€œEmmhh.. benar-benar enak emutan gadis cantik ini, lain dari yang lain..!â€ kata Asan.&lt;br /&gt;â€œIya, kocokannya juga enak banget, tangannya halus nih..!â€ timpal Liem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa lama kemudian nampak tubuh Asan menegang, seluruh badannya mengejang, dan, â€œA.. akh..!â€ Asan akhirnya berejakulasi di mulut Anisya.&lt;br /&gt;Cairan putih kental memenuhi mulut Anisya menetes di pinggir bibirnya seperti vampire baru menghisap darah, dan Anisya terpaksa meminum semuanya karena takut ancaman mereka dan juga kuatnya pegangan tangan Asan di kepalanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu mereka melepas BH dan CD Anisya, sehingga dia benar-benar telanjang bulat sekarang, tampaklah payudara dan bulu-bulu kemaluannya yang masih halus dan jarang.&lt;br /&gt;â€œWaw cantik sekali anjing ini.â€ ujar Liem sambil memandangi tubuh bagian dada dan bawah Anisya yang sedang terisak-isak ketakutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini Liem duduk di pinggir ranjang dan menyuruh Anisya berjongkok di depannya sambil terus memijati dan mengocok batang kemaluan dengan tangannya. Anisya terpaksa menuruti kemauan Liem itu sambil sesekali dipaksa untuk menjilati ujung batang kemaluannya, sehingga Liem mendengus keenakan. Sementara itu si Asan mengambil posisi berbaring di bawah kemaluan Anisya dan menjilati liang vaginanya sambil sesekali menusuk-nusukkan jarinya ke liang kemaluan itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seketika itu Anisya kaget dan, â€œEhhgh.., iihh.. iih.. eggmhh..!â€ Anisya pun merintih-rintih jadinya, badannya menggeliat-geliat akibat tusukan jari-jari serta jilatan lidah Asan di kemaluan Anisya.&lt;br /&gt;â€œAyo anjing.., kocok terus barang gue..!â€ bentak Liem sambil menampar kepala Anisya.&lt;br /&gt;Kembali Anisya mengocok kemaluan Liem sambil badannya terus meliak-liuk karena kemalunnya mendapat serangan dari tangan dan lidah Asan. Dari bibirnya pun terus terdengar suaranya merintih-tintih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar 10 menit dikocok, Liem memuncratkan maninya dan membasahi wajah serta rongga mulut Anisya. Kali ini Anisya sudah tidak tahan dengan rasa cairan itu, sehingga dia memuntahkannya. Melihat itu Liem jadi gusar, dia lalu menjambak rambut Anisya dan menampar pipinya sampai dia jatuh ke ranjang.&lt;br /&gt;â€œPelacur anjing..! Kurang ajar, berani-beraninya membuang air maniku. Kalo sekali lagi begitu, kurontokkan gigi elo, dengar itu..!â€ bentaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asan pun terpaksa menyudahi aktifitasnya dan ikut-ikutan menampar Anisya.&lt;br /&gt;â€œGoblok..! Gue lagi asyik nikmatin memek elo. Elo jangan macem-macem ya..!â€ bentak Asan.&lt;br /&gt;Anisya hanya dapat menangis memegangi pipinya yang merah akibat dua kali tamparan itu. Nampak kemarahan Wiwin bangkit karena teman dekatnya diperlakukan begitu. Wiwin meronta-ronta di kursinya, tapi ikatannya terlalu kencang sehingga hanya dapat membuat kursi itu bergoyang-goyang. Melihat reaksi Wiwin si Asan berkata, â€œKenapa? Elo tidak terima ya pacar elo gue pinjam, tapi sayang sekarang elo nggak bisa ngapa-ngapain, jadi jangan macem-macem ya, ha.. ha.. ha..! Abis ini giliran elo yang gue entot..! Hahaha..!â€&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka kembali menggerayangi tubuh Anisya, kali ini Asan merentangkan tubuh Anisya di tempat tidur dan membuka lebar kedua pahanya, dan segera mulai memasukkan batang kejantanannya ke liang kemaluan Anisya.&lt;br /&gt;â€œJ.. jangan. Aduh.., tto.. long.., Mbak Wiwin. Ampun Bang..!â€ pinta Anisya sambil mencoba berontak tapi dengan sigapnya Liem membantu Asan dengan memegangi kedua tangan Anisya.&lt;br /&gt;Batang kemaluan yang ukurannya besar itu dimasukkannya dengan paksa ke liang kemaluan Anisya yang masih sempit, sehingga dari wajah Anisya terlihat dia menahan sakit yang amat sangat, tangisannya pun semakin keras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah hampir seluruh batang kemaluannya terbenam di dalam liang kemaluan Anisya, Asan mulai memaju-mundurkan pantatnya, mulai dengan irama pelan hingga dengan cepat. Keringat pun dengan deras membasahi kedua tubuh itu. Beberapa saat kemudian dari sela-sela kemaluan Anisya mengucur darah segar bercampur dengan cairan bening hingga warnanya berubah menjadi merah muda meleleh membasahi paha Anisya.&lt;br /&gt;â€œAakkh.. aahh.. aa. ouhh.. ss.. aakit. ooh. aampuun.. ohh..,â€ begitulah erangan dan teriakan Anisya merasakan sakitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya teriakan dan erangan Anisya menambah nafsu dan semangat Asan untuk terus memompakan kemaluannya dengan keras dan cepat hingga badan Anisya pun terbanting-banting dan terguncang-guncang keras. Anisya hanya pasrah mengikuti irama Asan dan kedua tangan Anisya pun kini sudah dilepas oleh Liem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama beberapa menit disetubuhi oleh Asan, tiba-tiba badan Anisya menegang sampai secara refleks dia memeluk kepala Asan yang sedang asyik menggenjotnya. Dia rupanya mengalami orgasme sampai akhirnya melemas kembali. Asan pun menyudahi gerakan memompanya namun kemaluannya masih tetap tertanam di dalam liang vagina Anisya.&lt;br /&gt;â€œHe.. he.. he.. Baru kali ini kan loe ngerasain pria cokin, gimana rasanya enak engga, jawaabb..!â€ bentak si Asan sambil menarik rambut Anisya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena takut mereka semakin gila, terpaksa dengan berlinang air mata Anisya menjawab, â€œE.. e.. enak, enak sekali..!â€&lt;br /&gt;â€œJawab lebih keras supaya teman loe dengar pengakuan loe..!â€ kata Liem.&lt;br /&gt;â€œI.. iya, s.. saya suka sekali bercinta.â€ jawabnya dengan suara terbata-bata.&lt;br /&gt;â€œTuh, kamu dengar kan, apa kata teman elo, dia suka dientot, ha.. ha.. ha..!â€ ejek mereka pada Wiwin yang hanya dapat meronta-ronta sambil menangis di kursinya.&lt;br /&gt;Hatinya benar-benar serasa mau meledak tapi dia tidak dapat berbuat apa-apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian si Asan mencabut kemaluannya dan membuat posisi badan Anisya gaya posisi anjing, dia kemudian memasukkan kejantanannya yang berukuran 20 cm lebih itu ke pantatnya Anisya hingga terbenam seluruhnya.&lt;br /&gt;Karena rasa perih dan sakit yang tidak terhingga, maka Anisya berteriak memilukan, â€œAaakkhh..!â€&lt;br /&gt;Lalu dia menariknya lagi, dan dengan tiba-tiba sepenuh tenaga dihujamkannya benda panjang itu di pantat Anisya hingga membuatnya tersentak kaget dan kesakitan sampai matanya membelalak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;â€œOoughh..!â€ Anisya mendengus keras menahan rasa perih dari lubang duburnya, seluruh badannya kembali mengeras lolongannya pun kembali terdengan memilukan, â€œAahh.. ouh.. aah..! Aa.. mpun.., ssakit. Aakhh..!â€&lt;br /&gt;Kini Asan meyodomi Anisya dengan irama yang keras dan cepat hingga Anisya menggelepar-gelepar, dan badannya kini mulai melemah dan habis akibat digenjot oleh Asan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak beberapa lama Asan akhirnya mencabut kemaluannya dari lubang dubur Anisya dengan kasar. Kembali darah segar mengucur deras dari liang dubur Anisya, sementara Anisya tertelungkup jatuh ke kasur disertai rintihan panjang melemah, â€œAahh..!â€&lt;br /&gt;Namun Asan belum juga puas, kemalunnya masih garang. Kini ditelentangkannya Anisya dan kembali Asan meniduri Anisya dan memasukkan kembali batang kemaluannya ke lubang vagina Anisya yang telah lemas itu, dan kembali Asan menggenjot tubuh lunglai itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lama Asan pun berejakulasi di rahim Anisya. Lolongan kepuasan keluar dari mulut Asan disaat menyemprotkan spermanya yang jumlahnya banyak itu hingga meluber keluar dari sela-sela kemaluan Anisya. Anisya pun merintih lirih, dan akhirnya bersamaan dengan itu Anisya pun pingsan karena kehabisan tenaga dan rasa sakit yang tidak terhingga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan perasaan puas Asan pun merebahkan badannya di samping Anisya yang tergeletak tidak bergerak.&lt;br /&gt;â€œAkhirnya gue perawanin juga elo. Dasar cewek sombong..!â€ ujarnya sambil mengehela napas dan melirik Anisya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesudah itu kini Liem yang tadi menjadi penonton mulai mendekati Wiwin yang masih terikat lemas di kursinya.&lt;br /&gt;â€œHei, teman elo boleh juga tuh. Nah, sekarang giliran elo yang servise gue. Asal elo tau gue itu naksir berat ama elo, tapi elo menghindar melulu. Gue tau gue jelek dan gue beda ama yang elo bayangkan jadi pacar elo. Buat gue itu engga soal, sekarang gue cuma mau perkosa elo. Udah gitu elo bebas, tapi kalo elo berontak, Mati elo..!â€&lt;br /&gt;â€œPLAAK..!â€ sebuah tamparan keras menghantam kepala Wiwin hingga Wiwin yang masih diikat di kursi itu terjatuh bersama kursinya.&lt;br /&gt;â€œHmmph..!â€ dengan mulut tersumbat Wiwin berteriak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian dia menarik dan meletakkan tubuh Wiwin mengembalikan ke posisi semula. Dengan pisau dapur milik kedua mahasiswi itu dia merobek-robek baju kaos lengan panjang yang dikenakan oleh Wiwin. Nafas Wiwin tersentak ketika dengan cepat Liem dengan pisaunya melucuti BH dan celana panjang bahan yang dikenakannya. Sekarang Wiwin hanya memakai celana dalamnya yang berwarna putih serta sepasang kaos kaki putih setinggi lutut yang selalu dikenakannya. Payudaranya yang penuh bulat terbuka, tubuhnya putih mulus masih dalam posisi terikat di tempat duduknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;â€œHmph.., hmph..!â€ Wiwin meronta sambil memandang Liem dengan putus asa, matanya memerah dan air matanya mengalir deras membasahi pipinya, wajahnya pucat pasi.&lt;br /&gt;Karena dia menyadari yang akan terjadi pada dirinya, yaitu sebagai pemuas nafsu bejat.&lt;br /&gt;â€œDiem brengsek..!â€ kata Liem, â€œPLAK..!â€ sekali lagi tamparan kuat mendarat di pipi Wiwin, membuat kepala Wiwin tersentak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian ia membuka ikatan Wiwin dan membantingnya ke tempat tidur dalam posisi telungkup, dan setelah itu dia merentangkan kedua tangan Wiwin serta melebarkan kedua kaki Wiwin hingga posisi Wiwin kini seperti orang merangkak. Wiwin hanya dapat pasrah mengikuti kemauan Liem. Tepat di hadapannya terdapat kaca rias, setinggi tubuh manusia. Kaca itu biasanya digunakan Wiwin dan Anisya untuk berdandan sebelum pergi kuliah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Leim lalu merobek celana dalam Wiwin dengan kasar dan menjatuhkannya ke lantai. Sekarang Wiwin dapat melihat dirinya melalui cermin di depannya telanjang bulat, dan di belakang dilihatnya Liem sedang mengagumi dirinya.&lt;br /&gt;â€œGila bener! Gue suka pantat lo. Lo bener-bener oke!â€&lt;br /&gt;Liem menampar pantat sekal Wiwin yang sebelah kiri yang membuat Wiwin menjerit kaget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu tanpa menunggu lagi, Liem yang mulai dirasuki nafsu sex memperlihatkan penisnya yang sudah keras. Liem hanya membiarkan topi yang masih tetap membungkus kepala Wiwin dan sepasang kaos kaki putih yang masih di
